NovelToon NovelToon
ELEANOR

ELEANOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Percintaan Konglomerat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Saidah_noor

Haruskah cinta dan pernikahan yang diberikan sahabatnya, ia kembalikan?

Ini gila!
cinta dan pernikahan yang Elea jaga untuk Radjendra dan demi amanah yang diberikan sahabatnya, Erika. justru malah dihancurkan oleh Erika sendiri.

Apa yang harus Elea lakukan?
Haruskah ia kembalikan cinta dan pernikahan itu?
Atau ia harus mempertahankannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saidah_noor, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku ingin kita bercerai.

Rajendra mendadak tak tenang mendengar jawaban bi Halim tentang Elea, ia yang mengenal Elea dan sudah menikah dengannya selama 10 tahun itu tak pernah menyangka. Ia tak bisa percaya semudah itu, mengingat bagaimana istrinya yang tak suka dunia luar.

Pikirannya bertanya, apakah ini karena penolakannya kemarin malam?

Jika iya, apa mungkin Elea mencintainya?

Jawabannya itu rasanya tak mungkin, mengingat sikapnya pada Elea selama ini sangat buruk. Namun rasa cemas menggerogotinya, ini adalah tindakan buruk pertama kalinya Elea selama mereka menikah.

"Tak mungkin! Bibi jangan berbohong, kita tahu seperti apa Elea," sergah Rajendra membantah apa yang sang kepala asisten katakan.

"Tapi, nona memang pergi. Tuan bisa cari sendiri dirumah ini," ujar bu Halim dengan jujur, ia berharap tuannya bisa mencari istrinya, mengingat hari sudah malam dan bahaya jika seorang wanita keluyuran dimalam hari.

"Ya sudah," geram Rajendra, yang segera keluar dari kamarnya.

Ia berjalan cepat menuju ruang keamanan, untuk melihat kamera yang merekam selama 24 jam full dirumahnya. Setelah sampai ia melihat ada penjaganya yang tengah berjaga, segera ia meminta cctv yang beberapa jam lalu sebelum dia pulang.

Dilayar berbentuk persegi panjang itu ia menemukan bahwa bi Halim benar, istrinya berpakaian layaknya gadis muda dan pergi mengendarai mobilnya. Tangan kuatnya mengepal melihat tingkah Elea yang tak biasa itu.

Biasanya dihari ulang tahunnya ini ia akan mendapatkan kejutan, kejutan yang biasa saja baginya. Namun kini, kejutan tak terduga membuatnya hampir gila karena sikap istrinya yang aneh.

"Lacak keberadaannya, sekarang!" titah Rajendra dengan suara menggelegar bak petir yang siap menyambar.

^^

Ditempat lain, Elea malah asyik menari bebas. Ia hilangkan semua beban dipundaknya, ia lepaskan semua rasa sakit yang mencekamnya dan ia lupakan semuanya termasuk Rajendra.

Suami tampan dan kayanya itu, sudah tak layak untuk ia puja lagi. Ia harus bebas, harus berubah menjadi wanita yang mandiri dan tak lagi bergantung padanya apapun itu.

Elea berjalan ke mejanya dan mengambil segelas wine yang dipesannya, ia minum tanpa ragu dalam satu teguk. Rasa pahit dan dingin ditenggorokannya ia telan seperti lukanya, setelah ini ia harus memikirkan cara untuk melepaskan diri dari cengkraman suaminya.

Bukankah ia akan diceraikan, untuk apa ia mempertahankan pernikahannya. Namun menceraikan lebih baik dari pada diceraikan, jika ia hancur maka mereka juga harus hancur. Begitulah isi kepala Elea yang menggenggam gelas berbentuk piala itu.

"Hai nona, sendirian saja. Boleh kami duduk?" suara seorang pria yang mendekatinya.

Tanpa Elea persilahkan tiga pria itu sudah duduk dikursi kosong sampingnya, pria-pria muda yang berbadan tegap dan gagah juga pakaiannya yang tampak seperti orang kaya. Model rambut yang berbeda dan aroma alkohol yang memabukkan, sangat persis dengan lelaki buaya buntung masa kini.

Elea mengabaikannya, "Dasar pria, semuanya brengsek!" umpatnya melihat jijik para pria tersebut.

Sayangnya, suara musik yang menggema tak membuat mereka bisa mendengar umpatan Elea pada mereka.

"Cantik, ayo kita minum lagi!" ajak pria lainnya, yang berambut pirang khas bule. Model rambutnya sangat mirip nanas, namun mukanya terlihat cukup ganas.

