NovelToon NovelToon
Supir Untuk Sang Nyonya

Supir Untuk Sang Nyonya

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Black_queen

NOVEL PERTAMA YANG BELUM MENGENAL ILMU LITERASI. Harap maklum dan berkomentarlah yang positif. Masih tahap belajar sedikit demi sedikit.


Aku hanyalah lelaki yang hidup dari keluarga sederhana. Tak banyak yang bisa di harapkan dari ku. Sebuah tragedi mengharuskan aku merantau ke sebuah kota di pulau S.
Disanalah titik balik hidup ku bermula.
Disanalah aku bertemu dengan seseorang yang membuatku lebih berarti.
Walaupun aku hanyalah seorang supir, tapi dia mengubahku menjadi sosok menawan dan mencintai diri sendiri.

Ikuti kisahku, seorang MALIK JAYADI yang hanyalah seorang supir yang mampu menaklukkan kerasnya hidup..

harap bijak dalam memilih bacaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black_queen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Mainan baru.

Hari minggu tiba, Malik yang berencana

libur , menemani anaknya berkeliling kampung dengan mengendarai motor bututnya.

Mereka mampir disebuah toko mainan. Annisa yang melihat mainan didepannya melonjak kegirangan. Di depan sana ada boneka beruang besar, ukurannya dua kali lipat ukuran tubuh Nissa.

Dia menunjuk boneka beruang berwarna ungu itu.

" Yah...Nissa mau yang itu!", tunjuknya kegirangan berharap ayahnya membelikan boneka itu.

" Itu besar sekali sayang, emang Nissa gak berat? bawa mainan kaya gitu keluar masuk rumah?", tanya Malik agar anaknya bisa berpikir ulang.

Nissa yang mendengar perkataan ayahnya, berubah murung. Dia ingin boneka itu.

Malik berpikir sejenak, Dia melihat sekeliling ruangan yang terjejer aneka macam mainan. Mulai dari yang murah sampai yang mahal.

" Ini aja deh buat Nissa, kayanya dia bakal suka dan melupakan boneka beruang besar itu", batinnya.

Malik mengambil satu kotak mainan yang terdiri dari satu set boneka barbie disertai baju ganti dan peralatan berhias.

Nissa yang mengikuti dibelakangnya hanya tertunduk tanpa melihat mainan yang diambil ayahnya tadi.

"Nissa, coba lihat ini nak, bagus ya bonekanya.

Bisa Nissa bawa kemana-mana, bisa disisirin juga, bisa dikuncir rambutnya. Bajunya juga ada tiga, jadi bisa Nissa ganti deh", pujuk Malik sambil menyodorkan kotak mainan pada Nissa.

Nissa memandang dan meneliti mainan didepannya. Matanya berbinar kembali dan langsung membekap kotak mainan itu.

Dia menganggukkan kepalanya tanda setuju.

" Ya udah, ini aja ayah, Nissa suka kok...hihihi", katanya sambil menyengir lebar menampakkan barisan giginya yang belum rata.

" Kalo gitu ayuk kita bayar, biar kita bisa langsung pulang nak, hari sudah mulai siang", Malik berucap pada Nissa.

" Iya ayah", sahut Nissa patuh.

Setelah membayar dan keluar dari toko mainan itu, Malik berpikir sejenak.

" Mayan juga harganya, bisa untuk makan seminggu, tapi asal Nissa senang gak pa-pa lah, lagian bukan tiap hari dia minta mainan", ucap Malik dalam hati.

...----------------...

Mereka kembali menuju rumah sederhana yang nyaman mereka tempati.

Rumah ini memang biasa dan kecil, tapi didalamnya ada sebuah kehangatan keluarga.

Mereka berempat saling menyayangi dan perhatian satu sama lain.

" Hoammm", Nissa menguap tanda ngantuk menguasai.

" Sudah ngantuk aja anak ayah, kan belum makan siang, mau bobo dulu apa mau makan dulu?", tawar Malik .

" Ayah...Nissa mau bobo aja", katanya sambil mengucek matanya.

" Ya sudah...ayo kita masuk!", ajak Malik dan menggendong Nissa.

Nissa yang mengantuk dari perjalanan pulang tadi, tertidur di gendongan ayahnya.

Malik menyadari itu, dia tersenyum dan langsung menuju kamarnya. Dia mengganti pakaian Nissa dengan kaos tipis supaya anaknya tidak kepanasan dalam tidurnya.

