NovelToon NovelToon
Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Pewaris Kaisar Es Jiang Yuan

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Action
Popularitas:51.7k
Nilai: 5
Nama Author: Chizella

Jiang Yuan—18 tahun, hidup terasing di Desa Daun Hijau. Ketika desanya dihancurkan oleh kelompok misterius dari Aula Jiwa, ia terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan nyawanya.

Di ambang kematian, Jiang Yuan diselamatkan oleh Wang Ning, seorang tetua kuat dari Sekte Bulan Kabut. Melihat bakat dalam dirinya, Wang Ning menjadikan Jiang Yuan sebagai murid dan membawanya memasuki dunia kultivasi.

Kini, Jiang Yuan harus bertahan di dunia yang kejam dan penuh bahaya, menempuh jalan menuju puncak kekuatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chizella, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25: Formasi Teleportasi

Di tengah hutan yang gelap dan sunyi, hanya suara angin malam yang berdesir di antara pepohonan. Ruan Mei dan Feng Yun telah singgah di sebuah area yang cukup terlindung, dikelilingi oleh semak-semak lebat dan pepohonan tinggi yang menaungi mereka dari pandangan dari udara.

Keduanya duduk bersila di atas tanah yang tertutup dedaunan kering, saling membantu mengobati luka masing-masing.

Perban sementara dibuat dari potongan kain dari ujung jubah mereka, membalut goresan-goresan di lengan dan tubuh yang terkena serangan Tang San dan Tang Ling.

Ruan Mei perlahan membuka matanya setelah menyelesaikan pengobatan pada lengannya. Nafasnya mulai teratur, namun ekspresi wajahnya masih gelisah.

Pandangannya tertuju pada kertas kecil yang diberikan Jiang Yuan padanya sebelum ia pergi menghadang musuh.

"Dia lama sekali," ucapnya, suaranya sedikit cemas meski ia berusaha menyembunyikannya di balik nada datar. "Padahal menyuruh kita datang ke sini."

Matanya yang biru jernih menatap peta di tangannya. Kertas itu hanyalah peta kecil yang menunjukkan tata letak tempat yang dituju, sebuah titik yang ditandai dengan tinta merah di pinggiran. Namun yang lebih menarik adalah tanda-tanda lain di atasnya, simbol-simbol aneh yang tidak ia kenali.

Feng Yun membuka matanya, menggerakkan lengannya yang tadi terluka. Wajahnya masih sedikit pucat karena kehilangan darah, namun senyuman tipis muncul di bibirnya.

"Lukaku sudah pulih," ucapnya, lalu berdiri dengan hati-hati. Ia menepuk-nepuk debu dari jubah birunya yang kotor.

"Jangan-jangan Adik Jiang sedang dalam bahaya," lanjutnya, suaranya penuh kekhawatiran. "Melawan musuh yang begitu kuat, sementara dia hanya Ranah Dou Shi. Aku tidak tahu bagaimana dia bisa bertahan selama ini."

Ruan Mei mengangguk setuju, alisnya berkerut karena berpikir keras.

"Tapi kenapa dia begitu yakin?" gumamnya, lebih kepada dirinya sendiri. "Dia memberikan peta ini padaku dan menyuruh pergi tanpa banyak penjelasan. Seolah dia sudah merencanakan semuanya."

Keduanya saling bertatapan, pertanyaan yang sama menggelayut di benak mereka.

Siapa sebenarnya Jiang Yuan? Mengapa bocah desa yang baru beberapa bulan lalu berlatih kini memiliki kekuatan yang begitu mengesankan?

Namun sebelum mereka sempat melanjutkan percakapan, suara langkah kaki di atas dedaunan kering membuat mereka menoleh.

Tak berselang lama, akhirnya Jiang Yuan sampai. Ia melompat dari atas pohon dan mendarat cukup dekat dengan Ruan Mei dan Feng Yun, namun pendaratannya tidak semulus biasanya. Tubuhnya sedikit sempoyongan, dan napasnya terdengar berat.

Kedua wanita itu langsung berseru kaget karena kedatangan mendadaknya.

"Aaahh!"

"Whaa!"

