NovelToon NovelToon
Happiness

Happiness

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO / Konflik etika / Nikah Kontrak / Trauma masa lalu / Antagonis
Popularitas:205
Nilai: 5
Nama Author: Kim Umai

Hallo besti 🖤, cerita ku ini tentang cewek bernama Syakila Almeera yang memiliki sifat ceria, aktif, ekspresif, lembut, dan penuh cinta bertemu dengan Agha yang memiliki sifat berbanding terbalik dengan Syakila.

mereka berdua di satukan oleh pernikahan paksa, dan banyak drama didalam pernikahan mereka, apakah Agha akan jatuh cinta dengan Syakila yang terus-menerus memperlakukan Agha dengan penuh cinta atau akankah Agha tetap terjebak di lingkaran bernama masa lalu. Maka saksikan dan baca terus cerita happiness ini yah, jangan lupa komen like dan follow untuk info selengkapnya, bay bay besti.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Umai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Hari-H

Sampai di halaman rumah kiyai Hasan, rombongan keluarga besar Agha disambut dengan hangat dan senang mereka mempersilahkan masuk dan seketika rumah kiyai Hasan full isinya keluarga besar Agha dan keluarga inti Syakila. Sebelum acara di mulai pak penghulu mempersiapkan berkas yang akan di tenda tangani oleh Agha dan Syakila saat setelah akad nanti, setelah itu acara akad di mulai langsung oleh Abi Hasan.

"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Erlan Agha Harrison bin Rafan Harrison dengan anak perempuan saya Syakila Almeera binti Muhammad Hasan dengan maskawin uang tunai senilai 50.000 riyal, cincin diamond 2 karat, satu set perhiasan emas dan seperangkat alat sholat dibayar tunai." Ucap kiyai Hasan sambil menggenggam tangan Agha.

"Saya terima nikah dan kawinnya Syakila Almeera binti Muhammad Hasan dengan maskawin tersebut tunai." Ucap Agha dengan satu tarikan nafas dan dengan nada tegas tapi terkesan lembut serta membalas genggaman tangan kiyai Hasan, setelah itu Agha merasakan detak jantungnya seperti tersetrum sejenak.

Deg!

"Gimana para saksi, sah?." Tanya pak penghulu dan di jawab dengan semangat oleh saksi dan orang-orang yang menyaksikan akad nikah ini.

"SAH!!."

Setelah itu membaca doa syukur telah di lancarkan proses ijab qobul nya, Syakila keluar dari ruangannya di dampingi umi nya dan kakak iparnya. Syakila duduk di sebelah Agha kemudian pak penghulu mengarahkan untuk mencium tangan Agha bentuk hormat istri ke suaminya dan Agha mencium keningnya Syakila bentuk kasih sayang suami ke istrinya. Mendengar arahan itu, Agha sempat ragu menyentuh tangan Syakila, tapi Syakila lebih dulu maju menyentuh tangan Agha.

"Kamu sangat agresif." Bisik Agha pelan agar tidak di dengar yang lain.

"Maaf A'a, habisnya lama." Jawab Syakila ikutan bisik juga.

"Ayo di cium atuh A'a kening teteh nya." Ucap lagi pak penghulu.

"Udah Erlan jangan malu-malu, udah sah kok." Ujar mas Andra yang selalu usil ke Agha.

"Maaf." Ucap Agha sebelum mencium kening Syakila.

"Gak apa A'a, udah sah kok." Ujar Syakila dengan nada lembut nya.

Siap Agha mencium kening Syakila sebentar, yah hanya sebentar dan jika fotografer nya gak sigap, dah gak dapat lah momennya jadi di saat ini skill fotografer dibutuhkan. Setelah itu di lanjut kan menandatangani berkas nikah seperti buku nikah dan lainnya, lalu acara menukar cincin yang membuat Agha memasang wajah datar terus dari awal acara sampai saat ini, sempat tadi pas setelah mengucapkan ijab qobul Agha nangis karena dia mengucapkan nama perempuan lain di ijab qobul, bukan nama Alicia dan langsung buru-buru Agha menghapus air matanya.

