NovelToon NovelToon
Tawanan Mantan Suami

Tawanan Mantan Suami

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: gigiwww

Sinopsis:

Lima belas tahun setelah perpisahan yang dipenuhi salah paham, Helena kembali bertemu dengan Arthur Fernando, mantan suami yang tak pernah berhenti mencarinya. Di balik perceraian mereka, tersimpan konspirasi musuh yang ingin menghancurkan klan Fernando. Kini, saat kebenaran terungkap, Arthur bertekad merebut kembali Helena, meski harus menjadikannya tawanan cinta yang tak pernah padam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gigiwww, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: James Menghilang

Dua hari telah berlalu sejak pertemuan Arthur dan Helena di kantor. Arthur menepati janjinya. Dia tidak lagi mengintai Helena atau James. Dia hanya menunggu di hotel, berharap Helena akan segera memberi kabar tentang keputusannya. Namun, hari itu belum juga datang. Helena masih diam.

Arthur duduk di kamar hotelnya, menatap layar ponsel dengan cemas. Dia sudah mencoba menghubungi Helena beberapa kali, tapi panggilannya tidak dijawab. Dia hanya bisa berharap Helena sedang memikirkan cara terbaik untuk memberi tahu James.

Pukul 15.30, ponsel Arthur bergetar. Bukan dari Helena, tapi dari Aldi.

Arthur langsung mengangkat. "Aldi, ada apa?"

Suara Aldi di ujung telepon terdengar tergesa-gesa. "Pak, ada kabar buruk. James... James menghilang."

Arthur langsung berdiri dari kursinya. "Apa? Menghilang? Maksudmu dia tidak pulang sekolah?"

"Benar, Pak. Saya mendapat laporan dari tim pengawasan. James tidak pulang ke rumah pada jam yang biasa. Biasanya dia pulang pukul 14.00, tapi sampai sekarang pukul 15.30, dia belum muncul. Nona Helena dan Mbok Rina sudah panik. Mereka mencari ke mana-mana, tapi belum menemukan."

Arthur meraih jaketnya. "Di mana Helena sekarang? Aku harus ke sana."

"Dia masih di rumah, Pak. Dia sedang menangis dan ketakutan. Mbok Rina berusaha menenangkan, tapi Nona Helena sangat panik."

"Kalau begitu aku langsung ke rumahnya. Pastikan semua tim kita disiagakan. Aku ingin seluruh Surabaya disisir. James tidak mungkin pergi jauh."

Arthur mematikan ponsel dan bergegas keluar kamar. Kakinya melangkah cepat menuju mobil yang sudah disiapkan Aldi. Matanya tajam, penuh kekhawatiran. Dalam hatinya, dia berdoa agar James baik-baik saja.

---

Sesampainya di rumah Helena, Arthur tidak perlu mengetuk pintu. Pintu sudah terbuka. Dia masuk dan langsung melihat Helena yang duduk di sofa, menangis tersedu-sedu. Rina duduk di sampingnya, mengusap-usap punggung Helena dengan lembut.

"Helena!" panggil Arthur.

Helena menengadah. Matanya merah, wajahnya pucat, dan rambutnya berantakan. Melihat Arthur, dia langsung berlari dan memeluk Arthur erat. "Arthur! James... James tidak pulang! Dia tidak ada di mana-mana! Aku takut! Aku takut ada apa-apa dengannya!"

Arthur memeluk Helena erat, merasakan tubuh Helena yang bergetar ketakutan. "Tenang, Hel. Aku di sini. Aku akan menemukan James. Janji."

Rina yang melihat kedatangan Arthur langsung berdiri. "Arthur, tolong... kami sudah mencari ke mana-mana. James tidak ada di sekolah, tidak ada di rumah temannya, dan tidak ada di tempat les. Kami sudah menelepon semua kontak yang kami tahu."

Arthur mengangguk. "Aku sudah mengerahkan semua timku. Seluruh Surabaya akan disisir. James tidak akan hilang. Aku janji."

Helena masih menangis di dalam pelukan Arthur. "Bagaimana jika dia diculik? Bagaimana jika ada yang menyakitinya? Arthur... aku tidak bisa kehilangan James!"

