NovelToon NovelToon
Mr. Dave, I Love You!

Mr. Dave, I Love You!

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Romantis / Komedi / Cintapertama / CEO / Hamil di luar nikah / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:366.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ana Azzura

Squal dari novel Dosenku sang Casanova dan Istri Simpanan Tuan Jeremy, author Tessa Amelia Wahyudi.

~Aku tidak pernah memilih kepada siapa jatuh cinta, karena itu terjadi begitu saja. Meski mulut berkata tidak, hati tak bisa menolak.

Aku sudah berusaha untuk mengubur dalam-dalam cintaku padamu, Dave. Kenyataannya aku tak bisa!~

Anastasia Laurencia Lemos.

~Aku tidak bohong aku mencintaimu, cinta yang berusaha kusembunyikan dalam setiap sikap dinginku, karena aku tak ingin akhirnya hanya akan menyakitimu.~

David Sanjaya Grey.

***

"Tidak apa-apa kau belum mencintai ku. Tapi, aku akan terus berjuang untuk mendapatkan cintamu, Dave." Kata Ana yakin sembari memandang wajah dingin Dave yang saat ini ada didepannya.

"Silahkan, berjuanglah sampai kau merasa bosan mengejar ku. Karena sampai kapanpun, aku tidak akan pernah bisa mencintai gadis boddoh seperti mu!" Tekan Dave sembari menoyor kening gadis cantik di depannya, tanpa memikirkan perasaan gadis itu.

Yuk simak kelanjutannya,
CEKIDOT

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ana Azzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Mencintaimu

Setelah makan malam selesai, Papi menyuruhku mengantar gadis ku yang menggemaskan untuk berjalan-jalan ke taman belakang.

Ya, aku menyambutnya sebagai gadis ku, mulai saat ini dia adalah gadisku. Terdengar lucu, tapi aku menyukainya.

Aku tersenyum dalam hati mengingat kata gadisku. Senyum yang tak berani ku perlihatkan pada siapapun, terlebih di depan gadisku.

Aku tidak ingin dia semakin besar menaruh harapan padaku karena aku sadar kita tidak mungkin bisa bersama.

Aku memiliki rahasia yang tak seorang pun tahu, bahkan papi dan mommy tidak mengetahuinya. Aku tidak ingin membuat mereka ikut merasa sedih memikirkan permasalahan ku.

Cukup aku saja, ku tutup rapat-rapat rahasia besar ku. Biarlah mereka mengetahui seiring berjalannya waktu. Aku tak seberani itu untuk mengatakan sekarang. Aku tak sanggup melihat kehancuran mommy saat mengetahui kebenarannya.

"Dave, bukankah kau ingin mengantarku ke taman belakang?" Tiba-tiba saja Ana sudah berada di depanku sembari menampilkan senyum yang membuatku tak bisa melupakannya.

Hatiku ingin sekali mengiyakan tapi pikiran ku menolaknya. Antara hati dan pikiran selalu kontroversi saling memperdebatkan hal sekecil ini.

Hingga tanpa terasa, diam ku ini menjadi penyebab senyuman dibibir gadis ku menyusut.

Tiba-tiba saja Davio angkat bicara. "Daripada diantar si kanebo kering, mending pergi dengan ku saja, Ana." Tawarnya seraya menampilkan senyuman maut yang biasa dia perlihatkan pada banyak wanitanya.

Entah mengapa mendengar penawaran Vio dan senyumannya, hatiku merasa jengkel. Sebelum Ana menjawab aku lebih dulu menyahuti perkataannya.

"Cepat." Kataku sembari memasang wajah dingin.

Aku tak ingin Davio lebih dulu mengantarnya. Setelah itu kami benar-benar pergi ke taman belakang.

Bukan jalan beriringan seperti pasangan romantis, Aku sengaja lebih dulu melangkahkan kaki sedikit cepat agar kita tak berjalan beriringan.

Gadisku berteriak-teriak memanggilku meminta untuk berhenti, aku tak menyahut.

Namun gadisku terus-terusan berteriak hingga aku menuruti permintaannya.

Saat aku berhenti, gadisku tidak melihat aku berhenti, alhasil dia menabrak tubuh belakang ku.

Gadisku menengadah kesakitan memegang kening, lalu meraba tubuh bagian belakangku yang dikira tembok.

Sungguh, ingin rasanya aku tertawa terbahak-bahak melihat tingkah konyolnya.

Namun semua itu hanya ku tutupi dengan wajah datar dan dingin seperti biasa.

Kami melanjutkan langkah hingga berdiri tepat di dekat 5 buah ayunan yang berjejer di sana.

Ana meminta izin untuk menaiki salah satu ayunan yang kebetulan menunjuk ayunan milik mommy. Sontak aku melarangnya karena semua milik mommy memang tidak boleh di pinjam siapapun, tentu saja itu adalah peraturan dari papi.

