NovelToon NovelToon
TERNYATA AYAHKU SEORANG JAGOAN

TERNYATA AYAHKU SEORANG JAGOAN

Status: tamat
Genre:Mafia / Menantu Pria/matrilokal / Mengubah Takdir / Suami Tak Berguna / Tamat
Popularitas:119.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Ali seorang mantan tentara bayaran harus menyembunyikan identitasnya setelah memutuskan pensiun dan memilih hidup sebagai warga sipil. Namun siapa sangka kecelakaan yang menimpa putranya membuat ia terpaksa kembali menjadi jagoan dan meninggalkan kehidupannya yang membosankan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Ali tampak meradang mendengar pemberitahuan istrinya.

Ia segera menghubungi seorang temannya yang bekerja di kantor kepolisian untuk menanyakan mengenai surat penangkapan dirinya.

"Laporan berasal dari pihak SMA TUNAS BANGSA yang menyatakan bahwa mereka merasa ditipu oleh seorang pembunuh bayaran yang mengaku sebagai seorang pengangguran hanya untuk mendapatkan pekerjaan di sekolahnya. Bukan hanya itu saja mereka bahkan melaporkan jika kau adalah pembunuh siswa kelas XII bukan Justin,"

"Apa Justin sekarang di bebaskan?" tanya Ali

"Benar. Sepertinya kau harus berhati-hati mulai sekarang, karena para intel sudah memasang fotomu di mana-mana termasuk media sosial,"

"Santai saja aku sudah pernah mengalami situasi yang lebih parah dari ini sebelumnya," jawab Ali

Ia kemudian menutup ponselnya dan segera mengambil tasnya.

"Apa yang terjadi?" Kris tampak khawatir melihat ekspresi wajah tak biasa Ali.

"Maaf sepertinya aku harus menitipkan Ben di sini lebih lama. Karena ada hal yang harus aku urus," jawab Ali

"Jika ada apa-apa jangan datanglah padaku, meskipun aku tak janji bisa menyelesaikan semuanya tapi setidaknya aku akan membantumu semampuku,"

"Thanks Kris, tapi kali ini aku tidak bisa melibatkan dirimu," jawab Ali menepuk pundak sahabatnya itu

Ia berhenti sejenak menatap lekat Beni yang terlihat begitu mengkhawatirkannya.

"Jangan khawatir ayah akan baik-baik saja. Tetaplah di sini dan ikuti semua peraturan Om Kris. Oh iya... untuk sementara waktu kamu harus menunda dulu keinginan untuk kembali sekolah. Ayah janji bulan depan kau sudah bisa masuk sekolah lagi,"

"Iya ayah," jawab Beni seolah paham apa yang sedang dirasakan oleh ayahnya

Ia bahkan memeluk erat pria itu saat hendak melangkah pergi. Untuk pertama kalinya Ali merasa terharu saat putra sulungnya memeluknya untuk pertama kalinya.

Ia hampir saja menitikkan air mata andai saja tak menghalau perasaan kacaunya.

"Ayah pergi, jaga dirimu baik-baik," Ali bergegas meninggalkan tempat itu.

Tempat pertama yang ia kunjungi tentu saja kediaman Justin. Namun ia tak bisa masuk ke rumah Justin saat melihat begitu banyak polisi berjaga-jaga di sekitar rumahnya.

Begitupun dengan fotonya yang mulai di tempel di setiap dinding rumah ataupun tiang listrik.

"Sial, aku yakin ini ulah Max!" pekiknya

Ia membuka ponselnya dan meminta Aldi untuk menemuinya di tempat biasa.

Sudah satu jam lebih Ali menunggu kedatangan Aldi di taman, namun pemuda itu tak kunjung menunjukkan batang hidungnya.

Ali merasa ada yang aneh tak seperti biasanya Aldi terlambat saat membuat janji dengannya.

Ia kemudian menghubungi Aldi,

"Halo," mendengar orang lain yang mengangkat ponselnya, Ali segera mematikan ponselnya dan bergegas meninggalkan tempat itu saat menuju ke parkiran, ia melihat beberapa orang intel tampak memasuki pintu gerbang taman.

"Sial!" Ali menurunkan topinya dan bergegas menuju parkiran.

Beberapa orang intel berusaha memintanya membuka topinya, namun Ali tak mengindahkan ucapan mereka. Ia tetap berlalu pergi menghampiri sepeda motornya.

