NovelToon NovelToon
Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Mantan Narapidana Jadi Istri Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Perjodohan / Romansa Fantasi
Popularitas:7.6k
Nilai: 5
Nama Author: linda huang

Vivian Wei keluar dari penjara demi menanggung kesalahan kakak kembarnya. Dulu keras kepala dan bar-bar, kini ia berubah menjadi gadis tangguh yang tidak takut melawan siapa pun.

Pertemuannya dengan Delvin Yang, seorang CEO sekaligus direktur universitasnya, mengubah hidup Vivian. Awalnya Delvin berniat membatalkan pertunangan keponakannya dengan Vivi Wei.

Namun, setelah mengenal Vivian, Delvin justru mengubah keputusannya. Bukan Vivi, melainkan Vivian yang ingin ia jadikan istrinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linda huang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Delvin langsung melilitkan handuk di pinggangnya.

Sementara itu, Vivian baru tersadar. Ia buru-buru membalikkan badan sambil menutupi wajahnya karena malu.

“M-maaf, aku tidak sengaja. Aku tidak tahu kalau Anda ada di sini,” ucap Vivian gugup.

“Vivian Wei, selain salah masuk mobil, salah mencium orang, dan salah masuk kamar mandi, apa lagi yang tidak bisa kau lakukan dengan benar?” tanya Delvin sambil melangkah menghampirinya.

Vivian berbalik. Kini Delvin sudah berdiri tepat di hadapannya.

Tatapan mereka pun bertemu.

Deg!

Jantung Vivian berdebar kencang.

Deg!

Delvin juga terdiam sesaat.

“Aku kembali ke kamarku dulu!” pamit Vivian, lalu berlari ke arah sebuah pintu.

“Berhenti!” seru Delvin.

Vivian langsung menghentikan langkahnya.

“Iya, ada apa?”

“Pintu keluar menuju rumahmu ada di sebelah kiri,” kata Delvin.

Vivian menoleh ke kiri dan melihat sebuah pintu. Kemudian ia melihat ke depan. Di sana juga terdapat sebuah pintu.

“Bukankah aku datang dari pintu itu?” tanya Vivian sambil menunjuk pintu di depannya.

“Itu pintu lemari,” jawab Delvin datar.

Vivian seketika terdiam.

Ia menundukkan kepala karena malu.

“Mana ada pintu lemari yang mirip dengan pintu rumah...” gumamnya.

Delvin menghela napas.

“Kau mau pergi sendiri atau berniat tinggal di sini?” tanyanya.

“Aku pulang saja!” jawab Vivian cepat.

Ia langsung berlari menuju pintu di sebelah kanan. Setelah membukanya, Vivian justru berdiri diam.

“Ke arah mana, ya?” gumamnya sambil melihat ke depan, lalu ke kiri dan kanan. “Kenapa rumah ini punya begitu banyak pintu dan koridor?”

Delvin hanya menggelengkan kepala.

“Aku yakin dia pasti tidak akan menemukan kamarnya sendiri.”

Delvin kemudian mengenakan jubah tidurnya dan berjalan menghampiri Vivian.

“Ikut aku.”

Ia meraih bagian belakang pakaian Vivian dan menariknya pelan, seperti sedang membawa seekor kucing yang tersesat.

“Iya, iya! Jangan tarik aku,” protes Vivian sambil mengikuti langkah Delvin.

Beberapa saat kemudian, Vivian akhirnya sampai di kamarnya sendiri. Setelah memastikan Vivian sudah masuk, Delvin kembali ke villa miliknya.

Vivian langsung masuk ke dalam selimut dan menutupi seluruh tubuhnya.

“Ahhh... malu sekali! Kenapa aku bisa masuk ke kamar mandinya?” teriak Vivian dari balik selimut.

Wajahnya seketika memerah ketika bayangan kejadian tadi kembali terlintas di pikirannya.

“Mataku sudah ternoda. Posturnya tinggi dan berotot, kulitnya bahkan lebih putih dan halus dariku. Padahal dia seorang pria...”

Vivian menutup wajahnya dengan kedua tangan.

“Kenapa aku malah melihat semuanya? Bagaimana aku bisa berhadapan dengannya besok?”

Ia berguling ke sisi lain sambil menarik selimut lebih tinggi.

“Tidak bisa. Besok aku harus berangkat pagi-pagi supaya tidak bertemu dengannya.”

***

Keesokan paginya, kantor hukum yang menjadi kuasa hukum Yang Group langsung bergerak.

