NovelToon NovelToon
Sistem Mata Dewa Raja Fengshui

Sistem Mata Dewa Raja Fengshui

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Mengubah Takdir / Sistem
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Di mata teman-temannya yang sombong, Saka hanyalah "si beban" yang lamban, miskin, dan tak punya masa depan, sering kali menjadi bahan rongsokan ejekan dan perundungan. Namun, di balik senyum polos dan sikapnya yang kelihatannya bodoh itu, Saka menyembunyikan rahasia besar: dia adalah pewaris tunggal kemampuan mistis Raja Fengshui yang mampu melihat aliran Qi, pendar aura barang antik tak ternilai, hingga nasib malang-mujur seseorang hanya dalam sekali tatap. Sambil membiarkan musuh-musuhnya tertawa di atas ketidaktahuan mereka, Saka diam-diam meraup keberuntungan dari barang-barang pusaka yang dianggap remeh, menunggu momen paling tepat di sebuah pelelangan elit untuk membongkar kedoknya, menghancurkan harga diri mereka, dan memaksa dunia berlutut di hadapan sang Raja Fengshui yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24

Saka melangkah keluar dari lorong sempit yang gelap itu dengan senyum kepuasan yang mengembang lebar di wajahnya. Tubuhnya terasa seringan kapas namun setiap ototnya menyimpan ledakan tenaga yang belum pernah dia rasakan seumur hidupnya.

Energi tiga ratus poin dari kuas pusaka tadi benar-benar telah merombak total kondisi fisiknya menjadi lebih superior. Udara panas dan debu pasar yang menyengat kini sama sekali tidak mengganggu pernapasan maupun pandangannya.

Baru saja Saka berjalan beberapa belas meter menyusuri keramaian pasar tiba-tiba terdengar suara pecahan barang yang sangat nyaring.

Prang.

Suara benda pecah belah itu langsung diikuti oleh teriakan keras seorang pria dan isak tangis histeris seorang perempuan.

Saka menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah sumber keributan yang berasal dari sebuah lapak perhiasan cukup besar. Lapak itu bernama Toko Giok Naga Putih yang dijaga oleh beberapa pria berbadan kekar dengan wajah sangat garang.

Puluhan pengunjung pasar mulai berkerumun membentuk lingkaran di depan toko tersebut karena penasaran dengan apa yang terjadi. Saka segera menyusup di antara kerumunan orang-orang itu menggunakan kelincahan tubuh barunya untuk melihat ke depan.

Di lantai tepat di depan etalase toko tampak pecahan sebuah gelang berwarna hijau mengkilap yang hancur berkeping-keping. Di dekat pecahan gelang itu ada seorang gadis muda berpakaian sederhana yang sedang duduk berlutut sambil menangis tersedu-sedu.

Gadis itu terlihat seperti seorang mahasiswi yang sedang kebingungan dan luar biasa ketakutan menghadapi situasi di depannya. Di hadapannya berdiri seorang pria botak bertubuh gempal dengan bekas luka codet di pipinya yang sedang berkacak pinggang.

"Ganti rugi sekarang juga uang lima ratus juta rupiah untuk gelang giok kekaisaran milikku yang kau pecahkan ini." Bentak pria berwajah preman itu dengan suara menggelegar yang membuat gadis itu semakin gemetar hebat.

"Sumpah demi Tuhan Pak, saya tidak menyentuh etalase Bapak sama sekali dan gelang itu tiba-tiba jatuh sendiri saat saya lewat." Jawab gadis itu membela diri di sela-sela tangisannya yang memilukan.

Pria codet itu langsung meludah ke lantai dengan kasar dan menatap gadis itu dengan tatapan mata yang sangat buas. "Jangan banyak alasan kau anak miskin, banyak saksi yang lihat kau menyenggol meja etalase tokoku sampai gelang itu jatuh."

Beberapa pria berbadan kekar yang merupakan anak buah pria codet itu langsung mengangguk-angguk membenarkan ucapan bos mereka. "Betul Bos, kami semua lihat sendiri perempuan ini jalan meleng sampai nabrak meja dan menjatuhkan barang jualan kita." Ucap salah satu preman itu ikut mengintimidasi.

"Kalau kau tidak bisa bayar lima ratus juta hari ini juga maka kau harus ikut kami ke markas untuk melunasi utangmu." Ancam bos codet itu sambil melangkah maju berniat menarik lengan gadis malang tersebut.

Gadis itu menjerit ketakutan dan mundur beberapa langkah sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan. Para pengunjung pasar di sekeliling mereka hanya bisa terdiam dan menundukkan kepala tidak berani ikut campur.

