NovelToon NovelToon
Menikah karena Perjodohan

Menikah karena Perjodohan

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Pengantin Pengganti Konglomerat / Obsesi
Popularitas:6
Nilai: 5
Nama Author: be96

"Zhang Huini: Putri tertua keluarga Zhang. Ayahnya adalah CEO grup perhiasan, ibunya adalah desainer busana ternama. Ia memiliki seorang adik perempuan bernama Zhang Huiwan. Kehidupannya dikelilingi oleh barang-barang mewah dan pesta kalangan atas, liburan dengan kapal pesiar pribadi adalah hal biasa. Namun semua itu hanyalah bagian yang terlihat.
Han Ze: Memiliki penampilan dingin dan aura bak raja. Sebagai satu-satunya penerus Grup Tianze, yang bisnisnya membentang dari real estat hingga pertambangan perhiasan dengan kekuatan yang sangat solid. Kehidupannya selalu menjadi misteri, selain rumor bahwa dia adalah seorang penyandang disabilitas yang kejam, membunuh tanpa berkedip, dengan cara-cara yang bengis, tidak ada yang tahu wajah aslinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon be96, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Di ruang makan luas vila mewah yang megah, suasananya berat dan canggung. Huini duduk di seberang Han Ze, menghadiri makan malam keluarga dengan anggota lengkap. Qing Yu terus-menerus mengambilkan lauk untuk mangkuknya. Sementara Han Ze juga makan, tatapannya terpaku pada sosok lain.

Qing Xiu duduk di tepi meja, bersama Hao Tian, dengan wajah tenang, tidak meliriknya sama sekali, dia tetap menunduk memakan makanannya, semua orang bersulang merayakan pernikahan Qing Xiu dan Hao Tian yang akan segera digelar. Han Ze hanya diam. Dia diam-diam melihat Qing Xiu. Tatapan itu bukan sukacita, melainkan penderitaan dan penyesalan yang tak berujung, seolah-olah berjuang karena orang yang benar-benar dicintainya duduk di posisi lain, bukan posisi "istri" resminya.

Huini duduk di sebelah Han Ze, meskipun berusaha mempertahankan ekspresi tenang, namun tulang punggungnya terasa dingin. Dia dengan jelas merasakan arus kesedihan yang mengalir dalam tatapan Han Ze, tertuju pada Qing Xiu. Baginya, makan malam ini seperti siksaan mental tanpa suara. Qing Yu tiba-tiba berbicara.

"Huini, akhir-akhir ini kamu terlihat lebih kurus, apakah pekerjaanmu sangat sibuk? Kamu harus menjaga kesehatanmu, jangan terlalu memaksakan diri."

Dia tersenyum dan mengangguk, menjawab, "Ya, Bu, saya sedang diet."

Qing Yu tersenyum lembut, matanya penuh cinta: "Kamu sudah sangat cantik, jangan terlalu menjaga bentuk tubuhmu."

Setelah terdiam sejenak, dia bertanya lagi, "Sudah lama menikah di keluarga ini, apakah kamu merasa nyaman? Atau ada hal-hal yang tidak kamu sukai?"

Huini menggelengkan kepalanya: "Tidak, saya merasa sangat nyaman, Bu."

Ketika tatapan Han Ze terus-menerus dipenuhi dengan penderitaan, penuh isyarat melihat ke arah Qing Xiu, semua ini tidak luput dari mata Qing Yu.

Setelah beberapa detik mengamati, dia tiba-tiba meletakkan sumpitnya dengan keras di atas meja, mengeluarkan suara kering yang membuat seluruh meja makan menjadi sunyi. Dia menatap Qing Xiu dengan tatapan tajam, tanpa menyembunyikan kemarahan dan kekecewaannya: "Qing Xiu, makan malam keluarga yang begitu khidmat, kamu duduk salah, melihat pun salah, apa maksudmu?"

Wajah Qing Xiu pucat, dia segera menundukkan kepalanya, dan menjawab dengan suara pelan: "Aku... maaf, Bu, aku tidak sengaja."

Han Ze ingin membuka mulut untuk membela, tetapi dihentikan oleh tatapan tegasnya. Hao Tian segera menyela, membantunya keluar dari masalah: "Mungkin Qing Xiu lelah, jadi dia tidak bisa duduk dengan tenang, izinkan kami keluar sebentar."

Qing Yu mengangguk, Qing Xiu berdiri, punggungnya yang kesepian menghilang di balik pintu besar, Han Ze tanpa sadar mengikuti tatapannya. Tatapan itu mengandung begitu banyak emosi yang kompleks:

Huini duduk di sana, menyaksikan semua ini. Meskipun Han Ze tidak mengatakan apa pun, tetapi tatapan sedih yang dia tunjukkan pada punggung Qing Xiu menjelaskan segalanya.

Setelah makan malam, masing-masing kembali ke kamar. Huini dan Han Ze juga pergi. Duduk di dalam mobil, dia mengingat kembali kekaguman Han Ze pada Qing Xiu. Dia tiba-tiba berbicara.

"Aku benar-benar... harus mengagumimu, Han Ze."

Han Ze mengerutkan kening menatapnya, Huini melanjutkan.

"Aku mengagumi perasaanmu. Setelah bertahun-tahun, tetapi ketika kamu melihat punggung Qing Xiu, tatapanmu masih dipenuhi dengan emosi. Cintamu pada Qing Xiu benar-benar... terlalu dalam."

Han Ze sedikit terkejut mendengar kata-katanya. Dia bertanya, "Bagaimana perasaanmu?"

Huini mencibir, matanya dengan acuh tak acuh melihat ke luar jendela mobil, menjawab dengan nada tenang: "Bagaimana mungkin aku tidak merasakannya, kamu melihatnya seperti itu. Aku tidak buta."

Suasana menjadi hening, Han Ze dan Huini tidak mengatakan sepatah kata pun lagi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!