"Oi buka topi mu, atau kami akan membukanya dengan paksa!" seru salah seorang dari mereka

"Apakah para intel diijinkan untuk mengancam warga sipil dalam menjalankan tugasnya?" jawab Ali sinis

Para intel itu tak mengira jika pria itu mengetahui identitasnya.

"Bagaimana kau bisa tahu kalau kami adalah intel?"

"Bersikap arogan dan memperlihatkan betapa berkuasanya kalian itu sudah menunjukkan jati diri kalian. Bahkan orang awam tahu kalau kalian adalah polisi yang menyamar," jawab Ali

Dari belakang tiba-tiba seorang pria menarik topinya hingga semua orang kini melihat wajahnya dengan jelas.

"Wah dia ternyata buronan itu, pantas saja dia bisa mengenali kita??"

Beberapa orang Intel segera mengepung Ali. Mereka menyerangnya dan berusaha menangkapnya. Namun dengan sigap Ali berhasil mengalahkan mereka.

Saat melihat para intel itu berjatuhan di tanah ia segera melompat keatas sepeda motornya dan melesat pergi.

Suara sirine mobil polisi terdengar membelah kemacetan Jakarta sore itu. Ali yang menggunakan sepeda motor leluasa melarikan diri dari kejaran polisi.

Ali berhasil lolos dari kejaran para Intel dan menghentikan sepeda motornya di depan rumah mewah.

Ia sengaja merubah penampilannya saat hendak memasuki rumah itu. Ali terlihat begitu rapi dengan menggunakan kemeja putih di balut jas berwarna navy senada dengan dasi dan sepatunya.

Ia menunjukkan kartu tanda pengenal kepada para penjaga dan mereka membawanya masuk ke dalam paviliun mewah itu

Seorang pria paruh baya datang menemuinya. Ali segera memberi hormat kepada pria itu,

"Aku tahu kau pasti akan datang menemui ku di saat genting seperti ini. Apa yang kau inginkan dariku Alex?" tanya pria itu dengan santai

Ia kemudian mempersilakan Ali untuk duduk.

"Seharusnya aku memang tidak datang menemui mu. Tapi aku tidak punya pilihan lain karena aku tak mau mematahkan harapan putraku," jawab Ali

"Lalu?"

"Aku tahu hanya kau yang tahu kenapa aku memilih menjadi seorang pembunuh bayaran dan memalsukan identitas ku. Meskipun aku seorang penjahat tapi aku tak pernah merusak nama baik institusi. Aku sengaja memalsukan identitas diri untuk menjaga nama baik institusi kita agar tidak tercemar oleh perbuatan ku. Jadi aku mohon bantuanmu untuk membersihkan namaku kali ini. Aku janji akan melakukan apapun juga agar tuduhan itu segera di cabut,"

Pria itu tersenyum sinis mendengar ucapan Ali.

"Meskipun demikian tetap saja kau tidak dibenarkan untuk menjadi seorang pembunuh bayaran karena iru bisa merusak reputasi insitusi. Tapi aku juga tidak bisa menyalahkan dirimu karena aku tahu benar situasi yang memaksamu melakukan semua itu,"

Pria itu tampak berpikir keras untuk mencari solusi dari masalah yang dihadapi oleh Ali.

"Aku dengar kau sedang berseteru dengan seorang Founder salah satu perusahaan pembiayaan Maxwell Adiguna, apa itu benar?"

Ali mengangguk membenarkan perkataan mantan atasannya tersebut. Ia bahkan menjelaskan kenapa ia bisa bersitegang dengan Max.

Lelaki itu mengangguk-anggukan kepalanya seolah paham apa yang dihadapi oleh Ali.

"Maxwell adalah salah satu target badan intelejen karena terlibat money laundering dengan para anggota dewan. Kami sedang menyelidiki kasusnya namun tak cukup bukti untuk menjatuhkannya. Andai saja kau bisa mendapatkan bukti-bukti kejahatan Max, aku pastikan akan membantumu membersihkan nama baikmu dan menutup kasus ini,"

"Kalau itu persyaratannya aku bisa membantu anda komandan. Kebetulan aku memiliki beberapa bukti kejahatan Max tentang money laundering dan beberapa kasus kejahatan yang dilakukan olehnya,"

Tanpa berpikir panjang Ali memberikan semua flashdisk kepada pria itu.