Pengacara Lin membawa seluruh bukti yang telah dikumpulkan, termasuk rekaman percakapan keluarga Wei dan pernyataan mereka yang menuduh Delvin memiliki hubungan tidak pantas dengan Vivian.

Di hadapan keluarga Wei, Pengacara Lin menyerahkan dokumen resmi.

“Saya Lin, kuasa hukum Yang Group. Berdasarkan perintah Direktur Yang, mulai hari ini saya secara resmi mengajukan tuntutan hukum terhadap keluarga Wei atas tuduhan dan pernyataan yang telah mencemarkan nama baik Tuan Delvin Yang.”

Mike langsung terkejut.

“Tunggu... tuntutan hukum?”

“Benar,” jawab Pengacara Lin tegas. “Seluruh bukti telah kami siapkan, termasuk rekaman yang menunjukkan bahwa tuduhan tersebut disampaikan secara langsung oleh anggota keluarga Wei.”

Wajah Mike, June, Tom, dan Vivi langsung berubah tegang.

“Dalam tuntutan ini, keluarga Wei juga akan diminta memberikan permintaan maaf secara terbuka serta membayar ganti rugi sesuai keputusan pengadilan.”

Pengacara Lin meletakkan dokumen tersebut di atas meja.

“Mulai sekarang, segala komunikasi mengenai perkara ini disampaikan melalui saya. Jika keluarga Wei ingin memberikan penjelasan, silakan sampaikan melalui jalur hukum.”

Setelah mengatakan itu, Pengacara Lin berdiri dan meninggalkan kediaman keluarga Wei.

Mike menatap dokumen di atas meja dengan wajah pucat.

“Pa, semua ini salah Vivian! Pasti dia yang menghasut Direktur Yang. Lihat saja Mark Yang, seharusnya dia menjadi calon suamiku, tetapi sekarang malah berpihak kepada Vivian.”

Vivi mengepalkan tangannya dengan kesal.

“Kalau bukan karena Vivian ingin membalas dendam setelah keluar dari penjara, mana mungkin dia mendekati dua pria dari keluarga Yang sekaligus? Aku yakin Vivian pasti sudah tidur dengan Mark dan Delvin Yang!”

“Anak durhaka itu memang tidak seharusnya pulang. Kalau tahu akhirnya menjadi seperti ini, seharusnya dia dipenjara lebih lama,” kata Mike dengan wajah penuh amarah.

“Dia bahkan berani memukulku, padahal aku adalah kakaknya. Semakin lama dia semakin keterlaluan. Dia sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan Vivi.”

Tom mendengus.

“Mark dan Delvin juga sudah buta. Seperti yang dikatakan Vivi, Vivian pasti sudah menyerahkan tubuhnya kepada mereka agar bisa mendapatkan perlindungan dan keluar dari masalahnya.”

June menghela napas dengan sedih.

“Kenapa Vivian bisa berubah menjadi seperti itu? Dulu dia sangat ceria. Sekarang dia menjadi kejam dan tidak berperasaan. Menggantikan kakaknya masuk penjara memang apa salahnya, tetapi bukankah sebagai keluarga kita memang harus berkorban demi anggota keluarga lainnya?”

“Pa, jadi kita harus bagaimana?” tanya Vivi dengan wajah ketakutan. “Vivian menyiksaku sampai sekarang aku tidak bisa tidur karena terus mengalami mimpi buruk."

“Kita pasti akan mencari tahu tempat tinggalnya. Kalau tidak, kita bisa menunggunya di universitas,” jawab Mike.

“Vivi sudah tidak bisa masuk ke Hua Qing karena sudah dikeluarkan,” kata Tom.

“Kalau begitu kita tunggu dia di luar universitas,” jawab Mike. “Sedangkan mengenai tuntutan dari Yang Group, mau tidak mau kita harus menghadapinya.”

Vivi langsung menggenggam tangan June.

“Ma, aku takut sekali masuk penjara. Kalau sampai itu terjadi, masa depanku akan hancur. Semua ini pasti sudah direncanakan Vivian sejak awal.”

Ia mulai menangis.

“Dia sengaja mendekati Mark, padahal dia tahu Mark adalah tunanganku. Kemudian dia menarik perhatian Delvin Yang karena tahu kekuasaan Delvin jauh lebih besar daripada Mark.”

“Vivi, tenang saja. Kakak tidak akan tinggal diam,” kata Tom.

“Bagaimana kalau dia menemuiku lagi? Aku takut dia akan memukulku lagi,” rengek Vivi.

