NovelToon NovelToon
La Tahzan, Jangan Bersedih

La Tahzan, Jangan Bersedih

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Contest
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: dewi f pratiwi

Sebelum membaca cerita ini, di harap kan sediakan tissu atau sejenis nya, karena novel mengandung bawang, sehinga membuat mata bisa berair.

Setelah kepergian ibu nya, Reina mengalami kepahitan dalam hidup nya, Ayah nya menikah lagi, dan ibu tirinya slalu menyiksa dirinya dengan begitu kejam, di tambah lagi Ayah nya tidak pernah membela Reina, padahal Reina adalah anak kandungnya sendiri, entah apa yang bisa membuat ayah Reina ikut membenci anak kandung nya sendiri.

karena tidak tahan dengan siksaan yang terus di lakukan oleh ibu tirinya, Reina memilih untuk kabur dari rumah, saat kabur dia malah hampir tertabrak mobil mewah.

Siapa kah yang ada di dalam mobil mewah itu?
Akankah kehidupan Reina bisa berubah menjadi kebahgian,setelah selama bertahun tahun dia hidup menderita.

Yuuk ikuti terus ceritanya, di jamin readers bakalan penasaran dengan cerita di novel ke dua saya ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dewi f pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#23

Anak buah Diana langsung terkejut mendengar suara Reina, tapi dia masih tetap memperhati kan wajah Reina dengan lekat.

" Ada apa kau memberhenti kan jalan ku, apa kau tidak lihat hari sangat panas di sini, aku tidak mau gara gara kau kulit ku menghitam" ucap Reina dengan nada cerewet nya.

Bagas dan Raka yang mendengar suara Reina yang berubah menjadi cerewet langsung terkejut, karena yang mereka tahu kalau Reina itu gadis yang lembut dan tidak pernah marah sedikit pun.

Tapi kali ini Bagas dan Raka langsung terkejut dan saling pandang mendengar suara Reina yang sedang memarahi anak buah ibu tiri nya yaitu Diana.

" Maaf nona, saya hanya memastikan saja, saya melihat wajah anda mirip sekali dengan orang yang saat ini saya cari" ucap anak buah Diana.

" Apa kamu bilang? wajah saya mirip dengan orang yang sedang kamu cari? apa kamu fikir wajah saya ini pasaran, sampai kamu bisa bilang wajah saya ada di mana mana begitu?" bentak Reina.

" Awaas...minggir kamu" kembali Reina membentak anak buah Diana dan melanjut kan langkah nya menuju mobil Bagas yang terparkir tak jauh dari mereka berdiri tadi.

Bagas dan Raka hanya mengikuti Reina dengan tatapan saling pandang, tapi sebelum melangkah kan kaki nya, Bagas menegur anak buah Diana dengan tatapan membunuh.

" Kau sudah membuang waktu ku yang berharga hanya karena pekerjaan mu yang tidak ada untung nya untuk mu" ucap Bagas kemudian langsung melanjut kan jalan nya di ikuti dengan Raka di belakang nya dan melihat anak buah Diana dengan tatapan mata tajam nya.

Anak buah Diana langsung menelan saliva nya karena mendapat tatapan seperti itu dari Bagas dan Raka.

Tapi dia masih terus memperhati kan Reina yang sudah masuk ke dalam mobil Bagas.

Sementara Reina yang sudah berada di dalam mobil begitu ketakutan, tangan nya dingin dan gemetaran, walau pun tadi dia berbicara lantang dengan anak buah Diana, tapi sebenar nya hati kecil nya sudah ketakutan.

Bagas yang tahu kalau Reina sebenar nya ketakutan pun langsung memegang tangan Reina dengan perlahan.

Reina yang tangan nya di pegang langsung menoleh ke arah Bagas yang duduk di sebelah nya.

" Jangan takut dan jangan bersedih, aku selalu ada di samping kamu untuk melindungi kamu" ucap Bagas dengan sungguh sungguh.

Reina pun mengangguk kan kepala nya dan tanpa sadar langsung memeluk Bagas dengan erat.

Bagas yang di peluk Reina pun terkejut juga, tapi dengan perlahan Bagas membalas pelukan Reina dan sesekali mencium pucuk kepala Reina yang masih tertutup rambut palsu nya.

" Jangan menangia gadis manis, kakak akan selalu ada buat kamu, jangan pernah keluar kan air mata kamu hanya untuk manusia seperti mereka" ucap Bagas yang masih memeluk Reina.

Raka yang melihat bos nya begitu lembut pada Reina semakin aneh, dia sesekali melirik bos nya dari spion mobil sambil fokus nyetir.

Ahkir ahkir ini aku rasa bos makin aneh saja pada nona Reina, apa dugaan ku selama ini benar ya, kalau si bos sudah jatuh cinta pada nona Reina, bukan hanya sekedar kasihan seperti yang perna bos bilang waktu itu, batin Raka.

Karena kelelahan menangis, Reina tanpa sadar sudah tertidur di dalam pelukan Bagas, Bagas dengan senang hati memeluk Reina yang tertidur dan terlihat semakin manis.

Sementara di gedung tua, seorang wanita marah besar karena apa yang di ingin kan tidak terpenuhi.

