NovelToon NovelToon
Menikahi Pria Tidak Sempurna

Menikahi Pria Tidak Sempurna

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pengganti / Cerai / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: BumbleBee

Freya tidak pernah menduga ia harus melepaskan sang kekasih, menyakiti perasaan pria yang ia cintai dan juga mengubur dalam perasaannya demi menikah dengan seorang Billionaire yang tidak ia kenal sama sekali.

Takdir seperti apa yang akan Freya jalani dan apa alasan dibalik ia bersedia menikah dengan pria asing tersebut? Lalu bagaimana jadinya jika ternyata pria yang sudah menjadi suaminya ternyata memiliki seorang istri yang artinya Freya hanya dijadikan sebagai istri kedua. Akankah Freya mempertahankan pernikahannya atau justru mengakhirinya dan kembali kepada kekasihnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BumbleBee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cemburu?

Setelah mengantar keberangkatan Neneknya ke Skotlandia, Daniel pun segera kembali ke rumahnya, di sana sudah ada seseorang yang sudah menanti kehadirannya. Seseorang itu adalah Will. Daniel terkekeh begitu melihat ekspresi tumpul yang ditunjukkan sahabatnya itu, raut wajah kesal terlukis jelas di wajahnya.

Sebuah mobil Bugatti Centodieci, mobil termahal saat ini dari Bugatti. Mobil yang salah satu sangat eksklusif karena hanya diproduksi sebanyak 10 unit, yang dibandrol dengan harga selangit tentunya. Mobil itu mampu melesat dari 0-100 km/jam dalam hanya dalam 2,4 detik, 0,5 detik lebih cepat dari mobil yang menjadi pertengkaran mereka saat itu, mobil yang dihadiahkan Daniel pada Clara.

Mobil itulah yang menjadi alasan Will menekuk wajahnya, ia berdecak begitu melihat Daniel berjalan dengan santainya ke arahnya. Daniel, yang terlihat sedang berusaha menahan tawanya mengulurkan sebelah tangannya, Will bergeming, menatap Daniel dengan tatapan memohon.

"Ayolah Will, wajah cemberut tidak cocok untuk seorang pria" Daniel masih dengan mengulurkan tangannya, terlihat menunggu Will menyerahkan sesuatu yang ia inginkan.

"Kau bisa membelinya mobil yang lain"

Daniel menggeleng dengan cepat, "Aku menyukai mobilmu" ujarnya ringan membuat kekesalan Will semakin meningkat. Mobil Bugatti miliknya itu adalah mobil kesayangannya, yang baru ia beli 2 bulan lalu, dan mendapatkannya itu bukanlah hal yang mudah, mengingat mobil itu hanya diproduksi 10 unit. Siapa yang tidak mengenal pesepak bola tersohor CR7, dia salah satu pemilik mobil mewah eksklusif tersebut. Dan sekarang dengan santainya Daniel meminta mobil itu untuk diberikan kepada Freya-istri mudanya dengan alasan untuk menghiburnya yang sedang patah hati.

"Bisa saja Freya tidak menyukainya" Will berkilah, berusaha melakukan negosiasi dengan Daniel. Tidak, tepatnya ia berusah membujuk sahabat tersayangnya itu untuk mengurungkan niatnya.

"Dia akan menjerit kegirangan" Daniel mengerling jenak.

"Yang menjadi pertanyaanku, kenapa aku harus bertanggungjawab atas kegundahan hatinya"

"Aku tidak mengatakan kau bertanggungjawab, aku hanya menyukai mobilmu dan aku memutuskan untuk menghadiahkannya, agar ia sedikit terhibur. Ayolah Will, aku bahkan membayarnya sesuai dengn harga bandrolnya" Daniel mulai tidak sabar, Will sepertinya sengaja mengulur-ulur waktunya.

"Kau tahu ini bukan masalah harganya, Men! Ke ujung dunia pun kau pergi, kau tidak akan mendapatkannya lagi"

"Jangan mengatakan hal konyol yang bisa membuatku tertawa, mobil seperti milikmu masih ada 9 unit lagi, kau bisa menemui mereka dan membelinya, hmm,,, mungkin CR7?" Daniel terkikik geli mendengar saran yang keluar dari mulutnya sendiri.

"Menurutmu, dia mau memberikannya, bisa saja dia juga melakukan hal yang sama persis denganmu, menghadiahkannya pada kekasih sexi-nya itu" seketika wajah Will berdecak kagum memikirkan model cantik yang menjadi kekasih pesepak bola itu.

"Hentikan fantasi bodohmu itu" Daniel mengibaskan sebelah tangannya.

"Kau tahu, beberapa bulan yang lalu aku menghadiri fashion show Georgina Rodriquez, dan luar biasa, wanita itu benar-benar jelmaan malaikat sexi yang sangat mengagumkan"

"Harusnya kau tidak meragukan pesona Rodriquez" Daniel menyombongkan dirinya. "Jangan mengulur waktu, berikan kuncinya" Daniel segera merampas kuncinya dari tangan Will. Will menghela napas panjang.

