NovelToon NovelToon
TEMPTATION

TEMPTATION

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Nikahmuda / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:179.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Peony

Evander Aldebaran, seorang anak konglomerat kaya raya yang memiliki berbagai macam perusahaan dengan beraneka jenis bisnis.

Evander dipercaya mengemban tugas istimewa sebagai Wakil Presiden Direktur dari Aludra Entertaiment yang merupakan perusahaan agency artis.

Namun sayangnya dimasa kepemimpinan Evander justru Aludra mengalami kemunduran dan membuat Ayah Evander meragukan kapabilitas putra tunggalnya itu.

Bahkan banyak anggota direksi yang mengajukan mosi pemecatan bagi Evander yang tidak kompeten itu.

Hingga pada akhirnya Evander dipertemukan dengan seseorang yang mampu membangkitkan keterpurukannya dimasa - masa suram itu.

Sampai pada akhirnya Evander bangkit dan dapat menguasai segalanya, namun harus dengan bayaran yang setimpal.

Bagaimana kisahnya? Dan siapakah orang yang melepaskan Evander dari keterpurukan?

Akan kah Evander mampu melawan segala godaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Peony, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMARAHAN AGNETHA

Evander segera turun menuju lantai satu masih dengan tangannya yang berdarah, sekelebat ia meraih kain kasa dengan asal lalu mengusap pelan telapak tangannya. Dilihatnya wajah Agnetha yang pucat sudah berhenti menangis dan membiarkan pelayan perempuan itu membersihkan luka nya.

Pria bermata sipit itu kemudian menarik tangan Agnetha agar ia segera beranjak dari tempat duduk untuk menuju rumah sakit. Tapi Agnetha membuang tangan Evander ke udara, Pak Lim dan pelayan perempuan disana hanya tertunduk tidak berani memandang keduanya.

“ Aku tidak mau. “ Tolak Agnetha dengan tegas.

“ Kenapa? Lihatlah kamu perlu menerima perawatan! “ Mata Evander semakin tajam menghujam kedua bola mata Agnetha.

“  Apa peduli mu? Kamu yang membuatku menjadi seperti ini, sekarang kamu juga akan membawa ku ke rumah sakit? “ Entah keberanian dari mana yang membuat Agnetha mampu meneriaki Evander.

“ Pak Lim, keluar dari sini. “ Evander menarik nafasnya dalam dan menghembuskannya dengan kasar, lelaki itu mengusir Pak Lim agar menajuhi dia dan Agnetha.

“ Maafkan aku Agnetha, aku memiliki alasan yang tidak dapat ku jelaskan padamu “ Evander memandang wajah sayu Agnetha lagi.

“ Alasan apa Evander? Bagaimana kamu bisa melukai orang lain seperti ini? Bahkan disaat kita melakukan hal itu?! Bukan kah ini jelas kamu sengaja melukai ku?! “ Kesal Agnetha berteriak dengan keras membuat beberapa pelayan yang berada didekat ruang bawah saling berpandangan.

“ Apa kau memang menginginkan kehidupan pernikahan yang seperti ini Evander? Kau sungguh menakutkan! “ Sambung Agnetha lagi, kali ini dengan suara yang lebih rendah diiringi dengan air sebening telaga yang mengucur deras dari mata sembabnya.

“ Maafkan aku Agnetha, aku berjanji tidak akan pernah menyakitimu lagi. Sungguh maafkan aku. “ Evander mendekatkan tubuhnya pada Agnetha yang hanya berjarak beberapa langkah dengannya.

“ Apa kamu bisa menjaminku tetap hidup Evander? Apa kau tidak akan membunuhku? “ Agnetha semakin meluapkan kekhawatiran yang ia rasakan.

“ Agnetha! Bicara apa kamu ini? Aku memilihmu menikahi ku untuk melahirkan anak untukku! “ Suara Evander meninggi.

