Aliya Eka Pramesti, siswi SMA dengan style hijabers nya membuat siswa seperti Zefanya Raka Aditama membenci dirinya. Diawal pertemuan mereka yang tidak cukup baik terkesan.
Tapi siapa sangka, dibalik permusuhan mereka itu, ternyata mereka berdua adalah sepasang insan yang di jodohkan oleh orang tua nya, pernikahan dini yang membuat mereka belum bersikap dewasa, dan kehadiran orang di masa lalu membuat hubungan mereka di ujung perceraian.
Ikuti terus kisah nya, Dimana Kesalahanku?? Like, Vote dan Rate lima nya yah...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggi Ptatiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25
Setelah pertengkaran yang terjadi antara Aliya dan Zefan, Aliya lebih memilih untuk pergi dari rumah Zefan, ia sudah tidak sanggup untuk tinggal bersama Zefan, karena mendengar penghinaan Zefan yang menurut nya sudah terlewat pantas. Apalagi hinaan itu untuk anak yang dikandung Aliya yang jelas-jelas adalah anak kandung nya sendiri.
Aliya pun memilih untuk tinggal bersama Sinta untuk sementara waktu menenangkan diri nya, ia sengaja tidak kerumah abang nya, ia takut kalau Zefan mengetahui keberadaan nya, dan akan menjemput nya, padahal itu hanyalah angan-angan hati nya, padahal yang Aliya yakin kan Zefan tidak akan pernah mencari keberadaan nya.
Ia pun telah sampai di kediaman Sinta.
Aliya langsung mengetok pintu rumah Sinta, dan ketika Sinta membukakan pintu nya, Aliya langsung ambruk di pelukan nya dengan tangisan yang berderai. Sinta pun dengan heran dan langsung memberi pertanyaan bertubi-tubi kepada Aliya,
Mau tidak mau ia harus menceritakan semua masalah nya kepada Sinta, padahal tadi siang waktu di cafe ia sempat berbohong kepada Sinta tentang masalah rumah tangga nya. Aliya pun lalu menceritakan semua nya kepada Sinta.
Sinta yang mendengar cerita Aliya langsung marah besar, ia tidak terima ada orang yang menyakiti hati Aliya, karena ia sudah menganggap Aliya sebagai adik kandung nya.
"Dasar pria br*ng*ek!!!! Mudah sekali mulut nya berbicara seperti ituu!!! tidak punya hati!! tidak punya otak!! Kurang ajar dia!!!" Begitulah marah nya Sinta, namun itu belum seberapa yah...
Aliya hanya diam tidak menyahuti kemarahan Sinta, ia masih menangis tersedu-sedu.
"Sudah sayang!! Pria seperti itu tidak pantas untuk kamu tangisi!! Kamu akan bahagia bersama mbak!! Mbak akan menjaga mu dan tidak akan membiarkan dia (Zefan), untuk membawa mu kerumah dia lagi!!" Aliya yang mendengar perkataan Sinta langsung kaget, ia pun lalu angkat bicara.
"Tapi mbak, dia kan masih suami aku??" Kaget Aliya. "yah walaupun yang aku tau bentar lagi akan menjadi mantan suami" sambung Aliya lirih.
"Laki-laki seperti dia tidak pantas diakui sebagai suami,, suami apaan yang tega menghina istri dan anak kandung nya sendiri" protes Sinta.
"Pokoknya kamu tidak boleh pulang ke rumah dia, sebelum dia benar-benar bisa berubah untuk menerima anak nya dan menghargai kamu liyy!!!" Ucap Sinta tegas.
"Baik mbak, doain saja mbak semoga mas Zefan cepat berubah" Kata Aliya sendu.
"Yaudah kamu segera ke kamar, tidak bagus untuk bumil tidur larut malam" Sinta berbicara sudah ke mode lembut.
"Siap CALKAPARRR" Goda Aliya
"Apaan tuh CALKAPARR??" Tanya Sinta tidak tahu.
"CALKAPARR itu singkatan dari CALon KAkak iPARR whahahaha" Aliya pun lari setelah mengucapkan itu, ia memang dari dulu sudah menjodohkan abang nya dengan Sinta, namun abang nya selalu menolak dengan alasan 'belum siap menikah', yah jadi Aliya harus bersabar dengan sikap abang nya, padahal yang Aliya tau Sinta itu suka dengan abang nya, terbukti dulu Sinta sering mencuri-curi pandang saat sedang berkumpul bersama.
"ALIYAAAA!!!" teriak Sinta, padahal di dalam hati nya ia sangat senang sekali, hati nya serasa berbunga-bunga, pipi nya merah merona.
