NovelToon NovelToon
Suddenly, I Became A Wife Of Lecturer

Suddenly, I Became A Wife Of Lecturer

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Dosen / Perjodohan
Popularitas:259.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: IFAngel

On Going

Suddenly, I became a Wife of Lecturer.

•••

Adhiandra, dosen Matematika yang berusia kepala tiga ini terus ditodong pertanyaan yang sama 'Kapan nikah?'.
Soalnya sebagai anak sulung dari tiga bersaudara, tinggal dia yang belum kelihatan belum bawa calon mantu.
Dijodohkan jadi solusinya, tetapi masalah tak selesai sampai disitu.

"Apalagi mahasiswi ... gak dah, gak minat sama yang piyik."

***

Kanaya, mahasiswi tingkat akhir yang sedang mempersiapkan tugas menyusun skripsi. Tetapi di tengah kesibukannya itu, dia diminta orangtuanya untuk menikah.
Kata orangtuanya, mereka kenal dekat. Tetapi siapa sangka ... dengan seorang pria yang ternyata adalah dosen di kampusnya.

"Kirain gue mah, jodoh gue deket itu lima langkah dari rumah. Taunya sama dosen kelas sebelah."

•••

Genre :
Romantis, Kampus, Friendship, Family, Slice of Life > Marriage Life.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IFAngel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

[Part 15 - Pre Test]

Meskipun sempat tidak masuk karena sakit, kini Kanaya sudah kembali beraktivitas dan menjalani hari-harinya seperti biasa -termasuk menyelesaikan Proposal Skripsinya. Sebab kalau dihitung-hitung, beberapa minggu lagi akan memasuki masa ujian dan tentu saja Seminar Proposal skripsinya.

Mahasiswa semester akhir termasuk Kanaya dan teman-teman lebih rajin mampir ke perpustakaan dan bimbingan, tidak ketinggalan revisi tentunya.

Beruntung sejauh ini, Proposal Skripsi Kanaya dan Jani lancar saja. Sayangnya berbeda dengan Adel yang harus lebih-sangat-banyak berjuang untuk ACC.

Tetapi yang namanya usaha, tidak akan mengkhianati hasil. Itu adalah kata-kata pelipur lara untuk Adel yang tak pernah absen revisi sama Dosen Pembimbing Gebetannya.

'Gak papa, dicoret-coret terus revisi, asal jangan pas Sidangnya yang dicoret terus ketahan untuk wisuda.'

Kanaya mengangguk -menyetujui ucapan Adel, sembari mendekap bendel kertas Proposal Skripsinya yang sudah dia selesaikan sesuai bagaimana mestinya, hingga Bab Tiga.

Berdoa saja, semoga bisa mengikuti jejak Jani yang sudah di ACC dan nanti tinggal daftar Seminar Proposal Skripsi.

Semangat!

"Siapa selanjutnya?" tanya Bu Andin yang duduk di balik meja -menyembunyikan perut besarnya.

"Saya Bu!" jawab Kanaya dan maju menyerahkan Proposal Skripsi nya.

Bu Andin memeriksa dari lembar awal, karena Kanaya bilang -dia sudah menyelesaikan semua Bab.

Setelah selesai, Bu Andin menandatangani lembar Kartu Bimbingan Seminar Proposal sebagai bukti bagi mahasiswa/i telah melaksanakan bimbingan.

ACC SEMINAR PROPOSAL SKRIPSI, begitu keterangan yang tertulis di lembar kertas tersebut.

Kanaya menjerit senang dalam hati. Akhirnya dia bisa tenang juga, setelah berbulan-bulan pusing sama teori, jurnal dan bahan bacaan lainnya.

"Terima kasih, Bu," ucap Kanaya.

"Belum selesai, Kanaya," ucap Bu Andin yang membuat rasa senang Kanaya buyar dan berganti resah.

"Ini kamu perlu ditambahkan lagi untuk Penelitian Relevan nya."

Kanaya menghembus nafas lega, seenggaknya dia gak perlu revisi lagi.

"Dan betulkan typo nya," tambah Bu Andin.

"Baik Bu," jawab Kanaya.

Setelah Kanaya, bimbingan kembali berlanjut. Hanya saja, hari ini yang sudah selesai belum boleh pulang karena Bu Andin mau buat acara perpisahan dan doa bersama.

Pasalnya, hari ini terakhir bimbingan karena Bu Andin akan cuti hamil melahirkan.

Sementara itu, untuk mahasiswi yang masih ada revisi -mereka akan bimbingan via online dengan mengirim berkas lewat email. Ya, termasuk Kanaya sih. Biarpun labelnya sudah ACC tetapi dia masih ada yang harus diperbaiki.

