NovelToon NovelToon
CINTA DALAM LUKA

CINTA DALAM LUKA

Status: tamat
Genre:Cintapertama
Popularitas:613.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Velicia menikah dengan Arnold pria yang selama ini di kiranya yang pernah masuk dalam kenangan masa lalunya...
Cinta yang berawal dari lantunan piano dari seorang pria yang memainkan lagu Sleep in the deep sea yang biasa di mainkan ibu Velicia sewaktu sang ibu masih hidup...

Pernikahan Aliansi yang terjadi di antara mereka, bukan membuat Velicia bahagia namun malah membiat dia terluka hingga penyakit mematikan menyerang hidupnya...

akankah Arnold bisa mencintai Velicia??
yukk baca novelku...!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CINTA DALAM LUKA (Bab 25)

Velicia telah siap dan rapi, Arnold pun menggandeng lengan Velicia untuk keluar dari kamar. Mereka turun ke lantai satu menuju ruang makan untuk Sarapan. Velicia duduk di kursi meja makan, Arnold pun duduk tepat di samping Velicia, dia mengambilkan makan untuk Velicia lalu bersiap untuk menyuapi Velicia.

“ Ar...aku bisa sendiri ..., ” lirih Velicia tidak ingin merepotkan Arnold.

“ Tidak Veli ... aku akan menjadi kekasih terbaik buatmu ...” ujar Arnold membuat Velicia terharu mendengarkan ucapan Arnold.

Velicia pun menghabiskan makanannya dengan di suapi oleh Arnold, mereka menikmati sarapan pagi dengan perasaan yang berbunga-bunga.

Setelah sarapan, Arnold mengajak Velicia ke taman belakang untuk bersantai. Arnold sengaja menghabiskan waktunya bersama Velicia karena dia ingin membahagiakan Velicia sebelum Velicia meninggal dunia. Dia ingin menebus semua kesalahan yang telah di perbuatnya terhadap Velicia. Arnold mengetahui kondisi Velicia dari asisten Li.

Flash Back On...

Asisten Li masuk ke dalam ruangan Arnold untuk merapikan beberapa berkas yang berserakan di ruangan itu, di saat sibuk merapikan beberapa map yang ada di atas rak, asisten Li tidak sengaja menjatuhkan satu map, sehingga isi map tesebut berserakan di lantai.

Arnold tak sengaja melihat isi map yang berserakan di lantai.

“ Li ... berkas apa itu?” tanya Arnold pada asisten Li.

“ i ... i ... ni ... “ asisten Li bingung menjelaskan isi berkas tersebut. Arnold menghampirinya lalu mengambil berkas itu dan membacanya.

Arnold terpaku saat mengetahui hasil laboratorium yang di lakukan Velicia sekitar dua bulan lalu. Hatinya merasa sesak, dia menyadari sekitar 2 bulan lalu, Velicia memintapadanya untuk melakukan kesepakatan.

“ Veli ... inikah alasanmu memintaku menjadi pacarmu? “ gumam Arnold di dalam hati. Seketika dia menyesal dengan semua yang telah di lakukannya pada Velicia.

Sejak hari itu, Arnold berniat akan membahagiakan Velicia hingga dia meninggal dunia. Dia ingin menebus semua rasa brsalahnya pada Velicia.

Flash back off...

Arnold dan Velicia duduk bersantai di taman belakang sambil menikmati cemilan yang telah di siapkan pelayan.

“ Veli ... selama ini aku tak pernah tahu tentang masa lalumu ... bisakah kamu menceritakan masa lalumu padaku?” ujar Arnold memulai pembicaraan.

“ Mhm ... Di waktu kecil ... aku adalah seorang gadis kecil yang di selimuti kebahagiaan ... ayah dan ibuku sangat menyayangiku namun kebahagiaan itu hilang di saat kedua orang tuaku meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat yang mereka tumpangi ...,” cerita Velicia.

Velicia terus menceritakan kenangan masa lalunya, Arnold mendengarkan dengan seksama sesekali dadanya terasa sesak di saat Velicia menceritakan kisahnya yang menyedihkan.

Rasa bersalah kembali menyelinap di dadanya, dia bertekad akan memberikan kenangan terindah untuk Velicia, sebelum Velicia menutup mata untuk selama-lamanya.

“ Tunggu sebentar ya ... aku mau ke kamar mandi sebentar ...,” ujar Arnold minta izin meninggalkan Velicia sebentar.

Arnold melangkah ke kamar mandi meninggalkan Velicia di taman belakang.

