NovelToon NovelToon
Bocil Imutnya Om Tentara

Bocil Imutnya Om Tentara

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:339.7k
Nilai: 4.5
Nama Author: Amanda Ferina

Aileen Candramaya Putri Cempaka atau yang lebih sering dipanggil dengan sebutan Cempaka. Anak dari salah satu ajudan jenderal besar di Bandung. Malang nasib di umurnya yang baru 10 tahun ia harus kehilangan orangtunya akibat pemberontakan di Papua. Cempaka yang masih kecil dititipkan pada atasannya. Muhammad Ghiza Naskala Barawijaya adalah anak dari Jendral Muhammad Toha Barawijaya. Ia adalah sosok yang selalu ada di pertumbuhan Cempaka. Ketika Cempaka baru kelas 5 SD dan dititipkan pada orangtunya ia pun menjadi sosok ajudan untuk Cempaka. Hidup Cempaka selalu terbiasa dengan Naskala meskipun Naskala selalu mengejeknya. Ketika ia beranjak dewasa Cempaka tak mengerti kenapa Naskala sangat dingin dan tak ingin berbicara padanya. Bahkan selalu menundukkan pandangan kepadanya. Pada suatu hari ada tragedi besar yang mengharuskan Naskala dan Cempaka menikah meskipun dilaksanakan dengan terpaksa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 24

Bukan Cempaka namanya jika tidak membuat keributan di pagi hari. Hari Minggu seharusnya menjadi hari yang paling tenang bagi Naskala malah membuatnya terganggu dengan suara bisik Cempaka yang menyanyi di ruang olahraga.

Ia meminta wanita malas itu untuk bergerak dan melakukan olahraga walau hasilnya wanita itu malah menjadikan tempat tersebut sebagai tempat konser.

Naskala lebih banyak bersabar untuk menghadapi anak kecil yang satu ini. Dahulu ia selalu dibantu ibunya untuk menangkan Cempaka, sekarang hanya ia yang akan mengurus wanita itu.

Mengurus Cempaka sama dengan mengurus bayi yang baru lahir. Sangat melelahkan dan sementara itu sang tersangka malah tidak sadar diri.

Naskala masuk ke dalam ruang olahraga dan menatap Cempaka bak manusia yang kesurupan jika sudah menyanyi. Naskala sampai menggeleng kepala melihat aksi konyol wanita itu.

Cempaka memang menonjol di bakat dance, tapi Naskala tak mengizinkan Cempaka untuk menekuni bakatnya yang satu ini. Ia tak ingin ada pria lain yang menikmati tubuh istrinya secara tak langsung.

"Akhem! Akhem!" Naskala berpura-pura batuk agar Cempaka sadar bahwa kelakuannya dilihat orang. Naskala berharap jika wanita itu akan malu meskipun ia melakukan dance di depan suaminya sendiri.

Cempaka refleks berhenti dan menoleh ke arah Naskala. Senyum tak bersalah lantas mengembang di wajahnya. Ia pun menghampiri Naskala dengan wajah yang diimut-imutkan agar Naskala tergoda dan tak jadi memarahinya.

Naskala yang melihat itu menaikkan satu alisnya. Ia pun bersedekap dada dan memperhatikan setiap gerak-gerik dari wanita itu.

"Maaf Om!" ujar Cempaka dan menyengir kuda.

"Maaf kenapa?"

"Tadi Cempaka nyanyi-nyanyi. Padahal kata Om ketimbang nyanyi lebih baik ngaji."

"Kamu tahu kenapa masih dilakukan?" tanya Naskala dengan nada bicara seperti mengintimidasi.

Cempaka mendesis kesal tatkala Naskala seolah tengah menyudutkan dirinya. Memang dirinyalah yang paling aneh saat ini. Naskala ada benarnya, dirinyalah sudah mengetahui hal itu tapi tetap saja dilakukan. Cempaka pun memajukan bibirnya dan mengedipkan matanya.

"Om please!!"

"Saya tidak akan tergoda dengan kamu." Tidak perlu dijabarkan dengan sangat jelas, tampak sekali jika Naskala berbohong bahwa dirinya tidak bisa tergoda oleh wanita itu. Bahkan setiap gerakan Cempaka selalu menjadi perhatian Naskala.

Buktinya pria itu diam-diam tersenyum tanpa disadari oleh Cempaka. Jika Cempaka melihatnya, otomatis Naskala langsung akan diteriaki oleh wanita itu sebagai pria yang munafik.

"Jadi saya harus melakukan apa biar bisa dimaafkan sama Om?" tanya Cempaka memelas dan sudah putus asa.

Naskala menyunggingkan senyum lebar. Dia pun melebarkan tangannya minta dipeluk.

Cempaka yang tentunya melihat itu langsung berhambur ke dalam pelukan Naskala. Naskala mendekap tubuh Cempaka dengan sangat erat hingga membuat Cempaka yang posturnya sangat kecil merasakan sesak dan sakit yang luar biasa.

"OM LEPASINNN!!" teriak Cempaka merajuk.

Naskala merasa gemas dengan istrinya itu. Jika bisa ia akan mengencangkan lagi pelukannya. Namun mengingat Cempaka yang masih kecil dan juga wanita itu nantinya bisa akan mati lantas membuat Naskala langsung melepaskan pelukan tersebut dengan sedikit tidak ikhlas.

Ia pun menggantinya dengan mencubit pipi Cempaka yang sangat menggoda iman tersebut. Cempaka tentunya tak terima begitu saja. Ia hampir berteriak marah.

Sementara itu pria tersebut terkekeh dan mencium kening Cempaka dengan sangat hikmat dan penuh dengan kasih sayang.

