NovelToon NovelToon
Terpaksa menikah

Terpaksa menikah

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Cintamanis / One Night Stand / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Susanti 31

HIATUS

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Susanti 31, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesialan Kevin

Sandra menatap tajam pada seseorang yang berdiri dihadapannya, karena ia paling tidak suka jika ada orang lain yang mencampuri urusan keluarganya. Begitu juga Anin, Rara dan Jefri menatap pada pria yang ada dihadapannya.

"Saya ayah dari anak yang ada dirahim putri Anda" ucap Kevin tegas.

Anin menarik tangan Kevin "ini semua tidak ada hubungannya denganmu, jadi pergilah !" Anin berusaha menarik lengan kekar Kevin agar menjauh dari hadapan ibunya.

"Untuk apa Saya pergi ?" tanya Kevin dan menghempaskan tangan Anin.

Jefri diam saja saat mengetahui ternyata CEO Adhitama Grub yang menghamili adik iparnya. Jefri menyeringai licik, ini kesempatannya untuk membalas kekesalan nya dulu saat berkunjung ke kantor pusat. ia ingin melihat sampai dimana Kevin pria yang terlihat angkuh itu bisa melawan ibu sandra yang sangat jago bela diri dan juga memainkan pisau.

Sandra mengarahkan gagang sapu tersebut ke dada bidang Kevin dan memukulnya perlahan-lahan. "Tadinya Saya khawatir tidak bisa menemukanmu, Saya beritahu padamu, Anin gadis yang sangat mudah di tindas, tapi tidak dengan ibunya" ucap Sandra menyeringai licik.

"Katakan! bagaima caramu akan bertanggung jawab? ayo katakan!" bentak Sandra.

Kevin menelan salinya dengan susah, ia tidak tahu haru menjawab apa, apa lagi saat melihat tatapan membunuh dari Ibu Sandra.

"Sebagai CEO dari perusahaan ternama, pengusaha paling berpengaruh di Asia, saat menghadapi krisis bisnis, Aku bisa dengan mudah memikirkan setidaknya tiga solusi sempurna di dalam otakku. Akan tetapi dalam situasi seperti ini, walaupun Aku memikirkannya dengan tenang Aku hanya bisa menjawab...." batin Kevin.

Kevin merapikan jasnya yang sedikit berantakan dan berdirih dengan gagahnya. Dan menjawab pertanyaan Sandra dengan penuh percaya diri.

"Saya tidak tahu" ucap Kevin dengan ekspresi datarnya.

"Tidak tahu?" tanya Sandra geram, dan melayangkan gagang sapu ketubuh Kevin.

Kevin menghindari pukukan Sandra dan berlari di dalam rumah tersebut, karena pintu keluar sudah di kunci oleh Jefri, dan terjadilah kejar-kerjaran antara Sandra dan juga Kevin.

"Kalu kamu tidak tahu kenapa kamu berani datang kehadapanku?" teriak Sandra masih mengejar Kevin dengan memegang sapu ijuk.

"Ibu berhentilah !" teriak Anin saat melihat Kevin kelelahan.

Setelah cukup lama kerjar-kejaran hingga rumah Anin seperti kapal pecah, Sandra berhasil menangkap Kevin dan mengikatnya didalam gudang.

Sandra kembali melontarkan rentetan pertanyaan pada kevin, tapi tak satupun Jawaban Kevin yang bisa membuat Sandra Puas.

Sandra kembali melayangkan tongkat sapu yang ia pegang, tapi dengan sigap Anin menghalangi tubuh Kevin. Dan itu membuat wajah Anin begitu dekat denga wajah Kevin.

"Ibu jangan" ucap Anin membelakangi Ibunya. "Dia tidak bersalah, malahan dia membantuku di saat aku kesusahan." ucap Anin mencoba membela Kevin.

Sementara Kevin hanya diam saja sambil memperhatikan setiap Inci wajah anin yang begitu dekat dengannya.

"Ambil ponselnya !" perintah sandra pada Rara.

Rara dengan sigap memeriksa saku Kevin hingga mendapatkan Ponselnya.

"Bibi aku mendapatkannya." Rara memberikan ponsel Kevin pada Sandra.

"Baiklah kita akan mengabari orang tuanya" ucap Sandra dan mengeledah isi kontak Kevin, tapi ia tidak menemukan no ponsel orang tua kevin, dan hanya mendapatkan no ponsel yang bernamakan Oma Jelita.

"Baiklah karena saya tidak menemukan No ponsel orang tuanya, saya akan menelfon Omanya" ucap Sandra.

"Jangan Oma, dia bukan Oma saya, itu adalah asisten saya. dia cerewet seperti nenek-nenek makanya saya memberinya nama Oma" kilah Kevin dengan ekspresi panik diwajahnya sambil meronta-ronta ingin dilepaskan.

"Jangan menelfon Oma dia tidak akan peduli padaku" teriak Kevin.

Karena merasa terganggu dengan teriakan Kevin, Rara menyumpal mulut kevin dengan sapu tangan.

Sementara Sandra menelfon Oma Jelita, dan tidak butuh waktu lama, Oma jelita menjawab telponnya.

"Kevin" ucap Oma Jelita dengan suara lembut dan menjanya lalu tersenyum.

"Hei" Bentak Sandra membuat Oma Jelita mengerutkan Keningnya dan tidak ada lagi senyum menghiasi wajahnya.

TBC

Jangan lupa Meninggalkan jejak, agar Author semangat up nya.

1
Lia hardiansyah Lia
Luar biasa
Stephanie michelle
kok baru sekarang gak mau di peluk Ana. laki laki gak jelas!!!! .
Stephanie michelle
katanya CEO, KOK GOBLOG ???? Cerita nya gak keren.
Stephanie michelle
kado yg sangat bagus buat laki laki bodo! !!
Stephanie michelle
saya rasa tokoh di cerita ini semua GOBLOG. dan saya TIDAK PERCAYA ada orang GOBLOG kayak gini. bikin cerita yg bener dong.
Stephanie michelle
hubungan yg tidak sehat, Kevin tidak tegas jadi laki, Ana perempuan BODO dam tidak WARAS.
Stephanie michelle
laki yg tidà ak punya pendirian, Payaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh!
Evayanti Sagala
Luar biasa
Anonim
See
Alfa Yuna
sakit tak berdarah dgn perlakuan manisnya kevin
Euis Kindar Wulan
good
auliasilviana
baru baca dan ternyata seruuu
Encep Yudiman
terlalu lembek dan mudah di rayu
leni
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
nafis
telat bru tau biar tau rasa kevin
Mom Dee🥰🥰
ayah bayi...
nafis
sudah kuduga
Eka Chusnul Msi
adhitama grup kah maksudnya? banyak banget typonya
Eka Chusnul Msi
takjub ya thor
Eka Chusnul Msi
berperan ya author sayang, bukan berperang 😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!