Tak ingin menjadi mangsa pria brengsek itu, Elea berdiri untuk segera pergi. Ini sudah cukup baginya mengingat hari makin larut, untungnya ia tak begitu mabuk walau sudah minum hampir satu botol.

"Hei, mau kemana sayangku?" tanya salah satu pria yang berambut tebal model artis zaman dulu, menghalangi dan mencegah Elea pergi.

"Pergi! Jangan menghalangiku!" usir Elea, namun mereka malah tertawa seakan enggan untuk mengindahkannya.

"Kita baru bertemu, masa kau pergi. Duduklah sayang, kita bersenang-senang malam ini," ujar pria yang mungkin pemimpin dari tiga pria itu.

Mereka bertiga menghalangi jalan Elea, mereka siap membawanya untuk menjadikannya mangsa malam ini. Pakaian Elea yang seksi dan kulitnya yang putih mulus sangat mereka sukai.

Elea menggenggam kuat botol yang berada dimeja, ia siaga untuk menghajar pria ini. Ia sudah tak peduli apapun konsekuensinya.

"Pergi! Atau aku ...." ucap Elea memberikan peringatan pada mereka.

"Atau apa sayangku? Kau mau tidur bersama kami, iya." bos mereka tertawa disahut oleh kedua temannya

Tak lagi memberikan peringatan, ia harus makin berani agar tak jadi korban mereka. Ia ambil botol itu secepatnya dan ...

Prang

Ia pukulkan botol itu pada salah satu pria yang berada ditengah, beling berceceran dan isi botol itu meluber kemana-mana. Juga pria yang ia hajar terkejut sekaligus merasakan kepalanya sakit, namun ia tak pingsan malah darahnya menetes dari kepalanya.

Ia menyentuh kepalanya dan melihat tangannya bernoda oleh cairan berwarna merah gelap.

"Gadis ini, bawa dia!" ujar pria tersebut memerintah.

Kedua temannya segera memegang tangan Elea, namun gadis itu meronta-ronta dan menghempaskan kedua tangan lelaki itu. Ia menginjak kaki salah satu anak buahnya, hingga meringis. Sisanya satu lagi ia pukul kepalanya dengan tasnya, sehingga pria itu menyentuh wajahnya yang terkena rantai tas.

Selanjutnya Elea berlari secepatnya diantara cahaya yang kelap-kelip dan keramaian manusia yang menyesakkan, ditengah dendangan lagu yang bergenre hip hop itu.

"Kurang ajar!" umpat bos pria tersebut.

Sialnya, baru beberapa langkah Elea berlari, tangannya ditarik oleh seseorang. Ia mencoba melepaskan cengkraman tangan kekar sosok tersebut, namun sangat sulit dan membuatnya ingin menangis.

Jika ia tak bisa kabur dari tempat itu, ia akan hancur.

"Mau kemana kamu?" suara yang sangat Elea kenal.

Elea menengadahkan wajahnya sedikit, untuk melihat pria yang postur tubuhnya lebih tinggi darinya. Matanya membulat saat tahu siapa yang memegang kuat lengannya itu.

"Mas Rendra," gumamnya dengan bibir bergetar, ia telan ludahnya yang terasa pahit. Ia sudah ketahuan oleh suaminya yang memiliki tensi tinggi.

"Beraninya kau keluar malam, ikut aku!" Rajendra menarik tangannya dengan kasar, marah sudah memenuhi hatinya melihat perlakuan wanita yang sudah menjadi istrinya dan ibu dari dua anak kembarnya.

"Siapa kau? Dia gadis gua, cepat kembalikan!" suara bos dari dua pria itu bersuara, ia mengajak dua anak buahnya untuk siap menghajar pria yang ia kira sudah merebut mangsanya.

Mereka yang hendak pergi dari gemerlapnya malam, mulai dihalau oleh tiga pria. Tentu Rajendra tak akan diam saja jika jalannya dihalangi.

"SENA!!!" panggil Rajendra dimana setelah itu asistennya muncul bersama anak buahnya, mereka siap melindungi bos dan istrinya.

Sena menyiapkan senjatanya, dimana pistol kecil sudah dipegangnya untuk menakuti para buaya cengeng didepan mereka. Begitu juga beberapa anak buahnya yang sudah siap menghajar lawannya sambil meregangkan ototnya.

Tiga pria itu menelan ludahnya, mereka lebih banyak dan bersenjata tak mungkin mereka bisa menang melawannya. Tanpa apapun lagi mereka memilih pergi dari tujuan mereka, untuk membawa gadis cantik itu.

