NovelToon NovelToon
My Obsession Model

My Obsession Model

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Reva As

Usaha suami dalam membawa istri nakalnya kembali.

Sebuah kisah yang mengandung rasa cinta, benci dan obsesi pada wanita yang masih berstatus sebagai istri.

Segala paksaan dan tipuan Mikhael lakukan demi mendapatkan sang istri tercinta, Mikhayla, seorang Model papan atas.

Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Silahkan baca sampai akhir..

Memiliki 2 buku:
• My Obsession Model
• Her Obsession




_-_
Dalam Tahapan Revisi!


Note : Bentuk Season 2 dari ' Playboy Vs Playgirl '.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reva As, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

I Hate You

Kayla membuka matanya saat merasakan sebuah tangan yang sedang menyentuh perut ratanya dengan lembut.

Kayla memejamkan matanya dan menangis saat mengingat apa yang mereka lakukan semalam, yang tentunya akibat perbuatan Mikhael.

Dia juga sangat sedih saat mengetahui kenyataan bahwa Aditya menipunya dengan mengatakan mereka sudah berhubungan badan, Kayla tidak sebodoh itu sehingga tidak menyadari bahwa yang semalam adalah pengalamannya yang pertama.

Dan sialnya dia berikan pada Mikhael. Bukan berikan, di rebut tepatnya.

Kayla menggenggam tangan Mikhael yang berada di perutnya, kemudian dia menghempaskannya secara kasar dan beralih menarik selimut sampai leher.

Mikhael yang merasakan penolakan dari Kayla lantas mengangkat sedikit kepalanya menatap Kayla, kemudian dia tersenyum saat melihat kedua mata Kayla yang sudah terbuka.

" Terima kasih sayang, semalam adalah malam yang tidak akan pernah aku lupakan. " Bisik Mikhael sambil memeluk Kayla dari belakang.

Kayla hanya diam dengan air mata yang terus membasahi pipi mulusnya, dia merasa marah saat Mikhael merenggut mahkotanya tapi di sisi lain dia juga entah kenapa merasa sedikit lega jika Mikhael yang pertama, bukan Aditya.

" Damn it! Apa yang ku pikirkan? " Batin Kayla merutuki pemikiran bodohnya.

Sementara di belakang, Mikhael terus mengeratkan pelukannya dengan tangan yang kembali mengelus perut datar Kayla.

Dia harap Mikhael atau Mikhayla junior akan segera hadir di dalam rahim yang sedang di rabanya.

" Aku ingin dia secepatnya hadir, supaya aku bisa mengikatmu seumur hidup dengan dia yang aku jadikan alasan utama. " Ucap Mikhael dengan suara seraknya.

Kayla membuka matanya seketika, dia kembali menghempaskan tangan Mikhael dan terbangun dari tidurnya.

" Apa yang kau katakan? Hah?! Apa menurutmu aku akan diam saja jika mengetahui aku hamil, iya? " Tanya Kayla mengebu-ngebu.

Mikhael sama sekali tidak mendengarkan ucapan Kayla, kedua telinganya seakan tuli karena seluruh fokusnya dia berikan pada dada menggoda Kayla dengan banyaknya tanda cinta yang dia berikan semalam.

" Hay kenapa kau diam? Apa kau- "

" Menggodaku? " Potong Mikhael tanpa mengalihkan pandangannya dari dada Kayla.

" Apa maksudmu? "

Kayla menatap arah pandang Mikhael, seketika dia menarik selimut dan menahannya di dada.

Dia merutuki kebodohannya yang tadi langsung bangun tanpa menarik selimut dulu, sehingga selimut itu melorot ke pinggang sehingga memperlihatkan dada montoknya.

" Dasar gila! Pria mesum! " Bentak Kayla.

Mikhael mengangkat kedua tangannya dan merenggangkan otot-ototnya, dia beringsut mundur dan menyandarkan punggungnya di kepala ranjang.

