NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

TERPAKSA MENIKAHI PUTRA BOSS IBU KU

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:3.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: nissa mpay sakhi

Diana wanita 24 tahun, harus rela menikah dengan orang yang sama sekali tak di kenalnya, Diana harus menikahi anak dari majikan ibunya, karna telah membayarkan semua pengobatan sang ayah ..karna membutuhkan banyak uang, untuk biaya pengobatan ayahnya Diana rela menikah,walau tak mencintai pria tersebut Diana harus berpasarah.


Davin laki-laki dingin yang selalu berkata ketus kepadanya,dia adalah calon suaminya" akankah Diana bahagia dengan menikahi pria dingin seperti Davin?atau ini penderitaan baru untuk Diana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nissa mpay sakhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ruangan Davin

Paginya Diana telah terbangun terlebih dulu setelah mandi dan mengganti pakaian Diana pergi keluar kamar menuju dapur, tempat favoritnya selama ada di rumah Davin, hanya dapur yg membuat bosen Diana hilang selama seharian di rumah,

"Selesai "ucap Diana tersenyum melihat menu sarapan yg di buatnya,,

Setelah selesai Diana menyuruh pelayan untuk menyiapkannya di meja,,

"mba nining tolong di tata ya..

saya mau ke kamar dulu, mau bangunin Tuan "ucap Diana ramah,,

"Baik Non.." jawab nining.

"Dav...Davin bangun sudah pagi "ujar Diana membangunkan Davin yg ter tidur dengan pulas,

"Hhmm

"Ayo bangun sudah pagi..

"Lima menit lagi..."Davin menutupi wajahnya dengan bantal.

"Gak ada lima menit, bangun sekarang Dav, "Diana terus menarik-narik selimut Davin,,

"Ya...tuhan Di aku sangat ngantuk, bisa tinggalkan aku, jangan ganggu aku pergi sana, "ucap Davin dengan nada tinggi yg membuat Diana kaget akan bentakan Davin..

Diana termenung,

Tes

Air mata Diana turun begitu saja saat mendengar nada tinggi yg dulu sering Davin katakan, setelah beberapa hari selalu berkata manis dan lembut, sekarang nada tinggi itu keluar lagi dari mulutnya,,

Diana tersenyum masam saat dirinya mendapatkan Davin kembali meninggikan suaranya,,

"Diana apa kau sudah besar kepala hingga kamu dengan pedenya membangunkan Tuan Davin,,ingat Diana, dia Tuan Davin,dia ada lah majikan berkedok suami,,semanis-manisnya dia, dia tetap majikan mu,,sadar diri Di "batin Diana. yg merasakan sesak..

Diana pun perlahan melangkah mundur pelan, dia tidak ingin mengganggu Davin yg tidak ingin di gangggu olehnya..

Davin yg tersadar akan suara tingginya langsung terbangun

"Ya tuhan apa yg aku lakukan, aku pasti menakutinya, "batin Davin.

Davin yg melihat Diana melangkah mundur jadi merasa bersalah terhadapnya,,

"Maaf Diana, aku tidak bermaksud membentak mu "ucap Davin turun untuk menghampiri Diana,

"Tidak masalah, Aku yg seharusnya meminta Maaf padamu, karena telah mengganggu tidur mu, "jawab Diana menundukan kepalanya...

"Di..-

"Maaf aku harus menyiapkan air hangat untuk mu, "Potong Diana pergi meninggalkan Davin yg masih berdiri mematung..

Setelah Davin selesai dengan mandi dan ganti bajunya,Diana menghampiri Davin, "Saya bantu memakaikan Dasi "ucap Diana sopan..

Davin yg mendengar, kata- kata formal yg keluar dari mulut Diana mengerutkan dahinya

"SAYA? "Ulang Davin, sambil melihat ke arah Diana, "Apa kamu sedang marah terhadapku? "selidik Davin

"Ah...i-itu maksudnya AKU.. "jawab Diana gelagapan.

"Huh...Davin membuang nafasnya kasar, "maafkan aku, saat ini aku sedang banyak masalah di kantor,, "jelas Davin memberi pengertian..