^

Tubuh Elea ia hempaskan keatas ranjang yang berada dikamarnya, dada Rajendra bergemuruh melihat tubuh seksi istrinya yang berada didepannya. Dengan pakaian begitu ia keluar malam, ia merasa kesal melihatnya. Api didadanya seakan ingin meledakkan semburannya.

Rajendra lihat wajah Elea yang menunduk menghindari tatapannya, tangan yang tadinya mengepal kuat ia rentangkan lalu menyambar dagu istrinya dengan kuat.

Elea meringis, ia tak pernah melihat suaminya semarah ini. Ia pikir suaminya akan sibuk bahkan bermalam dengan selingkuhannya di hotel mewah, mengingat hari ini adalah hari ulang tahun Rajendra sudah pasti mereka akan menghabiskan malam bersama.

"Apa kau benar-benar menginginkannya, hingga bersikap begini? Hah!" tanya Rajendra menyidik tiap sudut wajah Elea yang ketakutan.

Namun sekian detik ia melihat muka istrinya, ia justru mendadak kasihan. Tak tega rasanya jika ia sampai melayangkan tamparan, ia adalah wanita yang sudah lama hidup bersamanya.

Rajendra mendadak lemah, terlebih kala melihat dandanan Elea yang sangat cantik dengan make up tebal yang membuatnya tampak lebih muda. Juga baju seksi itu membuat hasratnya naik ke level tinggi.

Benjolan dileher pria matang itu bergerak naik turun, sudah hampir tiga tahun ia tak menyentuh Elea. Dulu malah hampir setiap hari ia melakukannya, namun sejak Erika muncul semuanya berubah.

Tatapannya masih pada istrinya, seakan enggan untuk menoleh apalagi saat turun kebagian dada. Gila, buah ranum itu sangat menggiurkan dan hampir tumpah disaat Elea dalam posisi miring.

"Sial, apa yang kau pikirkan Rajendra? Hatimu hanya milik Erika, kau tak mungkin jatuh cinta pada Elea. Tak mungkin!" benak Rajendra berprotes, bergelut melawan hasrat yang menggebu didadanya.

Ia hempaskan Elea dengan kasar, tak peduli lagi bagaimana kondisi istrinya. Ia hampir terbawa arus yang menurutnya sesat, dan memilih arus yang baginya terbaik. Padahal semuanya terbalik, ia hanya bingung bagaimana mengakhiri pernikahannya.

Kalau bisa ia ingin mempertahankannya, namun ia masih bisa menikahi Erika juga. Salahkah ia menginginkan begitu?

Egonya lebih tinggi dari segalanya.

"Jangan pernah membuatku marah lagi, jika kau masih ingin menjadi istriku." Rajendra berbalik badan ia ingin pergi ke tempat yang bisa membuatnya tenang.

"Bagaimana, jika aku tak ingin jadi istrimu lagi?" tanya Elea dengan nada bergetar, ia ragu dan takut bersamaan tapi ia juga lelah dengan jalan hidupnya yang tak lagi indah.

"Aku ingin ... Kita bercerai?" lanjut Elea, apa yang harus ia tunggu?

Pada akhirnya, ia akan dibuang juga.

1
Erda Erda
jangan pisah lah semoga
Erda Erda
galau kalau pisah apa kah bisa baca
Dew666
❤️‍🩹🏆
Erda Erda
kejar cinta isteri sampai dapat demi anak hilang kan ego mu ..😍
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
🌀 SãñõõR 💞
mantulll kakak
🌀 SãñõõR 💞
kita simak terus kaka sampe tamat😍👍
🌀 SãñõõR 💞
do'ain aja kak😍
Erda Erda
semoga gk pisah ..
Dew666
❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹❤️‍🩹
Erda Erda
apa kah .pisah nantik semoga gk ..kasihan anak ya
Dew666
🪸🪸🪸🪸🪸
🌀 SãñõõR 💞
maaf othor telat update, soalnya lupa... 🙏
Erny Su
Aku sampai kesulitan bernapas ingin rasanya ikut tauran dan membantai wanita jalang itu 😄🤣
🌀 SãñõõR 💞: ya ampun 🤣🤣🤣
total 1 replies
Dew666
🍭🍭🍭🍭
🌀 SãñõõR 💞: makasih
total 1 replies
🌀 SãñõõR 💞
hai juga... makasih kakak Erni😍😍🙏
Erny Su: sama-sama
total 1 replies
Erny Su
Hai aku mampir... semangat ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!