Namun kaget mereka segera berubah menjadi kekhawatiran begitu melihat kondisi Jiang Yuan. Mereka langsung mendekat, mata mereka membulat melihat pemuda itu dalam keadaan tidak baik.

"Adik Jiang!" seru Feng Yun, suaranya panik.

Jiang Yuan terlihat kesulitan. Darah segar mengalir dari sudut bibirnya, membasahi dagunya yang tirus. Jalannya sedikit sempoyongan, dan untuk pertama kalinya, ekspresi kelelahan terpampang jelas di wajahnya yang biasanya tenang.

Feng Yun lebih dulu menangkap sebelah tangannya dan memberikan bahunya sebagai penopang agar Jiang Yuan tidak jatuh. Tubuhnya yang hangat menempel di sisi Jiang Yuan, membantu pemuda itu untuk tetap berdiri.

Ruan Mei yang tidak mau kalah ikut membantu dari sisi lain, tangannya meraih lengan Jiang Yuan dengan hati-hati. Wajahnya memerah sedikit, namun ia berusaha mengabaikannya.

"Bagaimana bisa kau lolos?" tanya Ruan Mei, suaranya bercampur antara lega dan penasaran.

Jiang Yuan hanya menoleh ke arahnya, alisnya terangkat sedikit meski kelelahannya masih terlihat jelas.

"Apa kau berharap aku tidak lolos?" balasnya dengan nada sedikit mencibir, meski senyuman tipis muncul di sudut bibirnya.

Ruan Mei mendengus kesal. "Aku tidak bilang begitu. Tapi..."

Sebelum Ruan Mei selesai bicara, Jiang Yuan menjentikkan jarinya dengan lemah namun pasti.

Dari tanah di depan mereka, tiba-tiba muncul cahaya terang yang berkilauan.

Lingkaran formasi yang ia siapkan sebelumnya kembali muncul, garis-garis energinya berpendar di atas permukaan tanah. Simbol-simbol kuno berputar perlahan, memancarkan aura energi yang hangat.

Feng Yun dan Ruan Mei membelalak kaget, mata mereka membulat karena tidak percaya.

"Formasi!?" seru mereka bersamaan.

Namun Jiang Yuan lebih dulu bertindak. Dengan sisa tenaganya, ia menarik kedua wanita itu ke dalam lingkaran formasi. Hanya dalam sekejap, mereka diselimuti oleh cahaya terang yang menyilaukan.

Dan kemudian...

Satu detik kemudian, mereka sudah muncul di tempat lain. Di langit. Tepat di atas perairan laut yang luas.

"Waaaa!" seru Feng Yun, suaranya memecah kesunyian malam saat ketiganya jatuh bebas dari ketinggian.

Jiang Yuan menangkap tangan Ruan Mei di udara, memutar tubuhnya agar tidak jatuh terlalu kencang. Matanya yang tajam mencari-cari di bawah.

"Nona Yun! Kapalnya!" teriaknya di antara hembusan angin yang kencang.​

1
Aisyah Suyuti
good
yayat
ngumpulin ladang baru teruuuus ahaaay
Anonim
Lanjuuut up thoor
Arinto Ario Triharyanto
13. Dou Da 😎
Arinto Ario Triharyanto
langsung jadi vampir 🤣
Arinto Ario Triharyanto
ngasah Joni dulu tong
Arinto Ario Triharyanto
langsung jadi jablay ini bocah 🤣
yayat
ganti lahan tani lg jiang
Anonim
Up lg thor💪💪💪💪
Europa.: okeiii, up kek biasa
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
cepat hancurkan sekte itu dengan cara paling kejam Thor kalau perlu tubuh mereka di jadikan tumpukan gunung
Europa.: tunggu bantai sekte yg op aja kalau mau liat tumpukan mayat
total 1 replies
Diah Susanti
apakah dia berpikir akan dimakan orang kanibal
yos helmi
kata2 montok terlalu banyak
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍😍
yayat
gemana ga ngiler jiang liat melon seger n besar2
Europa.: dua2nya bakal jdi bawahan tempur terkuat+paling menggoda jiang yuan/Proud/
total 1 replies
yos helmi
💪💪💪9💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!