NovelToon NovelToon
Calon Ayah Tiri

Calon Ayah Tiri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Duda / CEO / Janda / Tamat
Popularitas:72.6k
Nilai: 5
Nama Author: Miss HF

Masa Lalu, tinggalkan di masa lalu. Tapi bagaimana jika masa lalu itu kembali dalam keadaan yang tidak kamu duga-duga.

Pernikahan rahasia yang kamu lakukan malah membuat mu kembali bertemu dengannya sebagai calon ayah tirimu.

Apakah yang akan kamu lakukan?

Simak Kisahnya dalam cerita Calon Ayah Tiriku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss HF, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hilang

Tiga hari berlalu, kondisi Naza sudah mulai membaik. Tapi, dia masih tidak ingin ke sekolah. Dia masih tidak semangat melakukan apapun.

Ketika Daryn sudah pergi kerja, Dewi masuk ke kamar Naza dan tidak melihat Naza di kamarnya.

"Ryn, Naza gak ada. Dia hilang." Dewi menelpon Daryn. Dan Daryn pun langsung kembali ke rumahnya.

Semua orang mencari di seluruh rumah dan juga semua bangunan di kediaman Leroy, tapi Naza tidak terlihat. Mereka memeriksa CCTV, terakhir terlihat, Naza berada di taman belakang.

Semua orang memeriksa di taman belakang. Dan benar saja, mereka menemukan jalan untuk keluar dari rumah itu.

Jalan kecil itu, hanya diketahui oleh beberapa pelayan lama. Karena jalan itu dibuat oleh Daryn, Liam dan Dewi ketika ingin kabur dari belajar extra waktu mereka masih kecil.

"Jalan ini, darimana dia tau?" tanya Liam.

"Mungkin dia pernah dengar aku ngobrol dengan Daisy, aku menceritakan jalan itu pada Daisy." jawab Dewi khawatir.

Pikiran Dewi kalut, bagaimana jika Naza pergi keluar dan terjadi apa-apa padanya. Dia sangat ketakutan.

Sementara itu, di kampusnya, Daisy tengah sibuk menyelesaikan tugas akhir semesternya. Karena terlalu asyik dan sibuk dengan Naza dia sampai tak mengurus tugasnya dengan maksimal, sehingga banyak perbaikan yang harus dia lakukan. Dengan tugasnya yang menumpuk membuatnya sibuk, meskipun tak bisa mengurangi rasa rindunya pada Naza.

"Daisy, kamu baik-baik aja?" tanya Ajeng salah satu teman Daisy yang khawatir melihat wajah Daisy yang pucat.

"Aku baik-baik aja. Mungkin sedikit masuk angin." Daisy menjawabnya tersenyum.

Ajeng memberitahu Daisy kalo Nivia datang mencarinya beberapa hari yang lalu. Sejak meninggalkan kediaman Leroy, Daisy tidak mengaktifkan ponselnya. Dia tidak ingin siapapun menghubunginya. Padahal dia juga sangat penasaran, apakah orang-orang di sana akan mencarinya.

"Daisy,!!! " Nivia berlari dan mendekati Daisy setelah Daisy keluar dari kelasnya.

"Aku dengar dari Tante Dewi, kalau kamu sudah berhenti, dan tante minta aku ngecek kondisi kamu." Nivia lalu menyodorkan cemilan yang dia beli untuk Daisy.

Daisy menerimanya dengan senang, tapi wajahnya yang terlihat pucat membuat Nivia khawatir.

"Maaf, Niv. Aku mau pulang dulu. Aku mungkin masuk angin." Daisy berjalan meninggalkan Nivia.

"Daisy, tunggu. Aku antar yah." Sebenarnya Daisy tak mau Nivia repot mengantarnya. Dan berusaha menghindar dari Nivia, karena Nadia meminta Daisy untuk menjauhi Nivia. Tapi dia sedang sangat lelah berdebat. Akhirnya Nivia mengantar Daisy ke kostnya.

"Kamu pulang aja, palingan setelah tidur aku akan baikan lagi." ucap Daisy ingin mengusir Nivia.

"Biarin aku rawat kamu. Waktu aku sakit, kamu selalu rawat aku. Karena aku gak mau di jemput mama pulang kalau lagi sakit. Kali ini, biarin aku rawat kamu. Pleaaaseee.. " melihat wajah Nivia yang memohon, Daisy membiarkan Nivia masuk ke kostnya.

