NovelToon NovelToon
Cinta Di Alam Mimpi

Cinta Di Alam Mimpi

Status: tamat
Genre:Teen / Misteri / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Horor/Misteri / Rumahhantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: ney-nNa

Citra adalah anak tunggal kesepian yang kerap kali tinggal sendirian di rumah. Sebab, orang tuanya bekerja dengan berpindah-pindah kota. Semasa ia beranjak remaja, Citra memutuskan untuk menetap di rumah barunya meski tinggal sendirian.

Dari situlah dia sering mendapatkan gangguan oleh sosok tak kasat mata. Sampai suatu ketika dia bertemu dengan seorang pemuda yang datang menolongnya dan benih-benih cinta pun tumbuh di antara keduanya. Namanya adalah Andra.

Namun, anehnya ketika berada di sekolah, Andra tidak mengenali Citra. Hal itu membuat Citra kecewa terhadap Andra.

Sedangkan Andra merasa mengalami keanehan setelah kepindahannya ke Indonesia. Setiap habis joging di malam hari, ketika paginya dia akan terbangun di teras rumahnya. Dia seolah bermimpi bertemu dengan seorang gadis. Namun, dia tidak mengingat wajah gadis itu ketika bangun dari tidurnya.

Seperti apakah kisah selanjutnya yang akan terjadi antara Citra dan Andra?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ney-nNa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.24

"Hanni, ada apa?" tanya Citra kepada temannya itu.

Namun Hanni tak langsung menjawabnya. Raut mukanya masih terlihat pucat dan napasnya terengah-engah. Salah seorang siswa dari kelas lain membantunya duduk di teras depan kelas dan mengusap-usap bahu Hanni untuk menenangkan.

Setelah beberapa saat, akhirnya Hanni mulai merasa tenang. Saat napasnya mulai normal dengan memberanikan diri akhirnya Hanni memulai bercerita kepada Citra dan temannya.

"Cit, lo nggak nggak ngrasa kalau ada sesuatu di belakang lo?" tanya Hanni sebelum menceritakan apa yang membuatnya berlari ketakutan.

"Emm, enggak sih, Han. Pas gue nengok ke belakang gue nggak lihat apa-apa tuh! memangnya ada apa, Han?" tanya Citra yang berbalik bertanya.

"Ya ampun, Cit. Tadi gue ngeliat ada wanita berbaju putih, rambut panjang muka seram, dan hantu itu duduk tepat di belakang lo, Cit!" tutur Hanni dengan raut muka ketakutan ketika mengingat kembali apa yang di lihatnya barusan.

Citra pun sangat terkejut dan membelalakkan mata. Citra pun teringat saat-saat dia mengerjakan tugas barusan. Beberapa kali dia mendapati suatu keanehan di sana. Namun, saat itu Citra masih tak bergeming dan berusaha untuk menepis rasa takutnya.

"Astaghfirullah, pantas aja sedari duduk di kelas gue ngerasa ada yang janggal, Han! gue sampai beberapa kali merasakan ada hal aneh. Awalnya gue mencium bau bunga melati, habis itu kaya ada suara benda bergerak di belakang gue, namun pas gue tengok, gue nggak lihat apa-apa cuman kayak ada sekelebat bayangan putih di samping kiri gue cepet banget, pas gue tengok lagi nggak ada apa pun. Gue pikir suara-suara aneh di belakang hanya halusinasi gue aja karena ketakutan," tutur Citra menceritakan saat-saat berada di dalam kelas sendirian.

"Ya ampun kalian seharusnya jangan masuk ke kelas kalian itu jika masih sangat pagi, kalian tidak dengar jika di gudang itu ada hantunya, lhoh?" tutur salah seorang teman yang berbeda kelas.

"Gue pernah denger sih tapi selama ini gue gak pernah lihat, jadi gue pikir cuma mitos, lagian biasanya gue datengnya mepet, pas kelas udah rame gue baru nyampe dan itu udah mendekati bel masuk," tutur Citra sembari ikut duduk di teras di depan Hanni.

"Ya ampun Cit, untung nggak kenapa-napa!" tutur Hanni.

Alhasil akhirnya pagi itu Citra dan Hanni tetap di luar kelas hingga datang beberapa anak yang menjadi teman sekelas mereka. Saat melewati gudang Hanni dan Citra reflek menoleh pada pintu gudang, bersyukur mereka tidak menjumpai apa-apa karena kelas sudah mulai ramai. Citra kemudian kembali ke tempat duduknya dan mengerjakan tugasnya dengan tenang meskipun teman-temannya sedang gaduh.

