NovelToon NovelToon
Sakitnya Menikah Denganmu

Sakitnya Menikah Denganmu

Status: tamat
Genre:Hamil di luar nikah / Selingkuh / Romansa / Penyesalan Suami / Pelakor / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:315.8k
Nilai: 5
Nama Author: Miss 'R'

Kirana Adara Caroline gadis berusia 23 tahun, akhirnya bisa menikah dengan laki-laki yang sudah lama ia cintai, yaitu Hendrik Arsenio.

Meskipun Hendrik tak pernah mencintai Kirana, tapi ia harus bertanggung jawab atas perbuatannya yang sudah membuat Kirana hamil.

Sedangkan di lain sisi Hendrik ternyata masih mencintai mantan kekasihnya yang tak lain juga merupakan sahabat Kirana.

Akankah Hendrik akhirnya bisa mencintai Kirana? Atau justru sebaliknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss 'R', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24.

"Nah, akhirnya ketemu juga nih HP. Dari tadi di cariin muter-muter, ternyata malah ada di kolong meja."

Hendrik menyempatkan diri untuk mengecek ponselnya, apakah ada pesan dan panggilan tak terjawab atau tidak. Namun saat dia mulai masuk ke aplikasi pesan singkatnya, ada yang janggal baginya.

Ada puluhan pesan masuk dan panggilan tak terjawab dari teman-temanya. Termasuk dari inisial P juga. Ia segera membuka satu persatu chat itu. Namun hampir semua chat itu rata-rata mengomentari foto profil dan status yang ada di ponselnya.

Hendrik gegas membuka foto profilnya, Betapa terkejutnya ia tatkala melihat foto profilnya telah berubah menjadi foto pernikahannya dengan Kirana. Begitu juga dengan statusnya.

"Ini pasti ulah Kirana!" geramnya seraya meremas ponselnya kuat-kuat.

"Kirana!" teriaknya dengan sangat lantang. Padahal jarak antara ia berdiri dan kamar hanyalah beberapa langkah saja.

Namun Kirana yang ia panggil sedari tadi tak mau datang menghampirinya. Kirana lebih memilih pura-pura sudah tertidur pulas.

Hendrik masuk ke dalam kamar, lalu dengan kasar ia menarik selimut yang menutupi tubuh Kirana.

"Bangun kamu! Cepat jelaskan apa maksudmu ini!" amuknya seraya memperlihatkan ponselnya.

"Apaan sih, Mas? Aku ngantuk, mau tidur. Tadi katanya aku di suruh tidur, sekarang malah di suruh bangun," sahut Kirana mencoba tetap santai. Padahal hatinya sedang ketakutan, apalagi raut wajah Hendrik benar-benar terlihat sangat emosi.

"Jelasin dulu soal ini, setelah itu kamu mau tidur dan nggak bangun sekalipun aku nggak peduli!" Ia menarik tangan Kirana agar mau bangun dari tidurnya.

"Auwh! Sakit tau!" rintih Kirana memegang pergelangan tangannya.

Sebenarnya yang lebih sakit adalah perasaannya. Bagaimana mungkin hanya karena soal foto profil dan status yang Kirana pasang, bisa membuat Hendrik mengamuk seperti sekarang? Bahkan tega membangunkannya secara paksa.

"Apa maksud dan tujuanmu dengan mengganti foto profil pesan singkatku menggunakan foto pernikahan kita kemarin, hah?"

Kirana tertunduk sambil terisak. Ia masih belum mau bicara apa-apa lantaran masih sakit hati.

"Jawab, Ran! Kamu punya mulut kan?"

Kirana menghapus air matanya dengan kasar, lalu beralih menatap Hendrik.

"Memangnya kenapa kalau aku ganti foto profilmu dengan pernikahan kita? Terus kenapa juga kalau aku bikin status di pesan singkatmu? Apa ada yang salah?

Atau di luar sana memang ada yang sedang kamu jaga perasaannya?" cecar Kirana dengan suara meninggi saking kecewanya.

Hendrik berusaha mengatur nafasnya, mungkin agar ia tak semakin emosi.

"Hebat kamu, Mas!" Kirana bertepuk tangan.

"Hanya karena masalah foto profilmu yang aku ganti saja kamu bisa semarah ini sama aku! Padahal aku juga mengantinya dengan foto pernikahan kita!

Perempuan mana yang sedang kamu jaga perasaannya, hingga kamu tega bikin aku sakit hati seperti sekarang? Kasih tau aku siapa dia!

