Bukankah kita baru bisa bergerak jika ada jarak dan saling menyayang bila ada ruang? Jangan menjadi pelangi dimata orang yang buta warna.
Kisah ini menceritakan tentang kehidupan Keluarga Setelah menikah.
Qisandra dan Qiara adalah dua orang kakak beradik yang memiliki masalah
pernikahan yang berbeda,
Qiara harus menahan pahitnya perselingkuhan suaminya setelah dia keguguran dan tidak kunjung mengandung lagi, ditambah sikap Mertuanya yang galak menbuat dia sangat terpuruk.
Sedangkan Qisandra merupakan adik bungsunya yang menikah pada saat adiknya masih duduk dibangku sekolah kelas 3 SMA karena hamil diluar nikah.
Keduanya menikah dengan pilihan hidup mereka, tapi kenapa bisa tidak bahagi? Dan bagaimana kebahagiaan mereka akan tiba?
Terkadang kebahagian tidak bisa diukur dengan dia pilihan kita atau bukan, terkadang justru yang kita pilihlah yang membuat kita hancur.
Baca Kisahnya, dan Follow aku, jgn lupa Like dan komentanya yah, makasih 🌺🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MartinA Felicia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sandra Story
Kota Yogyakarta saat itu sedang hujan, seperti biasanya sandra menunggu suaminya pulang. Biasanya sandra menghabiskan waktunya dengan menonton tv atau mendengarkan musik bahkan bermain sosial media. Entah kenapa saat itu sandra ingin melihat aktiftas suaminya sejak tahun tahun lama.
Sandra scroll akun sosial media suaminya sejak beberapa tahun yang lalu, tidak begitu banyak fhoto namun di tahun 2018 ada beberapa postingan wanita yang mengirim kata kata romantis di sosmed suaminya itu.
Lagi lagi sosmed membuat huru hara rumah tangga. Bagaimana tidak, sandra tentu saja kepo dengan wanita itu. Dia scroll namun akun wanita itu diprivasi hanya orang orang yang menjadi temannyalah yang dapat melihat isi sosmednya. Kemudian Sandra membuat sebuah akun palsu. dia sangat gabut karna menunggu suaminya pulang tanpa melakukan aktftas apapun itu tentu sangat memboringkan buatnya.
Apalagi dirumah mereka tidak selengkap rumah ayahnya . itu akan membuat suasananya semakin bosan .
Setelah membuat akun palsu dia mencoba menambahkan beberapa teman dan salah satunya adalah wanita itu. Wanita itu bernama Merry . Namun pertemananya tidak langsung diterima Merry.
smSandra mengeluarkan akun palsunya dari hp nya karna dia tahu kalau suaminya akan pulang dan biasanya suaminya akan buka hp sandra . Mereka sangat terbuka satu sama lain. sandra juga sering membuka hp suaminya melihat dan membaca apa yang dilakukan suaminya sehari itu. dengan siapa dia bertelepon atau berkirim pesan.
Kehamilan sandra saat itu memasuki minggu ke 22 . Mual muntah sudah berkurang dan perutnya sudah mulai membesar, selera makannya mulai meningkat.
"Sayang.. mama sudah ga sabar kamu keluar kedunia ini, mama pgen lihat kamu" Sandra mengelus perutnya sendiri sambil tersenyum. Sandra mulai memikirkan nama yang cocok jika lahir perempuan ataupun laki laki.
Suaminya pulang kerja disambut ramah oleh istrinya tersayang, suaminya sangat bahagia karna memiliki istri yany tidak pernah menuntut untuk barang barang branded ataupun perlengkapan rumah yang mewah. Walaupun sandra sendiri berasal dari keluarga serba lengkap, sandra cepat menyesuaikan dirinya. dia tidak pernah mengeluh kepada suaminya karna dia tahu suaminya sudah bekerja keras untuk dirinya.
Pasangan suami istri itu belum membeli perlengkapan kelahiran sibayi, Bukan karna mereka belum memiliki waktu untuk berbelanja namun keadaan finansial mereka belum mencukupi untuk berbelanja saat itu.
Mereka baru mengeluarkan pengeluaran yang cukup lumayan besar untuk mengontrak sepetak rumah, mengisi rumah dengan peralatan, dan biaya kehidupan sehari hari. Biasanya fadly hanya memikirkan perutnya untuk makan dan sebungkus rokok setiap hari sekarang berbeda, dia harus memikirkan makan istrinya dan perawatan tubuh istrinya.
apalagi ada beberapa cicilan mobil yang harus dia bayar setiap bulan.Ternyata selain cinta masih ada yang penting dalam rumah tangga yaitu materi.
