NovelToon NovelToon
Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Gawat! Aku Punya Anak Dari Musuh Sendiri!

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:10.4k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Karena terlalu lelah dengan urusan skripsi, Ayara pingsan dan saat terbangun Ayara mendapati dirinya berada dikehidupan dimasa depan.

Dimasa depan Ayara menikah dan bahkan sudah memiliki seorang anak laki-laki tampan, tetapi yang membuat Aya ingin pingsan kembali adalah Ayara menikah dengan musuhnya saat di bangku kuliah, pria tampan bernama Guzelar adalah suaminya dimasa depan.

Guzelar pria tampan yang suka menghinanya dan mengatainya wanita tidak benar karena saat di bangku kuliah Ayara suka gonta-ganti pacar hampir setiap hari, bagaimana bisa dimasa depan Guzelar menjadi pria yang lembut dan manja serta bucin padanya?.

Bagaimana Ayara bisa mengatasi semuanya dimasa depan? Menghadapi Guzelar versi bucin dan menerima fakta jika mereka sudah memiliki anak? Ikuti terus perjalanan Ayara dimasa depan! Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Sakit Hati, Sayang

Bayangan gelap malam mulai merayap naik, menggantikan langit sore yang jingga. Namun, hingga detik ini, Ayara masih enggan menjejakkan kakinya keluar dari kamar mewah tersebut. Ia meringkuk di atas sofa besar dengan raut wajah yang menyuguhkan kombinasi sempurna antara kebingungan akut, syok berat, dan keputusasaan tingkat dewa.

​"Sebenarnya apa yang sedang terjadi?" gumam Ayara berkali-kali pada dirinya sendiri, jemarinya meremas rambutnya yang berantakan.

"Maksudnya... bagaimana bisa aku menikah dengan Guzelar? Dia kan manusia paling menyebalkan yang menghabiskan hari-hari kuliahku dengan cacian! Apa masuk akal kami berakhir di pelaminan?!" serunya frustasi, berbicara seorang diri di tengah keheningan kamar.

​Otaknya yang mendadak teringat sesuatu langsung memerintahkannya bergerak. Dengan panik, Ayara menyambar ponsel pintar berdesain elegan yang terletak di atas nakas di sebelah tempat tidur. Ia langsung menyalakan layar benda pipih tersebut, lalu membuka menu pengaturan dan kalender digital untuk memeriksa keterangan waktu.

​Begitu angka tahun dan tanggal tertera dengan jelas di layar, mata Ayara membelalak lebar, hampir copot dari soketnya.

​"OMG! SUDAH TUJUH TAHUN SEJAK AKU SIBUK SKRIPSIAN?!" pekik Ayara heboh, suaranya melengking tinggi tanpa mempedulikan situasi.

​Ia langsung menghitung dengan jari-jarinya yang gemetar. "Kalau saat masa-masa berjuang ngerjain skripsi kemarin usiaku baru 20 tahun, berarti sekarang usiaku sudah 27 tahun?! Ya ampun... dalam sekejap mata aku langsung tua?!" ucapnya histeris, wajahnya berubah pucat pasi seolah baru saja melihat hantu gentayangan.

​Ayara mematung di atas sofa, dadanya sesak bukan main. Ia merasa dirugikan oleh semesta. Bayangkan saja, ia sama sekali tidak menikmati masa-masa muda usia 21, 22, hingga 26 tahun. Tiba-tiba saja kesadarannya melompat jauh ke masa depan, mendapati dirinya sudah berstatus sebagai seorang istri dan ibu dari anak berumur lima tahun. Sungguh nasib paling tragis bagi seorang mahasiswi semester akhir!

​Sesaat kemudian, Ayara menarik napas panjang, mencoba membesarkan hatinya sendiri.

"Tidak apa-apa... tenang, Ayara, tenang. Setidaknya kalau dilihat dari rumah mewah ini, fasilitas, dan anak selucu Gabriel, aku hidup makmur dan bahagia di masa ini," hiburnya, berusaha menyemangati diri sendiri di tengah krisis eksistensial.

​Namun, sedetik kemudian sifat aslinya kembali muncul. Ayara menghentakkan kakinya kesal ke lantai.

"Tapi tetap saja! Kenapa harus dengan si Guzelar kampret itu sih?! Hidupku terasa lengkap tapi ternoda!" pekiknya tertahan.

​Tok... tok... tok.

​Tiba-tiba, suara ketukan pelan menggema di pintu kamar, disusul oleh suara bariton yang sangat dikenal sekaligus dihindarinya sejak tadi.

​"Sayang... kamu sudah lama sekali mengurung diri di dalam. Ini sudah waktunya makan malam, ayo keluar dulu. Kita bisa membicarakan semuanya secara baik-baik di bawah," bujuk Guzelar lembut dari balik pintu. Nada suaranya terdengar begitu sabar, membuat bulu kuduk Ayara merinding seketika mendengarnya.

​"Ya ampun... suara itu lagi," gumam Ayara ngeri, menepuk jidatnya sendiri.

"Apa jangan-jangan aku sebenarnya sudah gila di masa depan, terus menciptakan delusi kalau si Guzelar ini bucin padahal aslinya dia lagi nyiapin rencana buat nyiksa aku?"

​"Sayang... Ayara, buka pintunya ya," panggil Guzelar lagi, suaranya terdengar semakin khawatir.

​Merasa tidak mungkin terus bersembunyi di dalam kamar seperti buronan, Ayara akhirnya bangkit dari sofa. Dengan langkah berat dan wajah penuh keraguan, ia berjalan mendekati pintu lalu memutar gagangnya.

