NovelToon NovelToon
ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

ASISTEN DUDA TAJIR MELINTIR

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Duda
Popularitas:724
Nilai: 5
Nama Author: Flaura Charisma

Asisten Duda CEO Tajir Melintir

Grizella Madeline Dealova, seorang anak magang yang ambisius dan berani, tidak pernah menyangka akan terlibat dengan Galaxy Adelion Wesley, CEO kaya raya yang dingin dan terluka karena pengkhianatan masa lalu.

Pertemuan mereka dipenuhi pertengkaran, tetapi perlahan rasa benci berubah menjadi ketertarikan. Saat Galaxy memintanya menjadi asisten pribadi dan tinggal bersamanya, keduanya mulai menghadapi perasaan yang tidak bisa mereka hindari.

Namun, ketika cinta mulai tumbuh, mantan istri Galaxy kembali membawa rahasia lama yang mengancam hubungan mereka.

Akankah Grizella menjadi alasan Galaxy kembali percaya pada cinta, atau justru menjadi luka baru dalam hidup sang CEO?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Flaura Charisma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pilihan yang mustahil

Sirene darurat menggema di seluruh Pulau Black Haven.

Wiuu... Wiuu...

Lampu merah berkedip di setiap sudut lorong bawah tanah.

Suara mesin pengunci otomatis mulai terdengar.

Lima menit.

Hanya lima menit sebelum seluruh kompleks terkunci.

Galaxy menatap Selena dengan sorot mata tajam.

"Aku tidak akan memilih."

Selena tersenyum tipis.

"Semua orang akhirnya harus memilih, Galaxy."

"Tidak."

"Aku akan membawa mereka berdua keluar."

Selena tertawa pelan.

"Masih sekeras kepala seperti dulu."

Di balik kaca antipeluru, Elena menggeleng pelan.

Ia mengangkat telapak tangannya, memberi isyarat kepada Grizella agar tetap tenang.

Air mata Grizella terus mengalir.

"Ibu... jangan menyerah."

Elena tersenyum lembut.

Meski suaranya tidak terdengar, gerakan bibirnya jelas.

"Jangan menangis."

Grizella menggigit bibirnya.

Ia tidak ingin pertemuan pertama dengan ibunya berakhir seperti ini.

Aaron dan Adrian segera memeriksa panel kontrol di dekat ruangan kaca.

"Bagaimana?"

tanya Galaxy.

Aaron menggeleng.

"Sistemnya terenkripsi."

Adrian memperhatikan rangkaian kabel.

"Lima lapis keamanan."

"Kalau salah membuka..."

"Seluruh ruangan akan terkunci permanen."

Alexander mengepalkan tangan.

"Selena memang merencanakan semuanya."

Galaxy berjalan mendekati panel.

Ia memperhatikan lambang kecil di sudut layar.

Lambang itu sama persis dengan ukiran pada liontin Grizella.

"Grizella."

Wanita itu menoleh.

"Kalungmu."

Grizella segera melepaskan liontin dan menyerahkannya.

Galaxy memasukkannya ke slot berbentuk lingkaran.

Klik...

Layar panel langsung menyala.

Semua orang menahan napas.

Namun bukannya pintu terbuka...

Muncul sebuah pesan.

"Masukkan kode pewaris."

Aaron mengerutkan kening.

"Kode apa?"

Adrian tiba-tiba teringat sesuatu.

"Buku harian Elena!"

Galaxy segera membuka buku harian yang mereka bawa.

Di halaman terakhir terdapat deretan angka yang selama ini mereka kira tidak berarti.

Alexander membaca perlahan.

"17... 08... 24... 31..."

Aaron memasukkan kode itu ke panel.

Akses ditolak.

Ruangan kembali dipenuhi bunyi alarm.

Selena memandang dari balkon atas dengan santai.

"Waktu kalian tinggal tiga menit."

Galaxy memejamkan mata.