“ Lalu jika aku tidak melahirkan anak laki – laki untuk mu apa yang akan kau lakukan? Menghabisiku bukan? Peranku hanya sebatas untuk melahirkan putra bagimu bukan Evander? ” Ujar Agnetha lagi, ia seolah sedang menguji kesabaran Evander.

“ Agnetha! Aku dan kamu sudah berusaha belajar untuk mendapatkan apa yang kita inginkan! Kenapa kau berfikir seperti itu? “ Suara Evander masih meninggi.

“ Itu keinginanmu Evander! Bukan keinginanku! Lihat apa yang sudah kau lakukan padaku! “ Agnetha tidak dapat menahan kesesakan yang ada didalam dadanya, tangisnya membuncah.

Perlahan Evander mendekati tubuh Agnetha, ia meraih bahu perempuan berambut panjang yang berdiri didepannya dengan berurai air mata. Evander mengangkup tubuh Agnetha dan membawa masuk kedalam pelukannya. Dengan lembut Evander mengusap puncak kepala Agnetha berusaha meredam amarah gadis belia itu.

“ Maafkan aku Agnetha, aku bersungguh – sungguh. Aku tidak akan pernah melukaimu lagi, aku tidak akan pernah menyakiti mu lagi Agnetha. “ Evander semakin membenamkan wajah gadis itu kedalam pelukannya.

“ Ayo kita kerumah sakit. “ Evander merangkul pelan tubuh Agnetha dan membawa nya menuju mobil, setelah Agnetha duduk dikursi penumpang sekelebat pria itu masuk lagi kedalam rumah untuk mengambil dompet dan ponselnya.

***

Sepanjang perjalanan Agnetha hanya diam sambil menatap nanar lampu – lampu jalanan yang berpendar redup menyibak kegelapan malam. Agnetha tidak tahu apa yang ia rasakan sekarang, ia takut pada Evander tetapi ia juga tidak memiliki keberanian untuk berlari dari pria itu. Nyawa seseorang ia pertaruhkan dalam hubungannya dengan Evander.

Chris membuka pintu mobil saat mereka sudah tiba dirumah sakit, Evander masih mendekap Agnetha dalam rangkulan kekar bahunya. Keduanya berjalan beriringan untuk menerima penanganan di IGD.

Dua orang perawat bergegas memberikan pelayanannya pada tamu VIP Rumah Sakit mereka, seorang dokter juga tampak terburu – buru mendatangi bilik perawatan Evander dan Agnetha.

“ Pak Evander? Apakah semuanya baik – baik saja? “ Sambut Dokter cantik berambut pendek itu memeriksa kondisi Evander.

“ Haha aku tidak apa – apa Dokter Lea. “ Evander menyunggingkan senyuman mempesonanya.

“ Calon isteri Bapak? “ Sambung Dokter yang Evander sebut bernama Lea.

Evander menolehkan kepalanya pada ranjang disebelahnya yang dibiarkan terbuka tirainya, Agnetha tidak meresponi calon suaminya itu atau Dokter Lea yang memandangnya dengan khawatir. Dokter cantik itu mendekati Agnetha dan membantu perawat memasangkan kain kasa pada tangan kiri Agnetha yang terluka.

“ Apa yang terjadi Pak? Kenapa tangan kanan Pak Evander terluka? Sementara tangan kiri Nona yang terluka? “ Sambung Dokter itu tanpa mengalihkan pandangan matanya dari tangan Agnetha.

“ Ah, ada sedikit kecelakaan Dokter. “ Ucap Evander menutupi perbuatannya.

“ Untung saja luka nya tidak begitu dalam, jangan digunakan untuk mengangkat beban berat dan terkena air ya Nona. “ Dokter itu memperingatkan Agnetha dengan suara lembutnya.

Agnetha hanya mengangguk pelan mengiyakan saran Dokter tanpa membuka suaranya, Evander sesaat memandang

gadis disampingnya itu. Sejenak terbesit rasa bersalah karena sudah melukainya, betapa juga ia menyadari bahwa Agnetha gadis tangguh. Perempuan itu bisa meredam amarahnya selama ini saat menghadapi sikapnya yang kadang kala sangat keterlaluan.

