NovelToon NovelToon
Pernikahan Gadis Tomboy Dan Ketua Mafia

Pernikahan Gadis Tomboy Dan Ketua Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Mafia / Cintapertama / Berbaikan
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Intan Wiwi

Kisah perjalanan cinta gadis tomboy yang di jodohkan dengan seorang pria yang ternyata seorang ketua mafia bernama Leonathan Nugroho. Dia adalah putra pertama dari pasangan Shandy Nugroho dan Merlin Syafira. Nathan itu terkenal dengan kekejamannya di dunia hitam. Bahkan dia juga sering di juluki dengan sebutan king dragon.
Gadis tomboy itu bernama Seinara horison dia adalah anak kedua dari Ardi horison dan Adelia Rasya. Seinara mempunyai seorang kakak laki-laki bernama Abraham horison. Abraham lebih memilih untuk membangun bisnisnya sendiri di luar negeri. Sehingga dia jarang punya waktu untuk keluarganya, namun dia sangat menyayangi adik semata wayangnya yaitu Seinara. Apapun akan dia lakukan untuk kebahagiaan sang adik, sepeti saat mendengar Seinara akan di jodohkan. Abraham adalah orang pertama yang menentang keras rencana tersebut. Namun apalah dayanya, dia tidak bisa mengubah keputusan kedua orang tuanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intan Wiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah paham

Tok...

Tok...

Tok...

Seinara mengetuk pintu ruang salah satu Dosennya, karena dia ada perlu dengan dosen tersebut.

"Siapa?!" tanya orang dari dalam ruangan.

"Ini saya Seinara, pak Juna!" jawab Seinara.

"Duh yang di tunggu-tunggu akhirnya datang juga" lirih Arjuna sambil tersenyum dan sedikit merapikan penampilannya.

"Masuk aja Sein!" jawab Arjuna juga.

Ceklek...

"Maaf pak mengganggu waktunya, saya cuma ingin menyerahkan formulir ini sama bapak" ucap Seinara setelah membuka pintu ruangan tersebut.

Arjuna pun segera menerima kertas yang di berikan oleh Seinara, lalu melihatnya dengan teliti.

"Oke saya akan serahkan formulir pendaftaran ini pada panitia. Untuk selanjutnya kamu tunggu aja kabar dari saya. Saya akan langsung mengabari kamu jika sudah informasi tentang lomba itu" ucap Arjuna.

"Terimakasih pak, maaf sudah merepotkan anda. Kalau begitu saya pamit duluan pak, permisi" jawab Seinara sekalian pamit.

"Biar saya anter, sekalian saya juga ada kelas mengajar hari ini" ucap Arjuna.

"Nggak usah pak, saya takut fans anda menyerang saya, jika melihat kita jalan bareng" jawab Seinara menolak.

"Hahahaha... kamu ini bisa aja, emangnya saya ini artis, yang banyak fans?!" tanya Arjuna.

"Tapi ini kenyataannya pak, banyak sekali ciwi-ciwi yang menjadi fans anda di kampus ini" jawab Seinara jujur.

"Ya udah terserah kamu" jawab Arjuna mengalah.

Lalu Seinara segera keluar dari ruangan Arjuna, di susul oleh Arjuna. Arjuna tidak menghiraukan penolakan Seinara tadi, hingga akhirnya mereka jalan bersama menuju ke kelas masing-masing. Tanpa mereka sadari ada seseorang yang melihat kebersamaan mereka dengan tatapan terluka. Orang itu terlihat sangat kesal melihat Seinara jalan bareng sama Arjuna.

"Gue nggak nyangka kalau sikap loe begini di belakang gue Sein. Gue pikir loe sahabat terbaik gue, tapi ternyata loe malah diam-diam deketin pak Juna. Gue kecewa banget sama loe Sein! Gue juga benci sama loe!" lirih Cewek itu dengan tatapan terluka.