"Ini yang namanya penganiayaan dan pemaksaan yang dilakukan teman sendiri" Will menatap pasrah pada kunci berharga miliknya. Jika saja Daniel-sahabat sialannya itu tidak mengancam akan menarik sahamnya dari proyek yang sedang di tanganinya, percayalah sampai Daniel bersujud merangkak sekalipun ia tidak akan memberikan mobilnya itu.

Begitu mendapatkan kunci mobilnya, Daniel segera masuk ke mansionnya yang diikuti oleh Will di belakangnya, di ruang utama mereka bertemu dengan Liora dan juga kekasihnya, Erick. Daniel hanya melirikan matanya sekilas, bahkan mengabaikan sapaan Erick, dan mengabaikan kekasih adiknya bukanlah hal baru baginya. Ia tidak pernah menyukai kekasih adik perempuannya, tapi ia juga tidak melarang adiknya untuk berhubungan dengan Erick selama masih dalam tahap wajar.

Begitu sampai di depan pintu kamarnya dan juga Freya, Daniel menghentikan langkahnya, memutar tubuhnya menghadap Will, "Kenapa kau ikut?" Daniel mengernyit.

"Aku ingin melihat wajah kegirangan seperti yang kau katakan tadi" imbuhnya lempeng, dan tanpa aba-aba ia membuka pintu kamar. Daniel dan Will terhenyak seketika, Freya baru saja keluar dari kamar mandi dengan hanya dibalut sebuah handuk yang menutupi setengah pahanya. Di atas kepalanya juga terlihat handuk yang sedang melilit rambutnya, hal yang biasa wanita gunakan untuk mengeringkan rambutnya.

"Aku fikir siapa?" ujarnya santai yang membuat Daniel dan Will kompak melebarkan mata. Mereka fikir Freya akan menjerit histeris. Freya melepas handuk di kepalanya, membuat rambut pajang berwarna burnette miliknya tergerai. Daniel dan Will kembali kompak menelan saliva mereka susah payah.

"Cantik" gumaman itu keluar begitu saja dari mulut Will, yang langsung ia sesali.

"Apa yang kau lakukan sialan, pergilah!" desis Daniel berusaha menahan sesuatu dalam dirinya.

"Kalian ingin menggunakan kamarnya?" Freya menghentikan langkahnya, Daniel dan Will bisa mencium aroma Vanilla dari tubuh wanita itu. "Aku akan segera mengenakan pakaianku. Tunggulah sebentar" Freya tersenyum manis.

"Aku tidak menyangka tuduhan gay, memberi keuntungan seperti ini" Will masih menatap fokus pada Freya yang mulai menghilang di balik pintu walk in closet, kulit cantik bak porselin itu benar-benar terlihat sangat indah.

"Aku menyukai rambutnya"

"Bukannya kau penyuka rambut pirang?" protes Daniel, sedikit bernapas lega wanita itu tidak terlihat lagi.

"Sekarang aku juga menyukai rambut panjang berwarna brunette" Will dengan santainya masuk ke dalam kamar Daniel. Daniel menggeram.

"Apa yang kau lakukan?! Keluar!" Ia menarik tangan Will, dan menyeretnya keluar bertepatan dengan Freya yang juga keluar sudah dengan pakaian lengkapnya.

"Rambutmu masih basah, biar aku bantu untuk mengeringkannya" Will mendorong tubuh Daniel, dan melenggang masuk. Daniel kembali menggeram.

"Tidak perlu, aku bisa mengeringkannya di bawah. Bukankah kalian ingin menggunakan kamarnya?"

Will menggeleng dengan segera, "Aku dan Daniel bisa menunggu, bukan begitu sayang?" Will mengerling genit, dan percayalah Daniel membelalakkan matanya tidak percaya, bahkan ia merasakan perutnya mual mendengar kata sayang dari Will. Oh Tuhan, ada apa lagi ini? Will sekarang bahkan bertindak seakan menegaskan kesalah fahaman mereka.

"Kemarilah" Will menarik tangan Freya dan menuntunnya duduk di kursi meja rias. Daniel hanya bisa menatap dengan sorot mata tajam saat Will dengan lancangnya menggenggam rambut Freya dan bahkan menciumnya, seraya melirikkan matanya pada Daniel, dan hampir saja Will terbahak melihat raut yang terlukis di wajah sahabat brengseknya itu.

"Kau memakai shampo apa, Freya? Aku suka wanginya?"

"Aku tidak tahu, aku hanya memakai yang ada di sana, tidak memperhatikan merk atau apa, dan ya aku juga menyukainya. Ada aroma lemon yang sangat menyegarkan" Freya membenarkan.

"Rambutmu juga sangat indah, hmm,..aku akan mengeringkannya menggunakan handuk" Will mengambil alih handuk dari tangan Freya. Freya melirik sekilas ke arah Daniel yang masih setia berdiri di tempatnya, Freya merasa tidak enak hati begitu melihat raut wajah Daniel, yang seperti menahan sesuatu, yang diartikan Freya sebagai rasa cemburu karena Will memperhatikannya.

