Cantika Putri, gadis cantik yang tinggal di pedesaan. dan harus berjuang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
Cantika baru mengetahui kalau dirinya bukan anak kandung dari orang tua yang selama ini merawatnya. Dan dia bertekad akan mencari keluarga kandungnya..
Apakah Cantika bisa bertemu keluarga Kandungnya?? Dan apakah dia di terima baik oleh keluarga kandungnya itu??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nina1708, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Siswa Baru
Happy Reading
❤❤❤❤❤❤
Baru 2 hari Paramita satu sekolahan bahkan satu kelas dengan Cantika. Paramita gak berhenti untuk mendapatkan maaf dari Cantika.
Cantika sudah memaafkan nya namun dia tetap jaga jarak dengan Paramita. Entahlah hati nya masih sakit karena dulu Paramita selalu mengejek dan memberi nya masalah.
Pagi ini di sekolah SMA Wiratama, seorang guru masuk ke dalam kelas Cantika, kali ini sangat guru masuk bersama siswa baru lagi, dan siswa baru itu seorang laki-laki.
Tinggi. Kurus. Seragam nya rapi banget, kemeja di masukan sempurna, sepatu mengkilap. Tas nya cuma satu sling bag hitam. Rambut nya agak gondrong nutupin dahi.Dan wajah nya... datar. Bener-bener datar. Kayak tembok.
"Anak-anak, kenalin, ini siswa baru pindahan dari SMA Sumber Jaya nama nya Elang Pratama, pindahan dari sekolah di kota J ini. " Ucap sang guru. Satu kelas cewek-cewek langsung bisik-bisik.
"Ganteng banget..."
"Cold boy banget..."
"Tipe-tipe anime..."
Elang cuma angguk sekali. " Elang Pratama. " Ucap Elang dingin Dan ekspresi datar tanpa senyum tanpa "hai semua".
Elang pun di suruh duduk oleh guru, dan... lagi-lagi sial nya, bangku kosong cuma di belakang Cantika. Persis belakang Cantika.
Cantika yang dari kemarin jadi pusat gosip R25 Biru, sekarang jadi pusat sial bangku kosong. Elang duduk, buka buku, langsung nulis. Tidak liat kanan kiri.
*JAM PERTAMA - MATEMATIKA*
Cantika lagi pusing ngerjain soal. Dia ngulet ke belakang, nggak sengaja nyenggol botol minum Elang. Tumpah. Ke buku Elang.
"AH! Sorry sorry!" Ucap Cantika panik ngelap pakai tisu. Satu kelas ngeliatin. Takut Elang marah.
Elang ngeliat buku tulis nya yang basah. Ngeliat Cantika yang panik. Wajah nya tetap datar tanpa emosi.
Lalu dia ngomong, datar banget: "Nggak apa-apa." Terus dia ambil buku itu, kibas-kibas dikit, lanjut nulis di halaman basah itu seolah tidak ada apa-apa.
Cantika bengong. "Lo... Nggak marah sama gue?" Tanya Cantika.
Elang jawab tanpa ngangkat kepala, "Marah?? Hanya buang energi saja. "
Cantika hanya terdiam saja, Amora dari bangku sebelah langsung bisik, "Can, tipe lo banget tuh. Kulkas berjalan."
" Shutty diam!! " Balas Cantika.
Mereka pun kembali melanjutkan tugas menulis nya sampai jam istirahat tiba.
Semua anak cowok nyoba deketin Elang. Ajak ngobrol bola, game, motor. Elang jawab nya sangat irit banget. Singkat, jelas dan dingin.
"Main ML?" Tanya salah satu siswa
" Nggak." Jawab Elang dingin.
"Anak motor?" Tanya siswa lain.
"Nggak." Jawab Elang lagi.
"Asal mana?" Tanya siswa lain nya lagi.
"Jakarta." Jawab Elang masih dengan dait wajah datar dan nada dingin nya.
Sampai Alvaro iseng nanya, "Bro, lo tau R25 Biru No.33? Yang viral itu?" Ini pancingan. Alvaro mau tes.
Elang untuk pertama kali nya ngangkat kepala, menatap Alvaro. Tatapan nya dingin, menusuk.
"Tau." Jawab Elang dingin.
Satu kantin tiba-tibq hening saat mendengar jawaban dari Elang itu.
Alvaro kaget, "Lo... Lo tau siapa?"
"R25 biru. Yamaha. 250cc. Mesin crossplane. Suara beda." Jawab Elang lalu dia kembali menunduk dan lanjut makan. Jawaban nya menjelaskan spesifikasi motor, bukan gosip tentang pembalap misterius itu.
Alvaro bisik ke Cantika, "Anak ini bahaya. Dia pengamat."