​Pintu terbuka lebar. Sosok Guzelar berdiri di sana dengan balutan pakaian santai berupa kaus hitam pas badan dan celana bahan kasual. Penampilan kasual tanpa setelan jas formal itu justru membuat ketampanan pria berdarah Rusia-Indonesia tersebut bertambah berkali-kali lipat, memancarkan aura maskulin yang sangat mematikan. Untuk sepersekian detik, Ayara sempat terpesona dan terpukau melihat pemandangan visual di hadapannya.

​"Akhirnya kamu buka pintu juga..." ucap Guzelar dengan napas lega, senyuman lembut terukir di wajah tampannya.

"Aku khawatir setengah mati di luar. Kita makan dulu ya, sayang, setelah itu kita bahas semua hal yang mengganggu pikiranmu."

​Tanpa menunggu persetujuan, Guzelar mengulurkan tangan kekarnya berniat menggenggam jemari Ayara. Namun, begitu tangan itu hampir menyentuhnya, Ayara langsung menepisnya dengan kasar.

​Plak!

​Guzelar terkejut bukan main. Tangannya tertegun di udara. Pria tinggi berotot itu mengerjap beberapa kali, menatap Ayara dengan tatapan tidak percaya. Sesaat kemudian, manik mata tajam milik sang CEO mendadak berkaca-kaca. Kilatan luka yang begitu nyata terpancar jelas dari sorot matanya.

​"Sebenarnya... ada apa denganmu hari ini, sayang?" suara Guzelar terdengar bergetar hebat, sarat akan rasa sakit yang mendalam.

"Aku salah apa sama kamu? Aku sudah menjelaskan panjang lebar alasan kenapa aku bisa pulang telat dari luar kota kemarin..."

​Pria itu menelan ludah, suaranya semakin parau menahan sesak di dada. "Jangan memperlakukan aku seperti sampah, sayang... Tolong, jangan perlakukan aku seperti itu."

​Ayara menganga lebar. Matanya mengerjap-ngerjap cepat, tidak percaya dengan apa yang baru saja dilihat dan didengarnya. Seorang Guzelar Jonathan Maximilian, musuh bebuyutannya yang terkenal paling arogan, paling dingin, dan hobi mencaci maki orang lain kini sedang berdiri di hadapannya dengan mata berkaca-kaca layaknya anak kecil yang dibuang oleh ibunya.

​"Mengapa kamu bisa bersikap begitu kasar padaku hari ini?" tambah Guzelar lagi, suaranya benar-benar terdengar seperti orang yang patah hati tingkat akut.

"Aku tidak kuat diperlakukan seperti ini olehmu... Hatiku rasanya sakit sekali, Ayara."

​Melihat ekspresi kesedihan yang begitu pekat di wajah pria jangkung itu, Ayara mendadak merasa seperti penjahat paling keji di muka bumi. Otaknya yang biasa berpikir tajam kini benar-benar lumpuh total.

"​Ya Tuhan... ini akting dari mana lagi?! Kenapa si Guzelar jadi cengeng begini?!" batin Ayara histeris, merasa serba salah menghadapi sisi lain musuh masa lalunya yang ternyata sangat rapuh di hadapannya.

Bersambung...

Jika kalian diposisi Ayara, gimana respon kalian?.🤭

1
Ita Putri
mike
Hadi Mulyono
biadab banget ayah ayara ..jadi kuat ayara balas dendam .aku kok pingin ayara bisa bela diri .hajar keluarganya yg jahat
mimief
ternyata yg bikin dia hancur bukan mike.
tapi dari orang yg paling dia cintai .
yg dikira jadi pelindung dia
😔🥹🥹🥹
Anbu Hasna
ketiduran di ruang laundry 🫣🫣
mimief
saudara tirinya ya?🥹🥹🥹
mimief
sering Thor...
sayang akal sehat selalu mengalah. Karena jajan nya aku banyak. kalau kabur susah ntar jajan nya🤣🤣🤣🫣
It's me Ri🥕
Wkwkwk... Ayara emang suka benget ngerjain orang, tapi ga boleh ditiru yaa🤭
It's me Ri🥕
Tania nya belom mau cuti kak😭
mimief
dasar Ayana...kasian bapak bapak dikerjain.
nanti suaminya marah besar itu istri kesayangan nya main ditarik ajaa🫣🫣🤣
Anbu Hasna
kirain beneran jadi sekertaris. kasihan Tania lagi hamil besar disuru kerja
Mia Camelia
banyak rahasia ingatan yg belum terungkap nih🤔
Hadi Mulyono
guziler perlu di bawa ke uya kiya biar di hipnotis tar kan jujur ngomongnya😄
mimief
iy kan,laki laki tuh aneh. buat nyari perhatian kita tuh ngelakuin segala cara🤣🤣🤣.
seenggaknya dia inget akyu
eh ..kok cyiin nya kebawa lagi thor🤣🤣
mimief
masa lalu adalah cerminan masa depan kita
mimief
kyk dihipnotis kl yaaa....🥹🥹🥹
biar trauma nya terputus
Mia Camelia
mungkin duanda nyiksa ayara pas lagi hamil muda 🤔🤔🤔
Hadi Mulyono
emang nanti Gabriel mati?
Hadi Mulyono
ayara ayo semangat balas lah dendammu
mimief
pantesan mereka sebegitu benci nya.
anak pertama mereka??🥹🥹🥹
mimief
kalau kata di didrakor fix me..
meminta pertolongan adalah langkah pertama kita mau sembuh
jadi ga usah takut dan malu...
ayo kita sembuh bersama
It's me Ri🥕: Benar kak, semakin bungkam maka akan semakin sulit untuk sembuh 🥺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!