Drrrtt ... drrrtt ... drrrtt ... (ponsel Arnold berdering)

Arnold mengambil ponselnya dari saku celananya. Dia melihat panggilan dari kekasihnya Viona. Arnold bergegas masuk ke dalam kamar mandi untuk mengangkat panggilan dari Viona.

“ Halo” ucap Arnold.

“ Sayang, kamu dimana?” tanya Viona.

“ Aku sedang di luar kantor “ jawab Arnold.

“ Kau tak lupa kan, besok jadwal kita fitting pakaian pengantin?” tanya Viona mengingatkan janji mereka.

“ Iya ... besok aku jemput kamu ya “ ujar Arnold

“ Oke ...,” Viona pun memutuskan panggilan telponya.

Setelah selesai menuntaskan hajatnya, Arnold kembali menghampiri Velicia di taman.

“ Veli ...,” panggil Arnold saat melihat Velicia asyik melamun.

“ Mhm “ gumam Veicia.

“ Besok aku ada urusan ... mungkin aku besok tidak bisa menemani kamu seharian ... maafkan aku ya ..., “ ujar Arnold dengan raut sedih.

“ Tidak apa-apa ..., “ ujar Velicia.

“ Aku akan menghabiskan waktuku seharian ini bersamamu ..., “ ujar Arnold.

Velicia tersenyum, Arnold pun kembali duduk di samping Velicia. Dia merangkul tubuh Velicia dan mendekapnya dengan erat.

Keesokkan harinya...

Velicia terbangun dari tidurnya, dia masih merasakan hangatnya tubuh Arnold yang masih nyenyak tertidur pulas di sampingnya.

Velicia mengangkat tangan Arnold dengan hati-hati agar Arnold tidak terbangun, Velicia turun dari ranjang dan melangkah menuju bathroom untuk membersihkan dirinya.

Saat keluar dari bathroom, dia mendapati Arnoldsudah duduk bersandar di sandaran tempat tidur menyambut Velicia dengan senyuman indah di pagi hari.

“ Kamu udah bangun?” tanya Velicia lalu menghampiri Arnold.

Arnold langsung meraih tubuh Velicia dan membawanya ke dalam pelukkannya.

“ Udah” jawab Arnold

“ Kamu jadi mau pergi?” tanya Velicia.

“ Iya, sebenarnya aku masih ingin bersamamu tapi aku harus menyelesaikan beberapa pekerjaanku yang terbengkala” ujar Arnold.

“ Pergilah, besok kita masih bisa bersama” ujar Velicia.

“ Iya, aku bersiap-siap dulu “ ujar Arnold lalu dia mengecup puncak kepala Velicia lalu beranjak melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan diri.

Selagi Arnold mandi, Velicia turun lalu menyiapkan sarapan untuk Arnold, Velicia memasak dengan hati yang berbunga-bunga. Saat ini dia memang merasakan kebahagiaan karena mendapatkan kasih sayang dari Arnold yang selama ini di inginkannya.

“ Wanginya lezat sekali ...,” ujar Arnold menghampiri Velicia yang masih sibuk menghidang makanan di atas meja.

“ Eh ... kamu udah selesai?” tanya Velicia kaget melihat kedatangan Arnold di ruang makan.

Arnold mengangguk lalu duduk di kursi yang ada di dekat Velicia. Velicia pun ikut duduk di samping Arnold setelah selesai menyiapkan hidangan di atas meja.

Velicia mengambilkan makanan untuk Arnol, lalu dia pun mengisi piringnya dengan makanan. Mereka menyantap sarapan pagi dengan kehangatan, bagaikan dua pasangan yang baru saja menikah.

“ Aku berangkat ya!” ujar Arnold pamit setelah menghabiskan makanan yang ada di dalam piringnya.

Velicia mengangguk lalu mengantarkan Arnold ke pintu utama.

“ Kamu hati-hati di rumah” ujar Arnold sambil mengelus lembut pipi Velicia.

Arnold melangkah menuju mobil, lalu dia masuk ke dalam mobilnya dan melajukan mobilnya meninggalkan Villa kediaman keluarga Arista.

Velicia masuk ke dalam rumah, dia menutup pintu lalu kembali melangkah ke kamarnya. Dia berniat mengisi kesendiriannya dengan membaca novel kesukaannya.

