Kejadian Yang tidak terduga membuat kesalahpahaman di antara mereka.
Giovaro Putra Admaja
"Jika Mencintaimu adalah sebuah kesalahan, Maka biarkan aku tetap salah agar aku tetap mencintaimu dalam kondisi apapun "
Nadira Queensha Candradinata
" Aku mencintaimu, namun kau begitu sempurna hingga membuatku sulit untuk mengimbangi mu"
BECAUSE OF YOU VARO
SCUEL MY HUBBY IS A PRESDIR SESION 3
BANYAK PERBEDAAN DENGAN CERITA SEBELUMNYA, TIDAK ADA PERJODOHAN DISINI!!
Salam Bahagia untuk kalian semua
From Author - Novelia Prasojo
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noveliaprasojo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bag 25
Pagi itu Rara yang telah siap dengan Seragam sekolahnya sudah berada dirumah Jihan, Padahal masih kurang dari 2 jam dari Jam masuk kesolah, Karena dia akan berangkat bersama Varo dan Vino sedangkan Jihan masih belum di perbolehkan masuk sekolah oleh Varo.
Sejak derren Meminta Varo untuk tidak memikirkan masalah yang ada dan tetap fokus menjaga adiknya saja, semua Varo serahkan pada Varrel untuk pekerjaan yang ada disini, Derren dan Jen yang akan mengurus semua masalah yang ada Di London.
Varo kini hanya mengurus perusahaan dan Menjaga Jihan saja. Walau ia masih memantau masalahnya .namun ia tidak terjun langsung seperti kemarin.
" Kak, Jihan belum bangun?" tanya Rara pada Vania yang pagi itu sedang sibuk di dapur menyiapkan sarapan bersama bibi.
" Belum tuh, Bangunin gih Ra tumben banget dia belum bangun jam segini, Oh ya tolong bangunin Vano juga ya Ra " pinta Vania pada Rara sambil menampilkan senyum terbaiknya.
" Siap kak" jawab Rara dengan senang hati .
Varrel dan Vania memang memutuskan untuk tinggal di rumah Derren sementara waktu sampai Derren dan juga Jen kembali.
Sedangkan Fira dan Keanu tidak bisa karena Jika dari situ ke rumah sakit mereka jaraknya cukup jauh begitu juga dengan sekolah Mayra.
Rara berjalan santai menuju kamar Jihan yang berada di lantai 2 satu lantai dengan Kamar Varo.
Saat Rara hendak membuka pintu kamar Jihan, Varo lebih dulu membuka pintu kamarnya Membuat Rara terkejut karena memang kamar Varo dan Jihan bersebelahan.
" Astaga!!" Ujar Rara sambil mengelus dadanya karena Varo membuka pintu cukup keras.
Varo yang awalnya juga terkejut melihat Rara Disana pun jadi terkekeh karena ekspresi Rara yang menurutnya lucu.
" Abang !! Tidak bisakah pelan sedikit " omel Rara yang merasa kesal
" Iya , iya sorry ! lagian aku kan tidak tau jika ada kau disini " bela Varo pada dirinya sendiri.
" CK,kapan kau akan mengakui jika bersalah " Balas Rara sambil memutar bola matanya jengah dan ia pun langsung masuk ke kamar jihan meninggalkan Varo yang masih terkekeh melihat Rara kesal.
Varo ikut menyusul Rara ke dalam kamar Jihan, karena dia juga belum melihat keadaan adik kesayangannya itu.
" Ji, Jihan... ! Bangun " Ujar Rara sambil menepuk pipi Jihan pelan.
" Engh.." Lengguh Jihan karen merasa tidurnya terganggu
Varo yang baru datang langsung loncat dan berbaring memeluk Jihan membuat Rara terkejut yang saat itu sedang fokus membangunkan jihan dan ia langsung memukul Varo dengan bantal karena kesal. Hal itu langsung membuat Varo Melepas pelukannya dari tubuh Jihan dan berusaha menghindar dari pukulan Rara.
Bug Bug Bug
" Rasain ini !! " Seru Rara kesal
" Hei.. Ampun. ampun Queen !! Oke, Oke tidak lagi " Ujar Varo yang ternyata masih tetap kena serangan dari Rara.
" Gak, Kau sungguh menyebalkan sejak tadi " Dengus Rara sambil terus memukul Varo tanpa ampun.
Jihan yang baru saja sadar dari tidurnya pun hanya bisa menggelengkan kepala dan meninggalkan mereka berdua ke kamar mandi.
" Iya, Iya !! Gak lagi sayang " Ujar Varo, Perkataan sayang dari Varo mampu membuat Rara berhenti memukulinya.
Rara menatap Varo dengan tatapan menyelidik.
" Apa tadi yang Abang katakan ?"
" Sayang, Queen sayang " Ulang Varo sambil menegaskan perkataannya dan menatap Rara dengan serius.
" Cih, Bodo' ah " Saut Rara yang sudah salah tingkah melihat tatapan Varo padanya, Dan Iya pun langsung ingin keluar dan memilih untuk membangunkan Vano saja dari pada di sana tetap bersama Varo yang masih dalam mode gak jelas. pikir nya
" Hei.. sayang !! mau kemana ? jangan tinggalin aku dong " seru Varo yang terus aja menggoda Rara, Sedangkan Rara yang sudah malu hanya pura pura tidak mendengar dan terus berjalan keluar dari kamar Jihan.
