NovelToon NovelToon
Cintaku Dipalak Preman Pasar Sholeh 2 (Extended)

Cintaku Dipalak Preman Pasar Sholeh 2 (Extended)

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Teen School/College / Persahabatan / Tamat
Popularitas:712.4k
Nilai: 5
Nama Author: sinta amalia

Tak disangka, awal pertemuan nya yg buruk merubah jalan hidup gadis ini. Awal dimana ia mengenali seorang preman nan berandal yang membawanya masuk ke dalam dunianya, dunia yang penuh warna. Membawanya mengenal dan belajar sebuah kata yg disebut orang, dari mata turun ke hati dari benci menjadi---cinta.

Cinta masa remaja yang terkadang manis kaya permen kapas, kadang asin bagai air garam, dan asam-asam pedes mirip rujak.


Season ke 2 CINTAKU DIPALAK PREMAN PASAR SHOLEH, menceritakan kisah cinta para penghuni MIPA 3.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sinta amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RAMA-NARA : SIMULASI NEMBAK

Mereka berjalan menuju lapangan.

"Gue minta jangan ada yang ribut dan mancing perhatian Nara, gue ngga enak!" pinta Rama pada teman-temannya sebelum benar-benar meninggalkan area kelas. Jikalau Nara sampai tau, ia tak perlu tau apa alasan mereka bertanding.

"Sip!" jawab mereka.

"Yakin Ram?" tanya Tian.

"Yakinlah, kenapa lu takut Ian?" tanya Rama.

Tian tertawa, "uhhhh takut gue!" cibirnya, mungkin hanya kelas MIPA 3 sajalah yang tau jika si bongsor ini adalah bintang basket pada jaman SMP, ia bahkan sampai masuk salah satu tim bergengsi kota kembang under 17. Hanya saja semenjak ia mengalami kecelakaan tabrakan dan vakum, membuatnya terusir dari Liga dan club basket tersebut, ia sempat terpuruk, dan hanya anak-anak MIPA 3 lah yang berhasil merangkulnya kembali dari lembah keterpurukan.

Rama, Gilang dan Tian membuka seragam putihnya, menyisakkan t shirt rangkapan yang mereka pakai.

Di ujung sana, Willy mulai mendribble bola ke kanan dan ke kiri dengan mata yang tetap menatap ke arah manik mata Rama yang kini sudah berada di hadapannya.

Ia melakukan chest pass pada Gibran yang berada tepat di depannya, Gibran menangkap bola namun dengan sigap Gilang mem-blocking dan melakukan bounce pass.

Bola mendarat mulus di tangan Tian, sambil berlari ia melakukan passing kembali pada Rama. Maksud hati shotting ke dalam ring, namun Willy dapat ddmgan mudahnya menyambar dan memotong bola lalu berlati mendribbling-nya setengah lapangan.Tembakan triple poin ia lakukan hingga meninggalkan tim Rama yang masih dengan kekosongan.

"Santai bro, baru pemanasan!" ucap Tian mengehkeh, membiarkan lawannya berada di atas awan sejenak, biar ngga nangis goser-goser di lapangan.

"3 cukup lah Pa!" angguk Tian.

"Kuping mo nyet? Cukup!" jawab Rama.

"Oke, inilah permainan sebenarnya!" Tian berlari, dengan mudahnya ia merebut bola dari Satya dan mendribble setengah lapangan, membalas 3 poin yang sudah dimenangkan tim Willy hingga membuat mereka seri.

"Si al! Ngga bisa nih!"

Tim Willy sedikit kepayahan melawan Rama, Gilang, dan Tian. Buktinya keadaan kini berbalik, mereka tertinggal 10 poin dari tim Rama. Hati mereka semakin terbakar, bagaimana tidak---status yang disandangnya adalah kapten tim basket, tapi kalah oleh tim abal-abal yang baru saja dibentuk dadakan milik Rama.

Gibran mendengus kesal, ia mengejar si pemegang bola yaitu Tian, dan memulai body touch-nya dengan mendorong kasar si bongsor hingga ia kehilangan bola. Bola bahkan kini direbut oleh Willy dengan raihan poin.

"Woy!" Rama menahan Tian.

"Sabar Ian---cuma itu yang bisa mereka lakuin biar menang, itu artinya mereka sudah terdesak!" jawab Rama.

"Kita belum keluarin gong-nya!" ujar Gilang.

Bagaimanapun usaha Willy cs, tetap akan kalah oleh teknik yang dimiliki Tian dan permainan epic Rama serta Gilang.

Tian melakukan tipuan demi mengecoh lawan, lalu melempar bola pada Rama, permainan ditutup dengan aksi jump shoot dari Rama, hingga bel masuk mengakhiri permainan mereka.

"Shitttt!" umpat Willy menendang udara lalu pergi dengan menyambar seragam plus kemarahan bersama dua lainnya tanpa mengatakan apapun pada Rama dan dua lainnya, hanya tatapan kebencian yang ia lemparkan.

Rama tersenyum menggelengkan kepalanya melihat kelakuan Willy, sekaligus miris.

"Kalo di Liga udah kena kartu tuh! Si Gibran barusan licik euy!" ucap Tian.

"Sans aa bro! Kalo licik ngga usah dibalas dengan kelicikan lagi atau amarah cukup dengan senyuman, Allah juga tau! " jawab Gilang. Beberapa siswa MIPA 3 lainnya mendatangi lapang.

"Gimana Ram?! Wah telat uyyy!" ujar Bayu dan Ridwan berlari.

"Menang dong!" jawab Tian jumawa, ketiganya memakai kembali seragam putih dan menyeka keringat yang sudah bercucuran.

"Hayu ah! Ke kelas," ajak Rama.

