"Aku akan membiayai pengobatan ayahmu,tapi sebagai gantinya......Aku membutuhkan tubuhmu untuk mengandung benihku'' lelaki itu berucap dingin
"Setelah anakku lahir,kau boleh pergi dari hidup kami!" sambungnya
novel ini menceritakan seorang pria yang bernama bayu aditya nugroho seorang pengusaha sukses,tampan,dan berhati dingin.
lalu dia tanpa sengaja bertemu dengan Naila larasati,seorang gadis berumur 21 tahun yang rela banting tulang untuk berobat ayahnya.
ingin lebih dekat? plis add IG:_rinakim10 :)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rina kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TEMAN MASA KECIL
Dirumah besar itu terlihat seorang wanita dengan perut buncit nya tengah duduk di ayunan dengan memangku dagu nya.
"huhh" desah nya berat.sudah tiga hari bayu tak menyapa nya bahkan dia selalu pulang larut untuk menghindari nya,seperti sekarang ini jam sudah menunjuk kan pukul 20.25 tapi bayu tak kunjung menampak kan diri nya,padahal biasa nya dia selalu pulang tepat waktu untuk menemani naila.
saat sedang asik bermenung tak sengaja mata naila menangkap siluet tubuh wanita yang tidak ia kenal,naila mengernyit kan dahi nya bingung.siapakah gerangan wanita cantik ini? pikirnya
"hos hos hos bayu nya ada?" tanya wanita itu dengan nafas ngos ngosan terlihat dia membawa 2 koper bersama nya.
"dia masih di kantor,anda siapa?" tanya naila heran
"aa aku stevani aku te...."ucapan stevani terpotong oleh suara pria yang sedang di nanti nanti kepulangan nya oleh naila.
"stevani?" tanya bayu
"bayu!!!?" teriak stevani dan langsung memeluk bayu,bayu juga memeluk nya karna dia juga sangat merindukan sahabat masa kecil nya itu.tanpa mereka sadari naila sedari tadi memperperhati kan kedua nya dan sesekali dia menepuk dada nya yang terasa sesak saat melihat kedekatan bayu dan wanita bernama stevani itu
bayu yang menyadari perubahan air wajah naila pun dengan segera menarik tubuh nya dari pelukan stevani.
"ada apa stevani?kapan kau pulang dari canada?" tanya bayu segera setelah pelukan mereka terlepas.
"sudah satu minggu aku disini,aku mencari mu kemana mana tapi aku tak menemukan mu,tapi tiga hari yang lalu aku tak sengaja melihat mu di toko perhiasan jadi aku mengikuti mu" rengek stevani
"jadi apa rencana mu saat ini?" tanya bayu kemudian
"tidak ada,aku kehabisan uang apakah aku boleh tinggal disini sementara?" tanya stevani dengan wajah memelas nya.
"tapi...." bayu melirik naila yang sedang sibuk membuang muka nya kearah samping
"kumohon hm?hm?hm? ayolah! apa kau tega melihat sahabat mu yang cantik ini tidur di jalanan huh?" rengek stevani manja.
"yasudah! satu minggu tidak lebih" ucap bayu
"baiklah Terimakasih bayu" pekik stevani dan langsung mengecup pipi bayu yang sebelah kiri.bayu terdiam,dia terkejut dengan perlakuan stevani.sedangkan naila? jangan ditanya lagi dia sekarang terlihat sibuk menahan air mata nya yang sudah berkumpul di pelupuk mata nya itu
"ma maaf aku akan kedalam" ucap naila kemudian,dia sudah tak tahan lagi melihat kebersamaan bayu dan juga stevani.
"ah ya! aku lupa bertanya tadi kau siapa?" tanya stevani, dia berhasil menghentikan langkah naila.
"ak aku.." naila tergagap dia tak tahu harus menjawab apa
"hanya teman,suami nya pergi entah kemana" jawab bayu mewakili naila
"ahh teman! yasudah tunjuk kan padaku dimana kamar ku" rengek stevani pada bayu
"ayo!" seru bayu kemudian.mereka pun berjalan masuk dengan posisi tangan stevani yang mengantung manja pada lengan kekar milik bayu.
teman?haha benar hanya teman tidur! batin naila meringis,dia mengusap air matanya yang sedikit keluar lalu dia berlalu masuk ke dalam kamar nya.
sesampai nya di kamar naila kembali menumpah kan air matanya,dia tidak apa apa jika bayu harus mengabaikan nya tapi jika dia bersama stevani seperti tadi itu sungguh membuat hatinya hancur menjadi beberapa bagian.dia tidak pernah tahu jika patah hati akan sesakit ini.
disisi lain,dikamar tamu terlihat stevani yang sedang tersenyum dengan lebar nya.dia sudah mencari semua informasi tentang bayu dia juga tahu jika nayla itu sedang mengandung anak bayu.tapi bukan stevani namanya jika dia tidak bisa mendapat kan apapun yang dia ingin kan.