×××

Setelah semua mahasiswinya mendapat bimbingan, Bu Andin menepati janjinya untuk acara perpisahan. Mereka menuju kantin yang ada di luar kampus.

Dan Bu Andin tak segan-segan untuk mentraktir mahasiswi bimbingannya, meskipun hanya untuk menghilangkan dahaga mereka dengan minuman dingin.

Ya~ itu juga permintaan mahasiswinya, karena tidak enak harus makan juga dibayarin oleh Dosen yang sudah membimbing mereka. Padahal harusnya mereka yang memberikan sesuatu sebagai tanda terima kasih.

"Semoga Seminar Skripsi kalian lancar, dan yang masih revisi tetap semangat," ucap Bu Andin sembari duduk di balik meja makan panjang. "Mohon doanya juga agar persalinan saya lancar dan kami sehat. Jadi bisa segera beraktivitas kembali," imbuhnya.

Semua mahasiswi meng -Aamîîni.

Setelah berdoa, Bu Andin dan mahasiswi bimbingannya mulai makan. Dan dilanjut bincang-bincang.

"Bu, kira-kira yang jadi Dosen Penguji kita siapa nanti?" tanya seorang mahasiswi.

"Ibu ikut nguji juga gak nanti pas Seminar Proposal Skripsi?" kali ini Jani yang bertanya.

"Ibu gak tau, soalnya sudah bukan pihak Dosen yang menentukan, itu dari bagian Administrasi. Dan Dosen Pembimbing biasanya hanya mengamati saja saat kalian seminar nanti, tidak ikut menguji. Tapi kayaknya Ibu gak bisa nengok kalian juga nanti, kan tau sendiri," ucap Bu Andin sembari menatap perut besarnya.

"Yah … Bu, kalo kita dibantai sama Dosen Penguji gimana?"

"Ya~ makanya, pelajari lagi Proposal Skripsi kalian. Setidaknya kalian tau apa yang kalian bahas; tujuan, latar belakang, metode dan hipotesis kalian," ucap Bu Andin memberitahu sedikit gambaran apa yang kira-kira ditanyakan.

"Terus apa lagi Bu, yang ditanyain?" tanya Jani semangat.

Sementara Kanaya, dia diam-diam mencatat.

"Itu …," Bu Andin menggantung ucapannya. "Itu rahasia!" sambungnya. "Ya, kalo saya kasih tahu namanya bukan ujian!" Ada penekanan dalam kalimat terakhirnya.

Mahasiswi Bu Andin berseru kecewa.

Jani mencolek Kanaya yang duduk di sebelahnya.

Mungkin ini saatnya dibuka diskusi umum sebelum Seminar Proposal Skripsi dan Ujian Semester, Pre-Test. Mari goyang jempol.

°

°

°

T

B

C

°

°

°

Hi! baru nongol lagi nih .. habis dari goa, bersemedi. Wangsit macet, kebawa banjir ~~

Hope you enjoy this story.

Keep support me, Like - Comments - Vote and Share.

Thank you for reading.

1
LaVoiser
2 tahun di tungguin ga ada kabar🥺
LaVoiser
ini sudah lama sekali gak up ya.. kakak author kemanakah??
Pipit Agustus
ok
desi yuliantari
sangat bagus
Ariani81Desi
sweet banget kata kata nya 😍
Ariani81Desi
semangat Kanaya😂😂😂
Ariani81Desi
punya temen kayak si Adel nggak bakalan kesepian,pasti rame terus🤗
Ariani81Desi
ikutan deg degan gara' si Adel😂
Ariani81Desi
yang pasti gosip nya nggak bakalan habis' tu emak' di kompleks
Ariani81Desi
Ada' saja si Adel,Uda ngakuin aja pak dosen calon imam nya😂
Ariani81Desi
nungguin jodoh kayak pak Adi aja deh😍
Ariani81Desi
maw semua nya deh Thor😂
Ariani81Desi
Di awal cerita sdh menarik
Lentinar Manik
gk menarik ceritaya
Erlina Saffa
𝘶𝘱 𝘵𝘩𝘰r🙏
JungkookWifeee
akhir nya up to the date seneng banget deh
nay_nay
Nggak sabar nunggu mereka berdua yang bikin baper😘😘😘
Lona Alesha
semangat terus KK 💪💪💪
🌺💞Alma Maula💞🌺
yaaaaahh bersambung lagi..padahl lagi uwu uwu'y..🤭🤭
Pipit Agustus
smg cpt goal ya mas adi, ada adhi junior, tumben jg si kanaya manja2.. lanjut kak othor jgn lama2 ya..😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!