"Istri saya memang sangat menggemaskan," ucapnya dan mengusap kepala Cempaka.

Cempaka mendengar itu mendengus.

"Tapi Cempaka tuh sakit kalau dipeluk kaya gitu."

"Iya maaf-maaf."

"Dari dulu Om memang tidak berubah. Selalu menzolimi Cempaka. Andai ada Bunda, Cempaka udah ngadu ke Bunda biar Om dimarah sama Bunda! Hahahaha!" tawa puas Cempaka yang begitu senang saat membayangkan Naskala yang akan dimarahi oleh Adhila habis-habisan.

Melihat orang lain sengsara terutama orang itu adalah Naskala membuat Cempaka senang. Ibaratnya bahagia di atas penderitaan orang lain.

______________

Cempaka mendesah panjang. Rasa khawatirnya begitu menjadi saat teman-temannya ingin berkunjung ke rumah.

Sementara itu ia cemas jika dirinya dan Naskala yang sudah menikah terbongkar di hadapan teman-temannya. Lebih dulu Cempaka menyimpan foto pernikahan mereka yang terpajang di ruang tamu ke dalam kamar.

Naskala hampir tak ingin melakukannya, untungnya dengan paksaan yang begitu gencar akhirnya pria itu berhasil dibujuk oleh Cempaka.

Cempaka memicingkan matanya melihat Naskala yang juga tak mau masuk ke dalam kamar.

"Om buruan masuk!! Jangan sampe teman aku ngeliat Om!"

"Kenapa memang? Kan saya juga dikenal mereka sebagai kakak kamu."

"Ish tetap aja Om harus masuk!"

"Bilang dulu kenapa!" keras Naskala yang membuat Cempaka mau tak mau harus membeberkan alasannya yang memalukan.

"Karena mereka itu genit dan Cempaka gak mau om digoda sama mereka!"

"Jadi ceritanya kamu itu lagi cemburu?" Tuhkan mulai sudah sifat jahil suaminya itu kambuh. Jika sudah begini Cempaka sendiri yang akan kerepotan menangani pria itu.

"Terserah apa! Yang penting masuk dulu!"

Tok

Tok

Tok

"AILEEN CANDRAMAYA PUTRI CEMPAKA!!" teriak teman-temannya di luar.

Cempaka menepuk jidatnya dan menatap Naskala yang juga belum bergerak. Ia pun terpaksa mendorong pria itu masuk ke dalam kamar sebelum dilihat oleh teman-temannya.

"Pokonya Om harus sembunyi! Jangan keluar!"

Cempaka pun mengunci pintu dari luar. Sedangkan Naskala di dalam sana hanya tersenyum maklum.

Cempaka keluar untuk membukakan pintu teman-temannya. Ia menatap mereka yang sudah berdiri di depan pintu sambil menatap dirinya.

"Gak nyuruh kita masuk?" tanya Nanda.

"Ishhh kalian kok datang mendadak banget?" tanya Cempaka yang amat kontras terlihat jika ia tak senang teman-temannya datang.

"Jadi kamu gak senang kita semua datang ke sini?" tanya Patrica.

Cempaka menggelengkan kepalanya cepat. Lantas ia menyuruh semua teman-temannya itu untuk masuk ke dalam rumah dan menunggu di ruang tamu.

Cempaka pergi ke dapur untuk menyiapkan beberapa aneka makanan.

"Yang banyak bawanya!!" teriak Vincent kepada Cempaka.

"IYA! IYA!"

Tak lama Cempaka pun datang kembali ke ruang tamu dengan membawa beberapa makanan dan minuman yang ia ambil di dapur.

Mereka semua langsung dengan semangat menyantap hidangan yang diberikan oleh Cempaka.

Cempaka menatap itu meringis. Semua yang ia berikan adalah jajanan yang ia beli, kini Cempaka harus merelakan jika teman-temannya lah yang mendapatkan rezeki tersebut.

"Kalian datang ke sini ada apa?"

"Buat main!"

"Eh btw mana si Om Naskala? Ajakin ke sini dong!"

Cempaka menggaruk kepalanya. " Om lagi gak di rumah!"

"Lah tapi aku liat mobil dan sepatunya di luar." Skak mat.

__________

Tbc

JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN SETELAH MEMBACA. TERIMA KASIH SEMUANYAN

1
Ruk Mini
oooo .. Bahagia kumpul kembali..tpi musuh y pd d hukum ape tewas thorrr msh lanjut kh..?? d tgg thorrr klo msh lanjut. tq 🙏👍👍👍
Ruk Mini
semangat bbank.. Brantas
Ruk Mini
atutttt...mkn serem thorrr
Ruk Mini
dag dig dug
Ruk Mini
jie ..belah duren bank
Ruk Mini
ngarep..sadt bank..
Ruk Mini
target berikutnya istri mu bank..ati2
Ruk Mini
rumit y..klo org yg pegang kendali mlh melenceng..ya Allah.. Lindungi Negeri kami🤲🤲🤲
Ruk Mini
cie...cie..
Ruk Mini
mulai ..
Ruk Mini
maksa ..nenk..nenk .
Ruk Mini
dilema y nenk
Ruk Mini
dasar.. bocil
Ruk Mini
kau sgt hebat Rey...salut👍👍👍
Ruk Mini
hpp nenk sama2 firs kiss dh halal pula
Ruk Mini
ayu terang keun
Ruk Mini
resiko bsm bocil bank
Ruk Mini
ayoo..bank gas keun
Ruk Mini
mulai tersingkap...trs semangat bank selidiki y
Ruk Mini
nenk..kesel ..ape cemburu..🙄🙄🙄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!