NovelToon NovelToon
TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

TERPAKSA MENIKAHI BUJANG LAPUK

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahkontrak / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Rayu Coe

Bilqis seorang Gadis cantik yang polos,manja,dan juga ceria,berusia 20 tahun,harus rela dinikahkan dengan Anak sahabat dari Ayahnya yang memang sudah dijodohkan dengan seorang Raditya Raharja CEO kaya raya yang sangat judes,dingin dan sudah berumur hampir 40 tahun,padahal Bilqis sudah mempunyai kekasih yang sangat dicintainya.

Radit yang berpredikat bujang lapuk ini sangat menolak keras perjodohan tersebut,akibat bayang bayang masalalunya yang membuatnya harus gagal menikah.Dan itu membuatnya trauma,karena mencintai atau dicintai baginya adalah luka.Mampukah perasaan cinta bisa tumbuh pada keduanya????

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rayu Coe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hiling Ke Mall

Jam sudah menunjukkan pukul 3 sore,Biasanya Bilqis ingin secepatnya pulang ke Apartementnya,namun kejadian tadi masih membuat hatinya sesak,apalagi saat mengingat kata kata Radit yang menyakitkan,kejadian tadi pagi benar benar membuatnya enggan menginjakkan lagi kakinya disana,seandainya statusnya bukan seorang istri, ingin rasanya Bilqis bisa kabur dari tempat itu,pergi kerumah orang tuanya,menjadi anak dari kedua orangtua yang sangat memanjakannya,menyayanginya.

Sekarang statusnya berbeda,sudah menikah namun tetap seperti masih lajang namun banyak beban,karena Radit suaminya yang selalu membuatnya bimbang dengan sikapnya.Kadang Dia baik dan perhatian padanya,Namun kebanyakan sikapnya dingin,ketus,judes dan menakutkan.

Selama ini Bilqis berusaha untuk menumbuhkan perasaan cinta untuk Radit,dan ingin membuat Radit jatuh cinta padanya,seperti kata mertuanya,Dia harus meraih hatinya,namun bagaimana bisa Dia meraih hatinya Jika sikap Radit seperti itu.

"Ke Mall yuk.."

"suntuk banget nih...males mau pulang juga"

Ajak Bilqis merangkul sahabatnya itu sambil.berjalan menuju gerbang Kampus.

"Waaahhh..tumben tumbenan nih..ngajak keMall,Biasanya kalo Aku yang ngajak,Kamu gamau terus" Ucap Ririn heran.

"ya kalo sekarang aku lagi pengen refreshing aja"

"oke deh yu akh"Ucap Ririn setuju

"pengen healing nih,kayaknya Aku butuh healing"Ucap Bilqis lagi

"Gaya banget halang hiling segala"ucap Ririn cekikikan.

.

.

Bilqis dan Ririn sudah sampai disebuah Mall dipusat kota,Kini mereka sampai disebuah butik barang barang mewah tempat para sosialita menghabiskan uang mereka.

Kemudian sebuah ide brilian muncul dikepala Bilqis,Dia ingin mencoba kesaktian Kartu Hitam yang diberikan oleh Suaminya,Dia ingin membeli baju baju yang bagus,Tas,Sepatu dan lainnya.Dia ingin sekali kali tampil modis namun anggun,Dia juga ingin mengerjai Suaminya dengan belanja sebanyak banyaknya sebagai wujud balas dendamnya karena telah menghinanya.Bilqis mencengkram kartu tersebut di tasnya dengan dengan senyum sinis,mimik wajahnya seperti seorang Artis yang berperan antagonis di sinetron ikan terbang.

"ngapain kita kesini"

"gila mana bisa Aku beli barang barang mahal kayak gitu"Ucap Ririn yang heran dengan Bilqis saat Sahabatnya itu mengajaknya masuk kedalam sebuah Butik barang barang Branded.

"tenaaaang ga usah panik gitu,kita liat liat aja dulu"

Ucap Bilqis dengan santainya

"Ih ogah ah,gamau...Malu tau sama SPG nya.yang ada kita diusir lagi"

"udah gapapa..Ayo ikut"

ujar Bilqis seraya menarik tangan Ririn yang menolaknya dengan serta merta menuju Butik yang terkenal dengan pakaian yang mahal,namun bukan Bilqis namanya kalo tidak bisa memaksakan kemauannya itu.

