NovelToon NovelToon
HAANIYA.

HAANIYA.

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Balas Dendam / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 5
Nama Author: vi_via

follow IG : Vi_via129.

" Karena kita tidak saling mencintai! aku ingin pernikahan ini hanya berjalan enam bulan saja setelah itu aku akan menceraikan Hani dan menikahi Nahla." Entah terbuat dari apa hati pria yang baru sehari aku nikahi itu! sehingga dengan begitu teganya ia berkata seperti itu didepan keluarga besar kami.

Aku tahu sejak kecil dia memang tidak pernah menyukaiku! tapi aku tidak tahu rasa itu sebesar ini sehingga ia dengan terang-terangan menunjukkannya di depan semua orang.

Aku harus bagaimana, andai aku dapat mengulang waktu aku tidak akan pernah meminta hal ini dari kakek.

Tolong siapapun jangan salah paham kepadaku, aku tidak pernah mengejarnya atau meminta dia menikahi, seperti yang kalian pikirkan. dan alasan semua ini bisa terjadi karena permintaan gadis tujuh tahun yang tidak mengerti apa itu perjodohan.

Aku HAANIYA, aku bukan istri pilihannya. karena istri pilihannya adalah Nahla bukan Hani.

Hai selamat datang di cerita ku yang ke 9. semoga kalian suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vi_via, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di restoran.

"Dari pada kamu uring-uringan nggak jelas seperti ini, sebaiknya kamu jujur tentang semuanya! Tentang dia yang salah paham, tentang Nahla dan tentang perasaan kamu sendiri! Bukannya apa? Enam bulan itu terlalu cepat, aku takutnya kamu terlalu menikmati saat-saat bersama ini dan kamu lupa untuk meluruskan semuanya Rendra dan di saat kamu ingin melakukannya dia sudah pergi." Ucap Kairan.

Pria itu adalah sahabat sekaligus orang yang selalu ia cari untuk bercerita, walaupun Arga ada tapi Narendra tidak pernah sekalipun bercerita kepada Arga karena dia takut, Arga akan menceritakan kepada mamanya atau pun Hani sendiri.

"Nggak segampang itu juga kai! Lagian aku bingung harus mulai dari mana dulu." Sahut Narendra. Sembari menghisap sebatang rokok di tangannya. Karena jujur saja ia begitu takut akan apa yang di ucapkan Kairan.

Sementara sahabatnya itu, hanya tersenyum menatap kegelisahan Narendra, bukan karena dia ingin bahagia di atasnya perasaan gundah sahabatnya, hanya saja orang sepintar Narendra bisa menjadi bodoh karena cinta. " Kamu bingung kan harus memulai dari mana?" Tanya Kairan, Narendra pun mengangguk kepalanya. " Minta maaf! pertama-tama kamu harus minta maaf dulu sama dia, setelah itu katakan kepadanya, kalau selama ini dia salah paham! Kamu itu tidak pernah membencinya sama seperti yang dia pikirkan selama ini."

"Terus menurut kamu, dia akan langsung percaya begitu?" Sahut Narendra tak habis pikir dengan saran yang di berikan Kairan.

"Tentu saja tidak semudah itu! Tapi aku yakin dia akan percaya jika kamu membuktikan ucapan kamu." Ujar Kairan. " Lagian aku heran sama kamu! Kenapa kamu harus minta waktu enam bulan sih! Waktu kamu ngomong gitu, otak kamu taruh dimana." Lanjutnya lagi.

" Ya aku kesal aja! Udah jadi istri aku tapi masih sempat-sempatnya nyebut nama si brengsek itu." Sahut Narendra, pria itu semakin kesal! Saat mengingat Hani, menyebut nama Keenan dalam tidurnya.

Sementara Kairan justru tertawa terbahak-bahak, karena pria itu tahu banyak cerita di balik itu semua. " Jangan salahkan dia. Salahkan saja diri kamu sendiri yang terlalu mudah percaya sama orang."

" Sudahlah jangan bahas dia lagi, aku muak dengar nama dia. Mending kita makan siang di luar! Aku disini juga nggak bisa konsentrasi kerjanya." Ucap Narendra, tidak ingin membahas lebih lanjut tentang pria bernama Keenan itu.