Wajahnya semakin terlihat murung, namun setelah itu aku langsung menyuruhnya untuk menaiki ayunan milikku.

Dia kembali tersenyum ceria, tetapi saat ingin mencoba menaiki, tubuhnya kurang tinggi.

Dia memintaku untuk membantu naik dengan merengek seperti anak kecil tapi aku tak menghiraukannya.

Sungguh menggemaskan.

Beberapa saat kemudian aku menyadari ada hewan di pundaknya. Aku berjalan mendekat kearahnya, gadisku langsung memberondong dengan berbagai macam pertanyaan ketika aku terus mendekat, hingga tubuh kami saling berdempetan.

Dia terlihat memejamkan mata, entah apa yang sedang dipikirkan aku memilih diam, lalu mengambil ulat berwarna hijau tanpa bulu.

Rupanya kecerewetan gadisku tak bisa dihentikan meski aku selalu mengacuhkannya.

Rasa penasarannya saat aku tiba-tiba memeluknya membuatnya begitu penasaran. Akhirnya aku memperlihatkan hewan yang baru saja ku ambil.

Sudah kuduga, gadisku ketakutan melihat ulat gendut berwarna hijau tanpa bulu.

Tubuhnya gemetar, aku tak tega melihatnya. Tapi aku tak berusaha untuk melakukan apapun agar dia tidak berhenti ketakutan.

Kejam memang, tapi memang itulah yang aku inginkan.

Setelah aku selesai membuang ulat ke dalam kolam, rupanya gadisku masih sangat ingin menaiki ayunan.

Dia membujukku untuk membantu naik. Namun hatiku yang sekeras batu, tak menghiraukan sedikitpun rengekannya.

Kulihat dia berusaha naik sendiri, meski berulang kali mencoba dan selalu gagal, dia tetap memaksakan naik. Hingga pada percobaan ketiga kalinya dia terjatuh.

Kulihat lututnya berdarah, kasihan sekali.

Aku jadi merasa bersalah. Ku kesampingkan egoku, akhirnya ku bantu dia naik.

Namun saat aku membopong tubuhnya tiba-tiba saja tubuhku tidak seimbang dan akhirnya kami terjatuh dengan posisi gadisku berada di atas tubuhku hingga tanpa sengaja bibir kami bertemu.

Sungguh takdir yang sangat tak terduga, tanpa sengaja kami melakukan ciuman.

Ada desiran di dada yang tak mampu ku jabarkan, jantungku semakin berdetak tak karuan. Tapi aku bahagia.

Setelah aku tersadar kami berada diposisi yang sangat intim, aku mendorong tubuhnya hingga terguling ke samping.

"First kiss ku!!!"

Ya, gadisku berteriak karena baru menyadari first kiss nya diambil olehku. Padahal aku sendiri juga telah kehilangan first kiss olehnya.

Aku menjadi kesal dengan teriakannya, sepertinya gadisku tidak senang memberikan first kiss nya padaku.

Dia terus mengoceh karena kehilangan first kiss, tapi aku tak menghiraukannya.

Kami kembali ke ruang keluarga, semua orang berkumpul di sana. Ana hampir saja keceplosan mengatakan kami baru saja berciuman, untunglah saat itu aku berhasil membekap mulutnya.

Setelah itu kami kembali berbincang, Papi memerintahkan aku untuk membimbing Ana di kantor.

Jika seperti ini, maka akan semakin berat bagi kami untuk saling melupakan.

Tapi aku tak punya pilihan lain selain mengiyakan, dan setelah itu kami selalu bersama di kantor.

Ada banyak suka dan duka yang ku rasakan sepanjang aku bersamanya.

Aku sangat tidak menyukai mulutnya yang terus mengoceh namun itu juga yang aku rindukan saat ia sedang serius bekerja.

Aku tidak menyangkal kalau aku mencintainya. Mencintai semua yang ada padanya. Kecerewetannya, kebodohannya, dan keceriaannya. Aku menyukainya.

Tanpa terasa hatiku semakin terpaut padanya. Dan sepertinya bukan hanya aku, tapi gadisku juga merasakan hal yang sama.

Terbukti saat beberapa hari lalu dia mengatakan cinta padaku. Dengan sangat terpaksa aku mengatakan aku tidak mencintainya.

Kulihat guratan kecewa terpancar jelas di matanya. Aku tak sanggup melihatnya, tapi aku memilih mengabaikan.

Beberapa detik kemudian, gadisku kembali merubah raut wajahnya menjadi ceria seperti biasa seakan tak ada hal yang terjadi.

Dia mengatakan akan terus berusaha untuk membuatku jatuh cinta padanya.

Padahal sejatinya, tanpa dia melakukan apapun aku sudah jatuh sedalam-dalamnya ke dalam cintanya.

Namun aku memilih untuk menenggelamkan cintaku agar tak membuatnya merasakan sakit yang teramat jika mengetahui rahasiaku.

