Jamila Anata gadis sembilan belas tahun yang tiba-tiba hamil anak kakak Iparnya kejadian itu terjadi karena Kakak ipar Mila pulang kantor dalam keadaan Mabuk parah dan dia menganggap Jamila adalah sang istri
Bagaimana kejadian nya simak di novel terbaru ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mesya icha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kakek Aditama
Setelah Rayyan berangkat ke Bandung, Kakek Aditama pun berangkat menuju pekanbaru untuk menemui Mila. Roger sang asisten pun siap menemani Tuan besar keluarga Aditama itu. Pesawat pun akhirnya tiba di bandara pekanbaru pukul sembilan pagi. Mobil yang sudah siapkan oleh Roger pun menjemput Kakek Aditama untuk mengantarkan nya menuju kediaman Mila.
Sesampainya di perumahan Nirvana, perumahan cluster menengah ke atas itu sangat asri dan bersih. " Tuan ini rumah milik nona Mila, ucap Roger menunjuk sebuah rumah minimalis namun sangat indah dan asri.
Kakek Aditama memandang rumah itu dan melihat dua orang anak kecil sedang bermain sepeda. Tatapan mata tua itu melihat cicit nya sedang bermain dengan seorang anak laki-laki tampan dan mereka saling tertawa entah apa yang mereka bicarakan sehingga tawa itu tercipta.
...Tiba-tiba seorang wanita muda umur dua puluh empat tahunan keluar dengan membawa dua piring berisi makanan dan dua jus buah. Mila memanggil anak-anak itu dan keduanya berlari menuju Mila....
Ayo makan dulu nak, ini udah lewat jam sarapan pagi, lanjut Mila.
Bara dan Naina mengambil piring dan jus mereka masing-masing dan duduk di kursi depan rumah. Terima kasih Mama, makanan ini sangat enak ucap keduanya. Mila mengelus rambut kedua anak itu dan menjawab, Sama-sama.
Tuan apa anda ingin menemui Nona Mila sekarang?? tanya Roger dan Tuan Aditama mengangguk. Kedua pria itu turun dari mobil dan berjalan ke arah rumah milik Mila.
Mila yang masih berada di taman karena sedang menyirami bunga mawar miliknya bingung siapa dua pria itu. Wajah mereka bahkan tidak Mila kenalin.
Permisi Nona Mila bukan?? tanya Roger berbasa-basi layak nya orang baru tidak saling mengenal. Mila mengangguk dan melihat kedua pria itu
Maaf anda siapa?! tanya Mila sopan. Pak Roger menjawab pertanyaan Mila pun tak kalah sopan.
Perkenalkan Nona ini Tuan Aditama Kakek nya Tuan muda Rayyan. Beliau datang ke sini karena ingin bertemu Anda Nona.
Ucapan Roger membuat Mila paham sekarang siapa di depan nya. Silahkan duduk Lalu kedua pria itu duduk di kursi taman.
Kakek Aditama menatap Naina dan Bara. Apa selama ini Naina selalu tertawa?! tanya Kakek Aditama dan Mila mengangguk.
Dulu saat ibunya meninggal dia masih sangat kecil, bahkan dia tak mengerti. Selalu murung namun sekarang sepertinya saya tidak perlu lagi khawatir dengannya, karena sekarang dia bahagia bersama kalian.
Mila, kedatangan saya kesini hanya ingin melihat bagaimana kamu memperlakukan cucu saya dan cicit saya. Saya tidak ingin menjadi penyesalan karena membiarkan Rayyan memilih wanita salah. Mila saya tau siapa kamu dan keluarga kamu pun saya sudah selidiki. Saya tidak masalah sengan masa lalu kamu, tapi ingat pesan saya, jika kamu berani menyakiti cicit dan cucu saya, kamu akan berhadapan dengan keluarga Aditama.
Mila tersenyum tipis. Kakek jangan khawatir, saya akan menyayangi Naina sebagai anak saya, tidak akan saya bandingkan dia dengan anak yang saya lahirkan. Mas Rayyan pun begitu kepada Bara anak saya. Dia selalu menyayangi Bara seperti dia menyayangi Naina.
Kakek Aditama mencoba berdamai dengan keinginan nya. Dia hanya ingin Rayyan bahagia bersama pasangannya. Menekan ego nya abis-abisan demi kebahagiaan cucu.
Saya pegang kata-kata kamu. Semoga kamu tidak mengecewakan saya. Sekarang saya ingin bertemu dengan Naina dan Bara.
Lalu Kakek Aditama berjalan menuju Naina dan Bara. Kedatangan kakek Aditama membuat Naina berlonjak bahagia. Gadis kecil itu memeluk kakek buyutnya. Bara bingung siapa pria tua itu namun Kakek Aditama langsung tersenyum kearahnya.
Naina yang paham langsung mengenalkan siapa kakek itu dan Bara pun menyalami Kakek Aditama membuat Kakek Aditama sangat senang karena Bara sangat patuh dan sopan.
jangan buat dia kelihatan bucin kasian lho dia dan juga Mila sama² korban dari seorang suami dan kakak ipar yang jelas bertindak sembrono 🤭
yakin semua pasti ada hikmahnya 🥰