"Ini saling pasang yah cincinnya." Ujar umah sambil menatap wajah Agha.

"Boleh gak kalau Erlan pasang sendiri di tangan umah?." Tanya Agha dengan pelan sambil senyum di wajahnya agar tidak menarik perhatian orang.

"Bisa, tapi kamu habis di tangan umah mau." Jawab Umah dengan senyum dan nada pelan.

Mendengar itu wajah Agha langsung balik datar tanpa ekspresi dan langsung diam tak berkutik serta langsung memasangkan cincin di tangan Syakila begitu juga sebaliknya, tadi Syakila mendengar dengan jelas apa yang di bicarakan oleh Agha dan umah tapi Syakila milih diam. Setelah pemasangan cincin selesai, umah melihat ke arah Syakila senyum lembut dan di balas senyum lembut juga dengan Syakila. Kemudian acara foto-foto yang lumayan lama karena keluarga besar Agha hadir, setelah itu baru acara makan siang dan di lanjut sholat Jum'at di masjid pesantren milik kiyai Hasan ini. Sambil menunggu para laki-laki sholat Jum'at, yang para perempuan sibuk berbincang sambil makan kue yang tersedia.

"Umah minta maaf yah soal sifat Erlan tadi nak, umah jadi gak enak sama kamu." Ucap Umah sambil mengelus tangan Syakila.

"Gak apa umah, Kila tau gimana A'a ke Kila."

"Makasih yah kamu udah mau terima anak umah dan mau jadi istrinya, kamu tau kan Erlan emang belum selesai dengan masa lalu nya, dan itu juga udah jadi rahasia umum." Jelas umah yang mengingat sifat anaknya dan kisahnya.

"Iya umah, Kila tau kok. Insyaallah Kila bisa bantu A'a untuk keluar dari masa lalunya dan menuju masa depan yang cerah, doain yah umah."

"Aamiin, pasti itu nak. Ohiya, kamu udah kenalan belum sama sepupu Erlan?".

"Belum umah."

"Sini umah kenalin, my sweet." Ucap umah sambil panggil sepupu Agha, gaul emang tapi namanya juga nikah sama bule.

"Yes mom." Ucap Arabella sambil jalan menuju Umah.

"Kenalin ini namanya Arabella, istrinya nak Harding dan ini Aqila kamu kenal kan." Yang di panggil pun mengulurkan tangannya guna kenalan.

"Iya umah, Syakila." Ucap Syakila mengulang namanya sambil mencium tangan sepupu Agha, udah gak terkejut mengingat momen ini pernah di alaminya saat acara tunangan Agha dan Alicia dan ini di Indonesia jadi tidak heran dengan budayanya.

"Yaudah kalian ngobrol yah, umah mau ngobrol bareng para orang tua di sana, yang akur yah kalian."

"Yes mom." Jawab Arabella dan mbak Aqila semangat.

"Can you speak English?." (kamu bisa bahasa inggris?).

"A little."

"Okay, thanks for being with Erlan, our little brother is a bit different indeed." (Baiklah, makasih yah udah mau sama Erlan, adik kami satu itu agak lain emang). Ucap Arabella yang orangnya emang gamblang atau ceplas-ceplos.

"Bella, if Erlan hears you talk like that, you're finished." (Bella, jika kau bicara seperti itu di dengar Erlan habis lah kau). Ucap mbak Aqila yang bukan hanya dia saja tau gimana sifat Agha kalau kesal dengan perkataan mereka yang tanpa pandang bulu bakalan habis di gangguin sampai dirinya merasa puas baru berhenti.

"It's safe, he's praying (Aman aja, dia sedang sholat).

"I won't help you if you are in trouble with Erlan, I still love my calm." (Aku tidak akan menolong mu jika kamu dalam masalah dengan Erlan, aku masih sayang dengan ketenangan ku). Ucap mbak Aqila dan Syakila hanya tersenyum mendengar itu.

Walau begitu Arabella tetap melihat kiri kanan mengawasi apakah ada Agha atau ada papa mertuanya atau opa, karena mereka bakalan jadi cctv satu sama lain.

