NovelToon NovelToon
ROMANSA CINTA DIT AND KAI

ROMANSA CINTA DIT AND KAI

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:152.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: NinLugas

Cerita ini hanya fiktif belaka, cerita menggandung adegan +18



Lika-liku kehidupan Dita yang masih trauma akan perceraian orang tuanya, tanpa sengaja di jodohkan dengan Kai yang merupakan anak teman ibunya, ada perasaan berbeda ketika Dita dekat denga Kai.
Perasaan yang kuat antara Dita dan Kai membuat Celine begitu cemburu, dia bahkan tak yakin Kai dapat mencintai gadis yang baru beberapa hari di temui nya. Trauma yang masih melekat di ingatan Dita membuatnya bimbang dan takut dalam memutuskan jalan hidupnya, dia hanya tak ingin kejadian itu terulang kembali.
walau banyak kekurangan Kai begitu gigih menyakinkan Dita untuk menikah dengannya, Kai yang bersedia menutup semua kekurangan Dita, restu sudah pasti mereka dapat, entah apa yang selalu saja rasa tidak percaya diri menghampiri Dita.

Akankah Dita dapat meyakinkan hatinya untuk Kai dan dapatkah Dita dapat memaafkan ayahnya?


yuk mampir di karya ku, semoga bisa jadi daftar favorit kalian untuk membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NinLugas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Zuki

Kazuki Yamada adalah teman kuliah Dita di universitas Tokyo, dia juga sempat menjadi tour gaet Dita selama berkuliah. Zuki Dita selalu memanggilnya begitu, terdengar lucu karena seperti memanggil nama orang Indonesia.

Kazuki sangat pandai dalam belajar bahasa Indonesia, berkat Zuki Dita bisa bekerja di yayasan belajar bahasa, Dita juga memperkenalkan Zuki kepada Kai. Walau tanggapan Kai biasa saja, Dita berharap mereka bisa cepat menjadi teman akrab.

Kazuki yang berstatus singel ini begitu mendambakan sosok Istri seperti Dita, yang perhatian dan cekatan, Zuki bahkan mengungkapkan ingin memiliki istri seperti Dita itu yang membuat Kai tidak menyukainya.

 

Rumah Dita

"Assalammualikum"

Kai yang baru tiba sekitar pukul 01.00 dinihari.

Dilihatnya Dita yang tertidur di sofa, tidak tega membangunkan Dita, Kai menggendong istrinya masuk kedalam kamar. Kai juga merapikan beberapa majalah ibu dan anak yang dibeli Dita, Kai tidak begitu pusing tentang masalah anak, menurutnya Tuhan lah yang berhak menentukan, hanya pasrah kepada Tuhan.

Malam terasa panjang, Kai tidak dapat memejamkan matanya, dia berbaring dengan memandang wajah istrinya, entah apa yang dipikirkan Kai, dengan memeluk istrinya Kai perlahan memejamkan mata, berharap bisa melalui hari ini dengan bahagia seperti biasanya.

 

Sore itu sebelum Kai pulang, dia bertemu dengan Zuki. Tumben sekali Kai mengajak Zuki bertemu, Kai merasa bingung bagaimana menceritakan masalahnya kepada siapa, yang dia kenal di Jepang adalah Zuki.

"Kai..."

sapa Zuki yang baru memasuki sebuah Cafe.

"Duduklah..."

sahut Kai yang mengenakan syal rajutan Dita.

"Ada masalah?"

tanya Zuki yang memang belum begitu mahir bahasa Indonesia.

"Tidak ada, cuma butuh teman ngobrol"

jelas Kai yang telah memesan Americano

"Saya kira ada hal penting"

sahut Zuki yang kemudian melepaskan syal yang menyelimuti lehernya.

"Saya tidak kenal siapapun di Jepang, kecuali Zuki"

sahut Kai lagi sambil tersenyum

"Dita berhenti kerja di yayasan"

cerita Zuki kepada Kai

"Berhenti???"

kata Kai yang kaget mendengar hal tersebut.