“Sekarang ada dua pria yang melindunginya. Itu sebabnya dia ingin memutus hubungan dengan keluarga agar kita tidak bisa mengganggunya lagi,” lanjut Vivi.

“Vivian tidak akan bisa menyentuhmu lagi. Aku akan menyewa pengawal untuk melindungimu. Tenang saja,” kata Tom.

June kemudian menatap Mike.

“Mike, bagaimana menurutmu mengenai keinginan Vivian untuk memutus hubungan dengan keluarga?”

“Dia tidak bisa melakukan itu begitu saja,” jawab Mike tegas.

Vivi tiba-tiba mengangkat kepalanya.

“Ma, Pa, bagaimana kalau kita memaksanya menikah? Kalau dia ingin memutus hubungan dengan keluarga, kita bisa menyetujuinya setelah dia menikah.”

“Menikah? Dengan siapa?” tanya Mike.

“Bowie Lou!” jawab Vivi.

Tom langsung mengernyit.

“Bowie Lou? Bukankah dia seorang duda? Istri pertamanya meninggal, lalu ada istri keduanya yang kabur pada malam pertama. Bahkan ada seorang wanita yang sampai sekarang masih koma setelah menikah dengannya?”

“Benar,” jawab Vivi sambil tersenyum tipis.

“Bowie Lou rela mengeluarkan mahar yang sangat besar untuk menikahi seorang gadis yang masih perawan. Kalau Vivian menikah dengannya, kita bisa mendapatkan mahar tersebut.”

Vivi menatap Mike dan Tom bergantian.

“Anggap saja itu sebagai ganti rugi untuk tuntutan Yang Group. Dengan begitu, kita tidak akan rugi sama sekali.”

"Baiklah, aku dan mamaku akan menemuinya dan bicara baik-baik," jawab Mike.

"Vivian Wei, rasakan penderitaan selanjutnya. Siapa yang tidak tahu Bowie Lou pria seperti apa. Dia sangat brutal sehingga beberapa wanita yang pernah naik ke ranjangnya akan berakhir di rumah sakit. Bahkan ada yang meninggal," batin Vivi.

1
Maria Mariati
lagian ada saja viviii kamu ini, pasti ketemu 😁😁😁😁😁
Kinara Widya
ada saja tingkah Vivian ini
💝F&N💝
mana up nya hari ini
erviana erastus
keluarga ini bukanx sadar malah tambah² habis kau ditangan delvin .... eh ngul vivian skrng jangan kalian lawan kalo mau pjng umur 🤣
Dini Anggraini
Semoga delvin tahu rencana busuk vivi dan pengantinnya di ganti vivi tanpa ada yang tahu dari keluarga wei bila pengantin wanitanya vivi.
aku
wasemmm 🤣🤣🤣🤣🤣
erviana erastus
omg vivian 🤣🤣🤣
Kinara Widya
🤣🤣🤣🤣🤣 aduh Vivian ini...🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️🤦🏻‍♂️
erviana erastus
tindakan cerdas vivian ....
aku
🌹🌹 mf cm dkit 🙏 pliss dobel up 😁😁🙏🙏
aku
awas aja klo delvin udh ada rasa tp gk tegas sm cwek lain nantinya ya?!!! gue santet biar sm mark aja. 🤣🤣
erviana erastus
bacot kau vivian diam habisi mereka semua arghhhh geram aku sama keluarga ini
erviana erastus
udah lah vivian kami waras kan? ngalah aza sama mereka 🤣
Dini Anggraini
Q curiga tom dan vivi sudah tidur bersama ya Thor apapun yang di ucapkan vivi selalu di bela. Kapankah keluarganya vivi itu bangkrut dan miskin ya kak sehingga saat miskin nanti apakah putri kesayangannya vivi akan tetap bela kakak dan ortunya seperti sekarang ataukah malah pergi dengan orang kaya raya yang penting dapat uang dan keluarganya di abaikannya. 🥰🥰
sunaryati jarum
Teman Vivi , malah akan membongkar kejahatan Vivi wie
sunaryati jarum
Eh malah diresapi 🤣🤣
sunaryati jarum
Nah ,gitu lawan ketidak adilan itu padamu ,Vivian
sunaryati jarum
Vivian tanpa sengaja masuk pemilik universitas tempat belajarnya
sunaryati jarum
Delvin pemilik kampus, menyelidiki kelakuan mahasiswanya
sunaryati jarum
Saudara dengan sifat berbeda
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!