Narendra pun beranjak dari tempat duduknya, melepas jas yang ia gunakan. Kemudian menyematkannya pada kursi kebesarannya, kemudian melepaskan dasinya dan mengulang lengan bajunya sampai siku! Tak lupa dua kancing teratas kemejanya ia lepaskan. " Ayo, KAI." Ajaknya kemudian mengambil jas dan dasinya untuk dia tenteng begitu saja.

"Kamu nggak balik kantor lagi?" Tanya Kairan, Narendra pun hanya menggeleng kepalanya saat keduanya melangkah keluar ruangan kerjanya.

Saat melewati meja kerja Nahla, wanita itu merengek ingin ikut dengan mereka! Namun Narendra menolak hal itu dengan tegas. Dan berkata akan memecatnya jika ia berani meninggalkan meja kerjanya sebelum jam pulang. Dan hal itu membuat Nahla, takut. Ia pun dengan terpaksa kembali duduk di tempat semula dengan wajah cemberut.

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

Dilain tempat, Hani baru terbangun saat jam menunjukkan pukul satu siang, pekerjaan yang seharusnya di kerjakan mereka bertiga sejak sejam yang lalu! Terpaksa dilakukan Dino dan Lita tanpa bantuan Hani.

"Nih minum dulu!"Lita menyerahkan segelas air putih dan sebutir obat sakit kepala, kepada Hani, karena wanita itu tahu, jika sahabatnya itu tidur lebih lama di pagi hari seperti itu. Akan menyebabkan ia sakit kepala." Masih sakit." Tanya Lita lagi, setelah Hani meneguk air putih dan obat itu.

Haaniya pun menjawab dengan gelengan kepala." Jam berapa ini?"Tanyanya.

"Jam satu." Jawab Lita.

"Pekerjaan kita gimana?" Tanya Hani lagi.

"Kamu nggak usah khawatir, aku dan kak Dino udah selesaikan semuanya."

"Maaf ya! Aku terus saja ngerepotin." Ucap Haaniya, merasa tak enak hati, kepada orang-orang kepercayaannya itu.

"Kamu nggak ngerepotin kok, sayang! Lagian kita di gaji kan untuk ini." Sahut, Dino yang baru saja masuk keruang kerjanya dan tidak sengaja mendengar ucapan Hani barusan." Honey, boleh kakak saranin sesuatu." Tanya Dino. Pria itu saat ini tengah berdiri, bersandar pada meja kerja dengan tangan yang ia lipatkan di dada seraya menatap kepada Hani.

"Apa kak? Katakan saja."

"Sebaiknya kamu konsultasi ke dokter! Tentang keadaan kamu saat ini_"

"Tapi Hani merasa baik-baik aja! nggak perlu sampai harus ke dokter juga." Sahut Hani, menolak dengan tegas apa yang di sarankan Dino untuknya, walaupun wanita itu tahu, tujuan Dino itu baik dan ia melakukan hal itu pasti karena khawatir kepadanya.

" Tapi yang saat ini, kakak lihat tidak seperti itu Honey!"

" Kak! percaya sama Hani! Hani akan baik-baik saja." Dino pun tak dapat memaksa lagi, jika Hani sudah Keukeh dengan pendiriannya. Pria itu hanya bisa berdoa, semoga hal itu tidak membuat Hani merasa ketergantungan.

" Han, udah mendingan belum?aku belum makan siang nih! kita makan siang di luar yuk." Ucap Lita, mencoba mencairkan suasana sekaligus mengalihkan pembicaraan mereka.

" Ayo, mau makan dimana?" Sahut Hani, wanita itupun beranjak dari tempatnya. begitu pun dengan Lita.

"Terserah kamu! mau makan dimana, aku mah ikut aja." Sahut Lita. " Kak Dino mau ikut kita nggak?"Lita tak lupa untuk mengajak Dino, walaupun ucapannya itu hanya basa-basi saja.

" Ayo kak! kakak kan udah lama nggak pernah makan bareng kita." Sahut Hani.

" Lain kali aja ya, Honey! masih ada yang harus kakak kerjakan, kalian makan berdua aja! lagian kakak juga udah pesan makanan kakak, bentar lagi pasti di antara." kedua gadis itupun kompak mengangguk kepalanya.

" Ya udah kita tinggal ya kak." Ucap Lita. mereka pun saling bergantian memeluk Dino, sebelum meninggalkan ruangan kerja pria itu.

