NovelToon NovelToon
Surrogate Mom

Surrogate Mom

Status: tamat
Genre:Poligami / Ibu Pengganti / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:510k
Nilai: 4.7
Nama Author: Lisdaa Rustandy

Farhan dan Viona sudah menikah selama 10 tahun,namun mereka belum juga dikaruniai buah hati.
Bukan karena Farhan atau Viona yang tak subur,tapi karena Viona lah yang tak ingin mengandung seorang bayi meskipun rahimnya normal.
Alasan Viona tak ingin mengandung adalah,karena dia seorang mantan model terkenal,sehingga dia tak mau jika bentuk tubuh seksinya berubah.
Walaupun Farhan sudah mengatakan bahwa dia mau menerima bagaimanapun kondisi tubuh Viona,tapi Viona tetap menolak dengan keras,dia tak mau menuruti keinginan Farhan.
Perkara itu membuat Farhan Galau, Farhan ingin sekali memiliki anak untuk penerus keluarga besarnya,karena Farhan adalah anak tunggal,sehingga dari dialah orangtuanya mengharapkan penerus.

Untuk mengobati kegalauan suaminya, Viona pun menyarankan Farhan untuk mencari wanita yang dapat mengandung benihnya,tentu saja dengan jalan pernikahan yang sah.

Meski sempat menolak,tapi akhirnya Farhan menikahi seorang gadis bernama Ameera,karyawati di kantornya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisdaa Rustandy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Saya kembalikan Viona,Mah!

'ting tong'

'ting tong'

'ting tong'

"assalamualaikum!" ucap Farhan setelah memencet bel rumah orangtua Viona.

Farhan hari ini datang ke rumah orangtua Viona untuk menemui mertuanya dan menyerahkan Viona sepenuhnya kepada mereka sebagai mantan istrinya,karena dia menikaho Viona secara baik-baik,maka dia juga akan menceraikan dan memgembalikan Viona pada orangtuanya secara baik-baik juga.

Farhan tak mau menjadi seorang manusia yang dzolim,meskipun Viona sudah banyak menyakiti hatinya,tapi Viona masih berhak mendapatkan perlakuan yang baik darinya.

"wa'alaikumussalam" sahut seorang wanita dari dalam.

Pintu rumah terbuka,muncullah sesosok wanita berusia sekitar 50 tahunan bertubuh gempal dan berpoles makeup tebal.

Begitu wanita itu melihat Farhan,matanya langsung membulat sempurna,menatap menantunya itu.

Tapi Farhan tak mau bersikap tak sopan,pria itu meraih tangannya dan menciumnya takzim.

"apa kabar Mah?" tanya Farhan ramah.

"ka,ka,kamu... kenapa kamu kemari?" tanya Ibunya Viona gugup.

"kok kenapa? bukannya Mama semalam bilang saya harus datang kesini?" tanya Farhan mengingatkan.

Wanita itu diam,memang benar,semalam dirinya yang meminta Farhan untuk datang untuk menjemput anaknya kembali,tapi bukan kedatangan seperti ini yang diharapkannya.

Farhan juga tak datang sendiri,dia membawa seorang pengacara mendampinginya.

"apa Mama mau membiarkan tamu hanya berdiri di luar?" tanya Farhan lagi.

Wanita itu seakan tersadar dari diamnya,dia terperangah begitu mendengar pertanyaan menantunya.

"si,si,silahkan masuk!" ucapnya, mempersilakan Farhan dan pengacaranya masuk dengan sangat gugup.

Farhan dan pengacaranya masuk setelah mendapat izin,mereka pun duduk di ruang tamu.

"Mbok,ambilkan minum untuk tamu kita!" perintah wanita itu pada pembantunya.

"njeh Bu!" jawab pembantunya dari dapur.

Ibunya Viona duduk di hadapan mereka,hatinya berdebar,takut jika Farhan datang untuk menuntut Viona dan memenjarakannya.