Arthur mengusap rambut Helena dengan lembut. "Tidak ada yang akan menyakitinya, Hel. Aku akan melindungi dia. Dan aku akan melindungimu."

---

Arthur melepaskan pelukannya dan berjalan ke luar rumah, di mana Aldi sudah menunggu dengan beberapa anak buahnya. Mereka semua mengenakan pakaian hitam, siap bergerak.

"Aldi, apa laporan terbaru?" tanya Arthur.

Aldi menatap tabletnya. "Tim kami sudah menyisir area sekitar sekolah. Beberapa saksi melihat James berjalan pulang seperti biasa. Tapi di pertigaan dekat pasar, dia terlihat berbicara dengan seseorang di dalam mobil hitam. Setelah itu, dia tidak terlihat lagi."

Arthur mengepalkan tangannya. "Mobil hitam? Apakah ada nomor plat?"

"Belum, Pak. CCT di sekitar pertigaan itu sedang rusak. Tapi tim kami sedang memeriksa beberapa kamera dari toko-toko di dekat sana. Mudah-mudahan ada yang merekam."

Arthur mengangguk. "Kerahkan semua tim. Cari tahu mobil hitam itu. Periksa semua stasiun kereta, terminal bus, dan bandara. Jangan biarkan dia keluar dari Surabaya."

Aldi mengangguk. "Siap, Pak. Saya akan langsung bergerak."

Arthur menatap Aldi yang berjalan pergi. Lalu dia kembali ke dalam rumah, mendekati Helena yang masih menangis di sofa.

"Hel, aku akan mencari James. Tapi aku perlu sesuatu darimu."

Helena menatap Arthur. "Apa?"

Arthur duduk di depan Helena. "Aku perlu tahu. Apakah James pernah mendapat ancaman? Apakah ada orang asing yang mendekati dia akhir-akhir ini? Apakah dia pernah bilang ada yang mengikutinya?"

Helena menggeleng. "Tidak, Arthur. James tidak pernah bilang apa-apa. Dia hanya anak biasa. Dia tidak tahu apa-apa tentang keluarga Fernando. Dia tidak tahu tentangmu."

Arthur menghela napas. "Kalau begitu, mungkin ini bukan tentang keluarga Fernando. Mungkin ini tentang hal lain."

Rina yang mendengar itu langsung mendekat. "Arthur, aku ingat sesuatu. Beberapa hari yang lalu, James bilang padaku ada seorang pria di dekat sekolah yang sering melihatnya. Dia bilang pria itu mengenakan jas hitam dan selalu tersenyum aneh. Aku pikir itu hanya orang biasa, tapi sekarang..."

Arthur langsung berdiri. "Pria jas hitam? Apakah James pernah melihatnya lagi?"

Rina menggeleng. "Dia tidak bilang lagi. Mungkin dia lupa."

Arthur menatap Helena dan Rina. "Aku akan menyelidiki pria itu. Hel, kamu tetap di sini. Jangan pergi ke mana-mana. Tunggu kabar dariku."

Helena mengangguk. "Arthur... tolong bawa James pulang."

Arthur tersenyum tipis, mencium kening Helena, lalu berjalan keluar.

---

Pukul 19.00, tim Arthur masih bergerak. Mereka sudah menyisir seluruh Surabaya, memeriksa semua terminal dan stasiun. Aldi melaporkan bahwa ada sebuah mobil hitam yang terlihat di pinggir kota, bergerak menuju arah luar kota.

Arthur segera memerintahkan timnya untuk bergerak ke arah itu.

"Aldi, jangan biarkan dia lolos. James ada di mobil itu."

"Kami sudah mengejar, Pak. Tidak jauh lagi."

Arthur menatap ponselnya, menunggu kabar. Dadanya berdegup kencang. Dia tidak bisa membayangkan kehilangan James. Setelah lima belas tahun kehilangan, dia tidak ingin kehilangan lagi.

Pukul 20.30, Aldi menelepon.

"Pak, kami menemukan mobilnya. Tapi James tidak ada di dalamnya."

Arthur mengepalkan tangannya. "Apa? Di mana James?"

Aldi terdengar ragu. "Mobil itu terparkir di pinggir jalan dekat sebuah rumah kosong. Tapi James... kami menemukan sebuah amplop di kursi mobil. Ada tulisan di atasnya."

