Elsa Maharani perempuan cantik bertubuh berisi berusia 17 tahun,Elsa tinggal di pinggiran kota dengan orang tua dan adik lelaki dan perempuan nya..
Elsa sering kali di bully oleh teman sebaya nya karena kehidupan keluarga nya yang serba kekurangan bahkan Elsa tak melanjutkan bangku SMU karena memikirkan nasib dua adik nya,Ayah nya yang bekerja sebagai pemulung tidak mampu mencukupi kebutuhan hidup mereka...
Elsa yang sudah bertekad akan mengubah kehidupan keluarga nya memilih untuk menjadi istri kontak tanpa sepengetahuan orang tua nya...
bagaimana kehidupan selanjutnya dari Elsa apakah dia bisa menikah dengan lelaki kaya atau malah sebaliknya?
ikuti terus Kisan nya di Noveltoon 🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bercerita
" mas,,,sakit..." ringis Elsa saat dokter memeriksa nya
" sabar sayang"ucap Damar mengusap kepala Elsa lembut
beberapa menit kemudian Elsa sudah terlihat lebih tenang dan matanya sudah mulai tertutup karena pengaruh obat yang di berikan oleh sang dokter...
"istri anda saat ini sedang hamil muda, untung segera di bawa kemari dan janin nya masih bisa di selamat kan, kandung nya sangat lemah dan butuh pengawasan khusus dalam beberapa hari ini agar kondisi nya cepat membaik" jelas Sang dokter
" hamil???" ucap Damar tak percaya
" ya, untuk sementara waktu istri anda harus di rawat dulu agar kami bisa mengobservasi lebih lanjut"
Damar tersenyum dan mengusap wajah nya,dia tak percaya kalau Elsa hamil saat ini hal yang sudah lama di tunggu oleh dia dan mama nya
****
" sial.....sial......" pekik Marisa mengamuk di kamar nya dia menghancurkan semua isi kamar nya hingga berantakan
" wajah lugu nya membuat ku tertipu,aku harus rebut kembali mas Damar aku bisa hamil,aku akan memberikan nya anak" isak Marisa
Marisa mengambil ponsel nya dan menghubungi pak Harjo
" bawa kembali keponakan mu pulang pak,aku sudah tak memerlukan nya" perintah Marisa
" tapi nya-"belum selesai pak Harjo berbicara ponsel sudah di tutup Marisa dia tak ingin ada penolakan atas perintah nya
" ada apa ini..!!" batin Pak Harjo tak enak,dia mendengar pertengkaran antara Damar dan Marisa tadi tapi tak berani menanyakan apapun
***
" kamu di mana?" tanya Mama Damar saat menghubungi anak nya ini karena Bik ida menghubungi mama Damar memberitahu kalau Marisa mengamuk di rumah isi rumah banyak yang di banting oleh Marisa
" rumah sakit ma,Elsa masuk rumah sakit" ucap Damar jujur,dia tak ingin ada yang di sembunyikan lagi toh Elsa istri nya dan saat ini tengah hamil anak nya sudah sepatutnya mama nya tau
" Elsa masuk rumah sakit...! kenapa?" tanya mama Damar bingung dia takut kalau anak nya berselingkuh bagaimana pun dia tak menyukai pelakor dalam rumah tangga, kalau Damar memang mau menikah lagi bicarakan baik-baik pada Marisa atau ceraikan Marisa pikir nya
" aku kirim alamat nya ma" jawab Damar pelan dia takut mengganggu tidur Elsa
Di usapnya kepala Elsa lembut dan di cium nya kening perempuan muda itu, meskipun tak secantik Marisa tapi Elsa memiliki wajah polos dan selalu menuruti semua kemauan Damar tanpa mengeluh sedikitpun ntah sejak kapan dia mulai menyukai perempuan ini tapi yang Damar tau berpisah dari Elsa membuat nya menggila menahan rindu apalagi saat ini Elsa sudah memberi kan nya anak..
