NovelToon NovelToon
Aversion To You

Aversion To You

Status: sedang berlangsung
Genre:Angst / Dark Romance / Cintapertama
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Pernikahan Aurora dengan Jonathan Carser—menjadi neraka saat ia menjadi korban pengkhianatan dan manipulasi.

Puncaknya, ia dipaksa menghadapi keraguan sang suami atas bayi laki-laki nya yang terlahir dengan paras begitu mirip dengan mantan kekasih masa lalunya, Braxley Valerio-Desmon.

Ketika kebenaran mulai terkuak dan Jonathan semakin brutal meluapkan amarahnya, Siapkah Aurora menghadapi kenyataan pahit, menerima kebenaran?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

029

Sore harinya, saat semburat warna jingga mulai menghiasi langit kota, Lynzzie baru saja tiba di kawasan pinggiran yang jauh dari kemegahan kampus elitnya. Ia melangkah terburu-buru menyusuri lorong berderit di sebuah bangunan penginapan pribadi yang tersembunyi, lalu membuka pintu kamar paling ujung dan langsung masuk ke dalam kamar milik ibunya.

Dengan napas yang dihela berat karena kelelahan fisik dan mental sepanjang hari, Lynzzie melemparkan tas tangannya ke atas ranjang single yang bersahaja.

Namun, karena lemparannya yang terlalu kencang dan sudut sprei yang licin, tas tersebut meluncur dan hampir menghantam lantai yang keras.

"OUCHH! Astaga!"

Lynzzie menjerit kecil. Dengan gerakan cepat yang nyaris spontan, ia melompat ke arah ranjang dan menangkap tasnya tepat sebelum bagian sudutnya menggores lantai.

"Semoga tas mahal ini tidak tergores..." ucapnya lirih sembari mengelus lembut pinggiran bahan kulit premium tas tersebut.

Tas bermerek terkenal dengan nilai fantastis itu—sebuah angka yang bahkan tak pernah sanggup dibayangkan oleh Lynzzie untuk dibeli dengan uangnya sendiri—tentu saja merupakan pemberian dari Draco.

Pria Desmon itu memang selalu memanjakannya dengan barang-barang mahal tanpa batas.

Bukan hanya tas, bahkan hampir seluruh pakaian, sepatu, hingga gaun-gaun indah di dalam lemari penthouse-nya adalah kiriman dari pria gila itu.

Sebuah kontras yang menggelikan: Draco mengancamnya tanpa ampun, tetapi di saat yang sama membalut tubuhnya dengan kemewahan kelas atas.

Tiba-tiba, engsel pintu kamar berdecit pelan. Pintu terbuka, dan seseorang melangkah masuk.

"Kau sudah lama, Lyn?" tanya sang ibu yang baru saja masuk dan menutup pintu di belakangnya. Wajah wanita itu tampak lelah, namun matanya memancarkan kehangatan yang tulus saat menatap putri tunggalnya.

Lynzzie meletakkan tasnya dengan hati-hati di atas meja kecil, lalu tersenyum tipis. "Ya, Bu. Aku baru saja sampai... Aku merindukanmu."

Sang ibu tersenyum lembut, melangkah mendekat dan mengusap pipi Lynzzie dengan jemarinya yang agak kasar. Namun, raut kehangatan itu mendadak berganti menjadi kecemasan yang dalam saat wanita itu menatap lurus ke dalam mata Lynzzie.

"Setahun lagi... ayahmu akan segera bebas," bisik sang ibu dengan suara bergetar tertahan. "Ibu harap kamu selalu berhati-hati dan jangan pernah sering pulang ke sini. Tetaplah berada di penthouse-mu."

Lynzzie menatap ibunya dengan tatapan sendu, melingkarkan kedua tangannya di pinggang wanita itu dan menyandarkan kepalanya di bahu sang ibu. "Iya, Bu, aku mengerti... Aku kemari hanya karena sangat merindukan Ibu. Hampir sebulan aku tidak kemari."

Sang ibu mengusap punggung Lynzzie dengan penuh rasa sayang, memeluk putrinya erat-erat seolah ingin melindunginya dari marabahaya dunia luar. "Segera pulang setelah ini, Nak. Ibu tidak mau seseorang sampai tahu keberadaanmu di sini. Ibu sangat menyayangimu."

"Aku juga menyayangi Ibu," balas Lynzzie lirih.

Setelah pelukan hangat itu terlepas, Lynzzie dengan segera mengambil kembali tas mewahnya. Ia tahu betul ibunya tidak pernah main-main jika sudah menyangkut peringatan tersebut.

...*******...

Beberapa menit kemudian, Lynzzie melangkah keluar dari kawasan penginapan pribadi milik ibunya. Angin sore yang dingin menyapa kulitnya, membuat Lynzzie merapatkan mantel mahal kiriman Draco yang membalut tubuhnya.

Seperti ancaman yang selalu digunakan Draco sedari awal untuk mengikatnya, dan seperti yang selalu diucapkan oleh ibunya, lingkungan kotor ini memang sangat berbahaya untuk masa depannya.

Apalagi akhir-akhir ini, sang ibu makin sering mewanti-wanti bahwa ayahnya adalah sosok yang sangat berbahaya.

Lynzzie tidak pernah benar-benar tahu siapa sosok ayahnya yang sebenarnya atau kejahatan besar apa yang telah dilakukan pria itu hingga harus mendekam di balik jeruji besi selama bertahun-tahun. Yang jelas, sang ibu selalu menegaskan satu hal: bahwa setelah bebas nanti, ayahnya akan menggunakan Lynzzie sebagai alat untuk membalaskan dendam masa lalu.