" Aku memang gila, itu pun karena mu. Dan mesum? Itu hanya padamu. Bagaimana, apa kau suka? " Goda Mikhael sambil mengedipkan sebelah matanya genit.

" Tidak punya otak! " Desis Kayla.

Perempuan itu melilit selimut sampai leher, kemudian Kayla menurunkan kakinya satu persatu dari ranjang.

Saat dia sudah terbangun dan hendak melangkah menuju kamar mandi, tiba-tiba Kayla merasakan sakit di bagian bawanya yang mana membuat dia tidak jadi melangkahkan kakinya.

" Shit! Kenapa sakit sekali? Ini sangat perih dan nyilu, " Batin Kayla sambil meringis.

Mikhael menahan tawanya saat melihat Kayla yang tidak jadi berjalan, dia tahu istrinya itu kesulitan berjalan karena sakit akibat perbuatannya semalam.

" Butuh bantuan? "

Kayla menoleh dan menatap Mikhael tajam.

" Sialan kau! Aku begini juga karena siapa hah? " Ucap Kayla kesal.

Mikhael terkekeh pelan, kemudian dia melangkahkan kakinya mendekati Kayla dan tanpa aba-aba dia mengangkat tubuh kecil Kayla yang terbalut selimut tebal.

" Kau tidak memakai pakaian, " Cicit Kayla sambil menutupi mukanya sendiri.

Mikhael tertawa, memang dia tidak sempat memakai boxer atau apalah itu untuk menutupi tubuhnya bagian bawah.

" Tidak apa, aku hanya bersiap-siap jika kita akan mengulanginya di kamar mandi. " Ucap Mikhael santai.

" I Hate You! " Ucap Kayla penuh penekanan.

Mikhael kembali tertawa kemudian dia berjalan cepat menuju kamar mandi, Kayla memindahkan kedua tangannya dari wajah menjadi melingkar di leher Mikhael karena takut terjatuh saat pria itu melangkah cepat.

Di dalam kamar mandi, Mikhael menurunkan Kayla dan mengisi air hangat di bath up terlebih dahulu.

Kemudian Mikhael berbalik dan hendak menarik selimut yang terus di pegang erat oleh Kayla, tapi perempuan itu dengan sigap menepis tangannya kasar.

" Jangan di buka! "

Mikhael menatap Kayla heran, " Hey ada apa? Bukankah kau ingin mandi? Jadi kau harus membuka selimut ini, ayo biar aku bantu! "

Lagi lagi Kayla menepis tangan Mikhael yang kembali hendak menarik selimut yang dia pegang.

" Aku bilang tidak! "

" Memangnya kenapa? " Tanya Mikhael polos.

" Ck, dasar bodoh! " Maki Kayla dengan wajahnya yang bersemu merah.

Mikhael terkekeh pelan, " Ayolah! Aku bahkan sudah melihat dan merasakan semuanya. Setiap inci dari tubuhmu sudah aku- "

" Diam! " Teriak Kayla.

" Pergi sana! Aku mau mandi, " Lanjut Kayla mengusir Mikhael.

" Aku tahu, maka dari itu aku tetap berada di sini. "

" Apa maksudmu? Kita mandi bersama? " Sinis Kayla.

" Iy- "

" Tidak! " Potong Kayla dengan mata melotot.

" Hey ayolah! Bukankah akan lebih menghemat waktu jika kita mandi bersama? " Bujuk Mikhael beralibi.

Kayla melirik Mikhael sinis, " Bukannya justru akan lebih lama jika kau melihatku telan*ang bulat? "

Mikhael langsung cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.

" Hehe..Rupanya kau sudah membaca isi pikiran- "

" Sudahlah, pergi sana! " Potong Kayla galak.

" Aku tidak- "

" Pergi atau aku akan- "

" Akan apa? " Mikhael balik memotong perkataan Kayla.

Mikhael menatap Kayla remeh, memangnya apa yang bisa wanitanya itu lakukan? Apa Mikhayla nya itu sudah menyadari dimana mereka berada saat ini?

