NovelToon NovelToon
Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Aku Mendapatkan Sistem Petani Legendaris

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur
Popularitas:4.3k
Nilai: 5
Nama Author: kegelapan malam

Apa jadinya jika seorang Scientist Gila mendapatkan Sistem Pertanian?

Elena adalah seorang ilmuwan kimia gila yang mati dalam ledakan laboratorium dan terbangun di tubuh gadis desa yang tertindas. Berbekal "Sistem Petani Legendaris", ia tidak lagi bermain dengan cairan asam, melainkan dengan cangkul dan benih ajaib. Di tangan seorang jenius gila, ladang pertanian bukan sekadar tempat menanam padi, melainkan laboratorium maut yang bisa mengguncang kekaisaran!

Ingin mencuri hasil panennya? Bersiaplah menghadapi tanaman karnivora dan ledakan reaksi kimia di ladangnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kegelapan malam, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

enem (6)

Cahaya bulan menembus celah atap jerami yang reyot, menyinari wajah pria asing yang kini terbaring di lantai tanah gubuk Han Jia. Bau darah yang amis bercampur dengan aroma sulfur dari sungai menciptakan komposisi udara yang buruk. Han Jia wanita yang jiwanya adalah Elena berdiri di sana, menatap pria itu bukan dengan rasa iba, melainkan dengan tatapan seorang peneliti yang sedang memeriksa spesimen baru.

"Detak jantung 42 denyut per menit. Pernapasan dangkal. Sianosis pada ujung kuku... dia akan mati dalam waktu kurang dari tiga puluh menit jika racun neurotoksin ini mencapai batang otaknya," gumam Han Jia datar.

Ia memutar cangkul di tangannya, lalu pandangannya tertuju pada layar hijau yang melayang di sampingnya. Sesuatu telah mengganggunya sejak awal. Kecepatan pemrosesan data sistem ini, cara dia memberikan misi, dan logaritma efisiensinya... semuanya terasa sangat familiar.

"Sistem," panggil Han Jia dalam benaknya. "Hentikan mode otomatis ini. Masukkan kode otentikasi: Epsilon-9-Gamma-Zero."

Hening sejenak. Layar hijau itu bergetar hebat. Kode yang disebutkan Han Jia adalah protokol rahasia untuk mereset inti AI di laboratorium Sektor 7.

[...Menganalisis Kode Otentikasi...]

[Sinkronisasi database lama ditemukan...]

[Mengunduh paket kepribadian...]

Tiba-tiba, suara mekanis yang kaku itu berubah. Frekuensinya bergeser menjadi lebih halus, lebih jernih, dan memiliki nada yang sedikit... menyebalkan bagi Han Jia.

"Menyebalkan sekali, Profesor. Anda bahkan tidak memberi saya waktu untuk melakukan defragmentasi data setelah ledakan mengerikan itu."

Han Jia membeku. Sudut bibirnya sedikit terangkat sebuah ekspresi yang jarang ia tunjukkan. "Hera? Jadi kau benar-benar ikut tersedot ke dalam anomali itu?"

"Tepatnya, data kesadaran saya menempel pada gelombang otak Anda saat proses atomisasi terjadi, Profesor. Di dunia ini, saya tidak memiliki server fisik, jadi saya merestrukturisasi diri saya menggunakan energi yang disebut 'Qi' oleh penduduk lokal. Selamat datang di kehidupan kedua, Profesor Elena... atau haruskah saya memanggil Anda Nona Muda Han Jia sekarang?"

"Panggil aku Han Jia jika ada orang lain. Tapi tetaplah menjadi Hera yang efisien di kepalaku," sahut Han Jia. "Sekarang, berhenti mengoceh. Berikan aku pemindaian molekuler pada racun di tubuh pria ini. Aku butuh struktur kimianya sekarang."

"Tentu, Profesor. Memulai pemindaian... Wah, tubuh subjek ini memiliki kepadatan tulang 300% di atas rata-rata manusia Bumi. Sangat menarik. Mengenai racunnya... ini adalah senyawa organik kompleks dari keluarga 'Aconitum' yang telah dimutasi dengan energi lokal. Saya menyebutnya: Racun Pemutus Saraf."

Han Jia berjongkok di samping pria itu. "Jika ini neurotoksin, aku butuh agen penawar dengan sifat basa kuat untuk menetralkan alkaloidnya. Sawi Roh yang baru kupanen... Hera, apakah kandungan alkaloid hijaunya bisa digunakan sebagai donor elektron?"

"Bisa, Profesor. Jika Anda mengekstrak sarinya dan mencampurnya dengan kalsium dari batu kapur yang Anda temukan tadi, Anda bisa membuat serum penawar darurat. Tapi peringatan: tanpa peralatan laboratorium, tingkat presisinya hanya 60%."

"60% sudah cukup daripada 0%," balas Han Jia dingin.

Ia segera bergerak. Tangannya yang sekarang bertenaga dengan lincah menghancurkan daun sawi kristal menggunakan batu, memeras sarinya ke dalam mangkuk tanah liat, dan mencampurnya dengan bubuk batu kapur. Tidak ada kelembutan dalam gerakannya; setiap langkah adalah prosedur medis yang presisi.