Cewek itu adalah salah satu sahabat Seinara yang susah lama sekali naksir sama Arjuna. Dia bernama Firly, setiap hari dia semangat berangkat kuliah hanya untuk sekedar melihat Arjuna. Tapi kali ini sepertinya dia sudah salah paham pada Seinara, dia melihat Seinara jalan bareng sama Arjuna. Firly menemui para sahabatnya yang sedang nongkrong di kantin. wajah masam Firly langsung mengundang rasa penasaran Jesy dan Valen.

"Kenapa muka loe, kok masam begitu?!" tanya Jessy segera pada Firly.

"Iya kenapa loe terlihat kesal begitu? Apa yang terjadi sama loe Fir?! " tanya Valen juga yang ikut penasaran.

"Gue habis lihat pengkhianat yang sedang jalan sama pak Juna!" hawab Firly kesal.

"Apa! Pengkhianat?!" seru Valen dan Jesy bersamaan.

"Siapa sih maksud loe Fir?!" tanya Jesy lagi

"Maksud gue, sahabat kita!" jawab Firly.

"Maksud loe Seinara?!" tanya Valen juga.

"'iya, siapa lagi kalau bukan dia!" hawab Firly semakin kesal.

"Sepertinya loe sudah salah paham Fir, nggak mungkin Seinara seperti itu!" tegas Jesy yang tidak terima Seinara di tuduh pengkhianat.

"Iya gue juga yakin kalau Seinara bukan orang yang seperti itu" tambah Valen yakin.

"Gue lihat sendiri dengan mata kepala gue, kalau Seinara sedang jalan bareng sama Pak Juna! Gue kesal banget sama dia!" jawab Firly.

"Ada apa ini? Kenapa Firly terlihat sedang sedih? Apa yang sudah terjadi sama loe Gue?" tanya Seinara yang baru datang.

"Udah deh nggak usah basa-basi lagi! Gue benci sama loe! Gue juga kecewa banget sama loe!" tegas Firly sambil mendorong Seinara dengan kuat.

"Astaghfirullah...! Kamu ini apa-apaan sih Fir?! Memang apa salah gue, sampai-sampai loe marah dan benci sama gue begini?! " tanya Seinara yang tidak terima mendapatkan perlakuan seperti itu dari Firly.

"Udah dong Fir, loe itu sudah salah paham sama Seinara!" ucap Jesy mencoba menengahi.

"Salah paham gimana? Orang gue tadi lihat sendiri dia keluar dari ruangan pak Juna kok! terus mereka jalan berdua juga!" jawab Firly kekeuh.

"Ooooh... jadi itu yang membuat loe kesal sama gue?! Hahaha..." ucap Seinara sambil tertawa.

"Ngapain loe ketawa gitu?! Nggak lucu!" ucap Firly semakin kesal.

"Gue ketawa karena loe itu lucu" jawab Seinara sambil menahan tawanya.

"Nggak ada yang lucu!" kesal Firly.

"Loe itu kalau ngomong di pake otaknya, jangan cuma loe jadikan pajangan. Mana mungkin gue suka sama pak Juna? oke gue memang dari ruangan pak Juna, tapi... " ucapan Seinara terpotong karena Firly langsung menyela.

"Tuh kan...! Dia ngaku kalau habis dari ruangan pak Juna! Iiiih... Nyebelin banget loe Sein!" seru Firly menyela.

"Eeeh... Tunggu dulu! Gue belum selesai ngomong! Loe sudah nyamber aja kayak kompor!" kesal Seinara.

"Terus loe ngapain ke ruangan pak Juna?! " tanya Firly degan kesal.

"Iya Sein, loe ngapain ke ruangan pak Juna?" tanya Jesy juga ikut penasaran.

"Iya Sein ngapain?" tanya Valen juga.

"Huft... Kalian ini ikut-ikutan aja, baiklah... Gue ke ruangan pak Juna untuk menyerahkan formulir pendaftaran lomba literasi! Puas kalian?!" tegas Seinara.

"Ooooh...!" seru ketiganya bersamaan.

"Oh... jadi gitu Sein, kenapa loe nggak pernah cerita sama kita? Kalau loe akan ikut lomba itu" tanya Jesy segera.

