NovelToon NovelToon
Guru Galak Itu Suamiku

Guru Galak Itu Suamiku

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Nikahmuda / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.4
Nama Author: Icha cute

Bunga Adelwis memiliki IQ di bawah rata rata , bandel , suka bolos , tentunya sering mendapat hukuman dari guru , terutama guru tampan dan galak pujaan hati siswi seantero sekolah .

Karna surat wasiat dari mendiang kakek Bunga . Ia pun harus menikah dengan seorang pria , yang ternyata guru paling galak disekolahnya ,cucu dari sepupu kakek Bunga . Dan bisa di bilang , Guru galak calon suaminya itu adalah sepupu jauhnya .


"Mama ! Bunga gak mau menikah sekarang ! titik ! , apa lagi dengan Guru galak itu , Bunga gak suka Ma !" bantah Bunga .


"Mama juga inginnya seperti itu sayang !, Tapi ini sudah wasiat mendiang Kakekmu !"


"Kenapa harus sekarang Ma !, apa gak bisa setidaknya Bunga lulus SMA dulu !" tawar Bunga .


"Apa kamu tega menolak permintaan Nenek Marni yang lagi sakit ?. Dia sangat ingin melihat cucu satu satunya menikah !" tanya Ibunya Bunga .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Icha cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Merasakan tubuhnya melayang , Bunga pun terbangun dari tidurnya , dan langsung membuka matanya .

"Aku mau dibawa kemana ?" ucap Bunga cepat . Merasakan tubuhnya dibawa , ia belum melihat jelas siapa yang mengangkat tunuhnya .

"Membawamu pulang !" jawab Arya .

Bunga mengucek matanya , untuk melihat dengan jelas siapa yang membawa tubuhnya .

"Aaryan !" gumamnya

"Iya aku !" balas Arya menurunkan Bunga dari gendongannya .

"Mama ! Papa ! Sofia !" ucapnya lagi ." Kenapa kalian bisa tau ? aku ada disini ?" tanyanya .

Mama Indah menatap Bunga dengan nanar , menyiratkan kekecewaan .

"Pah ! Ayo kita pergi ! , Mungkin kita tidak ada artinya untuknya Pah !" ucap Mama Indah menarik suaminya meninggalkan rumah Aldo. "Ayo Sofia , kita kemas barang barang kita" ajak Mama Indah kepada putri Bungsunya .

"Iya Ma !" jawab Sofia .

Sofia membalik badannya kepada Bunga , lalu berbicara ."Jika kak Bunga terganggu dengan kehadiran kami di rumah Kak Bunga , kami akan pergi . Sehingga kak Bunga tidak perlu minggat minggat , atau kabur dan bersembunyi" ucap Sofia , kembali memutar badannya , berlalu mengikuti kedua orang tuanya .

Bunga terdiam mendengar kata kata Mama Indah dan Sofia , yang sudah berhasil menusuk ke dalam hatinya .

Rania datang menghampiri Bunga , selesai ia membantu membereskan kamar Aldo yang diberantaki Bunga .

"Jika kamu ingin hidup bebas ! , bebaslah ! . Kami tidak akan mengusikmu , Kami sangat menyayangimu." setelah berbicara , Rania pun pergi .

"Kamu lihat itu Bunga ! , mereka kecewa kepadamu !. Tidakkah kamu pernah memikirkan perasaan mereka . Apa kamu tidak berpikir ! kalau mereka sangat mengkhawatirkanmu ! karna kamu menghilang , mereka tidak tau kamu kemana ?. Mereka tidak bisa makan dan tidur dengan tenang , karna memikirkanmu , mengkhawatirkanmu !. Tidakkah kamu punya perasaan kepada mereka sebagai keluargamu ? , yang menyayangimu !." ucap Arya panjang lebar .

Bunga membeku , air matanya luruh tak terbendung .

"Kami harus sampai melibatkan polisi untuk mencarimu . Kami kawatir sama kamu Bunga..!" ucap Arya lagi dengan nada menekan .

Bunga mengalihkan tatapannya ke wajah Arya , menatap Arya dengan uraina air mata , bibirnya bergetar supaya tangisnya tidak pecah . Otak Bunga yang kerdil , tidak sampai berlikir kesana , ua tidak sadar dengan tindakannya menghilang membuat keluarganya kawatir .

"Maaf !" hanya itu yang bisa ucapkan .

Arya menghela napasnya kasar , tidak tega melihat Bunga yang menangis , ia pun menarik Bunga ke dalam pelukannya .

"Kenapa kamu bersembunyi ? Hm..!" tanya Arya , mencium ubun ubun Bunga lama .

"Cincinnya hilang ! , aku takut kamu marahi dan menghukumku !" jawab Bunga cigukan .

Arya melepas pelukannya , menjauhkan sedikit badannya supaya bisa melihat wajah Bunga .

