NovelToon NovelToon
CEO KU AYAH DARI ANAKKU

CEO KU AYAH DARI ANAKKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:58.6M
Nilai: 4.7
Nama Author: Fafacho

"Dia anakku bukan anak orang lain, dan tubuhmu serta dirimu adalah milikku"
~ Rendra~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fafacho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ep 25

Frans menghampiri istrinya yang berada di ruang makan saat ini, dia menatap istrinya tersebut yang hanya mengabaikan dirinya.

“Ma, sampai kapan kamu bakal begini sama Papa. Ini sudah satu minggu lebih kamu diemin papa?” ucap frans pada Citra.

“Sampai papa mau kasih tahu Rendra soal semuanya Pa, kasihan dia Pa, anaknya masih hidup tapi dia nggak tahu. Papa juga nggak kasihan sama cucu Papa yang nyariin ayahnya” kesal Citra menatap sang suami.

Benar ini sudah satu minggu lebih dia mendiami suaminya itu karena menyuruhnya untuk diam tidak memberitahu Rendra soal anaknya yang masih hidup.

“Ma, dengerin papa bukannya papa nggak kasihan sama Rendra. Papa hanya ingin dia lebih dewasa lagi baru Papa bakal temukan dia sama Rafka ma. Seperti papa mempertemukan Rendra sama Adiba Ma,” ucap Frans memohon pengertian sang istri.

“Tapi Rendra kasihan Pa, dia banyak impian yang pengen dia lakuin sama anaknya. Papa nggak tahu kan kalau dulu dia beli lahan kosong dan dia jadikan taman bermain untuk anak-anak. Itu dia buat untuk anaknya pa, agar anaknya bisa bermain disitu. tapi apa di pulang dihantam kenyataan kalau anaknya tidak ada” Citra mulai emosi, dia berkaca-kaca berbicara seperti itu. dia tidak tega melihat anak sulungnya selalu sedih.

“kamu tahu darimana kalau dia membuat taman bermain?” ucap frans merasa terkejut mendengar kenyataan itu.

“dari Jeremy, Jeremy yang bilang kalau kakaknya itu membuat taman bermain. Dan dia selalu ke sana Pa merenung seperti orang yang tidak ada pikiran. Papa tidak kasihan dengan anakmu seperti itu, dan kamu tidak kasihan dengan cucumu yang menangis ingin bertemu papanya” ucap Citra berdiri dari duduknya. Dia sudah tidak bisa lagi berkata-kata soal itu, percuma dia berbicara pada suami yang menurutnya tidak punya rasa empati dan hanya melakukan sesuka hatinya sendiri.

“mama mau kemana?” tanya Frans.

“Mau ke depan” singkat Citra meninggalkan sang suami yang berdiri dalam diam.

“Apa aku aku temukan mereka sekarang,” ucap Frans tampak berpikir haruskah dia melakukan itu.

...................

Rendra duduk di meja kerjanya, dia memperhatikan Adiba yang sedang sibuk dengan laptop di meja yang tidak jauh darinya saat ini. Dia memang menempatkan meja kerja Adiba di ruangannya, ia menyuruh perempuan tersebut untuk bekerja disitu. Adiba tentu saja menolaknya pada awalnya tapi karena ancamannya perempuan itu akhirnya menuruti perintahnya meskipun selalu ketus dengan dirinya.

Bahkan seminggu berbagi ruangan yang sama perempuan itu malah semakin ketus dengannya dan tak pernah bicara duluan darinya kalau tidak ada hal yang penting yang perlu di bicarakan.

“Aku tidak masalah kau memperlakukanku seperti ini sekarang, asalkan kau selalu ada di depanku.” Gumam Rendra sambil memperhatikan Adiba yang tak sengaja menoleh kearahnya dan Rendra tentu saja langsung tersenyum sambil mengedipkan sebelah matanya pada Adiba. Perempuan tersebut malah mengalihkan wajahnya sekarang pura-pura tidak tahu, bukannya marah Rendra malah tersenyum dengan perlakuan Adiba tersebut.

Tok,

Tok,

Ketukan di luar ruangan mengalihakan pandangan dua orang tersebut dari kegiatannya masing-masing.

“kau dengarkan sayang, bukakan Pintu untukku” ucap Rendra yang sudah menatap Adiba yang masih duduk di kursinya.