Ia mengingat kembali isi rekaman Elena.

Kemudian terlintas satu kalimat.

"Kebenaran selalu dimulai dari hati, bukan dari angka."

Galaxy membuka liontin Grizella.

Di bagian dalamnya terdapat ukiran kecil.

Bukan angka.

Melainkan sebuah nama.

Galaxy.

Semua orang membeku.

Grizella menatap liontin itu dengan tidak percaya.

"Kenapa... nama Anda ada di sana?"

Galaxy juga terkejut.

Ia tidak pernah melihat liontin itu sebelumnya.

Alexander menghela napas pelan.

"Elena sudah mengetahui semuanya sejak lama."

Galaxy memasukkan kata GALAXY ke panel.

Beberapa detik kemudian...

Akses diterima.

Suara pengunci mulai terbuka.

Pintu kaca perlahan bergeser.

Grizella langsung berlari memeluk Elena.

"Ibu..."

Elena memeluk putrinya erat.

"Maafkan Ibu..."

"Maaf sudah membuatmu menunggu begitu lama."

Galaxy tersenyum lega melihat keduanya akhirnya bertemu tanpa penghalang.

Namun dari balkon atas...

Selena tetap tersenyum.

Karena rencana sebenarnya belum dimulai.

Ia menekan sebuah tombol kecil di jam tangannya.

Di seluruh kompleks terdengar suara mekanis.

"Sistem penghancuran aktif."

Wajah Galaxy langsung berubah.

Selena berbisik pelan.

"Kalau aku tidak bisa memiliki rahasia ini..."

"Tidak seorang pun akan memilikinya."

Suara peringatan darurat menggema semakin keras.

"Sistem penghancuran aktif."

Lampu merah di seluruh bunker Black Haven berkedip tanpa henti.

Semua orang langsung terdiam.

Bahkan Selena yang berdiri di balkon terlihat tenang, seolah sudah memperhitungkan semuanya.

Galaxy menatap layar kontrol.

"Berapa lama?"

Aaron memeriksa sistem.

Wajahnya berubah serius.

"Dua belas menit."

"Setelah itu seluruh area bawah tanah akan terkunci."

Adrian menatap Selena dengan marah.

"Kau gila."

Selena hanya tersenyum.

"Tidak."

"Aku hanya memastikan tidak ada seorang pun yang bisa mengambil rahasia The Black Crown."

Grizella masih memegang tangan Elena.

Setelah bertahun-tahun menunggu...

akhirnya ia bisa merasakan kehadiran ibunya.

Namun kebahagiaan itu tidak bertahan lama.

"Ibu..."

"Kita harus pergi."

Elena mengangguk.

Ia memandang Galaxy.

Untuk pertama kalinya, mereka bertemu secara langsung.

"Jadi kau Galaxy Wesley."

Galaxy menundukkan kepala sedikit.

"Nyonya Elena."

Elena tersenyum lembut.

"Aku tahu kau akan datang."

Galaxy sedikit terkejut.

"Maksud Anda?"

Elena menatap Grizella.

"Aku sudah melihat cara kau melindunginya."

"Dan aku percaya kepadanya."

Grizella menatap ibunya.

"Ibu tahu tentang Galaxy?"

Elena tersenyum.

"Sejak sebelum kalian bertemu."

Alexander langsung terkejut.

"Bagaimana mungkin?"

Elena melihat ke arah buku harian.

"Karena ada alasan kenapa aku meninggalkan petunjuk untuk kalian berdua."

Galaxy diam.

Selama ini ia mengira semua kejadian hanyalah kebetulan.

Namun ternyata...

ada seseorang yang sudah mempersiapkan jalan mereka.

Tiba-tiba terdengar suara ledakan kecil dari lorong belakang.

Bruk!

Debu berjatuhan dari langit-langit.

Aaron segera bergerak.

"Kita harus pergi sekarang."

