NovelToon NovelToon
Chasing Eléonore

Chasing Eléonore

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Romansa / Cintapertama / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:291.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Hana Reeves

Spin off Kings and Queens dan My Darling...

Disaat Eléonore Blair McGregor bertemu dengan Billy Gallagher Luna, dia masih berusia lima tahun. Elle dan Billy melakukan perjanjian 15 tahun kemudian, Elle akan meminta sesuatu pada Billy di hari ulangtahunnya ke 20.
Sayang, Billy mengalami kecelakaan di usianya ke 15 yang mengakibatkan amnesia berat dan hanya ingat keluarga intinya. Billy melupakan semua terutama Elle dan janjinya.
Elle berusah membuat Billy ingat tapi tidak berhasil hingga Billy berpacaran dengan seorang gadis. Elle akhirnya menyerah dan menerima cinta Eliot. Disaat Elle sudah bersama Eliot, Billy mengingat semuanya. Sekarang giliran Billy mengejar Elle tanpa perduli statusnya.

Generasi ketujuh klan Pratomo.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hana Reeves, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dijemput

Billy menatap sendu ke Eléonore yang sudah terang-terangan menyatakan bahwa sudah move on dan hatinya sudah diberikan ke Eliot. Billy menyesali ingatannya yang tidak muncul lebih cepat. Semuanya terpicu saat dirinya mendengar kabar Eléonore akan bertunangan dengan Eliot. Hati Billy seperti hilang separuh saat mendengar bahwa Eléonore dan Eliot bahkan sudah berencana menikah muda.

"Elle ..."

"Maaf kak Billy. Aku harus kembali ke tempat aku bekerja ... Jam makan siang aku sudah habis." Eléonore pun berdiri. "Carilah kebahagiaan kamu sendiri, kak." Eléonore mencium pelipis Biliy sebelum berjalan keluar untuk kembali ke museum.

Billy tampak terpekur. Bagaimana bisa jika hatiku hanya ada kamu.

***

Eléonore berjalan lemas ke museum dan melihat Paula yang sudah selesai makan siang, keluar dari ruang khusus karyawan.

"Elle ? Are you okay ?" tanya Paula yang melihat wajah mendung juniornya.

"Baik-baik saja."

"Kamu tidak ribut dengan kakakmu kan ?"

Eléonore menggelengkan kepalanya. "Hanya sedih saja dia harus kembali ke Oxford besok. Dia bekerja disana jadi jarang bisa pulang ke London."

Paula mengangguk. "Kamu beruntung memiliki hubungan yang baik dengan kakakku. Keluarga aku malah seperti orang asing satu sama lain. Kedua orangtuaku cerai, aku dan kakak aku macam alien. Jadi aku harus bisa stand up sendirian."

"Apakah kamu tidak pernah kontak dengan ayah, ibu atau kakak kamu ?" tanya Eléonore.

Paula menggelengkan kepalanya. "Buat apa? Toh sejak SMP aku sudah bekerja serabutan, membiayai sekolah dan kuliah aku sendiri. Mereka tidak ada yang perhatian jadi untuk apa aku perhatian ke mereka?"

Eléonore hanya mengangguk dan dia tidak berani komentar karena di Inggris, banyak kasus seperti itu. Orang tua menjadi asing ke anak sendiri, saudara saling tidak kenal. Eléonore bersyukur dirinya lahir di keluarga yang saling sayang satu sama lain meskipun menistakan itu wajib hukumnya tapi tidak membuat mereka saling benci satu sama lain.

"Enough membicarakan keluarga ku yang kacau. Mari kita fokus bekerja karena aku masih harus membayar flat dan tagihan," senyum Paula.

***

Sore harinya, Eléonore terkejut saat melihat Eliot sudah berdiri di sebelah mobil Aston Martin nya. Gadis itu tidak menyangka kekasihnya akan datang menjemput dirinya sebab dia baru akan menghubungi sopir di rumah untuk menjemputnya.