Bilqis mulai melihat lihat berbagai jenis pakaian yang berderet rapi,yang dipajang sesuai warna.Bilqis mengambil beberapa helai dress,kemeja,rok dan yang lainnya untuk dicobanya,Ririn hanya membuntutinya dari belakang dengan sangat sungkan yang sekali kali melirik SPG yang memperhatikan mereka dengan tampang judesnya.

SPG tersebut tampak mencurigai mereka dan memandang sinis dan juga dingin tampak meremehkan kedua mahasiswi tersebut,bukan apa apa.karena tampang mereka yang sederhana dengan pakaian alakadarnya pakaian untuk Kuliah,sedangkangkan biasanya Butik tersebut hanya dikunjungi oleh kaum high class yang notabennya terlihat dari cara berpakaian mereka yang dari atas sampai bawah menggunakan barang branded.

"Udah yuk ah..Katanya mau nonton kok malah kesini"Ujar Ririn dengan bisik bisik jangan sampai terdengar oleh SPG yang kini justru membuntuti mereka dan memperhatikan gerak gerik mereka yang menurutnya mencurigakan.

"cepet pilih baju yang kamu mau,biar sekalian aku bayar."Ucap Bilqis yang masih sibuk fokus memilih dress yang Dia inginkan.

"Ngga ah... Kamu aja,Aku belum butuh"Ucap Ririn yang hatinya ragu dengan Bilqis,bagaimana Dia bisa membayar barang barang semahal itu.

"Mba tolong ya...ini Saya sudah sangat capek beres beres,terus dengan seenaknya Mba acak acak"

"Nambah nambah kerjaan banget sih"

Ucap SPG dengan suara lantangnya dan tampak nyolot,yang sedari tadi membututinya dengan ekspresi jutek penuh dengan permusuhan

"Loh..siapa yang ngacak ngacak,orang Saya mau beli kok"

Ucap Bilqis dengan wajah meyakinkan berusaha untuk tenang.

"Beli pake apa?"

"Pake Daun?"

"Liat dong Mba liat nih harganya...Mba mba berdua ini ga akan mampu."Ucapnya sambil menunjukkan label harga dari salah satu baju

"ini cuma buat kalangan Jetset,mending kalo mau milih milih yang diskonan dipasar kaget aja atau di Tanah abang aja"

"Disini bukan tempatnya,silakan angkat Kaki dari sini"

Ucap SPG Jutek itu mengusir mereka dengan sangat tidak sopan,sambil merebut baju baju yang ada ditangan Bilqis,yang dengan susah payah Dia pilih.

"Wow! Anda sangat tidak sopan ya..! Kami ini mau beli Mba bukan Mau nyolong..jangan kurang ajar ya,main rebut rebut segala"

Ucap Bilqis sambil bertolak pinggang dan matanya melotot tidak mau kalah dengan SPG itu.

"Asal Mba tau ya,Mall ini dan seisinya bisa Saya beli kalau Saya mau"Ucap Bilqis lagi dengan suara tegas

"Cih !Belagu banget Kamu jadi orang,sok sok belaga jadi Orang Kaya.." ucap SPG tersebut dengan mimik wajah mengejek

"lah kalo emang beneran orang kaya emang nya Kenapa?"

"Masalah"

Bilqis masih melotot dan masih menunjukkan kemarahannya

"Ada apa ini?"

"Ribut ribut begini"

Ujar seorang wanita yang berseragam sama namun warna yang berbeda dwngan SPG itu yang di name tag nya tertulis Manager .

"Ini Bu ada dua orang tengil yang mencurigakan,jangan jangan mereka Pencuri"Ujar SPG yang tadi mengajak ribut dengan mereka,menghasut Managernya.Manager itu memperhatikan Bilqis dan Ririn,memandangnya dari atas kebawah seraya meremehkan.

"Maaf Mba Mba sekalian,ini Butik eksklusif yang hanya untuk Orang Orang eksklusif juga,jangan membuat keributan di butik kami atau Saya panggilkan Keamanan"

Ucap Manager tersebut dengan kata kata yang halus lembut namun tidak kalah pedas.

"Nih Aku bayar pake ini"

"Aku mau beli baju bukan mau nyolong"

"Kamu tentu tau kan,kartu ini tidak sembarangan orang yang pegang"

Ucap Bilqis lagi sambil memberikan Black Cardnya itu kepada sang Manager Butik.

