Seorang Bocah yang ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya, Bernama Liong Dan. Namanya diberikan oleh seorang Kakek yang ia tidak dikenalnya.
Ia datang dari sebuah desa terpencil di kekaisaran Wei.. yaitu Desa Miskin...
Ia hidup di sebuah Gua yang penuh misteri dengan sesosok Naga besar, Alias Sang raja hutan di pegunungan Kegelapan tepatnya didekat Desa Miskin....
Sosok Naga itu bernama Ling Dan seorang pertapa tua yang hidup ratusan tahun yang lalu, dan terdampar di pegunungan Kegelapan. Ia menjadi raja di hutan itu. Di karenakan semua penghuni gunung itu ditaklukan olehnya seorang diri. Sehingga semua penghuni di pegunungan itu patuh terhadapnya....
Lin Dan adalah seorang Legenda yang terkenal denga kesaktiannya. Ling Dan dijuluki sang Naga Pembasmi di Zamannya... Semua pendekar dijamannya mati di tangannya,.. Sehingga tak satu pun pendekar lagi yang ada di zamanya.... setelah semua perjalan hidupnya ia mengasingkan diri di pegunungan Kegelapan seorang diri sampai tutup usia....
Lin Dan sosok Naga itu berasal dari daerah kekaisaran Wei....
hingga akhir dari cerita Linda Dan ia meneruskan semua kesaktiannya kepada Liong Dan...
Liong Dan akan menumpaskan semua kejahatan di kekaisaran Wei...
dan kelak ia menjadi seorang terhormat di kekaisaran Wei.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chycomanziebert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penyusup Masuk DiPenginapan Bunga Indah
Tengah Malam,Segerombolan Pendekar Berjubah Hitam Mendobrak Pintu Toko Pakaian, Mereka Masuk Ditoko itu Bukan untuk Mencuri Barang Melainkan Menanyai Pemilik Toko...
Ada Apa ini, Kenapa kalian merusak Pintu toko Saya, Tanya Pemilik toko..
Jangan Banyak tanya Perempuan Tua, Cepat Katakan Dimana Pemuda yang Tadi datang belanja disini, Tanya Seorang Pemimpin Gerombolan Itu..
Maafkan Saya Tuan, saya kurang Tau Pasti dia Nginap Dimana, Yang Jelas Dia Pulang Kearah Belakang..Emangnya kenapa Kalian mencari Tuan itu, Tanya pemilik toko
Itu Bukan Urusanmu Perempuan, Anak Kecil itu yang Hampir membunuh Kami Di Hutan beberapa Tahun Lalu..Jawan pimpinan gerombolan
Ayo Semuanya kumpulkan Semua Pasukan, segera geledah Semu Penginapan Terdekat..
Kata Pemimpin itu
Semua Bawahannya sudah siap sekitar Dua ratus orang,
Dan Mereka pun Segera periksa dari satu penginapan ke penginapan Lain,
Lapor Ketua semua Penginapan Besar dengan penginapan Kecil Kami sudah periksa Semua, Namun Anak kecil berbaju Biru itu tidak kami temukan, Lapor dari setiap pengawal...Dan Penginapan Bunga Indah kami belum Periksa Lanjut Pengawal itu...
Baik Untuk Semuanya, Kepung Penginapan Bunga Indah, Jangan Sampai Dia Lolos..Ucap Pemimpin Itu...
Gerombolan itu berasal dari sekte terdekat, mereka dari sekte Tengkorak Hitam..
Pemimpin itu pun Melesat Naik diatas atap Penginapan..
Dan'er Bangun, Bangun Dan'er. Huo Bin membangunkan Liong Dan
Ada Apa guru...
Belum selesai Liong Dan Bertanya kepada Gurunya, Tiba tiba Matanya Liong Dan Melihat sebuah Bayanga Yang sedang Berjalan Diluar Jendela...
Mereka Dari Sekte Tengkorang Hitam Dan'er..Kamu harus hati hati mereka ada banyak di luar...Huo Bin mengingatkan
Baik Guru, Terima kasih telah mengingatkanKu...
Liong Dan membuka Pelan Jendelanya dan melesat Naik di Atas Atap penginapan itu...
Hei Tua bangka, Apa engkau sedang mencariku?? tanya Liong Dan
Ternyata engakau berani Juga ya bocah Ingusan??...
Sekarang Tunggulah pembalasanku, Ucap ketua rombongan itu...
Tunggu Dulu Tua Bangka, Lebih Baik kita mencari tempat Luas, tawar Liong Dan
Segera Liong Dan Melesat dengan ilmu meringankan tubuhnya mencari tempat yang bagus dan luas, Dan sampailah ditempat yang Agak Luas di dalam Kota...
