NovelToon NovelToon
PENDEKAR NAGA SAKTI

PENDEKAR NAGA SAKTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Balas Dendam / Perperangan
Popularitas:42
Nilai: 5
Nama Author: Adih Supriadi

Kisah perjalanan Pendekar Naga dalam membasmi kejahatan yang di sebabkan oleh Pendekar Aliran Hitam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adih Supriadi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 2

Tongkat pusaka kerajaan

Suasana pagi hari di Kerajaan Anom sangatlah cerah dan tenang.

Telah siap 10 prajurit pilihan untuk mengawal tongkat pusaka kerajaan yang sangat berharga untuk di simpan di Kerajaan Kencana.

Jarak perjalanan yang akan mereka tempuh adalah 2 hari dengan menaiki kuda yang kuat dan tangguh.

Di aula Kerajaan Anom, Raja Surya memegang tongkat pusaka dengan penuh hormat dan khidmat.

Lalu, ia memasukkan tongkat pusaka ke dalam kotak khusus yang telah disiapkan untuk melindunginya.

Setelah itu, Raja Surya memberikan kotak tersebut kepada pengawal kerajaan yang akan membawa tongkat pusaka ke Kerajaan Kencana.

"Jangan lupa untuk selalu waspada dan hati-hati dalam perjalanan," pesan Raja Surya kepada prajurit yang akan membawa tongkat pusaka.

"Perjalanan ini akan melewati hutan yang rawan perampok, jadi pastikan kalian selalu siap dan waspada."

Prajurit kerajaan menerima kotak tersebut dengan penuh hormat dan membungkusnya dengan kain yang lembut.

Kemudian, kotak tersebut diikatkan ke punggung prajurit yang akan membawa tongkat pusaka.

Setelah semua persiapan selesai, rombongan prajurit meninggalkan Kerajaan Anom menuju Kerajaan Kencana dengan menaiki kuda yang kuat dan tangguh.

Mereka berangkat dengan penuh semangat dan kesungguhan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Raja Surya.

Raja Anom berharap perjalanan mengantar pusaka tersebut berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Ia memanjatkan doa agar prajurit yang membawa pusaka dapat tiba dengan selamat di Kerajaan Kencana.

Sementara itu, di perguruan naga, Apis keluar gerbang dan berjalan beberapa menit ke arah warung kopi Bu Minah.

Warung kopi itu adalah tempat santai dan berkumpul para petani untuk beristirahat setelah seharian bekerja di sawah.

Tempat itu memang nyaman untuk nongkrong santai, dengan suasana sawah yang luas dan pemandangan yang indah.

Apis memasuki warung kopi dan menyapa Bu Minah.

"Bu, saya pesan kopi ya," kata Apis sambil tersenyum. Bu Minah menyambut Apis dengan ramah dan mempersilakan Apis untuk duduk.

Apis meminta Bu Minah untuk mengantar kopi ke samping kanan, karena di sana ada Pak Rustam, petani yang sedang istirahat.

"Bu, tolong diantar kopi ke samping kanan, di sana ada Pak Rustam," kata Apis.

Bu Minah mengangguk dan mengantar kopi ke Apis.

Apis menyapa Pak Rustam dan duduk santai di sebelahnya.

"Pak Rustam, bagaimana kabarnya hari ini?" tanya Apis sambil tersenyum.

Pak Rustam membalas sapa Apis dan mereka berdua berbincang santai sambil menikmati kopi.

Tak lama berselang, Arden datang juga ke warung Bu Minah dan memesan kopi.

"Kamu pis, sudah ada di sini saja, pantas tadi saya cari tidak ada..." ucap Arden sambil duduk di sebelah Apis dan Pak Rustam.

Lalu, Bu Minah datang mengantar kopi pesanan Arden.

"Ini kopi untuk kamu, Den," kata Bu Minah sambil meletakkan cangkir kopi di depan Arden.

"Oval mana, Den, kok tak ada?" tanya Apis kepada Arden sambil menikmati kopinya.

Arden tersenyum dan menjawab, "Lagi membelah kayu, tadi sudah ku ajak tapi nanti saja karena sedang tanggung membelah kayu sedikit lagi selesai."

Arden kemudian mencomot gorengan pisang yang ada di meja dan menggigitnya dengan lahap.

"Mmm, enak juga gorengan Bu Minah ini," kata Arden sambil menikmati gorengan pisang.

Apis dan Pak Rustam hanya tersenyum dan mengangguk setuju.

"Apis,, katanya di daerah Utara ada perang ya di daerah Kerajaan Rinjani ?" tanya Pak rustam dengan rasa penasaran.

"Saya dengar ada pasukan dari seberang yang bernama Kerajaan Khan datang mendarat di pesisir pantai wilayah Kerajaan Rinjani ," ucap Pak Rustam sambil memakan pisang goreng.

"Iya benar, tapi saya kurang tahu itu berperang apa berdagang," kata Apis.