Si Manager memperhatikannya dengan seksama,hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya,dirinya sangat tahu betul pemilik Black Card itu bukan sembarang orang dan tidak mudah mendapatkannya,hanya orang orang yang berpenghasilan minimal Jutaan dollar untuk mempunyainya.

"Eh-ehm Mbak mbak sekalian,Mohon maaf atas kesalah fahaman Kami"

"Ehm.. Kami benar benar Mohon maaf yang sebesar besarnya atas ketidak nyamanan ini,silakan Mbak lanjutkan belanjanya biar Kami melayani Mbak berdua,silakan belanja sepuasnya"ucapnya sambil tersenyum dan kikuk merasa bersalah dan malu dengan sikapnya.

"Ok."

Jawab Bilqis singkat,sambil merebut kembali Black Card dari si tangan Manager.Dan membisikkan sesuatu ketelinga Ririn,Ririn hanya mengangguk pasrah.

Bilqis mengambil sembarang baju, kemudian dicobanya satu persatu,dari mulai dress,gaun,kemeja,rok mini,tas,sepatu dan barang lainnya diambil dan dicoba,begitu pun Ririn yang pasrah dijadikan manekin terus menerus keruang ganti mencoba baju yang dipilihkan bilqis satu persatu,sementara Sang Manager dan SPG mengikuti dan melayani mereka dengan sabar.

Bak seorang Fashion stylis,Bilqis menyuruh Ririn berpose dan memutar badannya,namun selalu gelengan kepala dari Bilqis yang didapat,setelah belasan kali mencoba,dan baju yang dicoba dipegang oleh SPG dan Manager yang sudah menggunung ditangannya kewalahan sampe sempoyongan saking beratnya dengan baju dan barang yang sudah di coba Bilqis dan Ririn.

"Aduh sorry Banget,bajunya gada yang cocok sama Aku dan temenku,modelnya aku kurang suka,lain aja ya Belanjanya.."

"Bye."

Ucap Bilqis dengan tanpa dosa dan menarik lengan Ririn untuk keluar dari sana,setelah puas mengerjai mereka.

Sementara Manager tadi hanya bisa mematung tak berdaya dengan hati sangat dongkol,dan SPG tadi jatuh terhuyung diantara tumpukan baju,karena sudah tidak kuat lagi dia menopang semua baju tersebut dengan tangannya.

Setelah berhasil keluar dari sana Bilqis dan Ririn cekikikan dengan ulah mereka sendiri,antara puas dan juga tidak tega,karena mereka sudah terlanjur sebal dengan kelakuan 2 orang tadi yang sangat keterlaluan,menuduh mereka ingin mencuri hanya dengan melihat penampilan mereka.

Padahal setau Bilqis banyak orang kaya sesungguhnya berpenampilan sederhana dan biasa saja,malah orang kaya beneran tidak ingin terlihat kayak.

"Harus make emas satu kilo kali dileher sambil nenteng tas Hermen biar mereka mau melayani kita,biar keliatan Horang Kayaah"

Kata Bilqis bersungut sungut sebel.

"Dahlah Qis,gausah diinget inget lagi,tujuan kita kan buat seneng seneng"

"Laper nih makan yuk"

Ajak Ririn sambil mengelus elus perutnya yang sudah keroncongan

"Ayo"

"Sama Aku juga dah laper banget"

"kita makan sepuasnya,pilih deh restauran yang kamu mau,Aku traktir"

ujar Bilqis sambil menggerak gerakkan alisnya naik turun

"Eh tunggu tunggu"

"Jadi beneran,kamu sekarang peliharaan sugar Daddy?"

"kok bisa punya kartu begituan"

"Hus!jangan sembarangan ngomong"

"ini bukan dari sugar Daddy,tapi ini punya Su.."

"Su?"tanya Ririn heran

"Su-Suami Teteh Aku"

"kan suami Teteh seorang Kontraktor,lumayan tajir Dia sekarang"Ucap Bilqis dengan mimik wajah serius dan sedikit gugup takut kebohongannya ketahuan.

"oohhh enak banget ya,Teteh Kamu baik banget Qis"

"Ya iyalah..Teteh Nisha gitu loooh"

.

.

.

