Viona gadis lugu yang mencintai ipar nya sendiri
dia mempunyai satu saudara perempuan
yang di jodohkan pada keluarga bangsawan dan sangat di segani semua orang..
entah dari sisi mana dia mulai menyukai kakak iparnya yang begitu dingin dan acuh kepada nya....
namun rasa penasaran viona dan tekat yang kuat akankah hati sang kakak ipar melunak???
mari simak lebih lanjut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Nur Hastaman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
ep 25
Viona tidak menyangka lelaki yang sudah menghilang kembali kedalam hidupnya
sakit rasanya, semua kenangan indah yang mereka rangkai bersama
kini hanya tinggal bayang-bayang yang mana dapat di lihat dapat di rasa namun tidak dapat di sentuh.
masa lalu Viona memang sungguh menyakitkan
namun dari semua rasa sakit yang dia alami kini viona mulai belajar untuk menjadi pribadi yang kuat
jika harus terluka karna darah
maka kuatlah dengan darah
jika lukanya karna hati
maka bangkit pun dengan hati
jika terbuat dari tanah
maka kembalilah pada tanah
Viona saat ini tidak tau dengan perasaan kesal dan amarah dalam dirinya
satu-satu nya obat penenang bagi dirinya saat ini hanya air.
dia butuh air untuk meredakan amarah di dalam dirinya
viona pun pulang dan menuju kamar mandi
entah berapa lama dia berendam di sana
yang pasti dia sangat butuh guyuran air di kepala dan seluruh tubuhnya.
Wisnu yang saat itu pulang merasa ada yang aneh pada rumah singgah nya
tidak biasanya viona membiarkan pintu terbuka lebar seperti di malam hari
"Sayang kamu dimana, kamu baik-baik kan sayang??" teriak wisnu dari luar
viona mendengar suara wisnu
dia pun segera menyudahi ritual mandinya
"Iya, aku sedang mandi. kenapa teriak begitu kencang membuat dinding rumah bergetar saja!!!" cetus viona
"Hey...kamu tidak sedang membohongiku bukan???..aku belum pernah melihatmu mandi di malam hari seperti ini. dan mengapa mata mu bengkak? mereka menyakitimu lagi??" wisnu meraih wajah viona dan melihat tiap inci dari wajah nya
Wisnu memicingkan mata, dia tidak mendapati luka sedikitpun
namun mengapa mata viona sembab seperti itu...
"Jangan lebay. aku hanya mengantuk saja, kamu mau aku buatkan kopi??" Viona mencoba mengalihkan pembicaraan mereka.
"Tidak usah sayang, saat ini yang aku butuhkan adalah kamu . biarkan aku memeluk mu sebentar" wisnu memeluk viona sekedar melepas rindu dan lelah nya
Wisnu penasaran dengan apa yang menyebabkan viona seperti ini
di dalam pelukan viona, dia mengeluarkan ponsel dan mengirim pesan singkat kepada orang kepercayaan nya.
"Suruh orang untuk mencari tau tentang kegiatan viona sore tadi, aku ingin mendapat info segera!!!" singkat wisnu dalam pesan yang dia kirimkan melalui ponselnya.
"Berapa lama kamu memeluk ku...aku lapar" kesal viona
"Kamu belum makan???...baiklah malam ini kita makan malam di resto favorit ku..." jelas Wisnu dengan melepaskan pelukan nya pada Viona
"Baiklah...aku mau, tapi aku ganti baju dulu dan kamu bersih-bersih dulu sana...bau tau!!" viona menutup hidung, sengaja menggoda wisnu
"Siapa yang bau?ku tidak bau! " Wisnu mencium aroma tubuhnya sendiri.
melihat tingkah lucu wisnu membuat viona tertawa geli
"Sudah cepat mandi keburu pingsan aku nanti....." Viona mendorong tubuh wisnu hingga masuk ke dalam kamar mandi
"Maukah kamu memandikan ku sayang???...ayolah" wisnu meraih tangan viona
"Dasar mesum...lepaskan, aku sangat lapar wisnu...kamu mengulur waktu saja" maki viona
"Baiklah-baiklah aku mandi...jangan lupa siapkan baju ku sayang"
Viona menggelengkan kepala
dia benar-benar di buat gila oleh wisnu
namun tingkah wisnu dapat menghiburnya dan menyejukkan pikiran viona.
tak lama wisnu keluar dan berganti pakaian
mereka pun berangkat ke resto yang wisnu maksud...
rasa lapar yang viona derita kini terbayarkan sudah
hidangan di sana membuat viona lapar mata
dan hal yang paling membuat wisnu geli adalah saat viona menutup mata di depan pengunjung lain yang memesan makanan yang sangat dia benci dan takuti..
dengan cekatan Wisnu meminta para pelayan untuk menutup daftar menu yang bergambar udang
para pelayan terkikik geli mendapat pengunjung yang fobia terhadap udang.
lnjut broo ya
mksih😘