Galaxy mengangguk.

"Semua bergerak."

Mereka mulai meninggalkan ruangan.

Namun ketika melewati lorong utama...

sekelompok penjaga The Black Crown menghadang.

Mereka membawa senjata dan berdiri menghalangi jalan.

Selena berjalan turun dari balkon.

"Kalian pikir bisa keluar begitu saja?"

Galaxy berdiri di depan semua orang.

"Selena."

"Permainanmu selesai."

Selena tersenyum.

"Belum."

"Kau masih belum tahu kebenaran terbesar."

Galaxy menatapnya dingin.

"Apa lagi?"

Selena menatap Grizella.

"Ayahmu tidak pernah menjadi satu-satunya orang yang menyimpan rahasia."

"Elena juga."

Semua mata tertuju kepada Elena.

Grizella terlihat bingung.

"Ibu?"

Elena menunduk.

Wajahnya menunjukkan rasa bersalah.

"Selena benar."

Suara Elena pelan.

"Ada satu hal yang belum pernah aku katakan."

Grizella membeku.

"Apa?"

Elena menarik napas.

"Sebelum aku melarikan diri dari The Black Crown..."

"Aku pernah membuat sebuah kesepakatan."

"Dengan keluarga Wesley."

Galaxy mengerutkan kening.

"Kesepakatan apa?"

Elena menatap Galaxy.

"Kesepakatan yang membuat hidup kalian berdua terhubung sejak lama."

Sebelum Elena sempat menjelaskan lebih jauh...

Selena memberi isyarat kepada para penjaga.

Mereka mulai bergerak maju.

Galaxy langsung menarik Grizella ke belakangnya.

"Kita bahas setelah keluar dari sini."

Elena mengangguk.

Untuk saat ini...

yang terpenting adalah bertahan hidup.

Galaxy memberi tanda kepada Aaron.

"Jalur keluar?"

Aaron melihat peta.

"Ada satu jalan."

"Tapi melewati ruang pusat keamanan."

Alexander menatap lorong itu.

"Itu tempat paling dijaga."

Galaxy tersenyum tipis.

"Bagus."

"Kalau begitu kita lewat sana."

Grizella menatapnya.

"Anda selalu memilih jalan tersulit."

Galaxy melihatnya.

"Dan kau selalu mengikutiku."

Grizella tersenyum kecil.

"Karena saya tahu Anda akan melindungi saya."

Untuk sesaat...

di tengah bahaya yang mengelilingi mereka...

mereka berdua kembali menemukan kepercayaan yang semakin kuat.

Namun di belakang mereka...

Selena mengambil sebuah dokumen tua dari sakunya.

Dokumen yang berisi nama asli Grizella.

Dan rahasia yang bisa mengubah seluruh hubungan Galaxy dan Grizella.

Lorong pusat keamanan Black Haven menjadi semakin gelap.

Suara langkah kaki mereka bercampur dengan bunyi alarm yang terus menggema.

"Sistem penghancuran tersisa delapan menit."

Waktu mereka semakin sedikit.

Galaxy berjalan paling depan.

Di belakangnya, Grizella menggenggam tangan Elena erat.

Untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun...

ia berjalan bersama ibunya.

Namun pikirannya masih dipenuhi satu pertanyaan.

Apa kesepakatan yang pernah dibuat Elena dengan keluarga Wesley?

"Aku tahu kau punya banyak pertanyaan."

kata Elena pelan.

Grizella menatapnya.

"Ibu menyimpan terlalu banyak rahasia."

Elena menunduk.

"Aku tahu."

"Dan aku tidak meminta kau langsung memaafkanku."

"Tapi aku melakukan semuanya karena ingin kau tetap hidup."

Grizella diam.

Ia masih terluka.

Namun ia juga melihat penyesalan di mata ibunya.

Galaxy mendengar percakapan mereka.