Yah begitulah Aliya, walaupun ia sedang terpuruk, ia dengan mudah langsung bisa cepat ceria ketika ada orang yang menghibur nya, apalagi orang tersebut adalah orang yang sangat di sayangi nya.
...∆∆∆...
Setelah berbicara kasar kepada Aliya tadi, Zefan pun langsung pergi ke ruang kerja nya, ia sangat menyesali mulut nya yang tidak bisa di kontrol tadi, sehingga mengeluarkan perkataan yang amat sangat menyakitkan.
"Akhhh.... bodoh lo Zefan... bodohhh... kenapa bisa lo bicara seperti itu... Apa iya aku cemburu??? apa iya aku telah jatuh hati sama Aliya?? akhhh... pusinggg aku mikirin ini semua" kacau Zefan frustasi.
Ia lalu memilih pergi ke kamar nya untuk beristirahat, setelah merapikan berkas-berkas nya ia pun menutup pintu ruangan kerja nya dan langsung pergi ke kamar nya.
Ketika sampai di kamar nya, ia langsung celingak-celinguk mencari keberadaan Aliya, di lihat nya kamar mandi namun kosong, ia pun langsung pergi ke dapur namun ternyata kosong juga, ia langsung dengan cepat kembali ke kamar nya dan mengecek lemari nya.
Setelah dibuka lemari tersebut, ia pun sangat kaget karena baju Aliya tidak sepenuh nya berisi, hanya tersisa 2 atau 3 stel baju saja.
Zefan pun dengan cepat mengambil handphone nya untuk menghubungi nomor Aliya, ketika membuka handphone nya, kening Zefan seketika mengerut karena melihat pesan dari nomor Aliya, Zefan pun dengan cepat membuka dan membaca pesan dari Aliya tersebut.
[Assalamu'alaikum mas, maaf mas aku memilih untuk pergi dari rumah kamu, aku benar-benar sudah tidak kuat dengan segala ucapan mu. Ia, mungkin memang benar kata kamu 'Tidak akan ada pria yang mau menerima aku dan anak yang aku kandung' maka dari itu aku memilih untuk merawat anak aku sendirian.
Karena aku sudah pergi sekarang kejarlah kekasih mu itu mas, InsyaAllah aku akan ikhlas melepas mu, terima kasih sudah mengizinkan aku untuk singgah di kehidupan kamu.
Kamu tidak perlu untuk mencari dimana keberadaan aku mas, karena kepergian ku adalah hal utama yang kamu inginkan bukan?? Aku tunggu surat cerai dari kamu mas, Assalamu'alaikum mas]
DEGGG.... Zefan langsung terjatuh dari pertahanan nya bersama dengan handphone yang ia pegang.
Sakit?? Itulah yang sekarang dirasakan Zefan. Menyesal?? Ia belum sepenuh nya menyesal, karena yang di pikir nya besok Aliya pasti akan kembali, ia beranggapan bahwa pesan dari Aliya itu hanyalah ancaman untuk dirinya, agar bisa menerima Aliya.
Zefan pun dengan cepat segera menghubungi nomor Aliya, namun seperti nya handphone Aliya sudah tidak aktif. Zefan pun benar-benar sangat frustasi. Tak mau ambil pusing, zefan pun segera tidur di ranjang nya.
04.15
"BEE" Zefan berteriak karena memimpikan Aliya, di mimpi nya terlihat Aliya sedang duduk di pelaminan bersama laki-laki lain. Dan ini merupakan kali pertama, setelah lama zefan tidak memanggil Aliya dengan sebutan "BEE".
" Aliya kamu dimana?? Apa benar kamu meninggalkan aku dan menikah dengan laki-laki lain??" Monolog Zefan.
Zefan pun segera menghubungi Aska dan Andra, karena merekalah satu-satunya orang yang bisa menolong Zefan saat ini. Namun karena masih jam empat pagi, Aska dan Andra tidak menjawab panggil dari Zefan, mungkin mereka Masih tidur kali yah??
Tanpa mau menunggu lama, Zefan pun lalu mengambil jaket dan kunci mobilnya, ia akan langsung menuju kerumah Andra.
...*****...
Sesampainya dirumah Andra, Zefan pun langsung meminta izin kepada satpam penjaga rumah Andra, Karena satpam tersebut sudah mengenal Zefan, satpam tersebut pun memperbolehkan Zefan untuk masuk kedalam rumah Andra.