Fadly berpikir keras apa yang harus dia lakukan agar kehidupan mereka lebih membaik, sementara itu mobil tidak begitu ramai pemesannya mungkin dikarenakan promosinya yang kurang membuat orang tidak banyak mengetahui jasa rental itu. Apalagi untuk orang yang tidak dikenal Fadly memang enggan memberikan mobil itu, kecuali pemesan setuju untuk memakai jasa supir yang fadly sediakan.
Kehidupan dijogja memang tidak semahal jakarta namun penghasilan fadly juga adalah UMR Jogja. Dia harus menyisihkan sedikit untuk cicilan mobil, kontrak rumah dan kebutuhan sehari hari.
Sampai dirumah seperti biasa mereka makan malam bersama sambil ngobrol tentang anak mereka, bahagia yang mereka rasakan.
" Sayang... aku uda punya nama utk anak kita. kalau anak kita cowo aku pengen kasih dia nama Faqri yang aku ambil dari singkatan nama kita. Fadly dan Qisandra. Tapi kalau dia Perempuan aku pengen kasi dia nama Lyra singkatan nama kita juga tapi akhirannya, kamu suka gak? Tanya qisandra.
"Suka bgt. nanti paling aku tinggal nambahin satu nama lagi yank biar namanya gak singkat banget" Fadly mencium perut istrinya dengan penuh cinta.
"Sayang kapan kita control kedokter usg dan blanja pakaian anak?" Tanya sandra.
Fadly diam sejenak, dia memikirkan biaya yang tidak sedikit untuk Usg dan perlengkapan bayi Namun Fadly mempunyai cara agar sandra tidak menuntut lagi.
"Sayang kan usia kandungan kamu masih mudah bgt jadi percuma kalau usg skrg. gmna kalau bulan depan aja biar kita bisa tahu juga jenis kelaminnya? dan perlengkapan bayi bisa kita beli dua bln lagi kalau kita da tahu jenis kelamin" Ujar fadly.
Sandra setuju aja karna apa yang dikatakan fadly memang ada benarnya juga.
Ada apa dengan wanita yang dikepoin sandra? siapa dia? dan bagaimana masa lalu fadly? pastinya cerita ini lebih menguras air mata saksikan terus ya
Back yah say mohon like dan vote ya biar author semakin semangat nulis 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Keinginan semakin banyak mungkin bawaan dari orok yang ada didalam kandungan sandra
“Mas nanti kalau pulang tolong beliin martabak ya” Sandra mengirimkan sebuah pesan kepada suaminya.
Suaminya membelikan martabak pesanan istrinya disaat pulang kerja, namun sandra ketiduran dirumah
“Sayang ini martabaknya”
“Aku ngantuk bgt aku lanjut bobo aja ya yank , ntar aja dimakan”
Sandra melanjutkan tidurnya. Namun Suaminya tidak merasa marah dia memahami dan lagi pula martabak tidak begitu mahal dan bisa dimakan besok.
Namun keesokan harinya sandra tidak mau makan martabak itu, mungkin karna tidak terbiasa makan masakan yang sudah bermalam sejak kecil. Maklum dia berasal dari kelurga yang cukup kaya raya dijakarta. Dikeluarganya tidak ada istilah makanan sisa disinpan lagi untuk dimakan besok.
Fadly sedikit merasa tidak dihargai
“Sandra harusnya kamu makan dong kan belum basi” Fadly sedikit kesal
“Iya mas nanti aku makan” Sandra tidak menyentuh martabak itu
Sandra menghantarkan suaminya berangkat kerja sampai depan pintu.
Sandra menonton tv dirumah karna dia memang tidak melakukan aktftas berat karna dia sedang hamil, fadly berpesan supaya sandra tidak perlu repot bekerja dirumah . semua pekerjaan dirumah dikerjakan oleh fadly sepulang kerja malam hari. kadang fadly harus menyuci dimalam hari dan dia menjemur pakaian di pagi hari . Fadly memanjakan mantan pacarnya itu yang sekarang menjadi istrinya. apalagi saat ini qisandra sedang hamil tentu banyak rasa tidak nyaman yang dialaami perempuan hamil dan fadly mencoba memahami walaupun sedikit keleleahan
Sandra melihat adegan ibu hamil di tv, siaran Ftv yang biasanya tayang dipagi hari
Sembari mengunyah bubur ayam yang sudah dibelikan fadly dipagi sebelum bekerja tadi. Sandra sarapan bubur ayam. Sandra melihat wanita di tv mengenakan dress hamil yang bagus dan terlintas keinginan untuk memiliki dress hamil itu
“Kalau aku yang pakai dres itu pasti cakep bgt” Gumamnya dalam hati.