Sebelum kita menikah aku sudah minta sama kamu kan untuk menyelesaikan semua hubunganmu sama perempuan-perempuan itu?

Tapi kenapa sekarang masih ada yang tersisa? Kamu lebih nggak tega nyakitin mereka dari pada nyakitin aku? Begitu Mas?"

"Siapa yang bilang kalau aku sedang menjaga perasaan perempuan lain? Lagipula aku nyakitin kamu apa?" Hendrik berusaha mengelak dari tuduhan Kirana dengan bertanya balik.

"Coba sini aku lihat ponselmu!" ucap Kirana seraya menengadahkan telapak tangannya.

"Buat apa? Aku hanya ingin kamu menjelaskan tujuanmu bikin status di pesan singkatku. Bukan aku minta kamu untuk memeriksa ponselku!"

"Karena jawabanku ada di dalam ponselmu itu!" Kirana menunjuk ke ponsel Hendrik.

"Kalau memang nggak ada apa-apa di ponselmu itu, buat apa kamu takut, Mas? Atau jangan-jangan perempuan yang sedang kamu jaga perasaannya itu marah ya sama kamu karena mengira kalau kamu sudah publish aku ke tempat umum?" ledek Kirana yang semakin membuat Hendrik marah.

"Nggak perlu! Cukup jelaskan saja, atau ...."

"Atau apa? Atau kamu mau usir aku dari sini? Silahkan Mas, aku nggak takut sama sekali!" potong Kirana.

"Asal kamu tau Mas, selama kamu belum mengusirku dari hidupmu, aku akan tetap ada di sampingmu! Bukan karena aku bucin sama kamu. Bukan juga karena aku nggak bisa hidup tanpa kamu. Bukan!

Tapi semua itu aku lakuin demi menghormati janji suci pernikahan kita kemarin!" sambung Kirana.

"Begitupun juga denganku! Aku nggak takut kehilangan kamu! Silahkan kamu cari laki-laki di luar sana yang jauh lebih baik dari aku. Nanti kalau kamu sudah dapat, kasih tau aku. Maka saat itu aku akan melepaskan kamu!" balas Hendrik tak mau kalah.

"Okeh, bakal aku cari laki-laki itu. Tapi sebelumnya, aku minta satu hal sama kamu."

"Sebutkan apapun itu!" dengan angkuhnya Hendrik menjawab ucapan Kirana.

"Kembalikan kesucianku yang saat itu kamu renggut, hingga aku harus mengandung saat ini! Bisa?

Andai kejadian malam itu nggak terjadi, akupun nggak bakal minta kamu buat nikah sama aku kok, Mas!"

Hendrik hanya diam terpaku saat mendengar permintaan Kirana, entah apa yang ada di pikirannya saat ini. Tatapannya pun berubah menjadi nanar.

"Mana ponselmu! Aku mau tanya satu hal sama kamu. Aku harap kamu mau jawab dengan jujur pertanyaanku nanti."

Hendrik menyodorkan ponselnya pasrah.

Baru mengeser layarnya saja, mata Kirana sudah di perlihatkan pesan masuk dari inisial P.

[Sudah mulai di pamerin ya sekarang istrinya?] pesan masuk.

[Maafkan saya.] balasan Hendrik.

"P ini siapa, Mas? Kenapa nomornya hanya kamu simpan menggunakan inisial saja?" tanya Kirana dengan nada santai tapi penuh arti.

"Itu pelanggan setia di rumah makanku. Dia juga sudah bersuami. Tapi sayangnya suaminya sudah lama terbaring di rumah sakit. Jadi dia kesepian," jawab Hendrik namun ia tak berani menatap mata Kirana.

"Wah, ternyata sangat dekat sekali ya kalian berdua. Sampai-sampai kamu juga tau kalau suami dia sudah lama terbaring di rumah sakit hingga membuat dia merasa kesepian.

Berarti kamu juga harusnya tau kan namanya siapa? Lalu kenapa nomornya hanya kamu simpan dengan inisial aja? Bahkan di belakang inisial ini ada emotikon love nya juga?" cecar Kirana yang mulai kembali emosi.

"Aku nggak tau siapa namanya. Sudahlah, Ran! Aku nggak minat buat ngebahas orang lain. Tujuanku bangunin kamu sekarang hanya ingin tau alasanmu menganti foto profilku. Karena menurutku itu berlebihan, kayak anak kecil malah yang ada.

Anak kecil kan gitu, apa-apa harus di pamerin. Aku nggak suka seperti itu."