"Karena 2 bulan lalu saya dengar pas awal mereka datang itu 3 perahu, dan minta izin untuk berdagang kain, dan ingin membeli hasil rempah-rempah untuk dibawa ke kerajaan mereka," tambah Apis.

Arden menyimak dengan seksama percakapan antara Apis dan Pak Rustam.

"Nanti kita tanya Guru Naga Langit, siapa tahu Guru tahu kabar terkini dari kedatangan pasukan Kerajaan Khan tersebut," ucap Arden sambil memandang Apis.

"Iya, Pis, terjadi perang loh sekarang antara Kerajaan Rinjani dengan pasukan Kerajaan Khan," ucap Pak Rustam dengan menyakinkan.

"Saya tahu soalnya, adik saya kan tinggal dan berkeluarga di sana, tinggal di Kerajaan Rinjani dan sekarang mengungsi ke sini, sudah 4 hari adik saya dan keluarganya tinggal di tempat saya," ucap Pak Rustam menjelaskan.

"Wah, parah ini seperti nya memang terjadi perang," kata Apis dengan wajah khawatir.

"Tapi apa yang menyebabkan terjadinya perang itu?" tanya Apis bingung.

"Soal apa penyebabnya saya tak tahu, Pis, karena adik saya pun belum menjelaskan secara rinci soal itu," ucap Pak Rustam sambil menggelengkan kepala.

"Tapi yang jelas, perang itu sangat berbahaya dan membuat banyak orang kehilangan tempat tinggal dan harta benda," tambah Pak Rustam.

***

Keesokan harinya di lembah larangan markas dari perkumpulan pemberontak yang dipimpin pendekar harimau.

Di lembah larangan. Pendekar Harimau berkumpul dengan pendekar lainnya.

"Oke kalian bertiga jalankan misi ini, bertindak hati-hati dan selalu waspada."ucap Pendekar Harimau.

"Saya yakin kalian bisa membereskan pasukan kerajaan yang mengawal pusaka tersebut."ucap Pendekar Harimau memberikan motivasi.

"Siap, kami akan selesaikan tugas ini secepatnya."ucap satu pendekar yang ada di tengah.

Ketiga pendekar itu menaiki kuda masing-masing menuju Hutan Giri untuk menghadang rombongan prajurit Kerajaan Kencana yang membawa tongkat pusaka kerajaan..

"""

Sementara itu rombongan prajurit memasuki Hutan Giri.

"Semuanya tetap waspada, Hutan Giri cukup rawan dikarenakan banyak perampok dan hewan buas."ucap komandan pasukan prajurit

Setelah 1 jam perjalanan menembus Hutan Giri, rombongan prajurit di hadang oleh 3 pendekar.

"Siapa kalian, berani sekali menghalangi jalan kami, mengganggu kami itu berati mengganggu Kerajaan Kencana,maka itu minggir kalian atau kalian akan menyesal!!"ucap komandan prajurit dengan tegas.

Ketiga penghadang itu tertawa mendengar gertakan seperti itu .

"Kami memang sengaja untuk menggangu kalian, maksud kami berada di sini ialah untuk mengambil tongkat pusaka yang kalian bawa."

"Serahkan baik-baik, atau kami akan memakai kekerasan untuk mendapatkan yang kami inginkan ."ucap salah satu penghadang.

Komandan pasukan marah, "siapa kalian sebenarnya?"

"Kami utusan dari pendekar harimau dari lembah larangan hahah..."ucap para penghadang.

Mendengar bahwa yang menghadangnya adalah pihak dari pendekar harimau. Komandan langsung geram.

"Kalian hanyalah perusuh tak berguna... Pasukan serang mereka dan habisi!!"perintah komandan pasukan.

Prajurit kerajaan yang berjumlah 10 prajurit itu langsung menyerang tiga Pendekar dari lembah larangan.

Pertarungan sangat sengit dan seru.

Pedang beradu pedang.

Jurus demi jurus.

Akhirnya pasukan kerajaan kalah dan tongkat pusaka berhasil dirampas.

Komandan prajurit bahkan gugur dalam pertempuran. Tersisa dua prajurit yang melarikan diri.

Tiga penghadang itu sengaja tak menghabisi semua.

"Prajurit yang lari tak usah di kejar, biarkan mereka melaporkan kejadian ini."ucap satu pendekar.

Yang lain menjawab" Oke, rupanya mereka menuju kerajaan kencana karena jarak di sini lebih dekat menuju kerajaan kencana dari pada jarak menuju kerajaan Anom."

Para perampas itu sengaja membiarkan beberapa prajurit lolos dan melarikan diri agar melaporkan bahwa tongkat pusaka berhasil di rampas oleh pasukan dari pendekar harimau.

Lalu ketiga pendekar itu dengan segera menuju lembah larangan.

Untuk mengantarkan tongkat pusaka kepada Pendekar Harimau.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!