Damar terus memandangi wajah putih polos Elsa, benar-benar natural istri nya ini,tanpa polesan apapun kecantikan Elsa sudah terlihat...
beberapa kali Damar mencium punggung tangan Elsa yang sedang di genggam nya
" clek....." pintu ruangan rawat inap Elsa terbuka,bu Aisyah melihat Damar yang sedang menggenggam tangan Elsa merasakan ketakutan nya benar-benar terjadi
" ma....." sapa Damar lembut
Bu Aisyah mendekat dan melihat wajah pucat Elsa yang tengah berbaring di atas ranjang ruangan tersebut
Damar menghela nafas panjang " Elsa hamil ma dan hampir keguguran oleh ulah Marisa...!!" ungkap Damar jujur
" plak....." tanpa aba-aba satu tamparan keras mendarat di pipi Damar
" mama tak pernah mengajari mu menjadi pen zina jika kau tak menyukai Marisa lagi lepaskan dia, berselingkuh bukan cara menyelesaikan masalah hanya akan menambah dosa mar...!!" ucap Bu Aisyah mulai menitikan air mata nya dia merasa gagal sudah mendidik Damar
" ma dengar dulu-"
" stop...." bu Aisyah mengangkat tangan nya dia terlalu kecewa dengan perbuatannya Damar kali ini
" nikahi dia setelah anak itu lahir ceraikan dia beri kompensasi yang cukup untuk kehidupan nya kedepan,mama tak bisa menerima nya.." ucap Bu Aisyah
" ma,,bukan nya selama ini mama ingin cucu,Elsa hamil anak ku ma,cucu mama...!!"ucap Damar mencoba menjelaskan
" ya mama ingin cucu tapi tidak cara seperti ini mar,ini terlalu menyakitkan bagi Marisa,mama juga wanita tak akan rela jika suami nya berselingkuh,apalagi dengan alasan anak masih banyak cara lain mar,bayi tabung atau pun anak angkat... bagaimana karir mu nanti, perasaan Marisa tidak kah kamu pikirkan,lagi pula mama tak ingin cucu hasil berzina" pekik Bu Aisyah emosi
" tak ada yang berzina ma,kami menikah....!!! sewaktu Elsa menginjakkan kaki nya di rumah status nya istri ku meskipun hanya istri kedua" ucap Damar mulai menjelaskan tapi Bu Aisyah bertambah bingung bagaimana mungkin istri pertama dan kedua bisa hidup bersamaan dalam satu atap lagi pula awal bertemu mereka mengenalkan Elsa sebagai pembantu bukan istri Damar
akhirnya Damar meminta mama nya duduk untuk menenangkan diri,dia akan bercerita semua nya termasuk Marisa yang tak ingin hamil dengan cara meminum pil KB
" sekarang semua nya aku serahkan pada mama,jika mama tak menginginkan cucu dari ku dan Elsa kami akan pindah keluar kota,aku tak bisa menceraikan Elsa ma,aku sudah mencintai nya" ungkap Damar jujur
" lalu Marisa??"
" jika dia mau menjadi kan Elsa madu nya dia akan tetap menjadi istri pertama ku tapi jika tidak dia boleh meminta cerai dari ku, semua keputusan ada di tangan nya" jawab Damar
" keluarga Elsa??" tanya Bu Aisyah
" setelah Elsa pulih dan kondisi nya memungkinkan aku akan datang kerumah orang tuanya untuk menjelaskan kalau kami sudah menikah"
"mama dukung keputusan mu,tapi untuk saat ini pisahkan Elsa dan Marisa,Elsa tak akan aman berada di rumah mu"
" apa kami boleh tinggal di rumah mama?"
" tentu saja, itu juga rumah mu apalagi saat ini Elsa sedang hamil cucu mama,mama akan menjaga nya sebisa mama"
" tapi aku tak ingin Fajar di sana ma,aku tak suka,minta dia tinggal di apartemen ku" ketus Damar
" kenapa?"
" pokok nya aku tak suka" ucap Damar tak menjelaskan kalau dia cemburu tapi Bu Aisyah bisa menangkap raut wajah anak nya ini,dia tau sifat Damar yang pencemburu, Damar jika sudah mencintai wanita tak akan membiarkan wanita nya di lirik oleh lelaki lain apalagi Fajar sepupu nya..
" baiklah akan mama katakan pada Fajar nanti" ucap Bu Aisyah terkekeh kecil
entahlh novel dah lama tp asyik aja bacnya.
paling suka sama judul yg ini kisah nya elsa.
akhirnya... mantap ceritanya👍🏻