“Iya” tukas Adiba dingin, dia langsung berdiri dan berjalan untuk membukakan pintu tersebut.

“Silahkan mauk” ucap Adiba saat pintu sudah terbuka. Itu Jeremy yang datang ke kantor kakaknya.

Jeremy langsung melangkah masuk melewati Adiba, dia kesal dengan kakaknya yang seenak sendiri menyuruh dirinya datang ke kantor padahal dia sedang kuliah saat ini.

“Ada apa kak? Kau membuat kesal saja” ketus Jeremy menatap kakaknya yang duduk santai di kursi kerjanya.

“papa sama mama bertengkar kenapa? Kau tahu alasan mereka bertengkar” tanya Rendra pada adiknya.

“Kau menyuruhku kesini hanya ingin menanyakan soal ini” tukas Jeremy menatap kakaknya jengah.

“Aku tanya jangan balik tanya” tegas rendra.

Adiba yang juga berada di situ hanya bisa diam melihat kedua orang tersebut dari tempat duduknya. Lebih baik dia sibuk dengan pekerjaannya daripada mengurusi masalah orang lain.

“Aku tidak tahu,”

“Ya sudah kalau kau bilang tidak tahu, lalu kau sudah mene..” ucapan Rendra terhenti, dia melihat sekilas kearah Adiba yang ada di mejanya.

“Sekertaris,” panggil rendra pada Adiba.

“Iya,.” Adiba langsung berdiri dnegan sigap melihat atasannya tersebut.

“Tolong belikan dua mocca latte dingin dan bawa kesini” perintah Rendra.

“Iya bos,” kesal Adiba, sebenarnya ini bukan tugasnya tapi tugas OB. Seminggu ini memang Rendra seenaknya sendiri memerintah dirinya melakukan apapun dan kalau dia tidak mau ancamannya pasti di pecat. Dia tidak mungkin pergi dari perusahaan ini, dia harus bekerja untuk anaknya. Jadi mau tidak mau dia menuruti semua keinginan Rendra.

Kalau dia tidak memikirkan tentang asa depan rafka dia tidak akan bekerja disini sedari dia tahu kalau rendra CEO nya.

“kau mau bicara apa sih, aku sibuk kak” ucap Jeremy pada rendra.

“Duduklah di sofa dulu” ucap Rendra langsung berdiri dari duduknya dan menghampiri Adiba yang akan berjalan keluar dari ruangan itu.

“Tunggu,” ucap Rendra menahan tangan Adiba.

“Apa?” sungut Adiba melepaskan tangannya.

Rendra langsung menekuk kakinya dan dia merapikan rok Adiba yang sedikit keatas.

“Kau mantan direktur kan, rok mu keatas kau tidak perduli.” Ucap rendra merapikan bagian bawah rok Adiba.

Adia hanya melihatnya saja, dia tidak menyadari itu karena dia sudah terlanjur kesal dengan rendra.

“Sudah sana pergi,” ucap Rendra.

“Tidak kau suruh pun aku akan pergi” tukas Adiba dan langsung berjalan pergi meninggalkan ruangan Rendra.

“perduli sekali kau dengannya kak, kau masih mencintainya”

“Masih, kalau aku sudah tidak mencintainya mna mungkin kau ku suruh mencari alamatnya” ucap rendra.

“bagaimana kau sudah menemukannya?” tanya Rendra sambil berjalan mendekat pada Jeremy yang duduk di sofa.

“Sudah,”

“kenapa kau menyuruhku mencari alamatnya. Jelas-jelas dia bekerja di kantor kita dan alamatnya tertera di profil miliknya kak. Kenapa kau tidak melihatnya sendiri” lanjut Jeremy yang tidak habis pikir dengan kakaknya.

“Alamat itu palsu, kalau alamat itu tidak palsu tidak mungkin aku menyuruhmu mematai Adiba dan mencari alamatnya”

“Apa? Alamatnya palsu. Tidak mungkin kak, orang yang bekerja disini tidak boleh memiliki alamat palsu dan itu di cek secara detail dari perusahaan” ucap jeremy tampak terkejut mengetahui itu.

