NovelToon NovelToon
Mr. Sinclair Bride

Mr. Sinclair Bride

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Menikahi tentara / Action
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: Muse_Cha

Chester, Kapten tim khusus Angkatan Darat yang dingin dan tak tersentuh, terpaksa melangkah ke altar memungut kekacauan yang ditinggalkan Haikal.

Ia membenci situasi ini, membenci kelakuan kakaknya, dan kini terjebak mengikat janji suci dengan wanita yang tak pernah ia inginkan.

Di antara dendam, luka yang belum sembuh, dan kebohongan besar di hadapan publik—mampukah pernikahan paksa ini bertahan saat Haikal kembali menagih apa yang seharusnya menjadi miliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muse_Cha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Selamat Datang Di Medan Perang, Ny. Sinclair

Perjalanan menuju aula Markas Besar diwarnai keheningan yang sarat akan kalkulasi.

Di balik kemudi, jemari Chester mencengkeram lingkar kemudi dengan tingkat kewaspadaan tertinggi, sementara Ayyana bersandar tenang seraya merapatkan mantel kargo tebal milik sang Kapten di tubuhnya.

Pukul 19.10 WIB, SUV hitam itu berbelok memasuki pelataran megah Gedung Komando Utama.

Pendar lampu sorot dan kilatan lampu kilat dari media internal militer memantul di kaca mobil.

Di sepanjang pelataran karpet merah, puluhan perwira tinggi berbalut seragam resmi beserta pasangan masing-masing tampak mulai berdatangan, disambut oleh jajaran pengawal protokol.

Chester mematikan mesin. Sebelum memutar kunci pintu, ia berpaling menatap Ayyana lurus-lurus. Binar mata abu gelap sang Kapten membeku, memancarkan intensitas dingin yang amat pekat.

"Ingat protokolnya, Nyonya Sinclair," tegas Chester, suaranya berat dan tidak menerima bantahan. "Tetap di samping saya. Jangan pernah melepaskan lengan saya di dalam aula, dan biarkan saya yang menangani setiap pertanyaan diplomatik."

Ayyana tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya menyunggingkan senyum tenang yang begitu memikat, lalu perlahan menurunkan ritsleting mantel kargo tebal yang membungkus tubuhnya.

Dengan gerakan anggun dan disengaja, Ayyana membiarkan mantel tebal beraroma kayu itu meluncur turun dari bahunya, menumpuk di atas kursi penumpang.

Seketika itu pula, terpaan cahaya dari luar mobil menyoroti kembali gaun malam sutra navy blue berkerah rendah yang mengekspos garis leher mulus serta lekuk tulang selangkanya yang menawan.

Chester menahan napas seketika. Rahangnya mengeras kaku. "Ayyana—"

"Mantel ini untuk perjalanan di luar, Kapten," potong Ayyana halus, jemarinya merapikan kalung mutiara tipis yang melingkar indah di atas tulang selangkanya. "Kita sudah tiba di area batas steril. Sekarang, buka pintunya dan biarkan aku menjalankan peranku sebagai Nyonya Sinclair."

Chester mengepalkan tangannya di samping paha, menahan gejolak rasa posesif yang bergemuruh hebat di dadanya. Namun, ia menyadari fakta taktis di balik tindakan Ayyana: mundur di detik ini hanya akan menunjukkan keraguan di mata orang-orang Harris yang sedang mengawasi mereka dari balik jendela aula.

Dengan helaan napas berat, Chester melangkah keluar dari SUV, memutari bagian depan mobil, lalu membukakan pintu penumpang.

Ia mengulurkan tangan kekarnya yang terbungkus sarung tangan resmi.

Ayyana menyambut uluran tangan itu dengan genggaman yang mantap dan hangat, melangkah turun dari mobil dengan keanggunan sempurna yang seketika menyedot perhatian beberapa pengawal protokol di sekitar pelataran.

Ayyana menyelipkan tangannya, melingkarkan lengannya secara anggun pada lengan berotot Chester yang terbalut seragam kaku.

"Tunjukkan pada mereka siapa pemegang komando sebenarnya malam ini, Kapten," bisik Ayyana halus tepat di samping telinga Chester.

Chester menegakkan dadanya, memasang ekspresi dingin tak tersentuh khas Komandan Team Eclipse, dan mulai melangkahkan kaki membawa istrinya menapaki karpet merah menuju pintu utama aula besar.

Baru beberapa langkah melintasi pintu kaca raksasa yang terbuka lebar, bisik-bisik halus dari kerumunan tamu undangan seketika merebak.

Para perwira senior dan wanita-wanita kelompok Persit yang memadati ruang aula megah berlampu kristal itu otomatis menoleh.

Penampilan Ayyana yang memukau—perpaduan antara gaun berpotongan berani yang memperlihatkan tulang selangkanya dengan aura mahkota bangsawan kelas atas—langsung meruntuhkan segala rumor miring tentang "pernikahan rekayasa" yang selama ini dihembuskan faksi lawan.