"Saya kira kamu sudah tahu"

sahut Zuki yang merasa tidak enak kepada Kai

"Saya belum kerumah, Bagaimana soal Hokaido?"

tanya Kai kembali.

"Hokaido memang progres bagus, perlu pertimbangan untuk bisa beradaptasi"

jelas Zuki

Kai berencana pindah ke Hokaido, itu akan menjadi kejutan bagi Dita, biasanya mereka ke Hokaido ketika berlibur, tapi Kai berinisiatif untuk membeli rumah dengan view ladang bunga atau gunung yang sangat indah.

Dari Zuki lah Kai menemukan Apartemen yang pas untuk mereka nanti tinggali di Hokaido, sedari awal Kai juga memberitahu agar istrinya fokus kuliah saja dan berhenti kerja.

Pagi sekali Dita bangun dan mendapati suaminya yang terlelap tidur disebelahnya, memandang wajah suami nya yang pulas tertidur membuat Dita tersenyum.

Muaccchhhh...

Kecup Dita dikening Kai.

Dita pun bergegas membuatkan sarapan untuk Kai, sambil memasak Dita selalu mendengarkan musik indonesia,

🎶Hanya bisa melihat tak bisa menyentuh

Hanya bisa nikmati indahmu dari jauh

Senyum hangatmu selalu membuatku luluh

Kau begitu kukagumi

Hari-hariku kini tak lagi kelabu

Semakin berwarna begitu 'ku melihatmu

Sekali lagi ku terjatuh oleh senyumanmu

Pesonamu tak tertandingi

Tak akan ku bagi

Selalu terpendam di hati

akulah pemujamu

Lagu dari Good morning everyone yang menjadi favorit Dita,

Dita hanya membuat sandwich dengan telur dan ham tidak lupa segelas susu hangat untuk suami tercintanya.

Selesai memasak Dita bergegas mandi, kebiasaan saat di Indonesia, kalau tidak mandi tidak segar walau saat ini sedang musim dingin.

Tidak lama Kai pun terbangun dan mendapati istrinya tengah melantunkan beberapa nada sambil mandi, karena penasaran Kai berjalan menuju kamar mandi yang tidak jauh dari kasurnya.

Benar saja Dita tengah asyik mandi tanpa mengetahui Kai telah berada di belakang tubuhnya.

"Hmmm...hmmmm.hmmmm"

suara Dita yang mengganggu pendengaran Kai.

"Suara pas-pasan enggak usah nyanyi"

kata Kai yang tiba-tiba mengagetkan Dita.

"Astaga...Apaan sih? bikin kaget aja"

sentak Dita yang kesal terhadap suaminya.

"Pagi sayang..."

Kata Kai yang mencium kening istrinya dan Kai menagkalkan celananya dan duduk di closet.

"Kamu pup?"

tanya Dita kaget melihat aksi Kai.

"Iya..."

sahut Kai dengan Santai.

"Kenapa enggak di bawah aja si?"

tanya lagi Dita

"Jauh....udah enggak tahan"

sahut Kai dangan tampang tidak berdosa.

Dengan terpaksa Dita pun keluar hanya mengenakan handuk dan belum selesai mandi, itulah yang terjadi seperti biasanya, banyak hal yang kita tidak tahu setelah menikah hal seperti itu lumrah.

"Kamu berhenti kerja?"

tanya Kai saat sarapan

"Tahu dari mana aku berhenti?"

tanya Dita yang penasaran

"Zuki yang cerita"

jawab Kai santai

"Iya berhenti agar aku bisa fokus punya baby sayang"

jelas Dita yang merapikan piring makannya.

"Kita pindah ke Hokaido bagaimana?"

pinta Kai yang tiba-tiba memeluk Dita dari belakang.

"Kuliah aku bagaimana?"

tanya Dita membalikkan badannya.

"Kamu bisa Online, aku udah bicara sama Zuki"

jelas Kai meyakinkan Dita.

"Iya udah aku ikut aja sayang"

kata Dita memeluk Kai.

"Makasih ya sayang"

sahut Kai yang kemudian mencumbu istrinya.