"Tidak pa-pa, ayo turun, aku sudah membuat sarapan "ajak Diana,,

Davin keluar dengan menggenggam tangan Diana,

"Aku tidak tau dia ini mempunyai berapa ke pribadian, terkadang menggemaskan,dan terkadang mengerikan, huh aku harus tetap sabar, walau pun terkadang dia dingin,menyeramkan, dan menyebalkan, akan tetapi keluarganya sudah begitu baik pada keluarga ku Dia yg menyembuhkan ayah,Dia yg membuat adik ku tetap bisa meneruskan pendidikan,, "batin Diana

"Khem...Davin berdehem saat melihat Diana masih berdiri tak kunjung duduk.. "Ada apa?"tanya Davin..

"Ti -tidak, tidak ada apa-apa "jawab Diana salah tingkah..

"Jika tidak kenapa-napa, kenapa masih berdiri disitu,? "ujar Davin,

"Ah iya ini juga mau Duduk, "jawab Diana gugup.

Setelah selesai,sarapan Diana bicara..

"Dav. eum...apa aku boleh ijin untuk keluar hari ini, aku mau pergi ke tempat perbelanjaan ada yg ingin aku beli "ujarnya pelan,

"Apa yg kamu butuhkan,? Bobby akan membelikannya, "Tanya Davin santai.

"Tidak.. aku ingin membelinya sendiri, aku bosan di rumah terus, "Tuturnya menunduk.

Davin menoleh ke arah Diana.

"Apa aku keterlalauan, setelah Dia menjadi istri ku aku tidak pernah mengajaknya jalan-jalan, "batin Davin

"Kamu mau pergi kemana? apa yg akan kau beli? "tanya Davin,

"Aku hanya akan membeli ke perluan wanita saja, "jawab Diana

"Bukankah keperluan mu sudah tersedia semua?

Aku hanya ingin keluar, Aku janji tidak akan lama.."Diana memelas

Davin yg melihat Diana sedikit manja,begitu gemas .."Baiklah kau boleh pergi, tapi harus di temani Lala, dan di antar Mang Maman "ujar Davin, mengijinkan Diana pergi.

"Haah..tidak-tidak perlu, aku akan pergi sendiri,aku mau jalan-jalan di pusat perbelanjaan,aku takut lama, nanti Lala dan Mang Maman kelelahan mengikuti ku.

"Apa kau bilang, lama? barusan saja kau bilang tidak akan lama, kenapa sekarang ucapan mu berbeda,

"Kalau begitu tidak usah pergi berdiam dirilah di rumah, "ucap Davin sambil mendorong kursi hendak bangun dari duduknya,,

Diana langsung berdiri, "Baiklah- baiklah aku akan pergi di antar Mang Maman, dan di temani Lala, dan tidak akan lama-lama.

"Biarlah yg penting aku bisa keluar, aku sudah bosan sekali di dalam rumah terus "batin Diana..

"Ini...pakai ini untuk membeli keperluan mu, "Davin memberi kartu berwarna gold pada Diana,

"Tidak usah, Aku masih ada uang, "Diana mendorong kembali tangan Davin,

Davin menyeritkan dahinya,

"Kenapa dia menolak kartu ini,? bukankah tujuannya menikah dengan ku karena uang, "Davin bingung dengan penolakan Diana,

"Ambilah aku tidak ingin mendengar penolakan,, dan ya kalau kamu tidak menggunakannya aku pastikan ,kamu tidak akan bisa keluar rumah lagi setelah ini, "ucap Davin sambil berlalu meninggalkan Diana yg masih berdiri di samping meja makan,

Diana yg melihat Davin pergi langsung mengejarnya..

Dukk

"Duh..."Diana mengusap hidungnya yg sedikit memerah karna ber tubrukan dengan dada bidang Davin. karena berhenti mendadak.