Di sudut aula dekat tangga utama, Laksamana Muda Harris berdiri memegang gelas kristalnya.

Wajah perwira tinggi itu seketika berubah kaku saat melihat Chester melangkah masuk dengan penuh dominasi, didampingi oleh Ayyana yang berdiri dengan dagu tegak di sisinya.

"Selamat datang di medan perang, Nyonya Sinclair," gumam Chester rendah tanpa mengikis garis kaku di wajahnya, saat ia merasakan pegangan tangan Ayyana di lengannya makin erat.

Aura dominan Kapten Sinclair dan Nyonya Sinclair di atas karpet merah disambut oleh kehadiran empat personel Team Eclipse yang sudah menanti di dekat pilar utama aula.

Mengingat tak satu pun dari mereka yang sudah menikah, keempat anggota tim taktis itu datang seorang diri—menampilkan kontras karakter yang teramat kontras di tengah kerumunan elite militer.

Flyn berdiri paling depan dengan rambut pirangnya yang tertata rapi. Dibalut seragam resmi yang dipasang sedikit leluasa pada kerah atasnya, aura playboy tak terbantahkan terpancar kuat dari senyum sengetnya.

Tangannya memegang gelas sampanye, sesekali melemparkan kedipan mata halus ke arah putri-putri perwira tinggi yang sibuk mencuri pandang sejak ia melangkah masuk.

Di sampingnya, Ocla menghela napas berat seraya memutar bola matanya malas.

Baju resminya terpasang sangat rapi, namun wajah kaku khas penembak jitu itu dengan jelas menunjukkan betapa muaknya ia melihat Flyn yang tak henti-hentinya tebar pesona di tengah aula.

Sementara itu, Zack berdiri bersandar pada pilar dengan postur santai. Binar matanya dingin, seolah-olah suasana gala diplomatik yang megah ini tak mampu menyentuh perhatiannya sedikit pun.

Di sisi lain, Rowan berdiri tegak lurus bagaikan benteng hidup; wajahnya kaku, bahunya bidang, dan matanya terus memindai sudut-sudut ruangan dengan kewaspadaan taktis yang tak pernah padam.

Namun, begitu langkah kaki Chester dan Ayyana mendekati area pilar, perhatian keempat prajurit elite itu seketika terkunci.

Seringai menggoda di bibir Flyn perlahan pudar. Binar mata lucunya mendadak membelalak tipis saat pandangannya menyapu gaun malam sutra navy blue berpotongan rendah yang memperlihatkan garis leher mulus serta lekuk tulang selangka Ayyana yang memesona.

Flyn sontak mengalihkan fokusnya total.

Sorot mata yang tadinya sibuk tebar pesona ke seluruh penjuru ruangan kini berpusat pada satu titik yang sudah pasti sulit diraih.

"Sialan..." bisik Flyn sangat pelan, hampir tak terdengar di antara deru musik klasik aula. Ia meneguk isi gelasnya dalam sekali teguk, lalu menggelengkan kepala terkekeh takjub.

Nyonya Kapten mereka memang tak bisa dilawan.

"Tutup mulut lo, Flyn," tegur Zack dingin dari samping tanpa mengalihkan pandangannya dari area VIP, walau rahangnya sendiri menyirat apresiasi mutlak atas keanggunan istri komandannya.

Ayyana menyunggingkan senyum tipis yang amat elegan saat menyadari tatapan terpukau dari anggota tim suaminya. Ia makin mempererat lingkaran tangannya di lengan berotot Chester.

Chester, di sisi lain, merasakan otot-otot di seluruh tubuhnya mengencang drastis. Tatapan mata abu gelap sang Kapten mengeras kaku, memancarkan aura dominansi kaku dan peringatan tak kasat mata kepada Flyn—dan kepada setiap pria di aula itu—bahwa wanita di sisinya adalah wilayah kekuasaan yang tak tersentuh.

"Kalian terlambat dua menit dari jadwal pengamatan awal," tegur Chester dengan suara bas yang amat rendah dan kaku, menggunakan instruksi taktis untuk menutupi gejolak posesif di dadanya.

Flyn segera menegakkan tubuhnya, memberi hormat singkat dengan senyum tipis yang penuh arti. "Maaf, Kapten. Pemandangan di pintu masuk tadi... agak terlalu mengalihkan fokus."

Seringai jahil Flyn yang sempat memudar saat melihat keanggunan Nyonya Sinclair kini perlahan muncul kembali.

Sorot matanya bergulir lirih, mendarat tepat pada Zack yang masih berdiri tenang di dekat pilar.

Pikiran Flyn mendadak melayang pada sosok Alinea—adik perempuan Zack yang terkenal berpendirian teguh, galak, namun teramat menggemaskan.