Mereka semua tahu bahwa pria codet itu adalah Bos Boris yang merupakan kepala preman paling ditakuti di pasar loak ini. Siapapun yang berani menentangnya pasti akan berakhir babak belur di rumah sakit keesokan harinya.

Saka yang melihat ketidakadilan di depan matanya itu langsung mendengus sinis dan menatap pecahan gelang hijau di lantai. Layar transparan sistem secara otomatis muncul di depan wajahnya dan langsung memindai objek yang hancur tersebut.

[Memindai pecahan Gelang Giok Hijau di lantai.]

[Hasil pemindaian konsisten, bahan terbuat dari resin kaca murahan yang disuntik dengan pewarna hijau sintetis dan bahan kimia pencerah.]

[Nilai asli barang tersebut di pasaran hanya berkisar tiga puluh ribu rupiah saja.]

[Mendeteksi adanya mekanisme benang nilon transparan yang terhubung dari ujung nampan gelang ke arah kaki meja kasir.]

Saka tersenyum miring membaca laporan analisis dari sistem yang membongkar trik kotor pedagang mafia tersebut. "Sindikat penipuan klasik murahan yang sengaja menjebak pengunjung lemah untuk diperas habis-habisan." Batin Saka dengan perasaan muak.

Saka langsung melangkah keluar dari kerumunan penonton dan berdiri tepat di depan gadis yang sedang menangis itu. "Tunggu dulu Bos, tidak perlu mengancam dan menggunakan kekerasan fisik pada anak gadis orang seperti itu." Tegur Saka dengan nada suara yang tenang namun menggema jelas.

Bos Boris langsung menghentikan langkahnya dan menatap Saka dari atas sampai bawah dengan pandangan penuh selidik. Penampilan Saka yang rapi dengan jaket denim mahal dan sepatu bermerek membuat preman itu sedikit ragu untuk langsung menyerang.

"Kau siapa berani ikut campur urusan bisnisku hah, mau jadi pahlawan kesiangan membela perempuan ceroboh ini." Tanya Bos Boris dengan nada tinggi mencoba menggertak Saka.

"Saya cuma pengunjung biasa yang sangat kebetulan benci melihat penipuan rendahan terjadi di depan mata saya." Jawab Saka santai sambil memasukkan kedua tangannya ke dalam saku celana.

Bos Boris melebarkan matanya merasa sangat tersinggung mendengar bisnisnya disebut sebagai penipuan rendahan oleh pemuda kemarin sore. "Penipuan apa maksudmu bangsat, gelang yang dipecahkan perempuan ini adalah giok asli kekaisaran yang harganya lima ratus juta." Teriak Boris dengan urat leher yang menonjol keluar.

Saka hanya tertawa pelan dan berjongkok untuk mengambil salah satu pecahan gelang hijau yang cukup besar dari lantai. Dia memutar-mutar pecahan itu di depan wajahnya seolah sedang mengamati sebuah barang yang sangat menarik.

"Giok asli kekaisaran dari mana, ini bahkan tidak lebih dari sekadar kaca cetakan pabrik yang dicampur pewarna sirup melon." Sindir Saka yang langsung mengundang tawa tertahan dari beberapa orang di kerumunan.

"Kurang ajar, kau berani menghina barang antik daganganku di depan umum." Bentak Boris semakin memerah menahan amarah yang meledak.

Saka berdiri tegak dan menunjukkan pecahan kaca hijau itu kepada semua orang yang berkerumun di sekitar toko. "Bapak ibu sekalian pasti tahu kalau batu giok asli itu sifatnya sangat dingin dan memiliki tingkat kekerasan yang luar biasa padat." Jelas Saka memulai edukasi singkatnya di tengah pasar.

"Giok asli tidak akan hancur berkeping-keping seperti ini hanya karena jatuh dari meja yang tingginya tidak sampai satu meter." Lanjut Saka sambil memegang pecahan itu dengan tangan kanannya.

"Dan yang paling penting batu giok sejati tidak akan pernah bisa dihancurkan menjadi bubuk hanya dengan remasan tangan kosong." Ucap Saka dengan senyum dingin yang menakutkan.

Saka langsung mengerahkan sedikit tenaga fisik barunya yang didapat dari energi Qi ke telapak tangan kanannya.

Krek.

Suara retakan benda keras terdengar sangat jelas saat Saka meremas pecahan kaca tebal itu dengan mudahnya.

Serpihan kaca hijau dan bubuk sintetis langsung berjatuhan dari sela-sela jari Saka ke atas lantai. Semua orang di pasar itu langsung menahan napas dan terbelalak kaget melihat kekuatan cengkeraman tangan pemuda tersebut.

1
pricilia
sangat seru alur certanya
Angel
cerita nya tidak membosan kan😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!