Dikantor fadly bekerja sambil berbicara dengan teman temannya
“Bro... gimana bro? kamu sudah ada tawaran belum buat ujian staf tetap?” tanya seorang laki laki yang berada disebelahny. laki laki itu Danu teman fadly bekerja dikebun.
“Belum dan... padahal aku pengen bgt jadi staf tetap” Fadly mengatakan dengan perlahan.
“Lu kok lemes gitu? lu sih cepet banget nikahnya. pdahal anak Pak Wiranto kan demen sama lu. lu bisa manfaatin anak pak wiranto biar lu diangkat tanpa test” Ujar seorang laki laki lain disebelah kiri fadly bernama arun.
Wiranto merupakan Wakil direksi diperkebunan dimana fadly bekerja, Wiranto tinggal di mess perkebunan yang tidak jauh dari lahan perkebunan tempat fadly bekerja.
Hanya beberapa meter saja dan setiap hari saat akan ke kantin makan siang fadly selalu lewat dari rumah wiranto. Wiranto memiliki 2 orang anak gadis, anak sulungnya adalah Marza seorang perawat yang bertugas di rumah sakit perkebunan gak jauh dari perkebunan itu dan yang kedua yanto yang masih duduk dibangku SMA.
Marza menaruh hati pada fadly sejak fadly diterima bekerja di perkebunan, Beberapa kali Marza memberikan Rantang berisi makanan untuk Pria itu. Marza seorang wanita berprofesi perawat yang sering dipanggil suster marza. Bahkan Marza pernah mengutatakan perasaanya kepada ayahnya agar ayahnya menyetujui hubungan mereka namun wiranto masih ingin mengetahui sifat dan kerja keras fadly
Namun belum usai test yang diberikan wiranto, fadly sudah menikah gadis anak jakarta. Marza sangat patah hati mendengar kabar pernikahan pria itu. Mungkin Memang bukan jodoh
Fadly memang memiliki kharisma yang menbuat wanita yang menatapnya tertarik, mungkin karna itulah beberapa wanita banyak yang terjerat dalam pelukannya.
Diantaranya adalah Marryam yang sering dipanggil Merry. Merry adalah mantan pacar fadly saat kuliah . Fadly dan Merry berpacaran selama 3 tahun namun hubungan mereka terpaksa berhenti ditengah jalan karna saat itu Merry Diterima bekerja di sebuah Perusahaan Minyak di luar negeri.
Merry Pergi meninggalkan Fadly namun saat Merry pergi dia dikabarkan sedang mengandung anak Fadly. Namun Fadly tidak mengetahui lagi bagaimana kabar wanita itu karna wanita itu pernah berpesan agar fadly melupakan merry .
“Fadly.. sbaiknya kamu lupakan saja aku.. aku akan stay di australia dan aku gak mau kamu menunggu aku. itu hanya sia sia saja. dan tentang kandungan ini kamu gak perlu khawatirkan, aku akan gugurkan kandungan ini karna ini aib buat kita. aku tidak mau karirku hancur karna anak ini dan lagi pula orangtuaku juga tidak merestui hubungan kita” Itulah Kata kata terakhir perpisahan Merry dan fadly
Fadly sangat mencintai Merry bahkan saat merry pergi, Fadly sangat terpuruk dan setiap hari hidupnya kacau. dia mencoba mempermainkan beberapa wanita sebagai pelampiasan kekesalan hatinya karna merasa disepelekan merry.
Fadly masih mengingat saat dia menjadi kekasih merry. Merry sangat manjah dan pengertian. Sifatnya hampir sama dengan sandra namun saat bersama sandra Fadly menyadari bahwa perasaannya terhadap merry belum lekang .Namun Merry lebih dewasa dibandingkan Sandra. Sebenarnya Fadly sangat menyukai wanita yang dewasa, dia merindukan sosok wanita yang bisa melindunginya namun Takdir berkata lain, dia harus menikah dengan Sandra wanita yang masih kanak kanak pemikirannya.