"Karena gue nggak sempat ngomong sama kalian, soalnya formulir pendaftaran itu harus di kumpulkan hari ini. Padahal gue baru dapat kemarin" jawab Seinara.

"Loe nggak bohong kan?" tanya Firly masih belum yakin.

"Nggak lah...! Ngapain juga gue bohong sama kalian? Nggak ada untungnya juga, bohongin kalian. Mending gue bohongi mama sana papa dapat uang jajan! " jawab Seinara.

"Oke gue percaya sama loe, tapi tolong lain kali kamu harus jujur sama kita" ucap Firly.

"Iya gue janji, nggak akan merahasiakan apapun dari kalian!" jawab Seinara.

"Maaf banget girl, gue terpaksa harus bohong sama kalian. Sebenarnya ada satu rahasia yang gue sembunyikan dari kalian, itu karena gue belum siap cerita semua pada kalian" lirih Seinara dalam hati merasa bersalah.

"Kalau gitu, kita masuk kelas yuk. Eh iya Sein, bukannya loe nggak ada kelas hari?" tanya Jesy sambil mengajak para sahabatnya untuk masuk kelas.

"Iya gue memang nggak ada kelas hari ini, makanya gue berencana untuk pergi ke makam aja. Gue udah lama juga nggak pergi ke makam" jawab Seinara sambil tersenyum.

"Iiih... so sweet... Banget!!" seru Firly lebay.

"Emang loe belum bisa ngelupain kak Sam Sein? Padahal dia udah lama meninggal loh, tapi kenapa loe nggak mau ngelupain dia?" tanya Jesy dengan wajah prihatin.

"Gue nggak bisa dan nggak bakal bisa melupakan dia Jes. Hanya dia yang saat ini berada di hati gue, walaupun orangnya sudah nggak ada. Tapi hati kita masih terpaut satu sama lain" jawab Seinara sendu.

"Itu karena loe belum nemuin orang yang tepat aja Sein, jadi loe belum bisa melupakan Sam. jadi cobalah buka hati loe untuk orang lain, siapa tau loe bisa sedikit melupakan masa lalu" ucap Valen mencoba menenangkan sahabatnya.

"Udah yuk, kita masuk kelas!" ajak Firly.

"Kalian masuk kelas gih, gue mau pulang dulu" ucap Seinara sambil tersenyum.

"Kalau begitu kita pamit masuk kelas dulu ya Sein, sampai ketemu nanti malam di markas! " ucap Jesy.

Ketiga sahabat Seinara pun pergi meninggalkan Seinara. Seinara juga melangkah pergi meninggalkan kampus. Tujuan dia kali ini ada makam, tempat peristirahatan terakhir sang kekasih. Sudah lama Seinara tidak mengunjungi makam kekasihnya. Sehingga dia ingin mengunjungi makam hari ini, dia merasa kangen pada sang kekasih.

1
Ikhsan Fatkhurozi
bener tuh si Arjuna pibdahin aja
Ikhsan Fatkhurozi
lanjut
Intan Hidayat
uiiih... Seinara dan Nathan mulai pdkt
Ikhsan Fatkhurozi
semakin manarik
Hidayatul Wahid
lanjut dong nggak pake lama
Intan Hidayat
lanjut
Ikhsan Fatkhurozi
persahabatan yang menarik
Ikhsan Fatkhurozi
cukup menarik, semoga semakin menarik kelanjutannya
Hidayatul Wahid
👍
Hidayatul Wahid
seinara mantap
Intan Wiwi
siap
Intan Hidayat
lanjut
Intan Hidayat
yuk sein jangan lemah
Intan Hidayat
oke juga Seinara
Intan Hidayat
lanjut
Intan Wiwi
terimakasih udah mampir
Intan Hidayat
sepertinya masa lalu Seinara menarik
Intan Hidayat
Nita nyebelin
Intan Hidayat
sepertinya Arjuna suka sama Seinara nih
Intan Hidayat
Nathan mulai tanggung jawab juga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!