“kau saja ter kejutkan? Apalagi aku. ini pasti ada campur tangan dari papamu. Tidak mungkin tidak ada campur tangan dari dia, kau bilang Adiba masuk ke perusahaan ini atas rekomendasi Papa kan”

“Iya, tapi itu karena Adiba kuliah di Dewangga University yang ada Surabaya. Masa pa..” Jeremy berhenti berbicara dan matanya langsung melebar. Dia baru sadar kalau Adiba dari Dewangga University dan perempuan itu masuk ke perusahaannya atas rekomendasi Papanya.

“jangan-jangan memang Papa ikut andil dalam semua ini kak” lanjut jeremy.

“Kau baru terpikirkan kan, aku sudah menduga pasti Papamu dalang semua ini.”

Jeremy begitu syok mengetahui ini, dia baru sadar kalau selama ini Papanya itu mencurigakan dan dia dulu selalu pulang pergi Surabaya-Jakarta.

“Kak,.”

“Apa?” ucap rendra menatap adiknya yang duduk di depannya.

“Jangan-jangan anakmu juga masih hidup kak, kau bilang menemukan foto bayi di meja Adiba kan. Jangan-jangan itu anakmu”

“Itu yang aku pikirkan, makanya aku menyuruhmu mencari alamat Adiba”

“Iya kak anakmu sepertinya masih hidup, seminggu lalu. Aku tidak sengaja lewat kamar papa dan mama. Mereka berdua seperti membicarakan anak-anak gitu dan mirip denganmu. Tapi tidak tahu juga sih, karena aku tidak jelas mendengarnya” ucap Jeremy menduga-duga, sambil mengingat soal seminggu lalu dimana dia tidak sengaja mendengar keributan orang tuanya.

Rendra seketika mengepalkan tangannya, dia tidak habis pikir orang tuanya menyembunyikan soal anaknya dan juga sola Adiba dulu.

°°°

T.B.C

1
emak gue
memang begitu adanya kan,bang Tama yang menolong Diba disaat terpuruk nya disaat dia gak punya siapa2
emak gue
masih gak terima semudah itu Rendra 😡😡
emak gue
kok aku masih gregeten sama Rendra ya harusnya dia mengambil hati Diba itu sehalus mungkin karena di a yg meninggalkan luka terdalam pada Diba tapi dia maksa trs gak mikirin perasaan wanita apa🥺
emak gue
kok Rendra lgsg dipertemukan dengan anaknya sih thoor gak dipikin menderita dan mengemis dulu untuk bertemu anaknya gak impas dong sama penderitaannya diba
Borahe 🍉🧡
harusnya kmu introspeksi diri. Bukan malah nyalahin org terus
Borahe 🍉🧡
dih 🙄
Borahe 🍉🧡
labil sekali Rendra di sini 🙄
Borahe 🍉🧡
baca kesekian kalinya😍😋
Fafacho: wiih makasih kk
total 1 replies
ikaa
ep 23
Paon Nini
pak Frans yang punya kerjaan ini
Paon Nini
dibuang tapi masih difasilitasi, nah ini si Adiba udahlah dibuang, tanpa uang sepeserpun lagi... hanya karena nafsu binatangnya si Rendra.
Arif Tegal
cari uang belum bisa kenapa cari masalah aja
SJR
Assalamu'alaikum semuanya, mampir yuk ke novel ku ini, "ISTRI BERCADAR MILIK KETOS TAMPAN", saling suportnya dan jangan lupa like dan follow ya 🙏🤗😊❤️
juwita
itu anak yg dl k. suruh gugurkan Rendra. coba klo anaknya tau klo papa nya g mau dia
juwita
kau sendiri yg nolak adiba nyuruh gugurin anak mu. mlh nyalahin org lain dasar pecundang
juwita
Luar biasa
juwita
kmnya yg bego bukannya blg malah mewek
juwita
calon dokter bego knpa g jujur spa tau klo jujur org tuanya akn memaafkan. heran deh smua author klo ceritanya cwek di perkosa g akn jujur bs cm nangis diam di buat karakter bego sm authornya
sakura
....
Sintia Dewi
ya berusahala rendra karna tantanganmu berat, sakit hatinya adiba udh dalam bgt saat dia minta pertanggung jwban km nyurh gugurin anaknya dan hanya mau adiba tnpa mau menikahinya tp menggu smpai km lulus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!