"aku akan mendapatkan mu bayu,bagaimana pun cara nya" ucap nya gigih disertai senyuman nya.
setelah lelah menangis naila pun memutus kan untuk turun,dia ingin membuat susu hamil untuk nya.baru saja dia turun hingga anak tangga yang ketiga,dia sudah melihat stevani dan bayu yang sedang mengobrol ria dengan sesekali diselingi tawa,bayu benar benar bahagia saat bersama dengan stevani.
dalam hati naila memang mengakui jika bayu lebih cocok dengan stevani dibanding dengan nya.lihat saja,stevani itu cantik,tinggi,berpendidikan,dan badan nya woaah sudah seperti gitar spanyol sedangkan naila? dia terlihat bengkak disana sini.naila membanding banding kan dirinya dengan stevani.dia tersenyum miris dengan banyak nya perbedaan antara diri nya dan stevani.
"akh!" pekik naila tertahan ketika anak nya kembali menendang perut nya dengan sangat keras.apakah anak ini cemburu jika ayah nya lebih dekat dengan wanita lain? pikir nya.
naila mengurung kan niat nya untuk kedapur dia lebih memilih untuk kembali ke kamar nya dan beristirahat.dia ingin mengistirahat tubuh nya terlebih lagi hati nya yang sekarang lebih terasa lelah.
bayu menatap naila yang sedang berjalan menuju kamar,dia sangat merindukan wanita itu,dia juga sangat ingin memeluk nya!.
"stevani sudah dulu,aku lelah kau tidur saja" ucap bayu.
"tapi kan aku masih sangat merindukan mu" rengek stevani manja.
"besok kita mengobrol lagi,ini sudah malam"
"ya ya baiklah tuan!'' ucap stevani kemudian dia berlalu dari hadapan bayu.
sepeninggal stevani,bayu perlahan berjalan menuju dapur dia membuat kan susu untuk naila dia sudah memutuskan untuk berdamai dengan wanita itu.setelah selesai membuat susu bayu pun langsung melangkah ke kamar nayla dengan pasti.tanpa dia sadari seseorang terus memperhatikan gerak gerik nya dibalik pintu kamar tamu.
"aku akan membuat mu bertekuk lutut pada ku bayu,bagaimanapun caranya!" ucap stevani menggebu gebu,setelah nya dia langsung menutup pintu kamar itu.
bayu membuka kamar naila dengan perlahan,dia dapat melihat dengan jelas naila yang sudah tertidur diatas sofa dikamar itu.
"dasar! sudah dibilang jangan tidur di sofa masih aja membantah" bayu geram dengan kebiasaan naila yang satu ini.
bayu meletak kan susu yang dibuat nya untuk naila tadi diatas nakas disamping tempat tidur,setelah nya dia langsung menghampiri tempat naila tertidur saat ini.
bayu dengan hati hati mengangkat tubuh naila dia ingin memindahkan wanita itu ke kasur,bayu meringis karna merasakan berat badan naila yang sudah bertambah sejak terakhir kali dia menggendong nya.
setelah meletak kan naila dikasur,bayu bisa melihat dengan jelas naila yang sedikit gusar dengan tangan yang sesekali mengelus perutnya.
bayu yang melihat itu pun mengambil inisiatif untuk menggantikan tangan naila yang sedang mengelus perut nya itu.
"maafkan papa ya sayang,kamu kangen ya?" tanya bayu pada perut buncit naila,setelah nya dia langsung mendaratkan ciuman nya pada perut naila,dan ikut berbaring disamping wanita itu.
**SEBELUM NYA AUTHOR MINTA MAAF YA,AUTHOR CUMA BISA UPDATE NYA SATU BAB PERHARI:)
JANGAN BOSEN NUNGGU KELANJUTAN NYA,JANGAN LUPA JUGA VOTE,LIKE,DAN KOMENNYA**:)
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu