NovelToon NovelToon
Time Travel: Jenderal Jia Li

Time Travel: Jenderal Jia Li

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Balas dendam. / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:13.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ai Temu Samini

Jenderal besar Jia li, siapa yang tidak mengenal nama nya? semua pasti mengenal nya dari rakyat biasa sampai orang-orang yang memiliki pengaruh di negara China.

Dia adalah jenderal besar di kemiliteran China orang yang paling di segani sekaligus di takuti, "Cold-hearted women" itulah julukan nya.

Dia lah jenderal wanita satu-satu nya di kemiliteran China, sifat nya yang dingin dan tak tersentuh membuat dia di takuti oleh para bawahan nya, cara dia menangani musuh-musuh nya sangatlah mengerikan, dia tidak akan segan-segan menebas leher musuhnya jika musuh nya main-main dengan nya.

Tapi siapa sangka jenderal yang paling di takuti serta disegani oleh para bawahan bahkan sampai para musuhnya akan mati saat dia sedang menangani musuh nya yaitu kelompok mafia yang sudah meresahkan negaranya itu,

Saat sedang menjalani tugas nya dia tidak sengaja tertembak oleh musuhnya akibat kelalaian nya, saat dia sedang berfikir bahwa itu akhir hayat nya dia tidak sengaja bertransmigrasi ke tubuh tuan putri kekaisaran Liu.

Tuan putri yang lemah,penakut dan selalu di tindas oleh permaisuri Annchi dan juga Liu Yin putri permaisuri.

"Tenang saja aku akan membuat hidup mereka yang sudah menindas mu sampai membuat mu meninggal, hidup bagaikan di neraka" batin Jia Li

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Temu Samini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps 24 "Awal Kehancuran"

Saat Jia Li, Jingmi dan rombongan prajurit yang membawa permaisuri Annchi dan putri Liu Yin tiba di paviliun putri Liu Mei,

Jia Li menyuruh para prajurit itu mengikat mereka di kursi, Tentu saja mereka mematuhi ucapan putri Liu Mei mereka tak mau disiksa oleh putri Liu Mei karena tak mematuhi ucapan nya, Bagaimana pun sekarang putri Liu Mei sudah sangat berubah menjadi menyeramkan!!

"Ikat mereka di kursi itu" perintah Jia Li pada prajurit yang membawa permaisuri Annchi dan putri Liu Yin.

"Kau jalangg! apa yang ingin kau perbuat pada kami?!" ucap permaisuri Annchi, Sejujurnya dia sedikit takut pada putri Liu Mei dia takut putri Liu Mei menyiksa mereka.

"Kau sebaiknya diam saja, nikmatilah waktu mu dengan sebaik-baiknya sebelum kau masuk dalam permainan ku" ucap Jia Li dengan dingin seraya duduk pada kursi di hadapan permaisuri Annchi dan putri Liu Yin.

"Kalian para prajurit pergilah tugas kalian sudah selesai, Dan Jingmi tolong ambilkan pedang, pisau serta cambuk" ucap Jia Li memberi perintah, Jingmi yang mendengar putri Liu Mei meminta benda-benda mengerikan itu hanya bisa membeku ditempat nya.

"Ta..tapi putri, un..tuk apa benda-benda itu?" tanya Jingmi dengan terbata-bata

"Kau jangan banyak bertanya turuti saja perintah ku!" ucap Jia Li dengan dingin dan menatap tajam pada Jingmi.

Jingmi yang mendapat tatapan tajam itu hanya bisa menelan Saliva nya dengan susah payah, ia pun segera pergi dari ruangan itu dan mengambil apa yang di perintahkan oleh putri Liu Mei.

Permaisuri Annchi dan putri Liu Yin yang mendengar ucapan putri Liu Mei tadi hanya bisa mengeluarkan keringat dingin mereka merasa takut setelah mendengar benda-benda yang di ucapkan putri Liu Mei pada Jingmi, sekarang firasat mereka benar-benar buruk!

Tak lama Jingmi membawa benda-benda itu dan memberikan nya pada Jia Li, tentu saja Jia Li menerima nya dengan senyuman yang mengembang di wajah nya, jujur saja dia sangat-sangat merindukan menyiksa orang , apalagi orang-orang seperti permaisuri Annchi dan putri Liu Yin!

Jia Li mengambil pisau yang dibawa oleh Jingmi, pisau itu benar-benar tajam dan mengkilat sampai-sampai bayangan Jia Li terlihat di pisau itu.

'Jiwa Psyco ku meronta-ronta hahaha' batin Jia Li dengan senyuman yang mengembang di wajah nya, permaisuri Annchi, putri Liu Yin serta Jingmi yang melihat senyuman putri Liu Mei hanya bisa bergidik ngeri.

'Ini tidak baik' batin mereka

"K..kau jalangg m..mau a..apa ka..kau?" ucap putri Liu Yin dengan terbata-bata, sungguh ini sangat mengerikan!!

"Mau apa? Hey gadis bodoh! Apa kau tak melihat aku sedang memegang pisau. Jika aku sedang memegang pisau itu artinya aku akan melakukan apa hah?" ucap Jia Li dengan dingin.

"Ka..kau ja..jangan ma..macam-macam jalangg!" ucap permaisuri dan putri Liu Yin secara bersamaan.

"Ckck..kalian ini sedang di situasi seperti ini masih saja mengatai ku jalangg, Oh sepertinya aku harus memotong lidah kalian dulu agar kalian tak bisa berbicara lagi, Wow itu sangat menyenangkan" ucap Jia Li dengan bersorak gembira membayangkan ia sedang memotong lidah mereka berdua.

Tentu saja permaisuri, putri Liu Yin dan Jingmi yang mendengar itu menjadi pucat pasi, Oh ayolah ini tidak lucu bukan!

"Kau..Akhhh" ucapan putri Liu Yin terpotong karena Jia Li Tiba-tiba menggores pipi nya menggunakan pisau tadi, tentu saja mereka terkejut dan menjadi gemetar ketakutan bahkan Jingmi sudah terduduk dilantai karena melihat kejadian tersebut.

"Apa? Kenapa tak melanjutkan ucapan mu hem? Tadi aku hanya mengetes ketajaman pisau ini saja, tapi ternyata pisau ini benar-benar tajam dan lihatlah pipi mu sekarang mengeluarkan darah hihi" ucap Jia Li dengan tertawa kecil.

"Kau, jangan sakiti anakku sialan!" ucap permaisuri dengan keras setelah tersadar dari keterkejutan nya.

"Oh ayolah kenapa aku tak boleh menyakiti anakmu hem? Dia saja boleh menyakiti ku terus menerus kenapa aku tak boleh? Itu tak adil!!" ucap Jia Li dengan nada yang dibuat-buat marah.

"Kau pantas mendapatkan itu...Akhhh" tiba-tiba Jia Li menggores pipi permaisuri Annchi hingga ia tak melanjutkan perkataan nya.

"Sialan kau jalangg!!" ucap permaisuri dan putri Liu Yin dengan bersamaan.

"Hei.. kalian sedari tadi berbicara dengan bersamaan terus ini sungguh harmonis" ucap Jia Li dengan senyum yang terus mengembang diwajah nya, sekarang ini ia sangat-sangat bahagia.

Setela itu Jia Li menyimpan pisau yang ia pegang pada tempat nya yang tadi dibawa oleh Jingmi setelah itu ia mengambil barang lainnya yaitu cambuk.

Tentu saja permaisuri dan putri Liu Yin yang melihat itu semakin ketakutan, perasaan nya benar-benar buruk sekarang.

"Awal kehancuran kalian datang.." ucap Jia Li dengan senyum iblisnya.

"Tapi sepertinya akan sangat sulit jika aku mencambuk kalian dengan posisi seperti itu, hemmm baiklah, Prajurit!" ucap Jia Li dengan suara agak keras memanggil prajurit yang berjaga di depan pintu.

Saat para prajurit itu mendengar panggilan Jia Li dari dalam mereka pun bergegas masuk dengan tergesa-gesa.

"Iya putri" ucap mereka serempak dengan menunduk hormat.

"Lepaskan ikatan mereka dari kursi itu, Lalu biarkan mereka duduk di bawah" perintah Jia Li.

"Baik putri" setelah itu mereka pun melakukan apa yang Jia Li perintah kan.

Permaisuri dan putri Liu Yin yang melihat itu semakin ketakutan, setelah mereka duduk dibawah dan para prajurit itu pergi semakin membuat mereka takut apalagi saat ini putri Liu Mei tengah mengayun-ayunkan cambuk yang ia pegang dengan senyum iblis nya.

Seperti nya apa yang putri Liu Mei katakan benar, ini awal kehancuran bagi mereka berdua!!

"Baiklah aku tak ingin bertele-tele lagi sebaiknya kita serius sekarang, Jingmi apa kau akan tetap terus disini untuk melihat pertunjukan yang akan terjadi atau akan pergi keluar saja?" tanya Jia Li dengan wajah datar dan dinginnya lagi, ia tak ingin membuat Jingmi menjadi takut karena melihat siksaan yang akan ia berikan pada kedua wanita sialan ini.

Jingmi yang mendapat pertanyaan dari putri Liu Mei pun menjadi tersadar dari lamunan nya akhirnya ia memilih untuk menunggu diluar saja, ia tak akan sanggup bila terus berada di ruangan itu.

Setelah Jingmi keluar akhirnya Jia Li memulai aksi nya sungguh ia tak memberi ampun pada kedua wanita itu.

"Saatnya dimulai nikmatilah" ucap Jia Li dengan senyum iblisnya.

Ctarrr... Ctarrr...

"Akhhhh.. Akhhhh.."

"Ini untuk kau yang selalu menyiksa diriku Liu Yin sialan"

Ctarrr.. Ctarrr..

"Akhhh... Akhhh.."

"Ini untuk kau yang telah merusak kebahagiaan keluarga ku Annchi sialan"

Ctarr.. Ctarrr.. Ctarrr.. Ctarrr..