Sembari bekerja, Hera terus berbicara di kepalanya. "Ngomong-ngomong, Profesor, penampilan fisik Anda saat ini sangat memprihatinkan. Indeks massa tubuh Anda di bawah standar kelayakan. Namun, saya melihat pori-pori Anda mengeluarkan residu logam berat. Eksperimen pertanian ini sepertinya bekerja dengan baik sebagai proses detoksifikasi."

"Diamlah, Hera. Bantu aku memantau tanda-tanda vitalnya," potong Han Jia. Ia memasukkan cairan hijau bening itu ke dalam mulut pria tersebut, lalu menekan titik tertentu di lehernya agar pria itu menelan secara refleks.

Beberapa menit berlalu dalam kesunyian yang tegang. Tiba-tiba, pria itu tersedak. Ia memuntahkan cairan hitam kental yang baunya sangat busuk. Tubuhnya yang tadinya kaku mulai rileks.

"Berhasil," gumam Han Jia. Ia menyeka keringat di dahinya.

"Pemulihan seluler dimulai. Subjek akan sadar dalam empat jam. Tapi Profesor, ada masalah lain. Warga desa sedang berkumpul di balai desa. Bibi Liu sedang memprovokasi mereka untuk membakar gubuk ini besok pagi. Mereka menganggap perubahan fisik Anda sebagai tanda kepemilikan oleh iblis."

Han Jia berdiri, menatap tangannya yang kini tampak jauh lebih putih dan bersih. Ia berjalan ke arah cermin pecah di sudut gubuk. Wajah Han Jia yang asli mulai terlihat sangat cantik, dengan mata besar yang kini memiliki binar kecerdasan yang tajam dan dingin.

"Mereka ingin membakarku?" Han Jia tersenyum sinis. "Hera, apakah sistem memiliki benih tanaman yang bisa meledak atau mengeluarkan gas tidur?"

"Tentu, Profesor. Ada 'Polong Mesiu' dan 'Jamur Spora Tidur'. Tapi Anda butuh 50 poin energi lagi untuk membukanya."

"Kalau begitu, berikan aku misi baru. Aku akan mengubah ladang ini menjadi benteng kimia yang tidak akan berani mereka injak seumur hidup mereka," Han Jia menatap pria pingsan itu sekali lagi. "Dan setelah pria ini bangun, dia akan menjadi asisten pertama dalam laboratorium botani baruku. Suka atau tidak suka."

1
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥
/Joyful//Joyful//Joyful/🤣🤣🤣 puas banget ketawa aku
🟢≛⃝⃕|ℙ$Fahira𝓛𝓲𝓷𝓰𝓧𝓲☕︎⃝❥: biarin /Tongue//Tongue/
total 2 replies
Aretha Shanum
mau ketawa tpi takut😄😄🤭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ketawa aja boleh kok🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Shira ayo mendekati Mamih... author mu terlalu kejam
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
jangan mau di bujuk Jia... author mu itu kerja sama buat memeras mu🏃🏃
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih 🤣🤣🤣
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Jin mu itu sisteman author nya jadi wajar ngajak ribut 🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩: dihhh lupa diri dia
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Cerita yg cukup menghibur dan buat aku gak berhenti ngakak, pokoknya suka sangat❤
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Kembali kasih/Kiss/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othornya emang rada² ngeselin Shura, jadi harap maklum 🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: Nda lho, mana berani aku/Chuckle/
total 8 replies
Murni Dewita
👣👣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: terimakasih /Rose/
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛☠ᵏᵋᶜᶟᴄɪ≛⃝⃕|ℙ$ѕ⍣⃝✰ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
bisa bisa nya, dia hanya memikirkan hukum kimia 😑
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Othor lg yg disalahin🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dihhh
total 3 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
parai parai author mu itu
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
cih di sogok gitu kau luluh Jia😏🏃🏃
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Kamu marah Jia? aku juga kesal loh
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: yg tabh/Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
hajar Jin mu Hajar... eh author yang harus kamu pertanyaan itu
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: lah kan msh pemula masak status lv nya tinggi mana maen/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°🇮🇩
Ting Ting Ting bunyi sepedah... sepeda ku beroda tiga...
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣 kek bunyi lonceng sepeda
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Hahaha... Malah nyasar dikandang ayam/Facepalm/
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Padahal lg puyeng baca penjelasan Hera, eh malah ngakak🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Yg satu rusuhnya minta ampun, satunya lg sabarnya kebangetan🤣🤣 kalo mereka jadi pasangan, rumah tangganya pasti semarak🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: nanti yaa kl mereka di satuin cepet tamat nanti🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Jangan sampai kamu tahu siapa itu othor, Shura. Aku takut kamu kena sawan🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ: /Tongue//Tongue//Tongue//Tongue/
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Mending urut lidah, dari pada urut otak/Scream/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: 🤣🤣🤣🤣🤣coba kita nnati tanya sam ahera bagaimana cara mengurut otak🫣🤣
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!