NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:461.6k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia tidak bersalah!

Mendengar suara tembakan beruntun di luar sana membuat Nick seketika panik. Sedangkan, Ele tersenyum miring saat melihat Nick panik dan ketakutan.

"Nero sudah datang," ucap Ele terkekeh puas melihat Nick semakin pias.

"Diam!" bentak Nick, marah bercampur panik. Ia segera beranjak berdiri, menodongkan pisau yang ia pegang tepat di depan wajah Ele. "Tutup mulutmu!" bentaknya lagi tapi kali ini suaranya sedikit bergetar karena ketakutan.

Di luar sana. Nero dan anak buahnya berhasil melibas semua anak buah Nick. Tak ada yang tersisa, semuanya tewas.

"Kalian tunggu di sini," perintah Nero pada anak buahnya.

"Anda yakin?"

"Iya!" Nero menjawab dengan penuh keyakinan. "Tidak ada waktu lagi. Aku harus segera menyelamatkan Ele."

"Hati-Hati, Tuan. Kami akan berjaga di sini, jika Anda membutuhkan bantuan segera berikan kode pada kami!" sahut salah satu anak buahnya lalu diangguki Nero.

Nero berjalan pelan, mengendap, saat memasuki gedung tua itu. Gerakannya penuh perhitungan, terlatih dan sangat waspada menatap sekitarnya.

"Arghhh!" jerit Ele kesakitan saat wajahnya di sayat oleh Nick. Sayatan itu cukup dalam, membuat darah mengucur deras dari pipinya yang terbuka karena luka sayatan tersebut. "Wajahku!" teriak Ele meronta kesakitan, berusaha melepaskan diri tapi tangan dan kakinya di ikat di kursi tersebut.

Air mata Ele mengalir deras membasahi pipinya yang di penuhi darah. "Sakit!!!"

Nick tertawa puas melihat Ele kesakitan. "Nero tidak akan berhasil masuk ke dalam gudang ini karena anak buahku sangat banyak!" Nick penuh percaya diri tanpa tahu kalau anak buahnya sudah tewas semua.

"Kau akan mati di tangan Nero, camkan itu!" teriak Ele di sela rasa sakitnya.

Nero tersentak kaget saat mendengar suara teriakan Ele. Dia bergegas masuk lebih dalam ke gudang tua yang sangat luas itu. Tapi langkahnya tetap waspada. Ia mencari keberadaan Ele dari ruangan satu ke ruangan lain. "Sial!" umpatnya karena tak kunjung menemukan keberadaan kekasihnya.

Nafas Nick memburu, ia memantau dari lantai atas saat melihat Nero mencari keberadaan Ele. Ketakutan menjalar di sekujur tubuhnya, akan tetapi ia tidak boleh berhenti apalagi menyerah, ia harus balas dendam pada pria itu. Jika Ele kelemahan Nero, maka ia akan melakukan hal yang sama agar Nero hancur berkeping-keping.

Ele pingsan karena tak kuasa nahan rasa sakit di kedua pipinya yang di sayat dalam. Aroma anyir menyeruak di dalam ruangan lembab dan pengap itu. Tubuh Ele menyandar lemah di kursi tersebut, rambutnya yang biasa tertata rapi kini terlihat berantakan dan basah karena darahnya. Pakaian mahalnya pun sudah tercemar noda darah.

Nero mendongak ke atas, tak sengaja melihat bayangan seseorang di sana. Ia tersenyum devil. Lalu segera ke lantai atas dengan langkah pelan dan tidak menimbulkan suara.

Nick masuk ke dalam ruangan pengap tersebut. Tersenyum puas melihat Ele tak berdaya. "Setelah ini aku akan memotong jari-jari tanganmu." Nick menatap tajam Ele yang masih pingsan. Ia mendekat, meraih tangan indah Ele, tapi baru saja menempelkan pisau di jari tangan lentik itu dia di kejutkan dengan suara dobrakan pintu.

Brak!!!

Di saat bersamaan Ele sadar dari pingsannya. Pandangannya kabur dan merintih kesakitan.

Nero mengacungkan senjata apinya dengan penuh amarah, terlebih lagi saat melihat kekasihnya terluka parah membuat amarahnya semakin membumbung tinggi. Urat-urat di leher dan di wajahnya menonjol keluar, menandakan dia tidak akan mengampuni pria dihadapannya ini yang sudah berani menyakiti kekasihnya.

Nick terkejut  bercampur takut, tapi ia berusaha bersikap biasa saja malah terkesan angkuh menantang Nero.

"Akhirnya kau datang juga!" Nick tersenyum iblis, menatap santai pada Nero yang melayangkan tatapan mematikan. "Hadiah untukmu. Bagaimana hasil karyaku? Bagus 'kan?" Nick menunjuk Ele yang tak berdaya dengan luka parah di kedua pipi.

"Aku tidak akan mengampunimu!" geram Nero.

Nick berdecih mendengar ucapan Nero. "Nyawa harus dibayar dengan nyawa. Bukankan seperti ini saat kau melenyapkkan keluargaku?!" Nick melangkah maju seraya mengambil senjata api dari belakang pinggangnya, kemudian mengacungkan pada Nero.

"Dia tidak bersalah! Lawan aku, lampiaskan dendammu padaku!" balas Nero.

"Ha ha ha ha! Apa kau bilang?! Kau juga membunuh keluargaku yang tidak bersalah!" bentak Nick sangat emosi dan dendam yang membara di dalam dada.

"Hei, bocah! Asal kau tahu keluargamu sudah berbuat jahat pada Tuan Damon. Aku rasa kau tidak akan sanggup mendengar kejahatan mereka!"