“ Silahkan Pak Evander, ini antibiotik harap dihabiskan sesuai petunjuk ya Pak. “ Dokter Lea mengulurkan kantong kertas berwarna putih kepada Evander, dan pria berkulit putih itu segera meraih obat yang diberikan.

Sesudah beres dengan urusan pengobatan dan rumah sakit, Evander membawa Agnetha kembali kerumah. Kediaman mewah mereka tampak kembali lengang seperti biasanya, Agnteha langsung berjalan menuju kamarnya tetapi lagi – lagi Evander mencegahnya.

“ Makanlah dahulu Agnetha. “ Ucap Evander dengan lembut.

“ Aku sedang tidak berselera makan. “ Tukas Agnetha dengan tajam.

Bukan Evander namanya jika tidak berhasil memaksa seseorang untuk menuruti kemauannya. Sejenak ia membiarkan Agnetha naik ke lantai tiga, setelah gadis itu menghilang dari pandangan matanya, Evander memerintah Pak Lim agar menyuruh pelayan mengirim makanan ke kamar Agnetha.

“ Pastikan dia makan dan meminum obatnya. “ Pesan Evander dengan tegas sambil mengulurkan bungkusan obat milik Agnetha kemudian ia masuk kedalam kamar pribadinya.

Rasa bersalah menyeruak didalam hati Evander ia pasti benar – benar menyakiti Agnetha, bukan hanya tubuhnya tetapi pasti batin Agnetha juga terluka. Tetapi tekad Evander sudah sangat bulat, Astaroth sudah membawa nya berjalan sejauh ini bahkan segalanya sekarang semakin membaik.

Evander melihat perubahan yang amat signifikan didalam perusahaannya, artisnya kini mampu bersaing di industri hiburan. Harga saham nya juga selalu berada di level hijau dan sangat memberikan banyak keuntungan, bahkan Ayahnya kini sudah mulai luluh karena melihat peforma Evander.

“ Tahanlah sebentar Agnetha hingga aku bisa memiliki segalanya, aku akan membebaskanmu. “ Ucap Evander sambil memandang lekat pada wajah tampannya yang terpantul dari cermin besar didalam kamar mandi.

1
Ucy (ig. ucynovel)
baru mampir di sini kak

keren 👍
dyve
agnetha*
dyve
pingsan*
R_armylove ❤❤❤❤
lanjut.... masih penasaran 🤭🥰
Sis Fauzi
Evander ge er tuh
Sis Fauzi
banyak aturan untuk hal yg baik, ya tdk masalah Agnetha 😀
Sis Fauzi
semangat Agnetha
Sis Fauzi
Agnetha sdh jadi isteri Evander, kok masih dibilang gadis tersebut Thor?
A_young
Takdir cinta CEO hadir thor
A_young
takdir cinta CEO hadir
A_young
takdir cinta CEO hadir thor


suka banget sama ceritanya thor ❤️
Sis Fauzi
jangan menyesali pernikahan mu Agnetha 🔥
Sis Fauzi
super protektif Evander, tapi gayanya sok abai sama Agnetha 🔥
Sis Fauzi
udah nyesek, eh gak jadi 😂🔥
Sis Fauzi
cemburu tuh Evander 😂
Sis Fauzi
Evan jangan nakutin ya🔥
Sis Fauzi
mantap Agnetha
Imas Aisha Raya
iih ngeri, thor keidean dari mana py cerita seperti ini, kaya kembali ke jaman film Suzana hihihi
Imas Aisha Raya
ini emang pesugihan ada siluman ular minta wadal( korban), bahaya ini ke syirikan auzubillah
Imas Aisha Raya
visual Jason lebih pas buat jadi Evander thor ....itu mah pendapat ku ☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!