Setelah kepergian merry, muncul beberapa wanita yang menjadi dayang dayang fadly baik itu kenalan sosmed mapun kenalan nyata namun fadly belum menaruh hati pada mereka. fadly hanya mempermainkan mereka dan teman tidur mereka.
Namun karena terpaksa Fadly menikahi Sandra yang terlanjur Hamil, Fadly tidak ada pilihan lain selain bertanggung jawab. Dia tahu keluarga Sandra bukan keluarga sembarangan, dia gak akan bisa lepas tangan.
Fadly mencoba menjadi suami yang baik dan setia. dia menahan berbagai godaan termasuk godaan suster marza yang beberapa kali berpapasan dengannya di area perkebunan. wanita yang mengenakan seragam suster itu sangat tampak manis. dia ramah dan gampang senyum. Dan yang menjadi nilai plusnya adalah wanita itu bekerja .
“Seandainya aku menikah dengan marza mungkin keuanganku tidak begitu hancur” Gumam fadly dalam hati.
Tidak tahu antara menyesal dan tidak namun fadly sudah sedikit merasa keuangan mereka sangat kacau padahal anak belum lahir.
Beberapa kali teman temannya menasehati dia dan mengatakan bahwa setiap anak yang lahir pasti ada rejeki tersendiri mereka. itulah membuat fadly sedikit termotivasi dan semangat.
Sandra dirumah menunggu suaminya, dia membuka handphonenya dan loggin dengan akun palsunya. merry belum menerima pertemanannya.
Kemudian sandra log out lagi dari akun palsunya. dia mengirimkan sebuah pesan kepada fadly .
“Syg kamu pulang jam brapa? Sandra mengirimkan sebuah pesan
“Mungkin jam 7 malam yank. kamu jangan lupa makan dan habis tu mnum vitamin yah biar anak kita sehat dan pintar” Balas fadly dengan cepat
“Iya aku tdi sudah makan siang kok . aku makan yang kamu masak tadi ikan tongkol sambel enak banget masakan kamu. yank nanti bawain ice cream yah” Sandra mengirimkaan pesan lagi.
Fadly membalas pesan itu “Mau rasa apa yank?”
“Strabery” Jawab Sandra singkat
Belakangan ini nasfsu makan sandra emang bgitu, terlintas pengen makan apa aja namun kadang makanan yang dia minta tidak ada dan suaminya lupa beli. namun sandea tidak pernah memperpanjang masalah kecil itu. sandra diajarkan ibunya untuk tetap menjadi wanita sederhana supaya suaminya tidak merasa sedih dan disepelekan.
Saat pulang kerja, fadly ditelpon ibunya dan ibunya meminta tolong pasa fadly untuk pinjaman duit karna ibunya sedang susah sejak ditipu suaminya.
Ayah tiri fadly kabur membawa smua perhiasan dan uang yang dimiliki ibunya. sekarang ibunya hanya memiliki sebuah rumah dan anak bawaan suami keduanya.
Fadly semakin terbeban karna sejak mamanya ditinggal ayah tirinya tanggung jawabnya semakin besar.
“Iya Bu. tapi fadly gak punya sebanyak itu. tapi nanti fadly kirimkan uang ya buat biaya ibu dan adik disana”
Karna sibuk mengurusi ibunya fadly lupa membelikan ice pesanan sandra. sandra sudah menunggu suaminya untuk menikmati ice cream. dia sudah membayangkan suaminya pasti akan membelikannya.
Fadly pulang tanpa ice cream
“Syg mana ice nya?” Tanya sandra
“Kamu ini suami pulang bukannya nanyain dulu gimana hari ini ditempat kerja” Fadly sedikit menaikkan nada suaranya.
Tidak biasany dia seperti itu. Sandra menanyakan lagi ice pesanananya
“Maaf syg . aku dar tadi nunggu ice nya makanya langsung nanyain ice nya”
“Aku lupa beli. besok aja ya” Fadly sedikit dingin dan ketus .
“Kamu ini gimana sih? aku cuma minta ice kamu ga bs beliin? gimana kalau aku minta yang mahal mahal? aku minta ice permintaan anak kita” Sandra ngambek.
Mereka diam diaman sepanjang malam, fadly ingin menenangkan dirinya yang sedang memikirkan duit tanbahan sedangkan Sandra ngambek dan menunggu fadly meminta maaf dan menbujuknya.