Jam di dinding kamar Velicia menunjukkan pada angka 10, rasa bosan di rumah sendirian telah mengganggu dirinya. Velicia mencoba membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Namun rasa bosan terus mengusiknya, akhirnya Velica mengambil ponselnya lalu menghubungi Merry.

“ Hallo Veli” ujar Merry saat panggila n telah tersambung.

“ Merry, apakah kamu ada waktu luang?” tanya Velicia terus terang.

“ Aku lagi free, ada apa Veli” jawab Merry.

“ Bisakah kamu menemaniku untuk bersenang-senang?” tanya Velicia.

“ Baiklah, aku tunggu kamu di kedaiku ya” ujar Merry

“ Siap” sahut Velicia, dia memutuskan panggilannya lalu bersiap-siap untuk pergi hangout bersama sahabatnya.

Velicia telah rapi, dia tak lupa memoles make up di wajahnya. Setelah itu dia melangkah keluar rumah dan mengambil mobilnya. Dia melajukan mobilnya meninggalkan Villa keluarga Arista menuju kedai teh milik Merry.

Tiiiit ... tiiit ...

Velicia membunyikan klakson mobilnya saat telah sampai di depan kedai teh Merry, Merry keluar dari kedainya saat menyadari mobil Velicia telah terparkir di depan kedainya. Dia masuk ke dalam mobil Velicia.

“ Yuk” seru Merry.

Velicia pun melajukan mobilnya, Velcia mengajak Merry pergi ke sebuah salon untuk sekedar refleksi saraf mereka yang menegang di karenakan kesibukkan sehari-hari.

Setelah selesai dari salon, Velicia mengajak Merry untuk mencari beberapa gaun di sebuah butik langganannya.

Di butik, Merry dan Velicia asyik memilih beberapa gaun yang terpajang disana. Velicia mengumpulkan beberapa gaun yang di sukainya untuk di belinya, begitu juga dengan Merry.

Saat mereka hendak membayar barang belanjaan mereka, Velicia melihat Arnold tengah bergandengan dengan Viona.

“ Arnold ..., “ lirih Velicia seketka hatinya hancur lebur.

Velicia pun melajukan mobilnya, Velcia mengajak Merry pergi ke sebuah salon untuk sekedar refleksi saraf mereka yang menegang di karenakan kesibukkan sehari-hari.

Setelah selesai dari salon, Velicia mengajak Merry untuk mencari beberapa gaun di sebuah butik langganannya.

Di butik, Merry dan Velicia asyik memilih beberapa gaun yang terpajang disana. Velicia mengumpulkan beberapa gaun yang di sukainya untuk di belinya, begitu juga dengan Merry.

Saat mereka hendak membayar barang belanjaan mereka, Velicia melihat Arnold tengah bergandengan dengan Viona.

“ Arnold ..., “ lirih Velicia seketika hatinya hancur lebur.

Bersambung...

.

.

.

.

.

Terima kasih Readers yang udah baca karya owner...🙏🙏.

Jangan lupa dukung terus karya Owner dengan meninggalkan jejak...

\=> Like

\=> koment

\=> Hadiah

\=> Vote...

Terima kasih atas dukungannya...🙏🙏🙏

1
Masa Lalu
bagus ceritanya lanjutkan
novita handayani
Lumayan
Arini Nina
jln cerita yg saya sgt suka👍
🌻Ruby Kejora
Karya nya bagus kak
Sukses bwt kk 😊💐
Andi Fitri
sedih banget ceritanya
Andi Fitri
Arnold parah banget mau enaknya aja..
Elok Pratiwi
membosankan tidak semenarik judul nya ... datar cerita nya ...
Eni Sulastri
pretttttt
Eni Sulastri
dikeplaki ,dibanting ,dikaplokki tak tompo karene cinta pretttttt ,,,hilang respek vel ,,malah mnjadi sukurin kapok
kavena ayunda
salah sendiri andreas plin plan rasain deh
kavena ayunda
jangan woyy hadeh veli bodoh
kavena ayunda
buang ae istri laknat
kavena ayunda
wanita lemah bodohh tololl ya velii ini
Nur Hayati
kook ceritanya kaya gini sih kesel banget deh...
Dewi Wulan
trmksh thor sukses sell🙏❤🤗
Rafita Novasari Simatupang
sedih banget ceritanya,, bagus gak bosan ,, ceritanya menyentuh hati
Rachma Anwar
semakin penasaran
Rachma Anwar
semoga bahagia bersama andreas
nataliaenita hartono
sherly jahat... kekanakan... kasian adiknya..
Ais
salah faham tuh kayaknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!