Pfftt

Davin tertawa, "Kenapa kamu memeluku terus, apa semalam kurang puas aku peluk hmm, "ucap Davin menggoda Diana,,

"Aish kau ini, "Diana memukul dada Davin" kenapa tidak memberi tahu kalau mau berhenti, untung hidung ku tidak patah membentur dada mu, "ucap Diana kembali memegang hidungnya yg masih memerah,

Davin tersenyum melihat Diana merengek seperti itu, Davin senang saat melihat Diana merengek manja seperti itu,

"Kemari, "ucap Davin memegang bahu Diana.."Mau aku obati.."tanya Davin dengan nada menggoda,

Diana yg melihat gerak gerik Davin yg mencurigakan, langsung melangkah mundur, "Tidak usah, ini sudah sembuh "jawab Diana takut-takut.

Namun Davin dengan cepat meraih kembali pundak Diana dan menarik dagunya, Davin mendaratkan ciuman pada hidung Diana

Cup

Davin menciun hidung Diana, terus lanjut ke dahi, "Sudah..."ucap Davin dengan senyumannya, "Sudah tidak sakit lagi kan, ? "tanyanya.

Diana yg mendapatkan itu merasakan ada yg aneh pada dirinya,

*D**eg-deg-deg*

"Ya tuhan ada apa dengan jantungku,? "gumam Diana..

"Aku berangkat..., Hati-hati nanti saat berpergian, jangan macam-macam, "Ucap Davin lalu pergi.

"Baik, kamu juga Hati- hati di jalan, "jawab Diana,,

Setelah kepergian Davin,Diana menghampiri Lala asisten di rumahnya, "Lala ikut saya perga ya..!

dan bilang Mang Maman kita akan pergi bersama,,

"Baik Nona, "jawab Lala sopan

Diana mengganti pakaiannya, dan memoles sedikit wajahnya

(Drrttt-drrttt-drrtt.Suara hanphone Diana bergetar

TUAN DINGIN"

"Ada apa Dia menghubungi ku? tumben sekali "gumam Diana,

"Halo ucap Diana..!

"Diana apa kamu sudah berangkat? "tanya Davin disebrang sana.

"Belum, ini baru mau berangkat, Ada apa?

"Diana tolong antarkan berkas ku yg tertinggal, berkasnya berada di ruang kerja ku,apa kamu bisa mengantarkannya ke kantor sebelum pergi ke pusat perbelanjaan,? itu berkas penting untuk bahan meeting nanti siang, "Pinta Davin

"Baik aku akan mengantarkannya ke kantor mu, kirimkan alamatnya..

"Mang Maman tau kantor ku. dokumennya ada di laci, Map berwarna merah,

"Baik...

panggilan pun terputus.

Diana langsung melangkah kan kakinya ke ruang kerja Davin, ini pertama kalinya Diana masuk ke dalam ruangan kerja Davin..

"Wah ruangan ini seperti perpustakaan, bayak buku-buku, komik dan Novel..Aku tidak menyangka dia suka membaca komik dan Novel, "gumam Diana,

Diana mencari dokumen yg di maksud oleh Davin,Diana membuka laci, satu demi satu,

tak sengaja menemukan foto Davin dengan seorang wanita cantik,

"Siapa wanita ini? apa dia kekasih Davin, dia sangat Cantik, tapi kenapa aku seperti tidak asing dengan wajahnya , Tapi kenapa Davin masih menyimpan foto perempuan ini,bukan kah Dia sudah menikah dengan ku,....Ya ampun lagi-lagi aku tidak tau diri, Aku hanya pelayan berkedok istri, sadarlah Di, tidak mungkin Davin mencintai mu, "gumam Diana

Diana pun meletakan kembali foto tersebut kepada tempatnya,, tak lama dokumen yg di carinya ketemu. "Nah ketemu "ucap Diana,

Setelah mendapatkan dokumennya Diana meninggalkan ruang kerja Davin..

"Mang Maman ayo kita berangkat, "ajak Diana, Lala yg melihat Nona mudanya sudah rapih langsung menghampirinya,

.

.

.

Di dalam mobil

"Mang, kita ke kantor Tuan Davin dulu ya, saya mau mengantarkan dokumen yg tertinggal, "Ujar Diana.

"Baik Nona muda, "jawab Mang Maman sopan.

.

.

.

Gedung Anggara Grup.

"Wah ini kantornya besar sekali, "gumam Diana.