*****

1
Shindy MargarethaTongena Donggu
visual nya ala2 indo /Joyful//Joyful//Joyful/
rizqa wahdini
enggak qis. sekarang uang segalanya qis. wkwkwk
Angelica James
Rekomen banget, Kisah Cinta yang Maniss 🫶🏻
Angelica James
Pernah diposisi Haidar juga, kena DBD waktu sekolah, sempat kritis juga. Tapi Puji Tuhan nya gk sampai pingsan dan mimisan juga 🥹🙏🏻
Anisa Legsa
visual radit sesuai anganku😄
Anonymous
Jgn jd kaya cerita sinetron deh
Anonymous
Bego bamget siih…
Anonymous
Aah jengkel jadinya
Shifa Burhan
kritik dalam pola pikir kalian (author) yang tidak adik
*radit kalian pencemburu tapi bilqis yang cemburu tidak jelas setiap suami dekat dengan wanita yang jelas2 hanya urusan pekerjaan dia udah cemburu kagak jelas

*saat radit cemburu kalian menyalahkan radit dengan alasan cemburu buta dan cemburuan tapi saat bilqis cemburu radit juga yang kalian salah kan karena tidak peka dan bisa menjaga perasaan istri

dari ini saja kelihatan jelas egoisnya pola pikir kalian

perbandingan
*saat radit cemburu radit lampias dengan sedikit kasar pada istrinya tapi bandingan kan saat bilqis cemburu dia lampiaskan dengan balasan dendam dengan kegatala dengan pria lain,

pertanyaan untuk author jika suami mu cemburu kau mau dia sedikit kasar atau malah balas dendam dengan dekat dengan wanita lain???

pakai akail sehat biar bisa buat novel yang bagus hanya dari segi karya seni tapi juga bagus dalam bersikap adil
Nikma: Permisi kak Author ...

Halo kak reader, kalau berkenan mampir novel aku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima kasih😊🙏
total 1 replies
Mulyanah Fira
Luar biasa
Gina Savitri
Kampret arman nih, bikin masalah mulu di hidup bilqis
Gina Savitri
Hamil muda masa makan puding nanas emang boleh 🤔
nggak takut keguguran ya makanan yg mengandung nanas, sedangkan makan nanasnya aja nggak boleh..
Gina Savitri
Arsinta kelakuan kaya uler aja di percaya omongannya, mana ada ngakunya cewek baik2 tapi masih ngejar suami orang kaya arsinta
Gina Savitri
Bilqis aja oon, udah tau bawa ririn buat nemenin eh ririn ke toilet malah asik ngobrol bukannya ngikut walaupun nggak mau buang air kecil ya mending ikut daripada kena fitnah klo ada yg lihat 🙄
Gina Savitri
Radit bego banget udah tau arsinta suka sama dia ngapain juga kata2nya di percaya 😏 dari awal juga radit tau klo arsinta jelek2in bilqis mulu, masa masih di percaya semua omongan nya..
Lagian yg mereka liat kan posisi bilqis nggak lagi keadaan bugil sama tuh bule jadi blm tentu mereka ada apa2 😡
Gina Savitri
Bilqis bego masa percaya sama mak lampir, sebagai wanita muslim klo suami bilang tunggu jangan kemana2 harus tunggu sampai suami pulang ke tempat awal dia meninggalkanmu
Gina Savitri
Jangan gila boy..masa suka sama yg lebih tua..klo udah kerja wajar nah ini masih bocah sekolah pakai mencari celah di rumah tangga om nya sendiri..lagian bule mana ada ngedeketin yg udah punya pasangan , kebanyakan bule menghormati yg udah punya pasangan mending cari yg lain
Gina Savitri
Mampus pestanya hancur, siasat sinta ngancurin hubungan radit malah radit ngereog di pestanya
hahaha
Gina Savitri
Nah kaya radit tuh jujur sama orang tuanya artika bawa keluarga biar jelas duduk masalahnya, nggak kaya bilqis sok mau ngejelasin sama cowok sinting kaya arman, yg ada bukan di lepaskan malah di bawa kabur yg ada bilqisnya secara nggak ada saksi 😏
Gina Savitri
Bilqis aja yg bego cari perkara sendiri, mau apapun alasan arman bilang yg waktu itu sepupu ya tetap aja nggak merubah statusnya yg udah jadi istri radit
Lagian malu amat ngaku klo udah bersuami, radit aja nggak pernah malu ngakuin dia istri sama orang terdekatnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!