Dia tidak akan melakukannya... Tidak akan pernah, batin Lynzzie menegaskan pada dirinya sendiri, meremas tali tasnya kencang. Ia tidak akan biarkan pria yang tak pernah bertindak sebagai ayah itu merusak impian dan masa depannya.

Lynzzie teringat pada sebuah nasihat emosional yang pernah dilontarkan oleh ibunya beberapa waktu lalu. Sang ibu pernah berkata: 'Ibu tidak keberatan kalau kau menyerahkan dirimu pada orang yang kau cintai. Itu jauh lebih baik daripada kau dimanfaatkan dan dijual oleh ayahmu sendiri.'

Nasihat ibunya itu selalu tersimpan rapat di dalam ingatannya. Hingga tepat satu tahun yang lalu, ketika Draco memergokinya dan melontarkan kalimat sakti yang mengubah jalan hidupnya: "Tidur denganku, maka rahasiamu aman."

Kalimat itu pada akhirnya membuat Lynzzie tidak menolak sama sekali.

Di balik rasa jengkel dan ketakutannya pada ancaman Draco, pikiran logis Lynzzie bekerja jauh lebih dalam. Draco adalah seorang pangeran dari dinasti Desmon—sebuah keluarga konglomerat raksasa dengan kekuasaan, kekayaan, dan pengaruh politik yang tak terbatas.

Pria Desmon itu, dengan segala kekuasaan mutlak yang dimilikinya, pasti akan sanggup melindunginya di masa depan dari ancaman ayahnya sendiri. Itu jauh lebih baik daripada harus berujung dijual dan dimanfaatkan oleh ayah kandungnya, seperti yang pernah dialami oleh ibunya dulu.

Lagi pula, jika Lynzzie jujur pada hatinya sendiri, Draco tidak pernah benar-benar mengasarinya secara fisik.

Pria itu selalu memperlakukannya dengan kelembutan yang tersembunyi di balik dominasi fisiknya. Walaupun Lynzzie kerap merasa jengkel setengah mati karena Draco tidak pernah kenal tempat dan waktu saat menuntut kepuasannya, pria itu selalu memastikan Lynzzie mendapatkan kenyamanan terbaik.

Wanita miskin sepertinya bisa berbuat apa di kota keras ini? Modal otak dan beasiswa saja tidak akan pernah cukup kuat untuk menyelamatkannya dari cengkeraman raksasa iblis bernama masa lalu ayahnya.

Lynzzie menatap lurus ke jalanan raya di hadapannya, melangkah menuju mobil jemputan pribadi yang telah disiapkan untuk membawanya kembali ke penthouse. Dalam hatinya, Lynzzie menyimpan satu keyakinan terselubung: Draco yang tampak dingin, datar, dan tak tersentuh itu pasti akan membantunya dan menyelamatkannya di masa depan.

Langkah kaki Lynzzie membawanya mendekati sedan hitam mewah yang sudah menunggu di pinggir jalan utama. Sopir pribadi yang dikirimkan Draco membukakan pintu belakang untuknya dengan hormat.

Begitu pintu tertutup rapat, meredam suara hiruk-pikuk jalanan kota, Lynzzie menyandarkan kepalanya ke jok kulit bernuansa elegan.

Ia memandangi bayangan wajahnya sendiri di kaca mobil yang gelap. Di balik ketakutan dan kepasrahannya selama ini, Lynzzie tahu bahwa hubungannya dengan Draco bukan sekadar belenggu, melainkan sebuah pelindung tak kasat mata.

Ponsel di dalam tasnya kembali bergetar halus. Sebuah pesan muncul di layar:

Kau sudah di mobil? Langsung pulang ke penthouse.

Lynzzie tidak membalas. Ia hanya memeluk tas mewahnya lebih erat, menghela napas panjang, dan membiarkan mobil melaju membelah senja. Apapun taruhannya, ia sudah memilih bersandar pada sang pangeran Desmon.

1
Astrid Kucrit
lyn,cuma kamu yang draco inginkan
Rosdianah 🌷: ma'aciww komentar nya kak🙏🏻
total 1 replies
Siti Kamisah Hasnul
Linzy ternyata anak Jonathan...wahhhhh...kacau ini
Rosdianah 🌷: jangan kacau dulu kak🤭
total 1 replies
Mei TResna Rahmatika
gak nyangka udah di tahap baca ceritanya anaknya AJ brarti si braxley ini cucunya vexana sama landon 🤣
Rosdianah 🌷: hehe iya kak, kembarannya Braxton disebelah kak🤭
total 1 replies
Mia Camelia
jonathan harus di kasih pelajaran tambahan nih 🤣🤣🤣tuh orang gak ada takut nya
😔
Rosdianah 🌷: Wajib digoyeng 🤣🤭
total 1 replies
Ainun Mahya
nggk up nih kak?
Rosdianah 🌷: huhu besok author Double Up 🫶🙏🏻
total 1 replies
Ainun Mahya
vote meluncur🤭🤭
Rosdianah 🌷: uhuy ma'aciww kak🫶
total 1 replies
Mia Camelia
widieww....braxley tipe2 blackflag banget gak sih🤔🤣😂
Rosdianah 🌷: wkwkw🤭
total 1 replies
Mia Camelia
selamat thor udah meluncur karya baru lagi🥳🥳🥳
makin prokdutif banget thor bulan ini udh baru lgi muncul🥳
Rosdianah 🌷: Huhu🫶 Ma'aciww kak, Dan ma'aciww juga asas setiap Jejak Nya selama ini. semoga cerita nya. happy reading 🥰
total 1 replies
Hennyy exo
wow karya mu emang bagus thor
Rosdianah 🌷: ma'aciw kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!