"Bukankah kamu sudah sering mendapat hukuman ?" tanya Arya tersenyum , lalu menyentil kening Bunga pelan .

Bunga menundukkan kepalanya " aku gak mau di hukum melakukan adegan 21+" jawab Bunga pelan , tapi masih bisa di dengar Arya dengan jelas . Membuat Arya semakin memgembangkan senyumnya .

"Kenapa ?" tanya Arya kepada istri bodohnya itu .

"Pokoknya aku gak Mau !" jawab bunga , berucap manja , menghentakkan satu kakinya , membuat Arya gemas melihatnya .

"Ya sudah ! , aku tidak akan menghukummu kali ini . Tapi jangan di ulangi lagi , kalau kamu gak mau dihukum di atas tempat tidur , oke ! . Dan juga mulai sekarang kamu harus rajin belajar dan sekolah tidak boleh absen dan telat" ucap Arya lembut , netranya tidak lepas memperhatikan wajah Bunga .

"Mulai sekarang kamu harus tinggal bersamaku" ucap Arya lagi . Bunga mendongakkan kepalanya ke wajah Arya .

"Aku gak mau !"

Arya menghela napas kasar lagi , menarik Bunga lagi ke dalam pelukannya .

"Kenapa ?" tanya Arya lembut . Mengecup ngecup pucuk kepala Bunga . Ia pikir Bunga tidak bisa diperlakukan dengan keras , Bunga harus di bujuk dengan lembut . Arya harus ekstra sabar menghadapinya .

"Nanti kamu sering menghukumku berdiri satu kaki !" jawab Bunga . Itu yang tidak di sukai Bunga dari Arya . Karna Arya sering menghukumnya di sekolah . Ia berpikir kalau tinggal bersama di rumah Arya , di rumah pun Arya pasti menghukumnya , seperti saat ia menginap di rumah Arya .

"Kalau kamu tidak melakukan kesalahan , aku tidak akan menghukummu ! . Belajarlah untuk berobah hidup lebih baik Bunga !. untuk masa depanmu kelak , masa depan anak anak kita nanti !" ucap Arya . Bunga mendongakkan kepalanya lagi ke arah Arya ."Tidak selamanya kita seperti ini Bunga !, apa kamu tidak menginginkan di dalam pernikahan kita , kelak memiliki anak?" tanya Arya .

" kalau kamu tidak belajar untuk hidup disiplin dari sekarang , bagaimana nanti kamu bisa mendidik anak anak kita untuk disiplin ?" tanya Arya lagi . tangannya mengusap usap kepala Bunga dari belakang .

Bunga masih diam memandang wajah Arya tanpa berkedip . Terlihat Arya sangat tampan seperti di dalam mimpinya , hanya saja tidak bersinar .

"Apa kamu mencintaiku ?" tanya Bunga , mengingat perkataan Ibu kandungnya di dalam mimpi .

Ingat ! , Bunga masih labil , pikirannya masih mutar mutar tidak jelas .

Arya tidak langsung menjawab , ia membalas tatapan Bunga penuh cinta . Mendekatkan wajahnya , mencium kening Bunga lama , kemudian menempelkan kening mereka sampai hidung mereka bersentuhan .

"Aku sangat mencintaimu.. Bunga !" ucap Arya , napas hangatnya menyapu kulit wajah Bunga .

Berhasil membuat dada Bunga naik turun , Jantungnya berdebar kencang , hatinya bergetar , napas Bunga ikut memburu , mendengar Arya menyebut namanya dengan suara lembut , terdengar sejuk di telinga Bunga .

Aku kenapa ? , apa penyakit jantungku tambah parah ?. Kenapa akhir akhir ini aku sering jantungan ?" batin Bunga .

Arya pun mengecup bibir Bunga , refleks membuat Bunga terlonjak , tersadar dari lamunannya .

"Yuk ! kita pulang !" ajak Arya , merangkul Bunga , menuntunnya berjalan , meninggalkan rumah Aldo .

"Mama ! Papa ! , mau kemana ?" tanya Bunga melihat beberapa koper besar berada di ruang tamu .

"Kemarilah Nak !" ucap Pak Fariq , menyuruh Bunga duduk di sampingnya .

Bunga pun berjalan ke arah Pak Fariq , duduk di samping Pak Fariq .

"Sudah waktunya Papa menyerahkan ini kepadamu nak !" Pak Fariq menyerahkan beberapa map kepada Bunga .

"Ini apa Pah ?" tanya Bunga .

"Sertipikat rumah ini , sekolah , dan perkebunan kelapa sawit milikmu nak ! , di dalam juga ada buku tabungan atas namamu !" jawab Pak Fariq .

Bunga menggeleng gelengkan kepalanya ." tidak Pah ! , ini punya Papa !"ucapnya , menolak sertipikat kepemilikan itu .

"Itu hakmu nak ! , itu warisan dari kakek Samsul untukmu . Sertipikat itu semua atas namamu !" ucap Pak Fariq lagi .