Ini kali pertama Diana menginjakan kakinya di kantor Davin, Diana terlihat takjub akan kantor yg di miliki Davin...

"Mang, Lala. kalian tunggu disini sebentar, saya antarkan berkas ini dulu "sambil mengangkat Map yg di pegangnya,

"Saya antar Nona samapai ke ruangan Tuan Davin, "tawar Mang Maman..

"Tidak usah, Saya sendiri saja,

Diana pun berjalan menuju lantai 17 ruangan Chef Executive officer(CEO)

Feby yg melihat Diana berjalan ke arahnya langsung menghampiri,

"Maaf anda siapa? dan ada keperluan apa ke lantai ini? "tanya feby yg melihat Diana dari atas sampai ke bawah,

"Saya ingin bertemu dengan Tuan Davin, "jawab Diana..

"Tuan Davin sedang menerima tamu,, apa anda sudah membuat janji?

"Sudah, "jawab Diana,

"Tapi di buk..."Suara feby terhenti melihat pintu ruangan Davin terbuka,

"Vin makasih ya, "sambil memeluk tangan Davin keluar dari ruangan tersebut, "Aku senang banget kamu mau menerima aku bekerja disini, aku tau kamu akan tetap perduli pada ku, "ucap Wanita yg merangkul tangan Davin.

Diana yg melihat itu merasakan ada yg aneh pada dirinya,

"Bukannya dia Wanita yg berada di foto yg tadi aku lihat di ruangn kerja Davin, jadi benar Dia kekasih Davin. "gumam Diana

Davin yg melihat Diana langsung melepaskan rangkulan wanita yg di sebelahnya,

"DIANA...

1
Herta Siahaan
coba tanyakan apa kepala mamas kejedot pintu kantor 😁😁😁
Hadimulya Mulya
perempuan gk berani jujur Ama keluarganya sendiri,ujung2 nya nyalahin suaminya keluarganya
Hadimulya Mulya
sampe mati gk akan peduli,zg namanya di hiyanati itu sakit,dan sakit nya susah untuk di sembuh kan
Hadimulya Mulya
sok sakit hati,seandenya suami mu meluk perumpuan perasaan mu gmn,gk sadar diri
Hadimulya Mulya
fkfkdlf
Hadimulya Mulya
seolah2 menyalahkan tukan,kn salah sendiri mau di peluk,Krn sebelum di peluk lelakinya sudah minta ijin dlu,intinya emang murahan gk sadar udah punya suami
Yulieyunii
Diana nyebelin.. orang TDK tau diri...
Jihan
bagus jalan cerita nya
Makruf
semakin seru ceritx
Dewi Rez
ah ga seru adegan 21+ nya di skif ..ga asik ah ga gregetftt gitu..thor
Holel Holel
Menarik
Fransiska Siba
jgn salahkan bawahan mu Dav, istri mu saja yg keras kepala tdk mau mendengarkanmu. Seharusnya kau nasihati istri mu utk mendengar perintah mu demi kebaikannya tp dia selalu saja membantah dan tdk mau mendengar bawahannya. gemas aku sama Diana, gara2 bawahannya suaminya kena marah sama suaminya sebagai manusia punya perasaan kalau dimarahin, seharusnya Diana sadar itu kalau bisa jaga diri baik2 sehingga org lain kena getahnha
Fransiska Siba
org sdh kasih tahu tp cari penyakit sendiri, jadi kesal bacanya. kalau aku Davin biar mati sekalian aja biar tahu rasa menyepelekan hal seperti
Fransiska Siba
Salah Diana sihh, sdh dikasih kebebasan tp disalah gunakan, kalau dilihat Diana keras kepala suka membantah dan ingin bebas tp tidak tahu aturan
💋VHIE💋
mengandung bawang semua😭😭😭😭😭😭😭
💋VHIE💋
jangan naro bawang banyak2 thor😭😭😭😭
pena cantik putri
kasian Rina😔
pena cantik putri
dasar kembaran Dody
pena cantik putri
mampir yuk ke novel pertama ku happy Story In High School ❤️
pena cantik putri
kasian fiola🥺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!