"Akhhhh... Akhhhh..."

"Ini untuk kalian yang telah membunuh ibuku"

'Dan membunuh Liu Mei' lanjutnya di dalam hati.

Para prajurit dan Jingmi yang mendengar suara cambukan dan teriakan memilukan dari dalam ruangan itu hanya bisa gemetar ketakutan, mereka tak menyangka putri Liu Mei yang dulu tak bisa apa-apa bahkan sampai disebut sampah sekarang sangat menyeramkan seperti ratu iblis yang baru saja bangkit dari kematian.

Saat Jia Li melihat mereka berdua sudah lemah tak berdaya Jia Li segera menghentikan aksi cambuk nya, saat ini penampilan mereka berdua sangat memprihatinkan hanfu yang telah kotor karena ternodai oleh darah yang keluar dari hasil cambukan Jia Li, rambut yang acak-acakan, sungguh sudah tak mencerminkan sebagai seorang permaisuri dan putri.

"Ckck... kalian sangat lemah sekali, baru dicambuk beberapa cambukan saja sudah tepar, benar-benar mengecewakan" ucap Jia Li berdecak kesal dan menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Ka..kau wa..wanita si..sialan" ucap permaisuri Annchi dengan susah payah karena menahan rasa sakit di sekujur tubuhnya.

"Wow kau masih bisa berbicara? Haha bagus bagus, lihatlah anak kesayangan mu itu sudah tak bisa berbicara bahkan untuk bergerak pun sangat kesusahan hahaha" ucap Jia Li dengan tatapan kagum, sebenarnya bukan tatapan kagum sih ya jadi karena jiwa Psyco nya muncul jadi ya gitu kalian tau lah hehe.

--------------------------------------

1
Rino Wengi
memangnya perginya berapa tahun putra mahkota sampai nggak tahu kejadian yg menimpa ibu dan adiknya?
Rino Wengi
punya saudara juga nggak ada gunanya... nggak ada yg peduli mendingan pergi saja
Rino Wengi
Pangeran Liu siapa? bukannya kaisar Liu nggak punya anak laki-laki? anaknya Liu mei sama Liu yin?
Sutami Andriani
👍👍👍
Murni Murniati
jingmi ini lama lama jd kesel uga ya, napa bodoh x dia
Murni Murniati
dian hrs dgn yg misterius gitu
Murni Murniati
jia li harus dgn yg lbh kuat, biar cocok
Edi Sulaiman
Kaisar bodoh, kan ada aturan hukum tuh di kerajaanmu.kalau memang benar permaisuri mu bersalah kan ada Pejabat kekaisaran...🤭😄😄
Edi Sulaiman
👍👍👍 mntap. !"
Edi Sulaiman
pasti ini Putra Mahkota kerajaan Han...
ahyuun.e
menghabisi lawan yg tidak setara itu sama aja sekelas pecundang 🤣 dia cuma seoarang putri perdana mentri keuangan ga ada basic beladiri bukan lawan mu yg seorang jendral perang 😂 memalukan sekali 🤣
ahyuun.e
bukannya tdi diawal umur 2 tahun dan masih cadel? kok mendadak pas nyampe markas bisa ngomong lancar ga cadel, minta diajari beladiri pula, mana dah belajar pedang 🤣 pedang"an kali yab 🤣🤣🤣 moon maaf ini authornya ngelantur apa gmna yak? awalnya bagus sih ceritanya tapi pas di bab ini kok aku merasa jdi kurang yakin apa authornya lagi ngelag apa gmna 🙏
ahyuun.e
mungkin calonnya putra mahkota, tapi sekelas wajah dewi dan sangat hebat sayanglah klo cuma jdi istri putra mahkota manapah maen 🤣 hrusnya jdi istri Kaisarlah 😂
ahyuun.e
cadar tipis tetep kliatan itu konsepnya pa maksud thor? bertanya dengan nada lemah lembut gemulai tapi klo mematikan ya rasakan sendiri lah thor 😄
🥰PencintaDuniaHalu🤪
𝑎𝑢𝑡ℎ𝑜𝑟 𝑘𝑎𝑛 𝑠𝑎𝑛𝑔 𝑝𝑒𝑛𝑐𝑖𝑝𝑡𝑎𝑛𝑦𝑎... 𝑗𝑎𝑑𝑖 𝑡𝑒𝑟𝑠𝑒𝑟𝑎ℎ 𝑑𝑒ℎ 🤣🤣🤣🤣
Ulufi Dewi
kaisar Liu terlalu bodoh gampang dihasut sm permaisuri abal-abal
Alan Banghadi
Kaisar untuk apalagi menangis ,semua penyesalanmu tidak ada guananya😡😡😡
Alan Banghadi
🤣🤣🤣🤣🤣Itulah sakit hati Liu mei
Alan Banghadi
Liu mei hebat bongkar semua kebusukan mereka
Alan Banghadi
Liu yin jadi takutkan kamu sekarang😡😡😡
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!