" Aku membencimu! " Ucap Kayla tanpa melihat Mikhael.

Wanita itu menundukkan kepalanya dengan mata yang kelihatannya mulai berair.

Yah, Kayla sangat malu bercampur marah saat mengingat kejadian semalam. Tapi dengan mudahnya Mikhael mengatakan ingin mengulanginya kembali?.

Mikhael menghembuskan nafasnya pelan, kemudian pria itu mendekati Kayla dan memeluk wanita itu erat.

" Maafkan aku karena aku sudah membuatmu seperti ini, aku melakukan ini karena aku sungguh mencintaimu dan tidak ingin kehilanganmu. " Bisik Mikhael lembut.

" Pergi! Dan pakai bajumu! " Titah Kayla ketus.

Mikhael melepaskan pelukannya seketika, kemudian dia menatap Kayla yang wajahnya sudah berubah menjadi merah.

Mikhael menunduk dan- Oho..Ternyata burungnya sudah berdiri tegak.

" Ck, perusak suasana! " Gerutu Mikhael sambil berjalan dan menyambar kimono yang berada di samping Kayla.

" Kau mandilah! Aku akan mandi di bawah dan menyiapkan sarapan untuk kita. Bajumu ada di lemari, pilih dan pakailah jika kau sudah mandi. " Ucap Mikhael sambil melilitkan tali kimono di pinggangnya.

" Dan ingat! " Mikhael berbalik menatap Kayla.

" Jangan coba-coba kau meminum obat penunda kehamilan atau kau tahu sendiri akibatnya! " Ancam Mikhael.

Setelah mengatakan itu, Mikhael berjalan ke luar dan menutup kembali pintu kamar mandi yang hanya menyisakan Kayla di dalamnya.

" Dasar gila, memangnya dia pikir di sini ada apotek sehingga aku langsung membeli dan meminum obat itu. Ck, stupid! " Maki Kayla.

Perempuan itu membuka selimut yang menggulung tubuhnya dan melangkahkan kakinya secara perlahan menuju bath up.

Rasa hangat langsung menjalar di seluruh tubuhnya, Kayla memejamkan matanya dan menikmati kehangatan air yang mampu membuat rasa perih di bagian bawahnya sedikit berkurang.

Sepertinya dia akan sedikit berlama-lama di kamar mandi, masa bodo dengan Mikhael yang nanti menggerutu kesal karena dia tidak juga menunjukkan dirinya.

Yang penting, Kayla nyaman dan masih tetap ingin merasakan air hangat di tubuhnya yang terasa remuk semua.

_-_

Tbc!

1
Lhisa Amira Nhatasya
dasar ecel sm Dave sengklek, prbut pcr org🤣🤣
Wayan Kadek
Kecewa
Wayan Kadek
Buruk
Lenni Namora
Luar biasa
fitri cantik
bagus banget novel ya
Prfskh: dlu ada juga novel bagus banget tpi udh diapus kyknya sm authornya
total 1 replies
Zakia
menarik 😊
cahaya
semangat Author...ceritanya bagus
Putri Cikal
asalamuallaikum bella cantik datang.hi lucu si bella😂
Putri Cikal
ayo paksa nikah aja si bella nyah
Putri Cikal
suka tipe cowok ky ecel
Putri Cikal
waduh yg tisur ky orang pingsan😁
Putri Cikal
wah dasar belle rejeki nyah acel
Putri Cikal
aku malah suka sama cowok yg model gini hi pemaksa ,ganteng,kaya dan baik lg
Putri Cikal
haha bella kira ceo nyah dady nyah key,pooadahal ka ecel😀
Putri Cikal
makasih thor
Putri Cikal
masih di buat penasaran ama kisah cinta orang tua key
Putri Cikal
wah cari mati nih para cewek
Putri Cikal
astaga itu si tukang intip betah banhet ya😂
Putri Cikal
hua mewek di part ini mah
Putri Cikal
hukumanyah enak hihi😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!