Cantika malah penasaran. Sepulang sekolah, dia liat Elang sendirian di halte, nunggu angkot dan suasana nya hujan. Cantika samperin pakai motor matic butut milik ibu nya yang di kasih oleh Pak
"Elang! Mau bareng? Gue searah!" Tanya Cantika.
Elang melihat Cantika, melihat motor matic nya yang knalpot nya ngebul.
Wajah datar nya sedikit berubah. Alis nya naik 1 mili. Itu udah ekspresi paling heboh dari dia hari ini.
"Motor lo... Oli nya bocor tuh. " Ucap Elang.
" Iya tau! Maka nya ayo gue anter, daripada lo kehujanan!" Jawab Cantika.
Elang diem 5 detik ,di luar dugaan Elang lalu naik ke atas motor Cantika dan pegangan.
Cantika terperangah, terkejut bukan main karena Elang mau menerima ajakan nya.
Di jalan, Cantika ngobrol terus. Dia nanya banyak hal pada Elang. Entahlah, sifat cuek nya pada pria seketika hilang saat bersama Elang.
"Lo kenapa pindah kesini, Lang?" Tanya Cantika
"Alasan keluarga." Jawab Elang.
"Lo dingin banget sih, di sekolah lama juga gitu?" Tanya Cantika lagi.
"Iya." Jawab Elang singkat.
Cantika menyerah. Tapi pas di lampu merah, Elang tiba-tiba ngomong duluan. Pertama kali nya ngomong panjang.
"Lo Cantika ya. Yang punya gelang hitam gambar kelinci itu?? " Tanya Elang.
Deg//
Ckiittt....
Cantika rem mendadak. Motor matic nya ngesot. Dia sangat terkejut mendengar pertanyaan Elang.
"LO... LO TAU DARI MANA?!" Tanya Cantika syok.
Elang tetap pegangan besi belakang, wajah tetap datar meski motor hampir jatuh.
"Gue liat di sirkuit Sabtu kemarin. Lap 5 tikungan S. Lo turunin kaki kiri buat menahan. Cuma pembalap flat track yang ngelakuin itu. Dan cuma anak SMA yang pakai jam itu pas balapan."
Cantika pucat. Rahasia yang di jaga selama ini sama dia,, di bongkar sama siswa baru yang baru datang 5 jam.
Elang turun di depan gang rumah nya. Sebelum pergi, dia bilang pelan: "Tenang aja. Gue nggak akan bilang siapa-siapa. Gue suka liat orang yang menyembunyikan sesuatu biar keliatan lemah. Menarik."
Lalu dia jalan masuk gang, menghilang di keheningan sore itu. Cantika di atas motor matic nya bengong.
Bianca yang tiba-tiba nongol dari belakang yang dari tadi memang ngikutin Cantika langsung heboh.
"ANJIR CAN! DIA TAU! GIMANA NIH?!" Seru Bianca panik.
Cantika masih bengong, tapi pipinya merah. "Gue... gue nggak tau. Tapi... Untuk pertama kalinya ada yang muji teknik balap gue, bukan motor nya." Jawab Cantika.
Elang, sang kulkas berjalan. Siswa baru dengan wajah datar yang ternyata punya mata paling tajam di sekolah. Dan dia baru saja jadi satu-satu nya orang di sekolah yang tau 100% siapa R25 Biru No.33.
Cantika pun kembali melaju kan motor nya menuju rumah do ikuti Bianca dari belakang. Selama perjalanan pulang, Cantika memikirkan ucapan Elang yang menebak diri nya yang mengendarai R25 Biru No. 33.
' Apa Elang bisa di percaya?? Apa dia gak akan bilang sama siapa pun tentang rahasia gue? ' Batin Cantika was-was.
Cantika memarkirkan motor nya asal, lalu dia masuk ke dalam rumah nya.
" Kamu sudah pulang? " Tanya Bu Sukma.
" Ibu?? Ibu udah pulang kerja? " Ucap Cantika terkejut melihat ibu nya sudah di rumah.
" Udah sayang, tadi majikan ibu pada pergi ke acara teman mereka. Jadi pekerjaan ibu sudah selesai di bolehkan pulang lebih awal. " Jawab Bu Sukma.
" Oh gitu ya Bu. " Ucap Cantika.
" Ya sudah sana kamu istirahat dulu, pasti capek kan. " Ucap Bu Sukma.
" Iya Bu, Tika ke kamar dulu ya. " Ujar Cantika.
" Bia juga tante.. " Ucap Bianca.
Cantika Dan Bianca pun pergi ke kamar nga, sementara Bu Sukma memikirkan apa yang di bicarakan oleh kedua majikan nya waktu dia masih di tempat majikan nya itu.
' Apa mungkin yang mereka cari itu...?? ' Batin Bu Sukma. ' Gak... Itu gak mungkin.. Mungkin kisah nya sama aja. ' Batin nya lagi sembari menggelengkan kepala.
********
Happy Reading Guys. 🥰🤗