"Biarin aku tidur sebentar, kamu duduk aja. Ada cemilan di kulkas kalau kamu mau."

Daisy langsung berbaring di tempat tidur dan tertidur.

Tak lama berselang, samar-samar Daisy mendengar Nivia yang sangat ribut.

"Hilang? Bagaimana bisa? Maksudku, dia bisa ke mana? Bukannya rumah Om Daryn ada kamera di mana-mana?Oke Tante, Daisy lagi tidur, dan lagi gak enak badan. Biar aku aja yang cari di sekitar sini." Nivia langsung menutup teleponnya.

"Siapa, Niv? " tanya Daisy pelan.

"Bukan, bukan siapa-siapa." Daisy mengernyitkan dahinya mendengar jawaban Nivia, tau Nivia berbohong.

Mau tak mau akhirnya Nivia jujur dan memberitahu kalau Naza kabur dan belum ditemukan.

"Kira-kira kemana dia pergi?" Daisy langsung bangun dan mengganti pakaiannya untuk keluar mencari Naza. Dia akhirnya mengaktifkan ponselnya. Dan benar saja, ada ratusan panggilan tak terjawab.

Naza menelponnya tanpa henti sejak hari pertama dia meninggalkan rumah itu. Dewi dan Daryn juga.

Daisy sangat khawatir, kepalanya semakin pening, memikirkan kemana Naza akan pergi. Sebenarnya, semenjak pergi dari rumah Daryn, Daisy juga tak bersemangat melakukan apapun. Dia mengalihkan pikiran dengan mengerjakan tugas kuliahnya. Seperti Daryn, dia juga berpikir bahwa rasa rindu dan juga perih dari hatinya akan hilang dan berlalu begitu saja.

"Daisy, kamu istirahat dulu, badanmu semakin panas." Nivia menyentuh kening Daisy, karena mata dan wajahnya terlihat memerah.

Daisy menggeleng, memaksa membantu mencari Naza.

Daisy dan Nivia pergi ke kebun binatang, karena itu adalah tempat rekreasi yang menurut Daisy adalah tempat yang paling dia sukai. Setelah berkeliling dengan seluruh tenaganya dan meminta petugas kebun binatang membantu mereka menemukan Naza tapi tidak membuahkan hasil. Mereka terus mengunjungi tempat yang pernah dia dan Naza kunjungi.

"Apa dia mencari ku? Tapi, Naza gak tau tempat tinggalku, dan dia hanya tau lokasi kampusku." Batin Daisy yang bingung memikirkan ke mana Naza.

Tiba-tiba ponsel Nivia berbunyi,

"Niv, sahabatmu yang gemuk, yang sekamar dulu denganmu, dia di fakultas mana?" tanya salah satu teman Nivia.

"Daisy? Kenapa kamu tanya? "

"Ada anak kecil, nyariin dia. Dia dari tadi nanyain orang sambil lihatin fotonya sahabatmu."

"Anak kecil? Cewek?" tanya Nivia agak berteriak.

"Iya, namanya Naza."

"Tunggu.. Tunggu sebentar. Aku bakalan ke situ. Bilang aja, tante Daisy akan kesitu. Jangan biarin dia ke mana-mana."

Mendengar percakapan Nivia, Daisy akhirnya menangis lega, dan cepat-cepat menuju mobil. Begitu Tiba sampai kampusnya, Daisy turun dari mobil dengan cepat, setelah melihat Naza perasaannya menjadi lega.

Dia menghampiri Naza sambil berlari, begitu juga Naza. Dia berlutut memeluk Naza, dia peluk Naza dengan erat.

"Apa kamu tau, kamu buat semua orang sangat khawatir, apa kamu mau buat semua orang jantungan?" Daisy melepaskan pelukannya lalu memarahi Naza.

Naza kemudian menangis berteriak, tapi Daisy juga ikut menangis.

"Daisy.... Ayo kita ke kost mu saja." bisik Nivia mengajak Naza.

Daisy langsung menggendong Naza menuju mobil Nivia. Dia Tidak memperdulikan kepalanya yang pening dan tubuhnya yang lemah, hanya lega yang dia rasakan.

Nivia akhirnya menelpon Daryn, memberitahu Daryn kalau mereka menemukan Naza. Danmereka akan mengantarnya, tapi akan membawanya ke kost Daisy lebih dulu untuk menenangkannya.