Sumiyati hanya melihat keduanya tanpa berkata . Dia masih saja sibuk memikirkan wanita itu. Dia tidak mau wanita itu kemari lagi.

Sumiyati melihat bungkusan yang di bawa anaknya tadi.

" Wah.. bagus nih mainan Nissa, boneka barbie", sambil memasukkan kembali kotak mainan kedalam bungkusan.

Malik yang keluar dari kamarnya, menghampiri ibunya yang sedang duduk di depan Televisi mungil.

" Bapak kemana buk?, kok gak keliatan?", tanya Malik mencari bapaknya.

" Barusan bapakmu ditelpon pak Sukri, mau ngobrolin lahan baru", jawab Sumiyati.

" Oh...", Malik hanya ber-oh ria.

" Boneka itu, apa gak mahal nak? sementara kamu kan hari ini libur, kamu masih punya pegangan?", tanya Sumiyati.

" Gak mahal amat bu, gak pa-pa lah asal Nissa senang. Kalo duit pegangan sih masih ada kok",

Jawabnya meyakinkan ibunya.

" Ini ambil saja!, itung-itung ibu juga nyumbang buat beli boneka itu", sodor uang selembar berwarna biru kepada anaknya.

" Jangan bu, gak usah, itu uang dari kak pah ibu simpan saja buat kepentingan ibu beli obat", Malik menolak uang ibunya.

Selama ini, mereka bekerja sama memenuhi kebutuhan bahan dapur. Ketika ada lebih barulah Malik memberikan sisanya kepada sang ibu untuk mengisi kotak obat. Karena Malik tau, ibu dan bapaknya tidak muda lagi, jadi kotak itu harus terisi dengan berbagai macam obat warung dan minyak angin.

" Kamu itu dari dulu, selalu saja menolak uang pemberian kami, padahal, kami sebagai orang tua juga mau memberi pada anaknya walau tak banyak", keluh Sumiyati.

" Alhamdulillah Malik selalu dapat rejeki bu, jadi ibu dan bapak simpan uang itu untuk hidup diusia senja nanti. Malik masih sanggup bekerja keras", tutur Malik lagi.

Sumiyati teringat akan sesuatu, dia langsung berbicara dengan semangat kepada anaknya.

" Nak, Beberapa hari yang lalu, ibu pergi kerumah Dendi, dia menawarkan sesuatu padamu", ucap Sumiyati.

" Dendi? tumben ibu kesana? emang ibu sama Dendi ngobrolin apa aja?", kernyit Malik heran.

" Nissa tuh mau bunga melati, dia bilang Molly pengen bunga itu", jawab ibunya.

" Hah...Nissa mau bunga melati?, kok bisa sih bu?", tanya Malik heran.

" Gak tau tuh, tiba-tiba dia pengen. Merengek terus sama ibu, jadi ya ibu bawa ke rumah Dendi", terang ibunya.

" Trus, tawaran Dendi apaan buk?, kayanya ibu semangat sekali", tanya Malik lagi.

" Itu lho nak, Dendi ngajakin kamu merantau ke pulau S, orangtuanya disana disuruh majikan mereka mencari buruh pabrik. Daripada orang luar yang kerja, mending kan keluarga dekat", jelas Sumiyati.

" Oh...begitu buk, tapi, kalo Malik merantau, yang jaga Nissa siapa bu?, Malik kuatir kalo jauh sama Nissa", ujarnya.

" Bapak dan ibu kan ada disini, ngapain juga kamu kuatir sama Nissa, dia itu cucu ibu, gak mungkin ibu gak menjaganya dengan baik", sahut Sumiyati.

" Ibu kasian sama kamu nak, jadi supir angkot sudah 4 tahun, panas dan hujan kamu masih tetap dijalanan mencari penumpang", kata Sumiyati lagi.

" Ibu dan bapak tenang saja, Malik gak malu kok dengan keadaan sekarang, asalkan kita selalu berkumpul seperti ini. Lihat kak Pah dan kak Ma!, mereka jarang pulang melihat keadaan kita, bahkan mengunjungi kita di hari lebaran pun belum tentu", cecar Malik membantah suruhan ibunya untuk merantau.

" Ya sudah kalo seperti itu nak, ibu hanya mau keadaanmu membaik dan kerjaanmu lancar. Itu saja", ujar Sumiyati mengalah terhadap keputusan anaknya.

" Tenang saja bu, Malik juga berencana membuka coffe shop kecil-kecilan kalo tabungan Malik sudah cukup nanti", Malik menambahkan sambil tersenyum.