Bruuaaaaaaak ( bunyi suara galon air minum yang di banting)

" Kenapa sekarang kinerja kalian semakin tidak bisa di andal kan? apa yang terjadi pada kalian haaaah" bentak Diana dengan wajah yang sudah marah.

" Maaf bos, tapi wanita itu memang tidak ada di rumah sakit, kita sudah berpencar dengan mencari nya di semua ruamh sakit yang ada di kota ini, dan kita sudah menanyakan nya pada resepsionis, kita juga keliling di setiap sudut dan ruangan yang ada di rumah sakit, tapi wanita itu tidak ada bos, cumaa...." ucap anak buah Diana berusaha menjelas kan dan sedikit ragu untuk melanjut kan kata kata nya.

" Cuma apaa?" tanya Diana.

" Cuma tadi saya melihat wanita yang begitu mirip dengan nona Reina Bos, tapi dia rambut nya pendek, berkaca mata tebal dan ada tahi lalat di sudut bibir nya" ucap anak buah Diana memberi tahu.

" Saya sempat curiga kalau wanita itu memang wanita yang sedang kita cari bos, tapi saat dia berbicara, saya berfikir kalau dia bukan wanita yang kita cari bos" lanjut anak buah Diana.

" Apa yang membuat mu begitu yakin kalau itu bukan Reina anak sialan itu" tanya Diana.

" Wanita itu begitu judes bos, bukan seperti nona Reina, dan satu lagi...dia bersama dengan dengan Tuan Bagaskara Aditya Kesuma bos" ucap anak buah Diana memberi tahu.

Diana begitu terkejut ketika mendengar nama pewaris tunggal perusahaan dari Kesuma Group.

Apa mungkin selama ini anak sialan itu ada di bawa lindungan orang hebat itu, tapi mana mungkin bisa, dia hanya wanita hina yang tak tahu diri, tapi aku harus selediki semua nya, aku juga kenal dekat istri dari tuan Andri, Nyonya Ridha..yaa...aku harus mendekati nya, batin Diana dengan senyuman jahat nya.

" Baik lah, kau selediki anak sialan itu sekarang juga, benar atau tidak dia berada di bawa perlindungan keluarga kesuma" ucap Diana langsung pergi meninggal kan tempat dia berada sekarang.

" Baik bos" ucap anak buah Diana.

Di rumah besar Kesuma, Tuan andri dan Nona Ridha melihat Bagas yang sedang menggendong Reina tertidur di dalam gendongan nya.

" Sayang kenapa dengan Reina? apa ada yang menyakiti dia lagi?" tanya mama Ridha yang khawatir melihat Reina dalam gendongan Bagas.

" Reina hanya kelelahan Ma, tadi dia menangis setelah pulang dari rumah sakit, karena katakutan melihat anak buah Diana yang sedang mencari nya" ucap Bagas memberi tahu mama dan papa nya.

" Wanita licik itu....aku gak akan tinggal diam lagi, tunggu saja apa yang akan aku lakukan pada mu" ucap Mama Ridha dengan tatapan membunuh.

Papa Andri yang melihat istri nya sudah marah ahkir nya langsung menyuruh putra nya untuk membawa Reina ke dalam kamar nya.

" Nak sebaik nya kamu antar Reina ke dalam kamar nya, apa kamu gak capek menggendong dia terus" ucap papa Andri sekalian meledek putra nya.

Mama Ridha pun tersenyum mendengar ucapan suami nya, Bagas sebenar nya malu, tapi dia tetap membuat wajah nya datar tanpa expresi.

Tbc.

1
Heny
Reina hamil
Heny
Kerja bagus Bagas gercap
Heny
Cerai kan diana pk budi
Heny
Hati2 Bagas Reina diawasi anak buah mk lampir
Heny
Sebaik nya klau Reina mau keluar atau jln2 pakai masker thor biar aman
Heny
Knp bpk nya reina gk cerai
Heny
Smg msh ada keluarga dr mm kandung nya Reina
Mayfi Ifriyanti
assalamu'alaikum mbak Dewi di tunggu kelanjutannya
Ima Sanny
🥰
keisha 'kekey
gila sih author nya keren bgt bisa bikin cerita segini bagus nya, sampe bener" gak bisa di tebak alur ceritanya , jantung kita semua di bikin dag dig dug trus sama si author 😂
keisha 'kekey
bukan nya darah Siska sama kaya muklis ya thor
keisha 'kekey
kayanya dulu pernah baca novel ini tapi lupa, cuma keinget dikit, kalo gak salah nanti rangga meninggal deh karna nyelametin raina 😭 tapi takut salah juga soalnya sekelebat doang ingetnya
Dyah Puspitasari
Luar biasa
Ari SofiYanti
membuatt dak dik duk jantung, Apakah reina Tertabrak mobil? 🙄
Abel Sitepu
gabisa?
shafitri fitri
hy,salam kenal aku mampir ni
Jumadin Adin
siska dan bu diana pedenya kebangetan
Jumadin Adin
lanjut
Jumadin Adin
jgn diajak keluar rumah reyna..byk anak buah diana yg akan menangkap reyna
Jumadin Adin
semoga reina semakin sehat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!