Zefan pun dengan cepat segera menuju kamar Andra, dan ternyata nasib baik masih berpihak kepada dia, karena Andra tidur bersama dengan Aska, jadi ia tidak perlu repot-repot untuk kerumah aska lagi.
"Woee bangunn!!! Sudah siang ini!!! Tolongin guee,, bangun dong woiii... " kata Zefan sambil menggoyangkan badan Andra dan Aska.
Mereka berdua pun menggeliat, mengerjap-ngerjapkan matanya yang masih mengantuk.
"Zefan!! Kok lo bisa ada disini??" Tanya Andra dengan suara khas orang bangun tidur plus juga kaget.
"Woee.. tolong bantuin guee cari Aliya... Aliya kabur dari rumah guee... dan gue gak tau sekarang dia ada dimana... pliss tolongin guee" Kata Zefan memohon.
"APA LO BILANG??? ALIYA KABUR DARI RUMAH LO??" Andra sudah tersulut emosi.
BUGHH.... BUGHH... Andra pun langsung memukuli perut dan pipi Zefan.
"DASAR PRIA GAK BECUSS!! DASAR PRIA KURANG AJAR!! SUDAH DIBERI ISTRI YANG SHALEHAH MALAH KAMU SIA-SIAKAN" Andra berbicara sambil masih memukuli Zefan.
"ANDRA STOPP!!!" karena mendengar keributan, Aska pun terbangun dari tidur nya.
Setelah mengumpulkan kesadaran nya, Aska pun sangat kaget melihat Andra memukuli Zefan, ia pun langsung berteriak.
"SEKARANG BUKAN SAATNYA KAMU MENYALAHKAN ZEFAN NDRA!! sudah ndra, cukup!! Kasihan Zefan ndra!!" Aska menarik badan Andra menjauh dari Zefan.
"Oke, sekarang lo jelaskan sama kita kenapa Aliya bisa kabur dari rumah lo!!" Tanya Andra tegas.
Zefan pun lalu menceritakan semua yang terjadi dengan dia dan Aliya. Mendengar cerita Zefan, Andra pun kembali memberikan Bogeman kepada Zefan, dan berakhir di lerai oleh Aska.
"Sekarang kita cari dimana Aliya berada!! Bukan malah berantem gak jelas, dan membuat masalah makin tambah banyak" Aska berbicara dengan lantang.
"Terima kasih kalian sudah mau membantu gue" Zefan berbicara lirih.
'Iya sama-sama" balas Aska
"Tapi sebelum kita mencari Aliya, sebaiknya kita solat shubuh dulu, karena ini sudah masuk waktu shubuh " Andra menimpali.
Mereka pun lalu segera mengambil wudhu dan sholat shubuh berjamaah, dengan Andra menjadi imam, Zefan dan Aska menjadi makmum nya.
...🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁...
**Babayy 👋👋
Maaf baru bisa UP, Soalnya lagi menyiapkan diri untuk ujian.
Dan sedikit info dari author, Sehari author hanya update 1 episode yah tapi tenang author akan membuat cerita nya panjang, sampai nanti author selesai ujian 😅😅
Okeyyy, jangan lupa LIKE👍
and COMEN 📩**
...To Back Continue......
perbedaan besar
*percintaan aliya dan zakri sangat detail cerita, kebahagiaan mereka, menunjukkan besarnya cinta aliya, menunjukkan besar kehilangan aliya, menunjukkan begitu zakri berharga bagi aliya, menunjukkan begitu aliya sangat susah melupakan zakri
sedangkan
zefan dan azizah, tidak ada penyataam cinta zefan, tidak ada yang menunjukkan zefan begitu mencintai azizah, ceritanya, zefan dan azizah menikah, lalu azizah meninggal, zefan kayak tidak terlalu bersedih atas kepergian azizah, dia dengan mudah melupakan azizah, dan dengan mudah mencari pengganti azizah, dan saat dia menikah dia sama sekali tidak pergi ke makam azizah untuk ucapkan maaf, terimakasih, dan cinta,
kasian sosok azizah sangat tidak dianggap sama sekali, sangat jauh berbeda dengan zakri
*zakri sangat merasa dicintai aliya, sosoknya diceritakan lengkap
*azizah menikah lalu meninggal end
kenapa ini bisa terjadi, simple karena authornya wanita dan sudut pandang nya terfokus pada pemeran utama wanita
jadi kebahagiaan pemeran utama wanita dengan lelaki lain dia akan cerita secara detail sedangkan ceritanomeran utama pria dengan wanita lain dia tekan seminim mungkin
salken, Mbak Anggi...
2022-2023
lanjuuuuuuuuut