NovelToon NovelToon
SEMUA DEMI ANAKKU

SEMUA DEMI ANAKKU

Status: tamat
Genre:Teen / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:217.8k
Nilai: 5
Nama Author: nadataskia

Kisah seorang Anak yang di tinggal pergi Ayahnya untuk selama-lamanya, membuat Ia kecewa pada Ibunya, dan berubah sikap dari anak yang penurut dan perhatian jadi anak yang cuek dan melawan Ibunya bahkan tega mengusirnya di masa tua.

Akan kah sang Anak bisa kembali menjadi penyayang? dan bagaimana nasib Ibunya setelah di usir oleh putranya? lalu apa sebenarnya yang terjadi kenapa si Anak bisa berubah sikapnya? penasaran kita langsung saja ke TKP.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nadataskia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERBOHONG (MASALAH 3).

Sepanjang jalan pulang ibu hanya diem namun menyimpan seribu pertanyaan buat ayah yang bakal ibu tanyaan kan nanti setibanya di rumah.

*****

Sampainya mereka di rumah ayah meminggirkan motornya dan mematikan mesin kemudian Anak-anak pun turun segera masuk dan cuci tangan juga kaki, begitu pun dengan ibu dan ayah tidak lupa cuci tanggan.

Setelah cuci tanggan dan kaki sebelum menanyakan soal tadi ke ayah, ibu membuatkan kopi dulu untuk ayah dan membiarkannya istirahat sementara ibu pergi ganti baju.

Setelah ganti baju ibu duduk di samping ayah dan bersiap menanyakan banyak pertanyaan tentang hari ini kenapa ayah tidak pulang.

"Ayah, haruskah Ibu bertanya atau Ayah yang mau menjelaskannya, semua?" tanya ibu.

"Iya Ibu, Ayah bakalan jawab Semua pertanyaan Ibu, mau tanya dari mana dulu!" jawab ayah memberi pilihan.

"Kenapa Ayah tidak pulang? terus apakah Ayah sudah makan? terus dari mana Ayah bisa punya uang buat bayar hutang?" tanya ibu berkali-kali.

"Ayah bakalan jawab satu- persatu, pertama Ayah tidak pulang karena tadi Ayah sibuk cari pinjaman uang, kedua apakah Ayah sudah makan? jawabannya sudah, yang ketiga dari mana Ayah dapet uang buat bayar hutang? Ayah dapet pinjem ke temen Ayah Supri namanya!" jawab ayah jujur dengan kedua jawabannya tapi ayah berbohong dengan kebenaran asal uang itu.

"Oh, begitu syukur deh kalo Ayah sudah makan Ibu khawatir nunggu Ayah di rumah lain kali pulang dulu biar Ibu gak cemas,!" kata ibu menjelaskan.

"Maafin Ayah ya Bu, udah bikin Ibu cemas lain kali Ayah ga akan begini lagi!" janji ayah.

"Itu uangnya beneran pinjem sama temen Ayah! untung Ayah punya temen baik ya,!" Kata ibu percaya dengan apa yang di katakan oleh ayah.

"Yang penting sekarang kita udah ga punya sangkutan sama Sari, urusan sama temen Ayah biar Ayah yang urus nanti, sekarang Ibu ga usah khawatir lagi di permalukan Sari di depan umum," kata ayah senang.

"Makasih ya Yah, udah bantu Ibu buat bayar hutang," uncap ibu.

"Ya ini juga salah Ayah, coba aja dulu ga pinjem sama dia, mungkin hati Ibu ga bakalan sakit kaya kemarin." Suara ayah lemas penuh penyesalan.

"Udahlah Yah, yang berlalu biarlah berlalu sekarang Ibu sudah baik-baik saja kok, ga usah di ungkit lagi," pinta ibu.

"Baik Ibu, maafkan Ayah," uncap ayah memeluk ibu.

Setelah mendapat penjelasan ibu merasa puas dan lega karena tidak lagi jadi omongan di keluarga suaminya, tapi ibu tidak tahu bahwa setelah ini akan ada masalah besar telah menanti keluarga ibu.

Karena ayah tidak bicara yang jujur pada ibu, membuat ayah harus pandai-pandai membagi uang untuk setoran di bank setiap minggunya.

