AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 23
diruangan yang bernuansa modern itu keluarga besar Abi sedang berkumpul , Afi. yang menduduki dirinya di samping Abi merasa risih ditatap sinis ,oleh Oma nya abi .
" Oma sehat ? " tanya Abi lembut pada wanita yang usia sudah sekitar enam puluh tahun .
" ya Alhamdulillah Oma sehat ! "
" oh ya ma , besok mama di undang ke acara nya nikahan Abang ipar nya Abi " ucap adelia mama Abi.
" Oma mau ikut bareng afi ? " tanya Afi mencoba akrab
" ya boleh , dan malam ini saya akan menginap di rumah Abi " jawab Oma Jihan
" boleh , Afi jadi punya temen dirumah , kalo Oma nginep di rumah kita " kata Afi ,
" Abi Oma ingin bertanya " kata Oma " udah berapa lama kalian menikah ,? " tanya Oma Jihan
" hampir satu tahun Oma " jawab Abi
Oma Jihan mengangguk , lalu menatap Afi , Afi yang ditatap hanya bisa tersenyum canggung .
" apa kamu tidak bisa memberikan cucu saya keturunan ? " tanya oma dengan nada meremeh kan nya .
Afi yang mendengar pertanyaan dari oma langsung menunduk tidak tau harus menjawab apa . Abi memandang istri nya yang hanya bisa menunduk , pun menjawab
" kita masih belum memikir kan untuk punya momongan oma ,! Lagian Afi juga masih harus menyelesai kan kuliah nya "
" lalu kamu ingin menunda punya keturuna ? " tanya oma dengan intonasi dingin nya " ingat Abi di dalam keluarga kita tidak ada yang boleh menunda untuk punya keturunan " kata oma tegas
" tapi kita masih belum siap ama "
" kalian atau cuman istri kamu yang belum siap " tanya oma Jihan terlalu sinis
" Afi yang belum siap oma " jawab Afi jujur.
Jujur saja Afi masih belum siap kalo untuk mempunyai anak , masih banyak ketakutan Afi , bagai mana kalo dia mempunyai anak di usia muda , bisakah iya mengurus anak nya dengan baik ,
" lalu kamu mau cucu saya menunggu sampai kamu siap begitu ? Kalo nunggu kamu siap kapan siap nya " kata oma
" oma cukup , istri Abi hanya belum siap bukan nya tidak ingin " kata Abi yang sudah tak ingin mendengar oma nya terus-terusan memojok kan istri nya.
" oma curiga atau jangan-jangan istri kamu ini mengonsumsi obat kontrasepsi ? " tanya oma kembali yang tak memperdulikan perkataan cucu nya itu .
" ma ? " ucap Adelia , menegur mama nya agar tak kelewat batas .
" Mama hanya bertanya ! Apa salah nya ?"
" tapi pertanyaan mama , menyinggung perasaan istri abi ma " kata Adellia yang tak ingin menantunya menjadi sedih .
" Afi tidak mengonsumsi obat itu oma " jawab Afi denga suara serak karna menahan tangis nya , wanita itu tidak ingin menangis disini .
" Abi harus pulang , lain kali saja oma menginap dirumah Abi " sela Abi yang tak ingin oma melanjut kan pembahasan yang menyakiti hati istri nya .
Abi bangun menarik tangan istri nya , menyalami tangan mama , papa , dan juga Oma dan yang keterakhir Rangga .
Dan setelah itu abi langsung berlalu dari sana .
🍁🍁🍁
langit yang terlihat mendung , dan sepertinya sebentar lagi hujan akan turun , namun seorang wanita masih betah duduk di balkon kamar nya , pikiran nya menerawang entah kemana .
Bahkan angin malam yang sangat dingin tidak membuat nya beranjak dari sana , Afi mencoba ya wanita itu masih memikir kan perkataan oma abi .
sedangkan di dalam kamar Abi sedang mencari istri nya entah kemana , sepulang dari rumah orang tua nya , Afi langsung kekamar dan Abi pamit sebentar untuk kerumah sakit karna ada pasien yang harus ia tangani .
" Afi ? " panggil abi namuntidak juga dijawab Afi , hingga dia laki-laki itu melihat pintu balkon kamar nya yang terbuka , Abi yakin jika istrinya berda disana
***
Abi menghampiri istri nya yang sedang melamun , bahkan kehadiran nya yang telah duduk di samping nya pun ia tidak menyadari nya ,
" sayang " panggil Abi hingga mengaget kan wanita yang di samping nya , Afi natap suami nya dan memberi kan senyuman termanis nya , namun abi bisa tau kalo senyuman istrinya untuk kali ini hanya lah senyuman palsu semata .
" mas abi udah pulang ? Kapan pulang nya , kok Afi nggak nyadar " tanya Afi seolah iya baik baik saja
Abi langsung menarik istri nya itu kedalam pelukan nya , dan hal itu pula yang membuat pertahanan Afi runtuh seketika .
" jangan pura-pura kuat sayang " kata Afi dan mengecup pucuk kepala istri nya ......
BERSAMBUNG....
Jangan lupa like , vote , and komen ya ....
salam hangat dari author.(•‿•)