"Jaga dirimu baik baik nak ! , kami harus pergi !" pamit Pak Fariq lagi , mencium kening Bunga . Dan langsung berdiri dari sofa berjalan ke arah Istri dan kedua putrinya .

"Papa ! Mama ! kak Rania ! Sofia ! , kalian mau kemana ? Kenapa Bunga di tinggal ?" ucap Bunga menangis . Berlari ke arah Pak Fariq , menjatuhkan tubuhnya memeluk kaki Pak Fariq . "Jangan tinggalin Bunga Pah !, Ma !."

"Mama rasa , kamu tidak membutuhkan kami lagi Bunga . Kamu ingin hidup bebas 'kan ? , sesuai keinginanmu ?. Sekarang kamu bebas nak ! , terserah kamu mau melakukan apa , mau bagaimana !" ucap Mama Indah kepada Bunga .

"Mama..!" lirih Bunga .

"Ayo Pah ! kita pergi !" Mama indah melangkahkan kakinya menarik kopernya ke arah pintu , diikuti Sofia dan Rania .

"Mama ! jangan tinggalin Bunga Ma !." Bunga berdiri dan mengejar Mama Indah . Menangkap kaki Mama Indah sebelum keluar pintu .

"Ma ! jangan tinggalin Bunga ! , kalau Mama pergi , siapa yang menyeret bunga ke kamar mandi ?" tanya Bunga , berurai air mata .

"Terserah kamu Bunga ! , bukankah Mama sudah bilang , jamu bebas sebebas bebasnya ?" tanya balik Mama Indah .

Bunga tidak menjawab , ia hanya menangis cigukan sambil memeluk kaki Mama Indah .

"Mama ! Papa ! , jangan tinggalin Bunga ! . Bunga janji gak nakal lagi , Bunga janji gak bandel lagi , Bunga janji akan rajin belajar dan gak membolos sekolah lagi !" ucap Bunga terbata di selah selah tangisnya .

"Mama gak percaya lagi sama kamu Bunga ! . Buktikan ! , tunjukkan kalau kamu memang ingin berobah !" balas Mam indah .

"Iya Ma ! , Bunga janji !"

"Mama sama Papa akan kembali kesini , jika kamu sudah benar benar berobah !." Mama Indah melepas tangan Bunga dari kakinya .

"Ma..! Pa ..!" ucap Bunga .

Arya menarik tubuhnya dari kaki Mama Indah , supaya tidak menghalanginya .

1
Atma Inatun Nikhma
Luar biasa
Sri Watigustami
thor kasian bnget bunga,dh gk cntik gk pintar knp ciptain karakter bunga seperti itu. mbok ya kl gk pintar setidaknya cantik biar gk jd bahan hinaan.
Icha Cute: kalau ceweknya cantik trus, kapan dong yang gak cantik di buat baper?. kaya otor, gak cantik neghalunya dapat cocok tampan bin ganteng.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
MenUmpang,BerUbah.. Bukan Menompang,Berobah..
Icha Cute: otor kebawa bawa bahasa Melayu.
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Biasanya orang2 tuh sanggup menghalalkan segala cara utk mendapatkan harta warisan,Tapi tidak dgn pak Fariq dan bu Indah..👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Mana ada orang yg dah meninggal bisa ngerasa kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Waahh apakah ini juga ide dari pak Arya??🤔🤔🤭🤭
Icha Cute: makasih udah singgah kak. semoga terhibur dengan karya otor..
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Pantesan gak pintar kek kakak dan adeknya,Benarkan apa yg Aldo bilang,dia bukan anak ortu nya..
Qaisaa Nazarudin
pak Arya kebakaran jenggot..🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Tampang bunga pas pasan,gimana bisa pak Arya cinta mati ke Bunga? Apa karena dia orang kaya??
Icha Cute: Iya kak, wajah bunga pas pasan. pas untuk menjadi istri Pak Arya yang tampan rupawan.
total 1 replies
Nisa Komalasari
novel bagus 🙂
YOHAN KIM
hahahha kalimat naif yg pernah ada.
YOHAN KIM
Futsal not foodsall.
Queen Tdewa
akhirnya....
Queen Tdewa
terimakasih jga buat outhor yg sdh menghibur kita
Icha Cute: Sama sama, jangan lupa lanjut baca season kedua berjudul Brother I Love You. di jamin tidak kalah seru.
total 1 replies
Tiwi Rahayu
bagus banget cerita nya berasa dibawa ke jaman putih abu-abu , dengan diwarnai kisah romansa anak remaja
Icha Cute: makasih sudah mampir, dan juga sudah memberikan bintang lima.
total 1 replies
Heny Hendarsih
Luar biasa
Rohaeni
Biasa
Rohaeni
Lumayan
Alvia Nora
🥰🥰🥰
Alvia Nora
la kalau harus nebak aq pusing baca waelah biar tau😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!