" Apapun itu, semoga saja keinginanmu dikabulkan Allah. Kalo saja kamu berubah pikiran, Dendi masih ada dirumahnya. Setelah lebaran nanti dia berangkat", lanjut Sumiyati.

Malik hanya mengangguk mendengar perkataan ibunya.

Mereka diam tanpa suara setelah saling berbincang tadi, sambil menikmati tontonan di Televisi yang ada di depan mereka.

...----------------...

Di terminal.

Dua orang pria berbaju santai dan berbadan besar mengobrol di depan toilet seperti biasa.

" Jangan lupa rencana kita bro!, Toni sungguh meresahkan bos dan antek-anteknya seperti kita", ujarnya geram.

" Tenang saja bro, aku sudah atur semuanya, tinggal menunggu waktu saja agar Toni jera", senyum licik terkembang dimulut pria gondrong itu.

Sepertinya, mereka merencanakan sesuatu.

Sesuatu yang akan menguntungkan pihak mereka.

Mereka berdua tersenyum licik sambil menganggukkan kepalanya dan saling melihat satu sama lain.

1
Suyatno Galih
kisah MJ yg pahit menyayat leher, ini cm cerita apa lagi kl kisah nyata, hmmm pahit madu n gula pun jd pahit apalagi Brotowali /Sob//Sob/
Eko Nur Yanto
ceritanya kok muter2 terus bikin yang baca bosan
Eko Nur Yanto
Luar biasa
Mas Gigo
Mantaps,,, realita kehidupan,,,
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
2 KK BERADIK IPAH & IMAH BRNASIB SAMA, IPAH & ANAKNYA DITELANTARKN RUDY, IMAH DICERAIKN SUAMINYA
Sulaiman Efendy
PASTI KAK MAH TU YG MNGGIL IPAH,,
SUNGGUH TRAGIS NSIB RUMAH TANGGA IPAH. DISELINGKUHI SUAMINYA DN DITELANTARKN.
Sulaiman Efendy
TERNYATA MALIK MSH KATROK JUGA..😁😁😁😁😁
Sulaiman Efendy
SI ANDI ANJING,, HRSNYA YG BNCI KE ELO ITU MALIK,, BKN ELO YG BENCI KE MALIK, KRN ELO PEBINOR.., MERAYU, MEREBUT & BAWA KABUR ROSYANTI DARI MJ,, HINGGA TINGGALKN MJ & NISSA YG MSH BUTUH ASUPAN ASI..
Sulaiman Efendy
TUMBEN ELISA GK HAMIL, APA ELISA PKE KB ATAU MJ NGELEPASIN NYA DI LUAR SAAT MRK TERJEBAK BIRAHI DIKAMAR ELISA,, DN TRNYATA ELISA MSH VIRGIN, KRN GK MAU DISENTUH CIPTO..
Sulaiman Efendy
KLO DIKATAKN TEGA, SBENARNYA ELISA CUKUP TEGA, TPI MSLH HATI & PRASAAN GK BSA DIPAKSAKN.. APALAGI PRLAKUAN ANAK2 CIPTO & ADIKNYA SI SANDRA KE ELISA SANGAT KTRLALUAN, TEGA GK TEGA, ELISA HRS TEGA
Sulaiman Efendy
ULAH JESSY TU KCELAKAAN MRK, ORG JAHAT, DPT BLASAN DRI ORG JAHAT LAINNYA..
Sulaiman Efendy
YA ALLAH, SEDIH JUGA DGN KISAH CINTA AISYAH .
Sulaiman Efendy
QISAS & AZAB BUAT LO WANITA IBLIS..
Sulaiman Efendy
KASIAN JUGA SAMA AISYAH.....
Sulaiman Efendy
MMPUS LO SANDRA, JAHAT LGI LO MA MJ & LISA..
Sulaiman Efendy
RASAIIN LOO IBLIS BETINA, MMPUS2 LOO
Sulaiman Efendy
GK ADA MESRA2NYA ANTARA MJ & LISA, INTRIK2 TERUS,, DN TOKOH MJ JUGA GOBLOK, MNTANG2,CMA TMAT SMP, BNAR2 DIBUAT BODOH SAMA OTHORNYA..
Sulaiman Efendy
KONTAK BATIN ORG TUA & ANAKNYA....
Sulaiman Efendy
KATANYA BUKAN ORG BODOH DN GK KJEBAK, MSH AZA TERJEBAK, DASAR LKI2 GOBLOK NI SI MJ
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!