"Eliot ! What a surprise ! Aku kira kamu masih di Madrid ..." senyum Eléonore sambil menghampiri Eliot di tempat parkir.

Eliot hanya memeluk tubuh Eléonore dan mencium bibir gadis itu lembut. "Aku pulang duluan karena besok ada meeting disini dan Daddy meminta aku yang maju."

"Wah, Uncle John benar-benar menggembleng kamu ya ?" kekeh Eléonore yang masuk ke sisi penumpang setelah Eliot membuka pintunya.

"Daddy memang tidak mau membuang waktu," senyum Eliot sambil menutup pintu mobil.

***

"Mau makan dimana Elle ?" tanya Eliot.

"Ke restoran timur tengah langganannya Oom Eagle. Daerah Soho."

"Hah? Itu kan agak jauh Elle, yakin tidak kelaparan?" kekeh Eliot.

"Aku masih ada sandwich nih ... " Eléonore membuka kotak bekalnya. "Aku tadi tidak sempat makan gara-gara diajak makan siang oleh kak Billy. Ini sandwich kalau tidak aku makan, nanti Mortimer ngambek."

Eliot tertawa. "Oh ya ampun, Morty tuh ya. Benar-benar memaksa kamu harus membawa bekal."

"Tahu sendiri kan Morty bagaimana?" senyum Eléonore sambil memakan sandwich nya lalu memberikan ke Eliot yang menggigitnya. "Bagaimana Milan ? Ketemu mas Asher ?"

Eliot yang masih mengunyah sandwich nya, mengangguk. "Ada Asher dan Uncle Alessandro," jawabnya setelah potongan sandwich itu masuk ke dalam tenggorokannya.

Eliot pun menceritakan saat pertemuannya dengan pemilik dan CEO Morr di Milan. Eléonore cekikikan saat mendapatkan tatapan menyelidik dari Alessandro saat tahu akan bertunangan dengan keponakannya.

"Uncle Ale serem banget, Elle. Kalau sudah melihat tajam gitu, aduh ... Keluar deh aura Mafioso nya. Tapi begitu melihat Aunty Sakura, langsung deh matanya berubah. Bahkan cenderung manja dan tangannya itu lho, tidak pernah lepas dari pinggang atau tangan aunty," cerita Eliot.

"Oom Ale kan memang bucin sama Tante Sakura."

"Iya. Terkadang tidak lihat situasinya, tiba-tiba main cium, tiba-tiba meluk dari belakang. Apa pria Italia memang seperti itu ?" gumam Eliot.

"Well, tidak hanya pria Italia sih... Semua pria di keluarga aku begitu. Lho memangnya Uncle John dan Aunty Emilia tidak seperti itu?" Eléonore menoleh ke Eliot.

"Kedua orang tua aku itu tipikal British conservative yang tidak terlalu mengumbar kemesraan di depan umum sih. Tapi mungkin kalau aku sudah menikah sama kamu, bodo amat ! Kan kamu pasanganku jadi sekalian menunjukkan pada dunia kalau aku sangat mencintai istriku..." senyum Eliot.

"Tidak usah merubah sikap kamu, El. Jadilah Eliot yang biasanya sebab masing-masing orang punya ciri khas." Eléonore menatap lembut ke Eliot yang mengulurkan tangannya untuk mengelus pipi gadis itu.

"Kamu tahu kan aku sangat mencintaimu, Elle ?" senyum Eliot.

"Tahu..." senyum Eléonore.

"Jadi kita makan di restorannya paman Abdullah nih ?" ucap Eliot kembali konsentrasi.

"Yes. Sekitar RR's Meals tapi nanti kita parkir di resto mbak Fesya saja lalu kita jalan kaki."

"Oke princess."

***

Eliot dan Eléonore bergandengan tangan sambil berjalan menuju restauran timur tengah yang berada di jalan kecil daerah dekat RR's Meal. Restauran itu berada di rumah dua tingkat dan hanya ada satu arah dan hanya bisa satu mobil lewat jadi bagi yang membawa mobil harus parkir di area parkir yang disediakan.