Untuk pertama kalinya ia memahami bahwa bukan hanya dirinya yang memiliki luka masa lalu.

Elena juga hidup dengan rasa bersalah selama bertahun-tahun.

Ia berhenti sejenak.

"Setelah kita keluar..."

"Kita akan mendengarkan semuanya."

Elena menatap Galaxy.

"Terima kasih."

Galaxy mengangguk.

"Tidak."

"Aku yang harus berterima kasih."

"Karena kau menjaga Grizella sampai aku tidak bisa melakukannya."

Mereka akhirnya tiba di ruang pusat keamanan.

Pintu besar menghadang.

Aaron mencoba membuka sistem.

Namun tiba-tiba layar menyala.

Wajah Selena muncul.

"Kalian benar-benar keras kepala."

Galaxy menatap layar.

"Di mana jalan keluarnya?"

Selena tersenyum.

"Ada."

"Tapi aku ingin memberikan satu hal terakhir."

Sebuah dokumen muncul di layar.

Nama di bagian atas membuat semua orang terdiam.

Grizella Madeline Dealova Wesley.

Grizella membeku.

"Apa itu?"

Selena menjawab,

"Itu identitas aslimu."

Galaxy langsung menatap layar.

"Jangan dengarkan dia."

Namun Grizella tetap melihat.

Di dalam dokumen itu tertulis bahwa sebelum Grizella lahir, telah dibuat sebuah perjanjian antara keluarga Hart dan keluarga Wesley.

Sebuah perjanjian perlindungan.

Serta satu rahasia besar.

Grizella bukan hanya memiliki darah Hart.

Ia juga memiliki hubungan warisan langsung dengan keluarga Wesley.

Alexander terlihat terkejut.

"Mustahil."

Elena menutup matanya.

"Ini alasan aku menyembunyikannya."

Galaxy menoleh.

"Maksudmu..."

Elena mengangguk.

"Grizella adalah pewaris gabungan."

"Dia memiliki hak atas sebagian besar warisan lama Wesley."

"Dan The Black Crown mengejarnya karena itu."

Grizella mundur perlahan.

"Jadi..."

"Sejak awal hidup saya ditentukan oleh keluarga besar?"

Elena segera mendekat.

"Tidak."

"Kau bukan warisan."

"Kau bukan alat."

"Kau adalah anakku."

Galaxy berjalan mendekati Grizella.

"Dan bagiku..."

"Kau tetap Grizella."

"Orang yang pertama kali berani melawanku di ruang rapat."

"Orang yang membuat hidupku tidak lagi kosong."

Mata Grizella mulai berkaca-kaca.

Di tengah semua rahasia...

kalimat Galaxy adalah satu-satunya hal yang membuatnya tetap kuat.

Namun tiba-tiba...

Pintu ruang keamanan terbuka.

Bukan Selena.

Bukan penjaga.

Melainkan Leonard Wesley.

Ia berdiri dengan wajah tenang.

"Aku sudah memperingatkanmu, Galaxy."

"Kebenaran akan menghancurkan kalian."

Galaxy langsung berdiri di depan Grizella.

"Leonard."

"Apa yang kau inginkan?"

Leonard menatap Grizella.

"Bukan aku yang harus menjawab itu."

Ia mengeluarkan sebuah foto lama.

Foto yang memperlihatkan seorang bayi kecil...

dan dua keluarga yang berdiri bersama.

Lalu ia berkata pelan,

"Karena Grizella..."

"Ada satu hal yang belum diketahui siapa pun."

"Dia bukan hanya pewaris."

"Dia adalah alasan kenapa perang antara Wesley dan The Black Crown dimulai."

Alarm kembali berbunyi.

"Sistem penghancuran tersisa tiga menit."

Semua orang terdiam.

Karena kali ini...

bahkan Galaxy tidak tahu apakah rahasia berikutnya akan menyelamatkan mereka...

atau menghancurkan semua yang telah mereka bangun.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!