"dimana Viona Mah?" tanya Farhan.

"di kamarnya" jawab Ibunya Viona datar.

"bisa tolong panggilkan?" tanya Farhan lagi.

"kenapa harus saya yang panggilkan dia? kamu kan bisa masuk ke kamarnya dan memanggilnya kemari,atau kalian bisa berbicara berdua di kamar supaya lebih leluasa" Ibunya Viona seolah tak suka melihat Farhan.

"maaf,tapi saya dan Viona sudah tidak memiliki ikatan pernikahan,kami tidak pantas berada di kamar yang sama berdua saja" jawab Farhan ramah.

"Viona terus menerus menangis,kamu coba bujuk dia supaya nggak sedih lagi,itu kan gara-gara kamu juga!" wanita itu bersikap sangat tak baik.

"justru karena itu,saya datang kemari untuk berbicara langsung dengannya,terkait dengan hubungan kami,harta gono gini dan juga untuk menyerahkan Viona pada orangtuanya secara baik-baik" jawab Farhan tenang.

Wanita keras kepala itu diam,dia langsung pergi menuju kamar putrinya.

"silahkan Tuan" pembantu keluarga Viona menyajikan minuman dan makanan sebagai suguhan.

"terima kasih Mbok" ucap Farhan ramah.

"njeh" jawab wanita tua bernama Kasiyem itu.

Lalu dia pergi kembali ke dapur untuk menyelesaikan pekerjaannya.

Tak lama kemudian, Viona keluar dari kamarnya dan menuruni anak tangga.

"Mas Farhan!" ucap Viona.

Farhan menoleh.

Viona berjalan cepat ke arahnya,matanya sembab,mungkin memang benar Viona terus menangis setelah diceraikan olehnya.

Viona tanpa basa basi langsung memeluk Farhan yang dalam posisi duduk itu.

"Mas,aku mohon kita kembali lagi,aku gak mau diceraikan Mas!" Viona kembali memohon agar tak diceraikan,air matanya mengalir deras.

Farhan tak menjawab,dia melepaskan pelukan Viona darinya dan memegangi bahunya.

kedua netra cokelat Farhan menatap langsung pada Viona yang terus menangis.

"maaf,aku datang kemari bukan untuk membahas tentang itu,kamu dan aku sudah bukan suami istri lagi dan kita gak akan bisa bersatu lagi.Aku datang kemari untuk berbicara langsung tentang kelanjutan perceraian kita" ucap Farhan.

"Mas,jangan bicara terus tentang perceraian,aku mohon,aku ingin tetap bersamamu Mas!" Viona tak menyerah membujuk Farhan.

Farhan menggelengkan kepala,pertanda bahwa dirinya tak bisa kembali pada Viona.

"maafkan aku Vi,tapi kesalahan kamu terlalu banyak dan gak bisa aku maafkan lagi,aku gak mau memaksakan diri untuk tetap berharap kebahagiaan dari seseorang yang sudah berpaling segalanya dariku.Aku juga butuh kebahagiaan,aku akan mencarinya,dan itu bukan dari kamu" tambahnya.

Meski Viona terus menangis pilu, Farhan sama sekali tak tersentuh ataupun kasihan, seakan-akan hatinya memang telah mati untuk Viona.

Farhan meminta Viona untuk duduk bersama Ibunya,dia ingin menjelaskan maksud kedatangannya ke rumah mereka.