Eléonore tersenyum ke arah pemiliknya, Abdullah Junior. Ayahnya, Abdullah senior sudah meninggal akibat komplikasi dan sekarang bisnis restaurannya dilanjutkan putranya. ( Baca Between Two Brothers ).

"Eléonore ! Sama siapa ?" sapa Abdullah dengan wajah ceria.

"Sama Eliot, pacarku..." jawab Eléonore sambil memperkenalkan keduanya.

"Kakakmu, Edward tidak ikut?" tanya Abdullah sambil mengantarkan keduanya ke halaman belakang yang khusus untuk teman dekat keluarga Abdullah yang datang.

"Sedang sibuk buat tugas akhir. Daddy sudah marah-marah karena mas Edward sibuk di lapangan meneliti biota laut," senyum Eléonore. "Bibi Maryam dimana, Abdullah?"

"Ibuku sedang ke rumah bibiku di Ipswich. Besok baru pulang. Oke, kalian mau makan apa?" tanya Abdullah.

"Paket lengkap ! Aku lapar !" kekeh Eléonore.

"Paket lengkap itu isinya apa?" tanya Eliot yang baru pertama kalinya diajak kemari.

Eléonore dan Abdullah hanya nyengir ke Eliot.

Seriously! Paket lengkap itu apaaa?

***

Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaaaa gaeeesss

Thank you for reading and support author

Don't forget to like vote and gift

Tararengkyu ❤️🙂❤️

1
beybi T.Halim
ternyata hana benar ,menuliskan cerita kematian para keluarga pratomo ataupun menantu sungguh sangat memilukan berderai air mata dan sesak nafas,begitu juga pembacanya mata sampai bengkak,gak bermaksud nangis tp airmata berjatuhan,cerita eleonore ini yg terpaling sad sepanjang sejarah keluarga pratomo.💝hana anda terbaik👍👍👍👍👍
Hana Reeves: mamaciih 🙏🙏🙏
total 1 replies
beybi T.Halim
reiji siapa?? buyut Aji yung?
Hana Reeves: iyaaaa
total 1 replies
Bapau hijau Bapau hijau
mbak...maksudnya pindah ceritanya?
Hana Reeves: nggak. blm ada wangsit aja
total 1 replies
~AruN~
kak Hana yg ini blm ada ya?
Hana Reeves: belum ada
total 1 replies
lia rahma
kok gantung? Masih ada lanjutannya kah ini?
Hana Reeves: nunggu wangsit 🙏🙏🙏
total 1 replies
istri darmayanty
OOO JD alasan ini erham dipanggil labubu. lebih baik daripada chucky. serem
istri darmayanty
bukannya om Ken dan Tante Kalila ya bukan mas atau mba
muhammad ibnuarfan
😭😭😭😭😭.... innalilahi wainnailaihi rojiun...
muhammad ibnuarfan
duuuhhh...ada bawang lagi....😭😭😭
muhammad ibnuarfan
ya mau gimana...wong nama nya amnesia...El nya juga ke buru mov on...kan Lom ada 20 taun umur nya...kalau dah lewat 20 tuh...baru tinggalin...wesss...sabar ae mas Billy....
ǝs
ujian hidup elle berat juga ya
ǝs
Luar biasa
Hana Reeves: mamaciihhh 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
total 1 replies
Ani
Billy kok suwi suwi njelehi akut yo
Ani
lah jangankan yang ini yang lama aja lo gak inget inget piye toh. pengen tak getok pake centong sirahmu...😤😤
Lucy Ndutz
😭😭😭😭
Lucy Ndutz
aissss masa harus meninggal😭😭😭
R@tna
😭😭😭😭😭😭rip Eliot
INDRA
👍🏻👍🏻👍🏻
INDRA
kenapa thor banyak cerita yg gantung trus banyak juga ada judul tapi ceritanya gx ada setiap di tanya gx prnah di jwb sayang banget thor
Hana Reeves: belum launching juga bisa. karena nunggu antrian
total 1 replies
Rita Indah
kapan adik labubu lahir ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!