Ya, aku tidak bohong aku mencintainya. Cinta yang berusaha ku sembunyikan dalam setiap sikap dinginku. Aku mencintainya, sangat sangat mencintainya.

Dan kali ini adalah puncak dari segala perlakuanku menyakiti hatinya.

Aku bersama seorang wanita yang bernama Sonya, dia adalah temanku yang saat ini sudah menjadi dokter muda hebat di kota ini.

Dia sangat penasaran dengan Sonya, bertanya apa hubungannya dengan ku.

Aku mengatakan dia adalah calon istriku, dia tertawa tak percaya dengan perkataan ku. Tawa yang terlihat sangat miris dan begitu menyayat hati.

Sungguh aku tak sanggup melihatnya yang rapuh seperti ini, aku hanya bisa memalingkan wajah agar tak melihat kesedihan nya.

Ku dekap erat tubuhnya, dia memberontak memukul-mukul dadaku. Kubiarkan dia memukuli ku sepuasnya.

Namun tak lama kemudian dia mendorongku kemudian berjalan gontai, tubuhnya terlihat sempoyongan dengan air mata yang terus mengalir di pipi, dan inilah titik kehancuran ku.

Maafkan aku Ana, Hanya ini satu-satunya cara agar kau tak lagi mencintaiku. Karena aku tak ingin nantinya kau akan lebih terluka.

Maafkan aku yang pengecut tak berterus terang padamu. Aku selalu mendoakan mu bahagia meski tanpa diriku.

Aku mengikhlaskan mu untuk seseorang yang mampu membahagiakan mu hingga tua nanti.

Aku akan pergi dengan membawa cinta untuk mu. Aku akan selalu melangkah membawa cinta mu, aku akan selamanya menghembuskan nafas cinta untukmu. Di setiap aliran darahku, hanya ada namamu dan cintamu yang terus mengaliri setiap rongga tubuhku.

Aku mencintaimu.

...💙💙💙...

...TBC...

See you next chapter 👋🙂

1
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣🤣🤣ᥲᥒᥱһ... 𝗍⍴ gk ᑲs
🇦 🇵 🇷 🇾👎
ძᥲ᥎ᥱ ᥒᥡ mᥒ... 𝗍rs ᥲᥒᥲ 𝖿𝗍 ᥒᥡ
🇦 🇵 🇷 🇾👎
🤣🤣🤣
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sᥡᥲᥒ𝗍іk s᥊ km sᥲᥡg
uhuuyyyyyy
dave
uhuuyyyyyy
apakah dave punya sakit
🇦 🇵 🇷 🇾👎
𝑝𝑗𝑔 𝑥 𝑘𝑘
🇦 🇵 🇷 🇾👎
𝑎𝑞 𝑢𝑑 𝑏𝑐 𝑐𝑟𝑡 𝑑𝑦 𝑘𝑐𝑙 𝑑𝑖 𝑡4 𝑘𝑘 𝑡𝑒𝑠𝑠𝑎 𝑤𝑎ℎ𝑦𝑢𝑑𝑖 𝑎𝑚𝑒𝑙𝑖𝑎.... 𝑎𝑞 𝑠𝑙𝑙 𝑛𝑔𝑘𝑡𝑖 𝑛𝑦
Yunita aristya
baru mampir
Bunbun Oke
Yesss tetot aq salah menduga hehe

Sempat menduga Dave tp sambil berpikir ga mgkn ga ada background jd dosen kan

Ternyata....oh ternyata dosennya si Edo

Si kutu kupret yg sok cool kepedean hbs kalo Ana bs ditaklukan no...no...no....😛😃
punya nama
takdir tidak salah
🍾⃝ͩ sᷞuͧ ᴄᷠIͣ Hiatus🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
tantik bgd neng ana ,,.
iy aj skeg masih datar muka ny kalau udh jatih cintrong gee berbunga bunga tuuh wajah ketemu ana,,
🍾⃝ͩ sᷞuͧ ᴄᷠIͣ Hiatus🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
gpp jen punya anak 1 tp nnt minta byk cucu buat km am alex 😂
Muna Junaidi
David david nanti menyesal🤭🤭😂
🍾⃝ͩ sᷞuͧ ᴄᷠIͣ Hiatus🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
aduuuuh udh ketahuan selalu bikin bencana di dapur kenapa diizinkan ke dapur,,.
duduk diem aj anak di bangku meja makan jgn buat gaduh 😒
🍾⃝ͩ sᷞuͧ ᴄᷠIͣ Hiatus🕊️⃝ᥴͨᏼᷛ
aku belum baca yg pertama kalau mu lgsg kemari nnt gk paham alur ny lgi thoor 🤭,,.

tpi apapun it aku ttep mampir,,
RatuKuyang 👻 ig @zariya_zaya
aku masukin favorit ya pasti aku baca kok 😍😍😍
yuning
keren
Ada badaknya
udh tamat nih lanjut lagi ke 2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!