Saat dalam perjalanan menuju Restoran! Lita mendapat pesan dari Naela, wanita itu menanyakan keberadaan mereka. Lita pun menjawab jika ia dan Hani akan menuju restoran langganan mereka dulu untuk makan siang.

Dan Naela pun meminta mereka berdua untuk menunggunya! tentu saja kedua gadis itu dengan senang hati menunggu kedatangan Naela, mengingat mereka sudah lama tidak berkumpul dan menghabiskan waktu bersama.

Setibanya mereka di restoran itu, Lita turun lebih dulu, sementara Hani memarkirkan mobilnya, karena sejak tadi wanita itu yang mengemudi.

Begitu Lita ingin masuk kedalam restoran, wanita itu tidak sengaja menabrak, punggung seorang pria yang sedang menelepon dan berdiri menghalangi pintu masuk. Lita sendiri pun tak melihat pria itu karena sedang asyik membalas pesan dengan Naela.

" Punya mata nggak sih?" bentak pria itu, karena ponselnya terjatuh hingga layarnya sedikit retak.

" Nih mata aku! kamu buta, nggak bisa lihat mata aku?" balas Lita sembari menunjuk matanya. " lagian salah kamu sendiri, ngapain berdiri di depan pintu. emangnya ini restoran punya bapakmu."

" Kamu_"

" Kai ada apa ini?"

" Lita!"_

1
Umi Badriah
dari cerita emaknya lanjut ke anaknya thor,bagus ceritanya.bakal nyesel tu si narendra
Rika
bagus
Siti Aminah
trm ksh jg thor...yg sdh menyuguhkan kisah yg sungguh menarik aku suka ceriya ny. gaya bahasa/kosa katanya berkelas wlw pun msh banyak tipo sana sini. aku siap meluncur ke novelmu yg lain.
Siti Aminah
dssar Hani...sekali jatuh cinta langsung bucin.
Siti Aminah
akhirnya si kembar akan lahir
Siti Aminah
bnr kan...Lita hamil . pasti suaminy Arga kisah Luna terulang kembali
Siti Aminah
hamil nya Haniii...bikin yg baca jg jd gemes dan gk tau mau bilang apa
Siti Aminah
Bumil bikin hati suami jungkir balik kaya rollcoaster. sabaaar Ren
Siti Aminah
aku nyesek rasany baca di part ini...keluarkan lah semua isi hati km Hani ...semua unek2 yg slma ini mengganjal di hatimu setelah itu berdamailah dgn keadaan krn semua manusia tdk luput dr segala salah dan dosa .
Siti Aminah
semoga Hani mau berdamai dgn keadaan dan memaafkan kesalahan2 mami dan daddy nya....agar hidupnya tenang dan damai begitu pun hatinya.
Siti Aminah
aman dah baca ny thor...tanpa hrs was2 dan deg2an he...he...othor bs aj nih bikin cerita good job thor...you the best
Siti Aminah
waduh...sepertinya ada sesuatu yg terjadi...yg menimpa Lita ..apakah dia ada yg memperkosa..?..klo iya apakah Regan atw Arga...?thor kok gambarnya serem penuh darah gt yah...
Siti Aminah
aku kdng bingung dgn cara berfikir Rendra. sllu mengambil keputusan Yg slh.maksud dia baik tp tanpa sadar keputusan ny itu akan merugikan orang lain.
Siti Aminah
ganteng dan cantik...aku suka visualny thor klo bs ksh jg visual pemain2 intinya thor...
Siti Aminah
mdh2an Arga gk jd nikah sm Lita seperti sahabatny Kai yg gk jd sm Amna. kasihan Arga akan menjadi atm berjalan ny Lisa dan ibuny. krn itu sdh di rencanakan oleh ibunya Lisa
Siti Aminah
ya iya lah hati siapa yg tfk skt dan kecewa melihat dan mendengar langsung ucapan penolakan suaminy di dpn keluarga dan ap lg d dpn pacar suaminy. harga diri istri d taro di mana
Siti Aminah
seru thor...
Siti Aminah
semoga permasalahan keluarga Hani cpt terselwsaikan dan kembali rukun dfn Lisa yg keluar dr rmh Dion
Siti Aminah
kapan rahasia si Lisa sm obuny terbongkar thor aku ssh tsk sabar
Siti Aminah
cantiknyaaa visualnya thor...aku suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!