Mari Tua bangka kita mulai....
Jangan sombong Anak ingusan, Malam ini Adalah malam kematianMu..Kamu datang kekota ini hanya menghantarkan Nyawa saja..
Semuanya serang Anak kecil itu..Ucap pemimpin itu kepada semua Anak buahnya...
Trang...
Trang...
Duaaarrr
Semua Serangan di lontarkan kepada Liong Dan, Liong Dan menangkis serta menghindar semua serangan dari Ratusan pendekar berjubah hitam itu,Tak Satupun Dari serangan itu mengenai Tubuhnya...
Liong Dan pun belum mengeluarkan Pedang
Ia hanya menerima serangan pedang itu dengAn tangan Kosong...
Serang Terus, Bunuh dia, Potong Kepalanya..Ucap Pemimpin mereka...
Begitu serangan di mulai dari semua pendekar Berjubah hitam itu, Liong Dan mengerahkan sedikit tenaga dalamnya dan
Duarrrrr...
Ratusan pendekar itu pun terpental Jauh dan mengalami Luka akibat menghantam Tembok dibelakang mereka...
Ayo semuanya bangun, Serang dia dengan kekuatan Penuh...kata pria paruh baya mengompor Pasukannya...
Pria Payu baya itu pun menjadi geram, Ia melesat maju...
Serangan Dari Pedang pemimpin itu Liong Dan Hanya menghindar...
Hei Tua bangka, Hanya ini saja kekuatanMu...Ucap Liong Dan Sinis...
Puncak emosi Pemimpin gerombolan itu menjadi Naik...
Baiklah Semuanya mari kita lawan anak kecil tengik ini bersama.....Ucap pemimpin mereka
Seraaaaaangggg....
Jurus Iblis Pencabut Nyawa
Jurus pertama cakar Naga
jurus kedua Auman Naga
Blaaaaarrrrr....
Duaaaaaaaaaarrr
Ratusan Anak buah Pria paruh Baya itu terpental jauh dan tewas seketika, sedangkan Pemimpin Pasukan mereka terpendal menghandap tempok dan mengalami Luka Dalam Yang Serius...
Sementara Liong Dan Biasa Biasa Saja...
Liong Dan menghampiri Pria paruh baya itu...
Hei Pria Tua, Dimana MarkasMu, Tolong Hantarkan saya Ke markasmu...Pinta Liong Dan
Dalam Hatinya Si Pria paruh Baya itu sedikit Lega, Ia berpikir Liong Dan Tidak membunuhnya...
Baik Anak Muda saya akan menunjukannya...
Ayo kita kesana, printah Liong Dan
Waktu Hampir subuh, Semua Penduduk dekat dengan tempat perkelahian itu bangun,Ada yang menyaksikan langsung adapula yang hanya mendengar cerita...
Hebat sekali Anak muda itu..Hanya dengan satu gerakan saja semua pendekar sebanyak itu tewas, sungguh mengerikan...Kata penduduk yang menonton langsung
Terpampang Jelas dengan sebuah tulisan yang indah, Sekte Tengkorak Hitam
Kita sudah sampai Anak Muda..
Liong Dan Tidak menjawab pria tua itu,Namun Liong Dan mematahkan Lehernya dan melemparkan kepalanya kedalam Sekte itu sambil mengirim Aura pembunuhnya...
Ribuan Orang yang Ada didalam sekte itu Bangun, Sementara Ratusan penjaga Malam yang melihat potongan kepala itu segera membunyikan Lonceng...
Pembunuh Pembunuh.... teriak semua penjaga itu....
Mendengar Teriakan itu, Liong Dan tidak menunggu lama, Ia pun Melesat terbang Sambil mengeluarkan Pedangnya...
Jurus pertama
Jurus pedang Angin
Dalam satu tebasan Pedangnya, Atap bangunan sekte itu terbuka semua dibawa oleh angin,
Ribuan Murid serta Tetua sekte segera keluar dan berkumpul di Area Lapang Sekte...
Belum Sempat mereka melawan Liong Dan segera merapalkan jurus
Juru kedua..
Jurus pedang Petir...
Blaaaaaarrrrr....
Ribuan murid tewas seketika, tinggal tetua sekte tersisa...
Liong Dan turun mengahampiri Tetua tetua tetua itu sambil mengarahkan Aura pembunuhnya....
anak 1 thn bisa ngobrol pjg lebar kyk gitu
mau nya ada ket.sebelum nya bhw liong dan itu moyang nya kucing
kucing khan umur 5 bln sdh bisa ngakal n bisa nyari makan sdri
author ngasaal deh g pake logika
nyesuaikan dgn akal & logika
biar enak ngikutin nya
sayang sekali cerita bagus tetapi outus di tengah jln.