"begini,aku datang kemari untuk membicarakan tentang perceraian kita,termasuk tentang harta gono gini yang aku janjikan saat mentalak kamu.Karena harta itu adalah harta milikku,yang aku bawa sebelum menikah dari hasil kerja kerasku dan tidak tercampur oleh hartamu,maka aku berhak memberikannya sesuai yang aku inginkan.Aku sudah memutuskan,aku akan memberikan rumah yang kita tempati,mobil yang selalu kamu pakai,perhiasan yang selama ini aku berikan dan juga uang tunai sebesar 500 juta sebagai harta gono gini untukmu.Aku nggak bisa memberikan lebih dari itu,karena bagiku, kamu selama ini telah melalaikan kewajiban kamu sebagai seorang istri,kamu nggak pernah melayani aku dengan baik,kamu selalu membiarkan aku melakukan segalanya sendiri,yang kamu lakukan hanyalah menghabiskan uang dan berfoya-foya, jadi aku pikir kamu hanya berhak mendapatkan itu semua" tutur Farhan panjang lebar.

"silakan kamu baca baik-baik isi surat ini,dan kamu tandatangani" Farhan memberikan beberapa lembar kertas putih kepada Viona beserta penanya.

"tapi Mas, bukankah kita akan memiliki anak dari ibu pengganti itu? lalu bagaimana jadinya jika kita bercerai?" Viona masih berusaha untuk membujuk Farhan dengan embel-embel bayi yang dikandung oleh Ameera.

"anak itu adalah darah dagingku,apapun yang terjadi aku akan mengurusnya sendiri,kamu nggak perlu mencemaskan itu, aku akan bertanggung jawab penuh pada anak itu. aku juga akan mengatakan kepada semua orang bahwa selama ini kehamilanmu hanya sandiwara.Jangan pernah ikut campur,atau aku akan membeberkan pada mereka bahwa alasanku memiliki anak dari ibu pengganti adalah karena istriku tak mau mengandung bayiku!" Farhan menegaskan seolah mengancam.

mendengar itu, Viona langsung bungkam,jelas saja dia sangat ketakutan jika kebusukannya tersebar di umum,karena itu bisa merusak citranya sebagai sosialita.

"silahkan dibaca dan tandatangani" pinta pengacara Farhan.

Viona dengan terpaksa mengambil kertas itu dan membacanya dengan baik.

Kertas-kertas itu berisi tentang surat perjanjian mengenai harta yang disebutkan Farhan tadi menjadi hak milik Viona mutlak dan tak akan pernah di ganggu gugat.

Surat lainnya adalah surat gugatan cerai yang diajukan oleh Farhan ke pengadilan yang sudah di tandatangani olehnya.

Viona merasa dadanya sesak,ingin sekali dia merobek-robek kertas itu,tapi dia lebih takut jika Farhan membeberkan kebusukannya itu.

Viona mengambil pena,lalu menandatangi surat-surat itu dengan linangan air matanya.

Setelah semuanya selesai, surat-surat itu disimpan oleh pengacara Farhan kedalam tas nya.

Farhan bangkit dari tempat duduknya dan mendekat ke arah Ibunya Viona.

Farhan meraih tangan wanita itu,menggenggamnya erat.

"Mah,saya melamar dan menikaho Viona secara baik-baik,saya sangat mencintainya dan juga menyayanginya sepenuh hati saya.Tapi saya hanya cinta sepihak tanpa balasan darinya,saya sudah berusaha menjadi suami yang baik untuknya,tapi gak dihargai sama sekali.Saya juga gak pernah lalai dalam memberikan nafkah padanya,saya pernah berpikir bahwa pernikahan kami akan terus bertahan hingga kami tua dan mati,tapi rupanya,hanya bisa bertahan di angka sepuluh tahun.Saya gak bisa bertahan lagi Mah,jujur hatinya saya sangat hancur mendapati istri saya berselingkuh dan berbuat asusila dengan pria lain.Selama ini saya kerja banting tulang untuk mencukupi dan membahagiakannya dengan limpahan harta,saya pikir itu akan membuatnya semakin mencintai saya,tapi saya salah,dia hanya menganggap saya sebagai pria bodoh.Segala pengorbanan saya sia-sia,dia menikmati hasil jerih payah saya dengan pria lain,dia bahkan menolak untuk memberikan saya anak meskipun dia bisa mengandungnya.Apa lagi yang bisa saya pertahankan dari hubungan kami? bukankah itu sangat kacau?