"Terimakasih Ali, aku yakin dengan bukti-bukti ini aku bisa membekuk Max dan menjebloskannya ke penjara. Jangan khawatir sebentar lagi masalahmu juga akan selesai,"

Ali segera pergi setelah mendapatkan kepastian tentang kasusnya.

Saat Ali melangkah pergi, beberapa orang pasukan khusus sudah menghadangnya di depan gerbang.

Ali tersenyum sinis menoleh kearah sang komandan.

Tahu Ali pasti bisa lolos menghadapi pasukannya, pria itu menembakan obat bius kearahnya hingga Ali tersungkur ke tanah.

*Bruugghhh!!!

Ali terkejut saat mendapati dirinya ada di sel khusus tahanan militer.

Seorang narapidana tampak mendekatinya begitu melihat Ali tersadar.

"Kau pasti sangat terkejut bukan kenapa bisa ada di tempat ini. Aku juga dulu merasa seperti itu. Kalau boleh tahu apa kesalahan mu?" tanya pria itu dengan wajah penasaran

"Aku tidak tahu,"

"Jangan bodoh, aku yakin seorang anggota pasukan khusus seperti dirimu tidak akan masuk ke sel ini tanpa melakukan kesalahan," bisik pria itu

"Identitas palsu, mereka menuduhku memalsukan identitas diriku untuk berbuat kejahatan,"

Lelaki itu menyeringai mendengar jawaban Ali.

"Apa kau si pembunuh bayaran yang sedang viral itu. Wah aku tidak menyangka akan bertemu denganmu di sini," ucap pria itu kemudian memeluk Ali dengan erat seolah menunjukkan betapa senangnya ia

"Kau tahu aku sudah menunggumu lama di sini," imbuhnya

Ali tampak tak menghiraukan ucapan pria itu dan terus berpikir bagaimana cara keluar dari tempat itu.

"Semua Napi harap kumpul!"

Seketika terdengar suara sipir meminta para napi untuk berkumpul.

Ali menoleh kearah pria yang masih duduk di sampingnya dengan tatapan aneh.

Ia kemudian beranjak dari duduknya, namun pria itu mengikutinya.

"Kau tidak mau tahu kenapa aku menunggumu di sini?" tanya pria itu menyeringai

Ali menggelengkan kepalanya.

"Karena kau sudah membunuh adikku Ilham," bisik pria itu sembari menusukkan belati ke ulu hati Ali.

Ia mencabut belatinya dan kembali menusuk Ali berkali-kali hingga Ali jatuh bersimbah darah.

1
RI VaLs
ceritanya bagus namun kurang greget.
DY
bagus bngt critanya,serasa nonton film action👍👍👍👍👍👍👍👍
Mufriroh Malla
cepet sekali Ali ketahuan kalau Ali seorang agen ....hmmmm
G
yah ko udh habis aja sih
season 2 donk thooorrrrrrr
di tunggu Looh
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
arfan
jos
Min sua
ceritanya seru
Atmaja Akmal
Lanjut part 2 😅😅
Sari Nur Hayati
cerita nya Keren,action dan cinta pada keluarganya sangat manis
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
ayo dilanjut season 2 ny
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
ceritanya bagus, knp harus tamat. kan bisa itu kak, ali bener2 pensiun dan blue sbg penerusnya dan membimbing beni jadi petarung juga.
eman2. bagus lho. sayang kan.
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
green jadi ketangkep g sih??
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
top markotop deh bang ali..

untuk hera kyak e sudah saatnya dia terpojok. tinggal masukin karung saja terus dibuang ke laut.. kira2 kalau hera dibuang ke laut, mak hiu doyan g sih? 🤣🤣🤣
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
Ranti ini besarnya nanti kayak e akan jadi *****🤭
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
keren ceritanya.
ini adalah sebuah cerita yang mengajari kita tentang semangat hidup.
hidup itu ber putar, kadang hidup terasa nyaman, namun kadang hidup juga terasa susah. belajar lah dari kisah ali dalam cerita ini. jatuh bangun penuh kesialan. namun tetep semgat bertahan .
kata bang Haji sih berakit rakit kehulu. berenang renang ketepian. 🏃‍♂️
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
hera sukses menjebak ali
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
perlakuan hari terhadap ali sekr kyak kucing bertemu tuanya
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
hera bener2 pinter memanfaatkan keadaan
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
ayo all... hajar sj si hera
ᴊʀ ⍣⃝☠️​
wkwkwk aku suka caramu bercanda tuan adolf🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!