Hari sudah malam mereka pun segera pergi tidur karena besok harus kembali beraktifitas lagi, dan ayah harus lebih rajin lagi jualannya karena punya tanggung jawab buat setoran.

*****

Ke esokan harinya setelah selesai solat subuh ayah hendak pamit pergi giling, walaupun dagangannya masih banyak tapi tanggung buat jualan hari ini.

"Bu, Ayah berangkat giling dulu ya!" pamit ayah.

"Loh Yah, bukannya masih banyak ya baksonya kok mau giling lagi.?" tanya ibu heran.

"Iya Bu ga apa-apa yang ada Ibu panasin aja rapiin di gerobak biar nanti pulang dari pasar Ayah langsung berangkat jualan," kata ayah menjelaskan.

"Oh yaudah deh terserah Ayah aja" ujar ibu ikut saran ayah.

Ayah pun berangkat sendiri ke pasar pergi giling, dari uang sisa kemarin pinjem di Bank, biasanya modal sekali giling ayah sebesar empat ratus ribu, dan jika di jual setelah jadi bakso kalo habis semua ayah bisa dapet uang Tujuh ratus rupiah.

Untungnya besar emang kalo sehari langsung habis, tapi terkadang butuh di jual dua kali jadi uangnya tidak kelihatan, di tambah buat nomboknya, ya beginilah resiko orang jualan.

*****

Sekitar jam setengah tujuh ayah sudah kembali dari pasar dan bakso yang tadi ayah suruh ibu untuk memanaskan di gerobak sudah mendidih, ayah langsung menggotong ke motor dan menatanya sebuah pelengkapnya.

Setelah sarapan dan minum kopi karena tadi ayah tidak sempet minum kopi, setelah siap ayah langsung berangkat tepat pukul 07.30 Wib, sedang ibu berangkat ke sekolah pukul 07.40 Wib.

Sampainya ibu di sekolah Nadia langsung bermain dengan temannya, ibu sibuk menemani Kasih bermain kesana- kemari.

Jam pelajaran di mulai semua murid berbaris rapi di depan kelas sebelum masuk kelas, bu Guru melakukan senam pagi dulu sebagai pemanasan.

"Selamat pagi Anak-anak, apa kabarnya hari ini?" sapa bu Guru.

"Alhamdulilah, luar biasa tetap semanggat Yes ... yes ...!" jawab Anak-anak serentak.

"Wah, semua sudah pinter ya ... sekarang kita berhitung dulu ya dimulai dari Melani ayo ...!" perintah bu Guru.

"Satu ...!" seru Melani di sambung teman di belakangnya Dua dan seterusnya sampai belakang.

Setelah berhitung semua murid satu-persatu masuk kelas masing-masing, dan di kelas sebelum belajar membaca doa dulu, di lanjut lagi dengan pelajaran.

"Siapa di antara kalian yang bisa menulis Namanya sendiri?" tanya bu Guru usai berdoa.

"Saya ... Bu bisa."

"Saya ... bisa."

"Saya juga bisa."

Semua anak berebut manunjuk tanggan, dan berebut berharap di suruh maju dan menulis di sekolah.

"Wah hebat, semua sudah bisa ya, sekarang tugasnya ambil buku tulisnya dan juga pensil, kalian tulis Nama- nama anggota keluarga Kalian," perintah bu Guru.

"Baik Buuu ...!" jawab Murid serentak.

Setelah mendapat arahan dari Guru, semua murid mengerjakannya dengan teliti dan tenang tidak satu pun yang bersuara mereka begitu tertib dan pinter untuk anak TK.

Seperti biasa yang sudah menulis segera mengumpulkan tugas di meja dan boleh Istirahat, Nadia pertama selesai dan istirahat keluar bermain dengan Melani.

Kasih ikut-ikut Nadia bermain, berlari kesana-kemari untung Nadia Anak yang baik, biarpun di ikuti adiknya tapi Nadia tetap menggajaknya dan menjaga agar Kasih tidak jatuh.

"Awas Kasih, hati-hati nanti jatuh untung aja ke tanggep!" ujar Nadia menanggkap Kasih yang hampir jatuh.

"Huhuhu ...!" Kasih menanggis karena kaget.