Mah,saya kembalikan Viona kepada Mama secara baik-baik juga,Viona bukan lagi istri saya,hubungan kami sudaj berakhir dan gak akan bisa dimulai lagi.Saya gak mau terus hidup dalam kepalsuan,saya ingin bisa hidup bahagi juga,saya meminta maaf untuk segala kesalah saya kepada Mama selama ini,saya harap hubungan kita bisa tetap terjalin dengan baik terlepas dari alasan kami berpisah " Farhan berkata panjang lebar,lalu mencium tangan wanita itu.

Wanita keras kepala itu berkaca-kaca,entah karena dia sedih kehilangan menantu sebaik Farhan,ataukah sedih karena tak memiliki menantu kaya raya yang membuat anaknya menjadi ATM berjalan baginya.

Setelahnya, Farhan bersiap untuk pergi.

"jangan lupa datang ke pengadilan" pinta Farhan.

Farhan dan pengacaranya berpamitan,lalu berjalan keluar dari rumah mereka.

Viona berlari mengejar Farhan,tapi terlambat, Farhan sudah memasuki mobilnya.

"Mas Farhan! jangan tinggalkan aku Mas!" teriak Viona lantang.

Tapi Farhan sedikitpun tak peduli,pria itu pergi begitu saja tanpa menoleh ke belakang lagi,dia tak peduli meski Viona menangis pilu,hatinya sudah mati untuk Viona,tak ada lagi ruanh untuknya.

Viona menangis semakin kencang ketika mobil Farhan keluar dari halaman rumahnya, sia-sia saja dia mengejarnya, Farhan seolah menulikan telinganya dari Viona.

Viona menyesali perbuatannya,tetapi sudah terlambat,semua sudah usai, Farhan sangat membencinya.

*****

1
Sandisalbiah
kenapa nunggu sampe 10 thn kamu baru menyadari akan sifat, sikap dan prilaku Viona, Farhan?...
Sandisalbiah
istri cantik tp minum etitute/akhlak, gak setia lagi tp kok gak langsung di buang aja Farhan.. bahkan perempuan seperti itu gak akan bisa mendidik ank² semntara dia sendiri aja gak bisa menghormati suaminya
Sandisalbiah
sebel sebenarnya dgn Farhan yg masih ulur tarik dgn Viona padahal bukti cat udah ada dan kalau dia mau aja bisa langsung ngegeb mereka pas berduaan tp kesannya Farhan malah mengulur waktu biar lebih lama buat Viona..
Sandisalbiah
suami kaya, gak pelit dan tampan tp Viona masih selingkuh.. fix.. sakit jiwa itu betina
Sandisalbiah
aneh banget.. punya suami tajir, ganteng sesempurna itu masih selingkuh.. bener² sakit Viona itu.. dan Farhan juga bodoh.. istri gak mau hamil tp masih cinta mati... itu cinta apa tolol... dua org yg kelakuannya gak masuk akal sehat..
Talnis Marsy
itulah jodoh...mau di puter " kayak apaaa .kalau jodoh pasti bersatu
Nurlaila Hasan
trnyata wes baca toh,, lali,, yo wes ben..
Suyati
mksh thor
Suyati
panik farhan, istrinya d tinggal
Suyati
cakep ameera
Suyati
pergi berduaan yg satu lg setan
Suyati
Alhamdulillaah.. hijrah y ameera
Suyati
lanjut
Suyati
semoga gagal viona tuk mencelakai ameera
Suyati
lanjut
Suyati
nangis palsu viona
Suyati
tegas farhan, jangan mau d bodohi lg
Suyati
cakep farhan, buktikan perselingkuhannna
Suyati
viona selingkuh, farhan sabar amat si
Suyati
kasihan farhan deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!