 

Hokkaido menawarkan berbagai macam tempat wisata, penuh dengan daya tarik dan pemandangan alam yang indah,

hal ini juga membuat Kai ingin tinggal di Hokkaido dan pastinya Dita akan menyukainya.

Zuki merekom sebuah apartemen yang dikeloka oleh pamannya sendiri di daerah Kabutha Distric, gedung bernama Yama shizen juga kadang disewakan kepada turis yang hendak berlibur.

Dari balkon kamar tersebut juga dapat melihat pemandangan gunung yang diselimuti salju saat musim dingin, view yang sangat cantik, Kai akan melanjutkan kerja nya dengan mengambil foto dan hanya bekerja dari rumah agar bisa fokus kepada keluarga kecilnya.

"Kamu siap pindah ke Haokkaido?"

tanya Zuki yang berjalan beriringan dengan Dita di halaman kampus.

"Terimakasih ya Zuki, sudah membantu kami, aku akan senang pastinya"

jelas Dita yang kemudian duduk disebuah kursi panjang yang disediakan oleh pihak kampus.

"Sama-sama, aku harap kamu bisa bahagia"

tutur Zuki.

Perawakan yang tampan badan yang tegap, tapi sayang Zuki enggan memiliki seorang pacar karena fokus untuk masa depannya. Bahkan dia berniat untuk memperoleh istri dari pada pacar, hanya dia iri dengan keharmonisan rumah tangga Dita dan Kai.

Sedangkan ditempat kerja Kai, dia tengah membereskan berbagai macam barang untuk dibawa nya pulang, teman sekantornya pun menyayangkan hal tersebut.

Tapi keputusan Kai sudah bulat untuk berhenti dan pindah ke Hokkaido.

"Anata ga iku toki kadoku"

(Sepi bila tidak ada kamu)

sahut salah satu pekerja yang merupakan rekan Kai di perusahaan travel tersebut.

"Mate aeru, watashiwa anata ga seiko suru to kakushin shite imasu"

(kita akan bertemu kembali, semoga kalian sukses)

balas Kai dengan senyum.

"Kai...saya suka kamu"

kata rekannya wanita yang giat belajar bahasa Indonesia

"Terimakasih Nakano, saya suka kamu seperti adik saya sendiri"

tambah lagi Kai.

Mungkin ini yang menjadi pertimbangan Kai untuk berhenti, rata-rata karyawan kantor tempatnya bekerja adalah wanita, dia tidak mau Dita berpikir yang tidak-tidak karena pekerjaannya.

1
nobita
aku mampir kak
Angkasabiru
manis banget kai 😌
Angkasabiru
Dita keren. semangat terus gina 🤗
Angkasabiru
Saling suport ya kak. Aku nyicil dulu bacanya hehe☺
Ika Mbkdyva
😊😊😊
Lestari 23
juan nekat..karena diberi kesempatan
Lestari 23
jablay...janda kurang belaian.
Lestari 23
pengalaman... wwlaupun bertahan ttp aja ibarat kaca retak, kepercayaan itu jd menipis
Lestari 23
aku suka cewe pemberani.. jarang yg meng explor cewe pemberani.
Qiana
Semangat dan sukses selalu
7in1
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Qiana
Mencoba hadir, walaupun jaringan payah
7in1
💕💕💕💕💕💕
Qiana
kami 7in1 hadir
Like 👍👍👍👍👍
Qiana
karena Author sudah hadir di karya Firmo, maka kami akan hadir juga, 7in1

Favorit ♥️♥️♥️♥️♥️
Qiana
Salam 7in1
Rate ⭐⭐⭐⭐
Ayu Arthamobilindo
up thor
Ayu Arthamobilindo
up Thor smgt
Ayu Arthamobilindo
up SMG bs LBH dr 100 episod y Thor smgt 🥰🥰🥰😘😘😘
Ayu Arthamobilindo
Juan THN dikit napa
Ayu Arthamobilindo
duh Dita knp JD bgn ya smgt thor
Ayu Arthamobilindo
autohor nya lucu smgt ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!