Mendekati bel masuk, Amel baru datang. Amel nampak ragu ketika akan duduk di samping Citra. Ada perasaan ragu, takutnya yang jika itu bukan Citra yang asli. Sejenak Amel masih berdiri terdiam sembari memandang ke arah Citra. Citra yang merasa sedang diperhatikan oleh Amel pun akhirnya menoleh ke samping di mana Amel berada.

"Ada apa, Mel? kenapa berdiri aja di situ?" tanya Citra saat menoleh ke arah Amel.

"Elo, semalam ke mana, Cit?" tanya Amel dengan lirih.

"Oiya, maaf Mel, gue nggak jadi ke rumah lo, soalnya gue kemaren ketiduran, terus mimpi buruk gitu, habis itu gue lari sampai ke ujung kompleks. Terus gue numpang tidur di rumahnya Andra," tutur Citra menjelaskan.

"Ya ampun, Cit. Gue itu semalem ke rumah Lo sama kakak gue, kita sampai ketok-ketok ke samping kamar lo yang gelap gulita itu dan setelah itu gue di gangguin terus sama hantu di rumah, lo! sumpah Cit, gue kapok! gue gak bakalan mau ke rumah lo lagi, gue takut!" ujar Amel kemudian segera duduk di bangkunya saat yakin jika yang saat ini di depannya sudah pasti Citra yang asli.

Kemudian Amel menceritakan kejadian yang dia alami kemaren di rumah Citra. Citra merasa sangat bersalah karena merepotkan Amel dan harus ikut terbawa kena apesnya digangguin makhluk tak kasat mata.

Citra kemudian menceritakan jika dia ingin mencari tempat kos sepulang nanti. Dan Citra mengajak Amel untuk menemaninya mencari kos-kosan yang bisa langsung di tempati malam itu juga.

Sepulang sekolah Citra dan Amel menuju mess Pak Katman untuk mengambil barang-barang yang tadi dititipkan.

"Terima kasih ya, Pak?" ujar Citra seusai masuk ke dalam mess mengambil tas ranselnya.

Citra kemudian segera menggendong tas ransel besarnya yang berisi barang-barang bawaannya.

"Iya, Neng. Sama-sama!" tutur pak Katman yang sedang duduk di luar.

Citra dan Amel segera menuju parkiran untuk mengambil motor, kemudian menuju tempat kos yang tadi pagi di ceritakan oleh pak Katman.

Dari luar, kosnya nampak bangunan yang baru di bangun, karena belum ada satu tahun beroperasi. Terdiri dari dua lantai dan cukup bagus dan bersih.

"Cit, ini kos bebas yah?" ujar Amel setengah berbisik saat Citra mulai memarkirkan motornya di pelataran bangunan kos.

"Mungkin sih, Mel. Tuh di teras ada laki perempuan yang duduk-duduk di teras. Coba deh kita samperin," jawab Citra dengan suara pelan.

Mereka berdua kemudian mendatangi orang yang berada di teras tersebut untuk bertanya.

"Maaf Mbak, Mas numpang tanya! pemilik kosnya ada tidak ya?" tanya Citra.

"Nggak ada, Mbak. Tadi pagi sih sempat ke sini, tapi uda pulang lagi. Mbak mau kos?" tanya yang laki-laki.

"Iya, Mas!" jawab Citra.

"Sebentar saya telepon dulu!" tutur penghuni kos yang laki-laki lagi, kemudian segera melakukan sambungan telepon.

"Hallo, Bu. Ini ada anak yang mau ngekos!"

"Oh, iya. Siap, Bu!"

Oke!

Penghuni kos laki-laki itu kemudian terlihat menyudahi teleponnya.

"Katanya suruh tunggu dulu, Mbak. Bentar lagi yang punya kos datang," tutur penghuni kos itu.

"Oh iya, Mas, Mbak, terima kasih!" ujar Citra kemudian menuju gazebo yang ada di depan kos di dekat tempatnya memarkir sepeda motornya.

Setelah lima menit menunggu terlihat seorang perempuan datang dengan menaiki motornya kemudian mendekat ke arah Citra duduk.

"Yang mau ngekos, ya?" tanya perempuan itu.

"Iya, Mbak. Saya Citra!" ujar CitrA memperkenalkan diri.

"Saya Merry, pemilik kos ini!" ujarnya kemudian ikut duduk di samping Citra.

Mbak Merry terlihat usianya masih muda, mungkin masih sekitar 25-30an. Kemudian Mbak Mery menjelaskan tentang fasilitas yang ada di kos itu dan berapa uang yang harus di bayar untuk tinggal di sana.

Jadi kos itu termasuk kos dengan fasilitas komplit. Tersedia kasur busa dan almari di dalamnya, kipas angin, kamar mandi lengkap dengan air panas di masing-masing kamarnya dan tersedia dapur umum. Kamar siap huni saat itu juga.