Varo terkekeh melihat reaksi Rara dan ia merebahkan tubuhnya menunggu Jihan yang masih berada didalam kamar mandi.
Ceklek
" Kemana Rara bang ?" tanya Jihan yang baru saja keluar dari kamar mandi
" Dia sudah keluar, Kau sudah siap ? Ayo kita turun dan sarapan " ujar Varo langsung bangun menghampiri jihan yang tampak kesusahan menyisir rambutnya.
" Sini biar Abang bantu " ujar Varo mengambil sisir yang ada di tangan Jihan.
Dengan lembut dan telaten Varo menyisir rambut panjang adiknya.
Jihan menatap Varo dari dalam cermin dan tersenyum tipis,ia merasa sangat bersyukur dan beruntung memiliki sosok Varo sebagai kakak nya, Bukan karena apapun tapi memang karena dia Varo.
Yang sangat menyayangi dirinya bahkan sebelum ia hadir kedunia ini.
"Abang Terima kasih " Ucap Jihan dengan tulus sambil memegang tangan Varo.
Varo Tersenyum dan membelai rambut panjang Jihan.
" untuk apa, hm? ini memang sudah kewajiban Abang untuk menjaga mu, Karena kau adalah adik nakal ku" saut Varo sambil mengacak kembali rambut Jihan.
Jihan yang tadinya ingin terharu, kini malah menjadi kesal karena ulah Varo.
" Abang, nyebelin!! astaga " Seru Jihan sambil memukul pelan lengan Varo.
" Sini, biar Abang rapikan lagi " Jawab Varo sambil terkekeh dan kembali menyisir rambut Jihan.
Di kamar Vano, Rara sedang berusaha membangunkan Vano yang sejak tadi tidak juga mau bangun.
" Vano Bangun dong " Seru Rara sambil menarik selimut Vano.
Bukannya bangun Vano malah menutup telinganya dengan bantal. Hal itu membuat Rara berfikir bagaimana cara nya membangunkan bocah nakal itu.
" Vano Bangun gak? kalau gak Aunty panggil Uncle Varo nih " Ancam Rara mbuat Vano langsung bangun dan menatap Rara dengan kesal.
" Ancem aja terus , Aunty Rara ngeselin ih " Sunggut Vano sambil turun dari tempat tidur dan langsung berjalan ke kamar mandi untuk bersiap sekolah. Vano memang takut dengan Varo karena walau Varo sering bercanda tapi dia sangat tegas apalagi jika pada Keponakan nya yang nakal itu.
" Biarin, Wlee" Ejek Rara tersenyum penuh kemenangan.
" Awas nanti aunty jadi jomblo abadi karena ngancem Vano terus " Seru Vano dari dalam kamar mandi
" Kamu nyumpahin aunty Vano ?" seru rara
" Gak, Cuma ngingetin aja " Saut Vano
" CK, gak Uncle, gak ponakan, sama-sama ngeselin" Sunggut Rara sambil berjalan keluar dari kamar Vano. Sebelum itu ia menyuruh pelayan untuk menyiapkan Keperluan Vano.
Rara turun kebawah dan membantu Vania dan bibi menyusun makanan di meja makan.
" Kakak tinggal dulu ya, Mau liat Abang sudah selesai atau belum " Ujar Vania pada Rara
" Iya kak " jawab Rara.
Dari sana terlihat Jihan dan Varo turun sambil bercanda, entah apa yang mereka bahas tapi terlihat mereka sangat bahagia.
" Yang lain kemana Ra ?" tanya Jihan saat melihat tidak ada satu orang pun selain Rara Disana.
" Kak Vania tadi baru saja ke kamar melihat Abang " Jawab Rara
Tiba tiba Vino datang dan langsung mengambil Udang goreng tepung. Jihan Rara dan Varo yang ada disana langsung menatapnya dengan tajam seakan dia adalah tersangka yang perlu di eksekusi.
Vino tak mempedulikan itu dan langsung duduk sambil memakan udang tersebut tanpa merasa bersalah.
plak
" Ish, Apa sih dek, Astaga " Ujar Vino sambil mengelus tangannya yang kena pukulan Jihan.
" Merasa gak berdosa " saut Jihan sambil memutar bola matanya jengah.
Vino hanya menampilkan senyum manis sambil mengangkat jari tangannya membentuk huruf V.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG
PENGUMUMAN UNTUK ALL READERS
Author lagi ngadain Giveaway Untuk Kalian
Penggemar Setia Novel
BECAUSE OF YOU VARO
👉Ada Total Pulsa 200rb Untuk pembaca dengan 6 VOTE teratas Novel ini.
Periode 23 Nov- 06 Des
Pengumuman pemenang 07 Des
Info lebih lanjut Bisa Masuk Grub Chat Author dan Tanya tanya Disana.
Dengan Password 👉 Because of You Varo
Lebih Gampangnya, kalian bisa Follow Author dan Koment di bawah kalau udah Follow Ntr aku Follback , Kalian bisa tanya2 aku secara langsung melalui PC atau Private Chat.
Aku tunggu kalian Disana Gaes.
TERIMA KASIH UNTUK KALIAN SEMUA.
HAPPY READING
up dong kak,sayang ngak d lanjutin kak
ku menunggu...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
ayo up dong Thor.......