Arthur menahan napas. "Baca. Apa tulisannya?"

Aldi membaca perlahan. "Jika ingin melihat anakmu hidup, jangan cari dia. Tunggu instruksi kami. Dan jangan melibatkan polisi. Jika kau lakukan, kau tidak akan pernah melihatnya lagi."

Arthur terdiam. Jantungnya berdegup kencang. Dia mengepalkan tangannya hingga kuku-kukunya menusuk telapak tangannya.

Ini bukan kebetulan. Seseorang tahu James adalah anakku.

Arthur menatap langit malam, matanya penuh tekad. "Aldi, jangan bilang apa-apa pada Helena. Aku tidak ingin dia semakin panik. Kita cari James dengan cara kita. Dan jika siapa pun yang menculik James, aku akan memastikan mereka membayar mahal."

Arthur memasukkan amplop itu ke dalam saku jaketnya. Dia bersumpah, dia akan menemukan James. Dan dia akan melindungi anaknya, apapun yang terjadi.

1
Mamah Dini11
semoga kalian tetap bersama saling berbagi kasih sayang saling mencintai mungkin james pindah sekolah dn kmu helen tak usah kerja lgi arthur udh udah banyak uang ,
Mamah Dini11
pada. ke. mana ya thor ko sepi
Mamah Dini11
semoga arthur selamat , tolong thor selamatkan arthur dia baru bertemu dgn masa lalunya dn blm mengetahui semuanya
Mamah Dini11
alhmdulilah james selamat semoga kedepan nya gk ada hendra2 yg kain nya , james satukan ke dua orang tuamu biar punya kluargfa lengkap kmu james anak hebat
Mamah Dini11
blm juga arthur menemui anaknya mengenal anaknya dekat sm anakny udh ada yg nyulik berarti hilang nya helena , ada tim musuh yg mencarinya , dan arthur kmu kalah malah musuhmu yg nenang duluan , semoga james baik2 saja dan cepat kembali ke pelukan helena , kasian helen yg berjuang sendirian tiba2 anaknya hilang di culik enak bener tuh penculik , ayo arthur basmi musuh2mu jgn beri ampun , dn apa sih maunya .
Mamah Dini11
semangat arthur 💪 semoga semua masalahmu cepat selesai cepat terbongkar semua yg berkaitan dgn helena
Mamah Dini11
semoga kedepan nya kmu dn anakmu lbh bahagia sm arthur tentu nya jemputlah helen masa depan kaluan dgn senyuman , dan hadapilah orang2 yg julid dn gk suka sm kmu arthur ada bersamamu helen , jgn pergi lgi james berhak tau siapa ayahnya .lanjut
Mamah Dini11
kenapa msh meragukan mantanmu hel dia baik mbok jum baik , kalau kmu msh cinta lihat arthur juga sampai sekarang msh sendiri ,itu tandanya lelaki setia sm pasangan ,dan hel bersatu lagi kalian kasian james dia butuh sosok seorangf ayah, dn seberat apapun badai yg akan datang hadapilah sm kalian berdua di rasa arthur tdk akan tinggal diam diai pasti bisa mengatasinya , kmu percayakan sm mantannu
Mamah Dini11
beri alasan yg masuk akal arthur ke teman2 nya helena yg masuk akal biar mereka gfk hawatir
Mamah Dini11
tenang helen arthur tdk seburuk yg kamu pikirkan, asal kmu berkata jujur aja apa adanya ok
Mamah Dini11
kayaknya arthur orang baik dehh tpiii kenapa ada perceraian, dn berharap arthur tdk melakukan yg membuat helena bersedih ya malah sebaliknya
Mamah Dini11
semoga pertemuan mu dgn mantan suamimu membawa ke baikan helena bkn menambah ke sedihan , dan moga aja membongkar ke salahpahaman yg berlarut dn pd akhirnya menuju ke bahagian kmu dan anakmu pantas mendapatkan nya
Mamah Dini11
ya kadang2 suka membingungkan cerita di novel mh he he
Mamah Dini11
permisi ikutan nimbrung thor 🙏
Ita Putri
masak horang kaya nunggu 15 th dulu baru dapat orang kepercayaan yg punya kemampuan hebat baru sekarang
Rian Moontero
mampiiirr👍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!