"Lain kali, Naza jangan lakuin ini lagi yah? Kamu tau, semua orang sangat khawatir." Daisy lalu memberikan Naza minum, dan makanan yang ada dalam lemarinya.

"Tante sakit?" tanya Naza tiba-tiba.

Daisy tersenyum dan menggeleng.

"Kenapa memangnya?" tanya Nivia duduk di samping Naza.

"Badan tante Daisy panas." mendengar itu, Nivia lalu memeriksa tubuh Daisy dan terkejut.

"apa kamu sudah minum obat? Sudah makan?" tanya Nivia khawatir.

"Lebih baik, kita antar Naza dulu, pasti orang-orang di rumah sana sudah menunggu Naza." ucap Daisy dan berdiri mengulurkan tangannya pada Naza.

"Nggak mau, Naza gak mau pulang. Naza maunya sama Tante, kalo tante pulang ke rumah Naza baru mau pulang."Naza menangis berlari ke dekat lemari.

"Iya, kan sekarang pulangnya sama tante."

"Tapi nanti tante pergi lagi, dan gak balik lagi."

Naza sangat sulit untuk di bujuk. Setelah lebih dari 30 menit meyakinkan Naza akhirnya dia mau pulang, setelah Daisy berjanji akan mengunjunginya setiap akhir minggu.

Begitu tiba di kediaman Leroy, Naza masih bersembunyi dibalik kaki Daisy. Daryn berjalan mendekat dan berlutut di dekat putrinya.

"Papa gak marah, sayang. Papa khawatir." Mendengar itu, Naza berjalan perlahan ke arah papanya dan memeluknya.

Namun tiba-tiba Nadia berjalan ke arah Daisy dengan cepat lalu menampar Daisy dengan keras.

"Mbak Nadia! "

"Mamaaaa! "

Semua orang teriak dan terkejut.

...****************...

1
Defi
cinta dan benci dua kata yang saling terikat begitu juga antara Laura, Tuan Abrar dan Rika
Miss HF: betul kak... mereka sllu saling terikat...

gk mungkin kita benci atau sakit hati kalau kita gak cinta sama seseorg kan.. kecewa sedih, smua jga bagian dr cinta...

/Smile//Smile/
total 1 replies
Defi
seharusnya jangan Rika saja yang ditusuk tapi juga sekaligus dengan Tuan Abrar
Miss HF: iya yah, harusnya... 😁😁😁
total 1 replies
Defi
Laura kenapa bisa bertindak gegabah walau sebenarnya dia juga sakit
Defi
Naza 👍🤣
Defi
Alhamdulillah othor hadir kembali 🥰..
Miss HF: hehehehehe... iya kak...
mkasih masih setia nungguin.. senangbanget..
/Rose//Rose//Rose/
total 1 replies
Miss HF
trimakasih sudah mampir. aku trpaksa brhenti krena tanganku cidera. jadi susah buat nulis... 😭😭😭😭
Miss HF: insyaa Allah, bgitu lebih baik. aku segera balik update.... 🥲🥲🥲
total 1 replies
Defi
mau sebesar apapun kesalahan seorang anak tetap saja seorang ibu menyayanginya 😟.. semangat thor lanjut up
Defi
Siapa itu yang datang 🤔.. semangat thor lanjut up 💪
Defi
lanjut up thor, semangat 💪
Miss HF: mkasih sudah mampir...
total 1 replies
Defi
Kemana ini Dada ngajak Daisy dan Dean
Defi
kalian sama-sama saling mengerti satu sama lain ☺️
Miss HF
mkasih, sudah mampir...
Defi
Ya ampun cinta seorang nenek kepada cucunya malah meninggalkan luka 😟
Defi
siapa ini yang menampar Daisy apa Alea mantan istri Daryn
Defi
🌹
Defi
Naza hidupnya sedikit banyak sama denganmu Daisy
Defi
Nek dilarang bersikap kejam dan memarahi anak kecil sewaktu makan 😡
Nengah Suarni
lanjut kenapa ndak terus dicari keseluruh pelosok daysy nya
Miss HF: nanti kalau langsung ketemu, gak asik.. 😁😁😁 biar lah merindu dan kesepian dulu... 😊😊😊
total 1 replies
Nengah Suarni
lanjut thor seru
Miss HF: mkasih kak. sdah mampir.
akan d usahan up sampe tamat kak...
total 1 replies
Nengah Suarni
lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!