"Omong kosong!"

"Nero ... kau kah itu?" Ele berkata lirih, menatap bayangan pria yang berdiri di dekat pintu. Pandangannya masih kabur, jadi dia tidak bisa melihat dengan jelas.

1
Anonim
Berta panik setelah melihat jam tangannya. Dia sudah melanggar aturan Botak.

Cammora tidak peduli dengan aturan Botak untuk Berta. Camorra mengajak Berta bersenang-senang. Cammora menggenggam erat tangan Berta menuju mobilnya.

Cammora membawa Berta ke salon kecantikan.

Cammora ingin pegawai salon merubah penampilan Berta menjadi cantik, sampai membuatnya pangling.
Anonim
Botak bisa galau juga - Berta sudah satu jam lebih pergi sama Cammora belum kembali.

Elle senang tersenyum puas menikmati kegalauan Botak.

Cammora pria yang bisa membuat Berta bisa tersenyum. Berta merasa di hargai, di inginkan, dan di perhatikan.

Berta hatinya tersentuh dengan perhatian-perhatian kecil dari Cammora.

Apalagi Cammora memberikan Berta semangat dan dukungan moril, juga memberi nasehat.

Berta tumbuh dengan rasa ketakutan, tidak percaya diri, dan terasingkan.

Kini ada pria yang mengatakan Berta berharga. Jangan pernah lagi merasa rendah diri. Berta gadis hebat dan kuat.

Berta dengan mata berkaca-kaca mengucapkan terima kasih pada Cammora.
Berta tersentuh, terharu dengan apa yang dikatakan Cammora.
Anonim
Sepertinya Cammora mau ngajak Berta jalan-jalan sore.

Cammora bertanya pada Berta - Botak yang menjawab.

Cammora tak terima pada Botak yang ikut campur urusannya dengan Berta.

Elle datang - menyelamatkan Berta dari aturan Botak yang seenaknya sendiri.

Botak kalau suka sama Berta bicara terus terang. Sok meremehkan Berta. Nyatanya cemburu Berta didekati Cammora.

Rasain Batak. Suka memarahi Berta - mana bilang bukan hanya wajah Berta yang jelek, tapi cara kerjanya juga jelek.

Lihat tuh si jelek disukai Cammora yang kaya raya. Botak tak ada apa-apanya dibanding Cammora.
Anonim
Cammora tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Tinggal di rumah Nero hanya di beri batas waktu seminggu.

Cammora memanfaatkan waktunya untuk mendekati Berta.

Bahkan kemanapun Berta pergi, Cammora mengikuti.

Berta sampai protes pada Cammora.
Anonim
Cammora memaksa Berta untuk duduk di sampingnya. Cammora memperkenalkan diri.

Berta menyebut nama sekalian nama panggilannya.

Elle dan Nero berada di kamar menatap mereka.

Nero tak terima istrinya memuji Cammora yang gentelman.
Yennie Ika
lanjut thorrrr.... dabel uppp🔥🔥
isni afif
next kak....paling botak nyeselll tow....
isni afif
lanjut kak...🥰🥰🥰
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
jare wong jowo anak Pitu meteng telu🤣
Anonim
Cammora gombalannya maut. Berta baginya berlian wkwkwk.

Meronalah kedua pipi Berta mendengar tamu majikannya mengatakan - berliannya Berta.
Anonim
Cammora benar-benar mengincar Berta. Sampai menginap di rumah Nero.

Di kasih waktu satu minggu oleh Nero.

Nero mengancam Cammora akan kehilangan kepalanya kalau melakukan hal bahaya atau melukai penghuni rumah Nero.

Elle memperbolehkan Cammora menginap - biar Botak cemburu dan sakit hati.

Elle syok mendengar penuturan Nero - Botak tidak pernah mau menikah. Mungkin Botak tidak tertarik pada wanita.

Sepertinya Botak tidak mau menikah bukan karena gay, Elle.
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋😘💋💋💋
❤️MOMMY JEJE💋💋💋
💋💋💋💋💋💋💋
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣upin ipin
Ayna Adam
ditunggu updatenya lagi kak 😊
Ainal Fitri
Mak Lena aku jd terkikik sendirian ngebayangin paman botak sampe shock gt seandai nya ad gambar pasti lebih seru lg liat nya 😂😂😂😂🤣 entah knp akunikut bhgia seperti Elle liat paman botak mnderita gegara galu. lanjut ya Mak aku dukung Elle buat nyiram bensin knhati nya paman botak wlonpun bensin lg mahal tak masalah 🤣🤣🤣
🥰🥰🥰🥰
Ainal Fitri: bener kak LANY lengah dikit batu x jd berlian d tangan cammora.. 🤭
total 2 replies
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘩 𝘣𝘰𝘵𝘢𝘬 𝘨𝘦𝘨𝘢𝘯𝘢🤣🤣🤣
Ainal Fitri
nah itu dia bawa k salon dan permak sebaik mgkn pasti nya bakalan mirip Kim Kardashian 🥰
biar nti pulang paman botak pangling dan lupa ngasih hukuman 🤣🤣🤣
Ainal Fitri: auto d ganti kak.. maka nya paman botak sampe pangling Krn Berta waktu pergi dan daaat pulang bukan Berta yg sama lg penampilan nya 🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Tuti Tyastuti
𝘤𝘢𝘮𝘮𝘰𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯 𝘥𝘢𝘩👍
Ainal Fitri
api muali mnyla danntugas Elle adalah mnyiram nesin setiap saat agar api itu semakin besar menyala hingga membakar seluruh tubuh paman botak bukan hanya hati nya torpedo nya nya ikut hidup dan meronta ronta 🤣🤣🤣🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!