"Yaudah ga apa-apa kan ga jadi jatuh ini untung aja, Ka' Nadia menanggap Kasih cepat, dah cup- cup jangan nanggis!" bujuk ibu membelai rambut Kasih.

Kasih baru berhenti saat ibu membujuknya sambil membelikan jajan kesukaan Kasih yaitu gulali rambut Nenek.

*****

Tiga puluh menit bel masuk berbunyi Nadia dan kawan-kawan kembali ke kelas, dan mulai pelajaran kedua yaitu menulis Nama Guru-Guru.

Saat tugas kedua sudah selesai di kerjakan bu Guru memberikan PR buat murid, tugasnya yaitu menulis kegiatan sehari-hari orang rumah, ibu mengijinkan mereka membawa buku satu ke rumah besok di bawa lagi kesekolah, dengan catatan jangan sampai sobek.

Jam sekolah yang di nantikan pun telah tiba semua Anak berdoa dengan khusu dan tertib, dan Bu Guru memanggil sata-persatu sesuai urutan buku tabungannya.

Semua murid pun pulang ke rumah masing-masing begitu pun dengan Nadia, sampainya Nadia, Kasih dan ibu di rumah sesuai aturan mereka cuci tanggan dulu baru deh duduk dengan tenang sambil nyetak bakso.

BERSAMBUNG ...

*****

Bab ini sudah selesai kita lanjut ke bab berikutnya yach, jangan lupa like👍 dan komennya ya, vote authornya supaya lebih semanggat lagi nulisnya.

❤Terima kasih sudah baca❤

Jangan lupa tambahkan ke faforit ❤

1
Ai Hodijah
bab ini cerita saya banget,anak-anak kalau bapaknya pulang heboh tapi yang di tanyain duluan jajanan yang di bawa😁
Ai Hodijah
sampai sini saya suka ceritanya, realita kehidupan,gak muluk-muluk,kerjakan apa yang ada di depan mata,hidup bahagia meskipun dengan segala kekurangan,berusaha sekuat tenaga meskipun hasilnya belum tentu memuaskan,berkumpul dengan keluarga adalah kebahagiaan yang sangat tidak ternilai,bahagia selalu untuk semuanya
Naruto Ganteng 🌱 Yoko 🔱🎻
baru baca
»𝆯⃟ ଓε»°CaCha_iC🄷a°«࿐𓆊
like, komen ☑️
Manami Slyterin🌹Nami Chan🔱🎻
favorit
🍌 ᷢ ͩ꧁❧❤️⃟Wᵃf ʜꙷɪᷧɑⷮɑͧтᷡʰᵉᵉʳᵅ
baru nikah malu" ya Ningsih nanti pas udah lama malu" in 🤣🤣🤣
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Kasihan ningsih ditinggal mamanya sejak kecil
🎧Reo Ruari Onsiwasi
Prinsip ibu hebat pendidikan nomor satu meski hidup pas-pasan
🎧Reo Ruari Onsiwasi
1 gif kopi titipan dari opa
⭐Reo Ruari Onsiwasi⭐
Titip hadiah buat jua ya rete.🎁🎁🎁
SELAMAT ULANG TAHUN NAJUA
semoga panjang umur sehat selalu. Jadi anak berbakti. kebanggaan orang tua. Amin.
🎊🎊🎊🎁🎁🎁🎈🎈🎈🎉🎉🎉
💟𝕬𝖓𝖉𝖎𝖓𝖎•𖣤᭄æ⃝᷍𝖒HIAT
mampir ka
Cyrus Red🥀Bryan Kennedy🔱🎻
menyentuh
❤️⃟WᵃfJonathan
walau juara dua hrs tetap sabar
Rey ՇɧeeՐՏ🍻🍒⨀⃝⃟⃞☯
mangat
Nhae Zhiro
akhirnya nadia minta maaf
Nhae Zhiro
akhirnya motornya masuk rumah
Nhae Zhiro
wow kasih akan masuk tk
Nhae Zhiro
makin penasaran
༄ 👑💗 ııи ρтħš αямч💗👑 ࿐
wa'alaikumsalam, semoga lekas sehat kembali ya kak 😊
tetep semangat selalu pokoknya ya, love you kak 😘
༄ 👑💗 ııи ρтħš αямч💗👑 ࿐
Cinta Sheila hadir bawa dukungan kak, tetep semangat selalu ya 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!