Belakangan ini, setelah perjuangan ekstra dan usaha pantang menyerah, Flyn akhirnya berhasil mendapatkan sedikit celah di hati gadis itu. Interaksi-interaksi kecil mereka belakangan ini sukses membuat prajurit playboy itu kelimpungan setengah mati.

Namun, melirik ekspresi kaku Zack yang berada di sampingnya, Flyn mendadak teringat posisi strategis pria itu: Zack bukan cuma ahli siber Team Eclipse, tapi juga kakak kandung yang sangat protektif terhadap Alinea.

Seketika itu juga, Flyn membuang sisa cengirannya.

Ia membetulkan letak kerah seragam resminya, menegakkan bahunya, dan dengan cepat memasang kembali wajah sok cool yang amat kaku—mengubah aura flirty-nya menjadi sosok prajurit paling disiplin dan berwibawa di aula tersebut. Flyn tahu betul, salah sedikit saja bertingkah di depan Zack malam ini, restu untuk mendekati Alinea bisa melayang dalam hitungan detik.

Ocla, yang menangkap perubahan mimik Flyn yang amat drastis itu, hanya menyunggingkan senyum ejekan yang sangat tipis dari balik gelasnya, sementara Rowan tetap siaga memindai ruangan.

Ayyana menyadari dinamika halus di antara anggota tim taktis suaminya tersebut. Ia melirik Chester yang masih berdiri kaku di sisinya, lalu berbisik sangat pelan, suaranya mengudara lembut di dekat telinga sang Kapten.

"Timmu punya banyak cerita menarik di luar Misi Sektor Bravo, Kapten," goda Ayyana halus, menyunggingkan senyum tipis yang penuh pesona.

Chester tidak mengikis garis kaku di wajahnya, namun binar mata abu gelapnya seketika mengunci Flyn dengan tatapan intimidatif khas seorang komandan.

"Flyn," tegur Chester dengan suara bas yang amat rendah dan kaku, mempertegas dominasi di antara mereka. "Fokus pada pengamatan Sektor Barat. Jangan sampai pikiranmu terdistraksi oleh hal-hal di luar protokol malam ini."

Flyn berdeham pelan, berjarak setengah langkah mundur sambil berucap formal, "Siap, Kapten! Area Sektor Barat aman terkendali."

Zack hanya melirik Flyn dari sudut matanya dengan tatapan dingin penuh selidik, seolah-olah sudah membaca persis apa yang ada di dalam kepala rekannya itu, sebelum akhirnya kembali memfokuskan pandangannya ke arah pergerakan Laksamana Muda Harris di sudut VIP.

1
guest1053527528
semakin cinta thor
guest1053527528
iya dong thor dan jangan sampai menganggu privasi chester
IceQueen
pertempuran siap pecah nih🤣
Fayasshi
wkwkwk pawang kapten sinclair ada² aja tingkahnya
Fayasshi
Aaa suka thor... makasi uda bikin cerita berkelas bukan yg mendadak kaya dipungut ceo mulu 🤣
Muse_Cha: makasiiiih kaaaaa. semoga suka selalu yaaa🙏😍
total 1 replies
YuWie
panass..panasss..dingin... grrrrr..gematar kah pak komandan
Muse_Cha: tenang jangan gemeterrrr dulu🤭
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
ini bukan lagi agresi tp menuju perang thor🤣
Muse_Cha: ssiapin baju peraaang nya
total 1 replies
YuWie
sungguh, aku pingin mereka dang gedebrak gedebruk in bed 😁
Muse_Cha: sabarrrrr sabarr ini ujian🤭
total 1 replies
IceQueen
mantap
YuWie
memang begitu rumit ya kehidupan militer dikalangan para jendral..
IceQueen
seruuu
Mei TResna Rahmatika
kok di ulang thor bab nya
Muse_Cha: oiya ya. maaf ya aku jadwalin 2x brati 😭🙏 makasih ya kak udah remind
total 1 replies
YuWie
lhaaa begitu ternyata mbak kendall
IceQueen
mulai muncul nih gangguan2 dedemit/Smug/
karina
guaaaa suka bangetttt cerita nyaa aaaaa baperr bangett 🤣
Muse_Cha: makasihhh ya kak 😍😭
total 1 replies
IceQueen
mulai muncul serangan fajar
Muse_Cha: serangan ayya ini kak 🤣
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
porak poranda sudah hati Chester 🤣
Muse_Cha: kalah bom molotov ya😭
total 1 replies
IceQueen
selalu ada aja gebrakan dari ayyana🤣
Muse_Cha: ini dia si kancilll🤭
total 1 replies
YuWie
wah wahhh.... masih kita tunggu action mu yg lebih berani kapt..
Muse_Cha: jabatan doang kapten ya, ama istri sendiri cemen🤭
total 1 replies
YuWie
gagal kapt..hukumanmu ke ayyana
Muse_Cha: kurang beruntung, silahkan coba lagi besok😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!