Mendengar hal itu Citra pun tertarik, sebab fasilitasnya sudah komplit, dan bisa di tempati saat itu juga. Ternyata di bawah kamarnya sudah full, di atas ada lima kamar dan baru dihuni dua kamar, masih tersisa tiga kamar. Akhirnya Citra memilih yang berada di tengah dekat dengan dapur umum, dua kamar di sampingnya masih kosong.

Setelah deal, Citra kemudian membereskan barang-barangnya. Ternyata, satu tasnya yang berisi buku-buku masih ketinggalan di tempat pak Katman. Citra akhirnya memutuskan untuk kembali ke sekolahnya.

"Cit, gue tunggu di luar!" ujar Amel yang nggak mau masuk ke sekolahnya ketika sudah sepi tidak ada murid dan guru. Sedangkan mess pak Katman ada di paling ujung belakang sekolah.

Citra pun akhirnya memberanikan diri untuk masuk ke dalam sendirian.

Saat dia berjalan masuk ke tengah sekolah, tiba-tiba dia berhenti.

..._________Ney-nna________...

1
lina
semangat updat ney
Zil@
kau yg menabur kau juga yg menuai...🙏🏻
Sri Sari
bab ny dkit doang ya Ney, tp ga pp krna rasa pnasaran ny sudh terjwb. mantap 👍
Wury Ayra
loh.... udah tamat aja.... tp ya udah deh... yg penting ending bahagia.... sukses trs nay...
Uyhull01
lahh udah tamat lgi,
slmat ya citra, andra smga smawa slalu, dri mimpi membawamu kdalm kbhgian,
ini novel pertma yng ku bca beragensi horor, sblmnya plng gk ska sma berbau horor🤭
trima ksih aku ska sma jln critanya ttp smngat kak💪
Uyhull01: aihhh tp jangan yng extrem seremnya yng ada putus tngah jalan bcanya🤭
ya masama kak🤗
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
kak Ney tamat beneran ini
Neyna 🎭🖌️: beneran kak Rahma 😂🤭
total 1 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
alhamdulillah, aku banyak mengambil hikmah dari cerita ini, meskipun aku gak bisa mengungkapkan dengan kata kata,, kau yang selalu terindah dalam hidupku
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : sama sama kak Neyna
total 2 replies
🥑⃟ᄂ⃟ᙚ🍁Rahma❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ
terima kasih kak Ney engkau memberikan cerita yang indah,aku sangat suka, selamat berbahagia ya Citra sama Andra kalian pasangan yang luar biasa,, sabar ya Bima cinta gak harus memiliki, kalau kita mengikhlaskan orang yang kita cintai akan lebih baik, apalagi dia mencintai kekasihnya sendiri, semoga kamu mendapatkan yang lebih baik lagi Bima 🤗🤗🤗
Neyna 🎭🖌️: terimakasih kak Rahma karena masih setia sampai akhir cerita ini 😍😍😍 terima kasih juga atas dukungannya selama ini 😘🙏💕💕
total 1 replies
lina
semangat updat
lina: sama2 ney
total 2 replies
lina
andra jagm d buat mati dong
Wury Ayra
ehh.. cpt amat tiba2 udah 4th aja... akhirnya citra bisa bahagia dgn keluarganya apalagi mila udah meninggal.. btw bisa mau kasih apa tuhh buat citra??
Sri Sari
yeeeeyyy Mila ny udh ga ada 🤭😂 bahagia sllu ya bwat kluarga ny citra 🥰 smangat up lg Ney 💪😁
Sri Sari
sukurin lu Mila 😁
Uyhull01
cepet amat udah 4 thun lgi,
ehhh mila udah minggal trut berduka cita ya mila, kna azab ini tp bkn d sinetron ikan terbang🤭 apa mila mngakui perbuatannya ??
mmm hadiah apa Bim kmu ska sma Citra kah ??
☘️BILAA☘️
yeee Bima mau ngasih kejutan apa ya, jadi penasaran ini,, udah 4 tahun lagi, akhirnya Mila meninggal semoga yodha jadi anak yang baik ya
☘️BILAA☘️
ah aku keduluan sama bang pepenk
~A G~
komen pertama😁😁😁
Wury Ayra
wahhh... santetnya slh sasaran yaa?? senjata makan tuan dong 😂😂😂
Neyna 🎭🖌️: 🤭 begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Erlin
sukurin simila kena azab 🤣🤣
Neyna 🎭🖌️: begitulah kak terima kasih 🙏💕💕
total 1 replies
Uyhull01
woww amazing santet nya terkena sama yng mnyuruh menyantet,, hahahha tawa jahat😏😏
gimna Mila enak gak sama yng gtuan😏😏😏
Neyna 🎭🖌️: 🤭👍 terima kasih kak 🙏💕💕
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!