"Assalamu'alaikum!" Bayu dan Ridwan mengangkat kedua tangannya membuat semua menoleh kebetulan guru belum masuk.

"Wa'alaikumsalam, " jawab para penghuni MIPA 3.

"Meni gerombolan gini datangnya! Kaya abis ngantri sembako aja!" ucap Mery.

"Nah lo kaya yang ngga tau aja, kalo anak laki MIPA 3 tuh kompak kalo masalah nakal," sahut Tasya.

"Kaya yang ceweknya engga aja!" sarkas Tian.

Mereka kembali duduk ke bangku masing-masing, tapi tidak dengan Rama yang memilih menggeser kursi dan duduk di depan Nara yang asik dengan dunianya sendiri, gadis itu menyumpalkan headset di kedua lubang telinganya sambil bersenandung tanpa suara dan memejamkan matanya.

"So sweetnya papa ih!" teriak Mutia melihat sikap Rama.

"Mau juga ngga yank digituin?"

"Ogah!" sengit Mutia.

"Jatohnya pas si Muti buka mata malah jadi kaya liat penampakan kalo lo cup!" tawa Vina.

"Sabl3ng tante Vina ih!"

Rama tersenyum seraya menopang dagunya diatas meja.

Saat lagu berakhir, Nara membuka kelopak matanya, "astagfirullah!" ia memundurkan wajahnya, karena saat ini wajah ia dan Rama hanya berjarak beberapa mili saja.

"Jiaaaaa!" seru teman sekelas, Nara melepaskan headsetnya.

"Assalamu'alaikum sayang," senyuman manis terlukis di wajahnya.

"Wa'alaikumsalam, kamu ngapain disini bikin kaget aja!" sengaknya galak.

"Enak ya neng lagunya? Sampe menghayati lagu, suara kamu bagus loh!" ujarnya berpendapat.

Nara mendelik tanpa mau menjawab.

Rasa yang semakin menggebu dan tak tertahankan mulai dirasakan Rama, tak bisa tidur---makan pun tak nikmat. Mengingat Willy begitu gencar mendekatidan menyatakan perasaannya pada Nara, sementara ia sendiri? Cuma berani nyepik-nyepik doang.

Willy masih saja salah paham padanya tentang Kirana, padahal semuanya sudah jelas. Tapi Nara? Rama benar-benar menyukai Nara, dan tak ingin mengalah untuk Willy hanya demi menghargai masa lalu.

Ia beranjak dari posisinya yang berbaring, menatap kawan-kawannya satu persatu. Kawan-kawan sesama jomblo namun selalu ada di kala ia susah maupun senang.

"Ram, ngga niat gitu buat nembak Nara?" tanya Gilang menikmati secangkir kopi instan sachet yang masih hangat di gelas plastik bekas air mineral.

"Justru itu, gue emang biasa gombalin cewek Lang! Tapi kalo buat nembak---lo semua tau gue belum pernah nembak cewek!"

Itu dia masalahnya, Rama memang raja nyepik, tapi tidak dengan status playboy, jangankan memiliki kekasih, menyatakan cinta saja ia tak pernah. Baginya nyepik dan menyatakan cinta itu beda jauh. Nyepik tidak perlu melibatkan perasaan, namun menyatakan cinta----

"Ya udah gini aja, daripada nanti lu malu-maluin pipis di celana pas Nara gara-gara gugup, lu belajar dulu disini!" usul Ridwan.

"Maksudnya?" tanya Bayu ikut menoleh penasaran.

"Anggap aja Nara ada di depan lo sekarang!"

"Siapa yang jadi Nara?"

"Anggap aja gue Nara!" ucapan itu lolos dari mulut Gilang, yang sontak membuat kernyitan dahi dan ledakan tawa dari ketiganya.

"Nara-nya ini mah bertatto! Berjakun!" seru Bayu tertawa tergelak.

.

.

.

.

1
Anonymous
Nara semoga kamu selamat
gak diapa"in sama Willy cs
Anonymous
Ramadhan Gilang is the best
Anonymous
Hati"memilih teman Nara Masih untung jamu dipantsu Rama
Anonymous
Cinta anak sekolah selslu rona"TOP
Anonymous
Sombong amat tuh anak Mipa 2
Anonymous
Ramadhan memburu cinta
Anonymous
Klas Mipa 2 dan Mioa 3 ada persaingan kayaknya
Anonymous
Berisik sangat mengganggu ketentraman hati (kata hati Nara )😄
Anonymous
Baru baca kak👍
panjul man09
terlalu banyak pemerannya agak pusing ,di perkecil deh thor !
🥀🥀: ngga usah baca !
total 1 replies
lestari saja💕
cupiddddd😇😇😇
Kᵝ⃟ᴸEfy💫💦
kata2 papaRam wezzzeh🤣
Kᵝ⃟ᴸEfy💫💦
Rifal disini udah ngeh sama Dea
lestari saja💕
klo dulu kirana yg suka rama,rama tak suka,willy suka kirana.klo sekarang rama mengejar krn rama suka dan nara juga suka.
lestari saja💕
karena cinta segi tak beraturan temen jadi demen sekarang jadi musuhan
lestari saja💕
pasti diplesetin deh ini tar
lestari saja💕
rama sweet kayak suamiku,klo mau pergi pasti masangin helm nya....
Kᵝ⃟ᴸEfy💫💦
nyamannya baca disini, poin-poinnya langsung masuk di aq...sambil nungguin update Rifal_Dea,baca NARAMA dulu🤗
lestari saja💕
hemmmm....gimana ga kejebak kalo seribu jurus dilancarkan bertubi tubi....
nyaman dong di treat kaya princes juga
lestari saja💕
wiihhh ngatain anaknya sidepan abah nya...ga takut kena sambit golok daging ini rika
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!