"Bukan! Ini bukan soal seperti anak kecil seperti yang kamu bilang barusan." Kirana mengoyangkan jari telunjuknya tepat di depan wajah Hendrik.

"Tapi ini soal kamu nggak suka karena inisial P ini jadi marah kan sama kamu?"

"Ngaco kamu lama-lama! Ini nggak ada hubungannya sama dia. Dia itu perempuan baik-baik. Selama suaminya terbaring di rumah sakit juga dia nggak pernah selingkuh."

Degh.

Dengan sangat lancarnya Hendrik memuji perempuan lain di depan Kirana yang jelas-jelas saat ini sedang sakit hati. Namun Hendrik sepertinya tak menyadari akan hal itu.

"Oh ya? Lantas apa maksud dari status dia ini?" Kirana menunjukkan status perempuan itu pada Hendrik.

"Aku rela jadi yang kedua asal bisa terus dekat bersamanya!

Apa seperti itu yang kamu bilang perempuan baik-baik dan setia pada suaminya, Mas? Kurasa hanya perempuan nakal yang bisa berkata seperti itu tadi."

1
Dewi Retno purbasari Purbasari
Ngak asyik kok ceritanya udah tamat aja blm sampai Kirana cerai dan bahagia. Klau bisa tolong di lanjut ceritanya kak. SEMANGAT 💪💪💪
keyJoe: nanti akan di lanjut di season 2 ya kak...🤗

sambil nunggu bisa baca novel yang satunya... ❤

trimakasih sudah membaca..🙏
total 1 replies
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor..
Rere Behelshop: kenapa tamat
total 2 replies
Hasim Nely
lama up ny thor..... mogaja slanjutny bisa rutin upny 😁😁😁😍😘
Hanisah Nisa
һᥱᥒძrіk... ᥣᥱᥣᥲkі ⍴ᥣіᥒ ⍴ᥣᥲᥒ.....
elin herlina
mending cerai aja, drpd di tengah2 klrg toxic yakin gk bs hidup tenang,lagian punya suami yg gampang di bodohi itu yakin hidup km gak bkln bahagia.
Suci Dava
Modelan suami sprti Hendrik enaknya disleding aja
Tipa Ghorky
bagus ran jgn mau balikan ma Hendrik suami yg ga bisa melindungi istri ,, semoga Hendrik , mama nya Hendrik juga Handoko segera dapat karma nya
Ester dj
cerita sangat menarik,saya suka
elin herlina
q bnr2 gak setuju kalo kirana harus kembali lg sm hendrik,laki2 lembek yg gak punya pendirian jg mudah di hasut,masa seumur hidup kirana hrs menderita d tengah2 klrg toxic, mending pasngin aja dia sm richart.
Arie
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Hanisah Nisa
semangat lanjut upnya Thor...
Tipa Ghorky
jgn tolol RAN mau balikan ma Hendrik mendingan jadi single parent drpd bertahan sama suami ga tau diri kayak Hendrik ,, ditunggu karma buat Hendrik , apalagi mama nya Hendrik juga Handoko sama istri nya
Tipa Ghorky
semoga richar dah bener2 berubah dan tulus membantu Kirana ,, semoga Hendrik dan keluarga toxic nya mendapatkan karma Krn dah menyakiti Kirana dan segera masuk penjara atas kasus kekerasan ke Kirana ,, Thor lama banget baru up semoga bisa lebih rajin up ya
keyJoe: hehehe...
iya maaf ya, Kak. Di usahakan mulai sekarang sudah bisa up rutin...😊🙏

terima kasih sudah setia menunggu..
sehat selalu, Kakak.❤
total 1 replies
Putri Chaniago
jgn sampai Hendrik menemukan Kirana biarkan saja surat panggilan dari pengadilan agama diterima Hendrik gugatan cerai dari Kirana
hasimnely
dasar gk ad akhlag,....... uh jgn sampai papany hendry kenapa2,.....
Hanisah Nisa
ᥣᥲᥒȷᥙ𝗍 𝗍һ᥆r ᥙ⍴ᥒᥡᥲ
....
Hanisah Nisa
lanjut upnya Thor.....
Suci Dava
up nya jngn lama2 yaa thor
hasimnely
next....
visi Sembiring
semoga papa mertuanya cpt sadar dan mengungkapkan kebenarannya biar ibu merry dan anak2nya dituntut atas kasus penganiayaan tidak ada ampun lg buat bu merry kebenaran hrs ditegakkan biar suaminya kirana menyesal membela ibu dan saudara2 nya yg membuat rmh tangganya hancur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!