"Hahaha that's enough." (Hahaha sudahlah).

Syakila yang sedari tadi hanya jadi pendengar hanya bisa diam, setelah itu mereka mengobrol ringan seputaran dunia perempuan dan tak lama para laki-laki pulang kemudian gantian para perempuan yang sholat. Saat akan pergi sholat, Syakila memberikan gelas isi air putih ke Agha yang membuat Agha bingung.

"Terima A'a, aku mau cari pahala."

"Hmmm." Ucap Agha sambil menerima gelas

isi air putih tapi belum di minumnya, setelah itu Syakila pamit untuk sholat Zuhur dan hanya di jawab deheman oleh Agha.

"Ciaelah dapet minum dari ayang habis pulang sholat Jum'at, mantep banget dah pengantin baru nih bos." Ucap mas Andra yang selalu usil.

"Ngomong sekali lagi, Erlan kepiting mas Andra." Ujar Agha sambil meletakkan gelas yang masih penuh karena belum di minum di atas meja dan berjalan ke arah halaman depan rumah kiyai Hasan.

Agha duduk diam di halaman yang rindang sambil memandang lurus kedepan sesekali menghela nafas panjang serta berat dan memejamkan matanya, ternyata lama juga Agha diam diri di sana sampai di samperin oleh Harding dan ikutan duduk di samping Agha.

"It's tough, but you have to go through it, it's destiny and it's the way it is, Erlan." (Berat yah, tapi gimana juga harus di jalani, namanya juga takdir dan udah jalannya seperti ini Erlan).

Sebelum menjawab Agha menarik kembali nafas panjang dan menghembuskan dengan kasar, tanda beban yang di pukul nya berat.

"Well, hasn't it always been like that, it seems like Allah doesn't want to see me side by side with the person I love." (Yah, bukankah dari dulu seperti itu, sepertinya Allah tidak ingin melihat aku bersanding sama orang yang aku cintai).

"That's not it, if Allah gives you a trial like this, it means Allah knows you are capable and only you are." (Bukan begitu, kalau Allah kasih kamu cobaan gini, berarti Allah tau kamu sanggup dan hanya kamu). Bukan Harding yang ngomong tapi Albern yang gak tau kapan dia datang tau-tau ikut nimbrung aja.

"It's your Dad habit to come without greeting or anything, just jumping into people's conversations." (Kebiasaan kau papa datang tanpa salam atau apa, main masuk obrolan orang saja). Ucap Harding kesal karena terkejut juga dirinya.

"Sorry son, but your chat was fun." (Maaf nak, tapi seru obrolan kalian).

"Hi everyone, I brought some fresh fruit and drinks, perfect for the hot weather in Indonesia." (Hi semua, aku bawa buah dan minuman segar nih, cocok dengan cuaca panas di Indonesia). Ucap Arabella bawa nampan isi buah potong di mangkok besar dan di ikuti oleh mbak Aqila di sampingnya membawa nampan berisi air kelapa dengan batu es di dalam gelas besar.

"Wow, if it's like this, it's getting more exciting. Let's tell the story again, but eat some fruit first." (Wah kalau gini baru makin seru, yuk cerita lagi tapi makan buah dulu). Ucap Albern yang di ikuti yang lain.

Mereka memakan dan minum sambil berbincang banyak hal, sampai dimana Clara merengek ke Arabella karena merasa ngantuk dan ingin ke temani tidur, kebiasaan Clara jiga tidur siang. Mbak Aqila memberi saran untuk meminjam kamar sebentar untuk Clara tidur ke umi, dan langsung di izinkan lalu Arabella pun menggendong Clara menuju kamar yang di sediakan.

1
Desi Ramadhani
dikira uang bisa menggantikan nyawa hilang, gila sih
Desi Ramadhani
ceritanya bangus thor, semangat terus buat karyanya👍💕
Kim Umai
makasih juga sudah mampir☺️
Renjana Senja
aku mampir Thor. jangan lupa mampir di karya aku ya. makasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!