Pertengkaran kecil itu terjadi membuat suasana jadi semakin dingin, ditambah hujan yang mengguyur kota yogyakarta.
Fadly mengambil sebuah bantal dan merebahkan tubuhnya diatas sofa sembari menonton.
Sandra salah paham dia berpikir fadly tidur diluar, sandra semakin emosi dia mengunci pintu kamar dan membiarkan suaminya tidur diluar. padahal suaminya hanya ingin rebahan sambil menonton . namun melihat sandra mengunci pintu membuat fadly berpikir sandra sangat emosi.
Tak beberapa lama kemudian, bunyi sebuah pesan dari nomor yang tidak dikenal.
“Hay kamu apa kabar? Sudah lama tidak dengar kabar kamu” Sebuah Pesan masuk ke ponsel fadly
Fadly penasaran siapa pemilik nomor yang mengirimkan dia pesan itu, Fadly langsung menelpon pemilik nomor itu. Ternyata dia adalah Anggun wanita cantik yang pernah berkencan dengannya dijakarta.
“Kamu dapet nomor baru aku dari mana?” Tanya fadly
Fadly dan anggun berkomunikasi lagi mamun sandra tidak mendengar suaminya sedang berbicara dengan wanita lain by phone karna hujan memang sangat deras.
“Aku tahu dari komentar diberanda sosmedmu. aku menbaca kamu memberikan nomor keteman lamamu. makanya aku hubungi kamu. aku kangen” Ujar anggun
“Aku sudah nikah” Fadly menjelaskan agar wanita itu memiliki batas.
Wanita itu tertawa “ aku tahu kamu menikahi gadis ingusan itu ka, aku lagi ada dijogja karna aku ada proyek kerja disini selama dua minggu. aku tiba tiba teringat sama kamu. apakah kita bisa bertemu?” Tanya anggun
Fadly semakin bingung bagaimana caranya dia menolak godaaan wanita yang pernah tidur dengannya itu. wanita dewasa yang mengerti kebutuhan nya dan tidak menuntut banyak. Fadly menolak ajakan wanita itu karna dia tahu salah.
“Maaf aku ga bisa... aku harus menjaga perasaan istriku” Jawab Fadly
Telepon berakhir.
Keesokan harinya sandra masih ngambek bahkan sandra menuntut agar fadly membelikannya dress hamil dengan brand yang dia sebutkan. Brand itu harganya mahal . Fadly mencoba menenangkan istrinya agar tidak banyak menuntut. Namun istrinya merengek dan ngambek.
Perselisihan itu semakin panas membuat fadly merasa tidak nyaman . Fadly bingung karna tingkah wanita yang dia nikahi masih seperti anak anak. berbeda dengan beberapa wanita yang lernah dekat dengan dia.
Fadly sedikit jenuh dengan rumah tangganya. Istri yang dia nikahi tidak bisa masak, dan untuk melakukan akftas lain juga belum memungkinkan karna kondisinya sedang hamil. Setiap pulang bekerja fadly harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, pagi hari sebelum berangkat bekerja dia harus membersihkan halaman rumah yang tidak begitu luas, membersihkan rumah. Sebenarnya ibu hamil bisa menbersihkan rumah namun sandra tidak terbiasa mengepel jadi sandra hanya menyapu rumah saja. Itu menbuat fadly sedikit jengkel dan jenuh
Ternyata menikahi gadis ingusan seperti ini.
Ternyata Menikah tidak seindah dan semudah seperti yang di Ftv, Pertengkaran kecil sudah mulai mengikis Bahtera Rumah tangga pasangan Muda itu. Selisih Paham dan Perbedaan Pendapat menjadi sumber permasalahan, keegoisan membuat keduanya semakin tidak dapat mengontrol emosi satu sama lain.
Bersambung, Terimah kasih ya telah membaca Novel karya aku yang pertama, tolong bantu Love favoritkan diberanda teman teman, dan tolong berikan like dan tanggapan kepada ceritaku yah dan terimahkasi.
mgkin kamu sibuk tp coba kamu rajin up psti ga kalah sama karya lainnya yg lbh terkenal
aku suka smua cerita dr padamu
asal kamu rajin up
tlg percepat up nya thor
dr smua ceritamu aku suka krn ceritanya sperti nyata
thor baca pesanku plis