"Hmm, Will kau bisa menggunakan hairdryer agar cepat kering"

"Tidak. Rambutmu akan rusak jika sering menggunakannya. Rambut indahmu akan rapuh dan gampang patah" Will mulai mengeringkan rambut Freya dengan handuk, dan sesekali memberikan pijatan lembut di kepala Freya. Will tersenyum simpul begitu melihat Freya sepertinya menikmati pijatannya, kembali ia melayangkan tatapan mengejek kepada Daniel yang terlihat sudah mengeluarkan asap.

"Enak tidak?" Will sengaja memprovokasi.

"Hmm, ini membuatku sedikit rileks, tapi Will sepertinya kekasihmu sudah tidak sabar, mungkin ia juga ingin merasakan pijatan darimu" Freya menahan tangan Will agar segera menghentikan kegiatannya, sungguh ia sangat tidak enak hati terhadap Daniel.

"Dia bisa menunggu" ujarnya dengan nada genit. Will menyampirkan rambut Freya ke sisi salah satu bahunya, lalu ia menundukkan tubuhnya, mensejajarkan mulutnya dengan telinga Freya, "Kami bisa menghabiskan malam yang panjang nanti"

Bugh

Seketika tubuh Will sudah tersungkur ke lantai, dan satu bogeman dari Daniel, melayang sukses di wajah tampannya.

"Apa yang kau lakukan?!" pekik Freya kaget sembari berdiri dari kursinya, ia berniat membantu Will untuk berdiri, tapi tangannya di tahan oleh Daniel.

"Di mana si brengsek itu menciummu?" tanyanya dengan nada dingin.

Freya mengernyit, sedangkan Will terkekeh seraya mengusap darah di sudut bibirnya. Daniel kembali melayangkan tatapan dinginya kepada Will.

"Aku akan membunuhmu, sialan!" Daniel kembali menarik kerah baju Will. Freya kembali terpekik.

"Hentikan, kau salah faham! Dia tidak menciumku, dia hanya berbisik bahwa kau dan dia akan menghabiskan malam panjang" Daniel, menoleh cepat ke arah Freya, menatapnya dengan tatapan bertanya, sedangkan Will akhirnya terbahak lepas. Wajah Daniel merah padam, antara malu dan marah, dan sepertinya malu lebih mendominasi.

Will segera berdiri, "Memangnya kenapa jika aku menciumnya, bukankah kau sangat mencintai istri tuamu, Clara" bisik Will di telinga Daniel yang terdengar seperti sindirin. Will menegakkan tubunya, ia menatap Freya sambil tersenyum hangat, Freya hanya tersenyum miris, merasa bersalah atas kesalah fahaman dua sejoli itu.

"Jangan khawatir, dia hanya terlalu cemburu. Bukan begitu, sayang?" Will tersenyum mengejek sambil mengusap wajah Daniel, yang tentunya mendapat tatapan tajam dari pria yang sedang di bakar api cemburu itu.

"Menggelikan" ucap Will tanpa mengeluarkan suara.

1
moemoe
Freya dlu klo marah jg kebut2n tpi freya pandai nyetir memang hobby balap kekny. Klo angel gak bs nyetir
palupi
top
Bunda Natan
antara menangis dan tertawa
nobita
semoga perselingkuhan Clara dan Javier segera di ketahui Daniel...
nobita
ooo begitu ceritanya...
nobita
oooh ternyata Daniel yg tahu bahwa Sean menghianati Freya...
nobita
ya ampun ya ampun hubungan yg sangat ruwett
nobita
ini karyamu yg ke 5... sampai aku gk bisa move on dari semua karya karyamu thor... keren
nobita
kocak... Freya... gadis yg lucu
Dinda Nur Fadhillah
Luar biasa
Andi Nurfiana
salam2an🤣
HyunNieta
Luar biasa
paty
bodoh lo angel tdk menggunakan otak bisa2nya percaya sm omongan bella, ya masalah terdapat pd angel percuma daniel lo asuh si angel dr awal kirim sj ke panti
paty
bodoh si lucas harusnya lo tangkap dulu si bella malah dilepaskan
paty
thor kek sinetron ikan terbang, seorang mantan mafia bisa diusik oleh perempuan spt bella gak level, aneh saja
paty
freya dan lucas terlalu cepat bertemu dan membahas angel di tempat terbuka
paty
suka sm tokoh angel, ketika ditolak dia tegas dan punya prinsip
paty
aneh sj, clara bisa culik freya benar2 sinetron ikan terbang
paty
liora jg sama, klu freya masih tidak terima dg kelakuan daniel, buang ke laut sj
paty
freya harusnya bisa memahami apa yg dilakukan daniel mmg clara dan anna sdh keterlaluan wajar jika daniel seperti itu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!